Kembali ke Daftar KTI
2015 GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD “KANJURUHAN” KEPANJEN KABUPATEN MALANG
Penulis: NANING HIKMATUL ISRO
NIM: 1201100039
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Joko Pitoyo, S.Kp., M.Kep, (Pendamping) Budi Susatia, S.Kp., M.Kes.
Tahun: 2015
Tanggal Pengesahan: 2015-03-24
Kode KTI: 9300_8183_039 ISR g
Subjek: Tekanan Darah, Diabetes Melitus Tipe 2 ,keperawatan
Kata Kunci: Tekanan Darah, Diabetes Melitus Tipe 2
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Isro, Naning Hikmatul (2015). Gambaran Tekanan Darah pada Penderita
Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang.
Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survey, Program Studi DIII Keperawatan Malang,
Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Joko
Pitoyo, S.Kp., M.Kep, (Pendamping) Budi Susatia, S.Kp., M.Kes.
Diabetes melitus tipe 2 adalah hiperglikemia yang disebabkan oleh insensitivitas
seluler terhadap insulin. Komplikasi jangka panjang diabetes melitus tipe 2 yang
disebabkan oleh tingginya kadar glukosa darah salah satunya adalah hipertensi.
Hipertensi pada penderita diabetes melitus akan meningkatkan risiko kejadian
kardiovaskular seperti penyakit jantung dan stroke dan mempercepat kerusakan
ginjal. Tujuan penelitian adalah mengetahui gambaran tekanan darah pada
penderita diabetes melitus tipe 2 di RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten
Malang. Rancangan penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan jenis
survey dengan 45 responden sesuai kriteria inklusi. Penelitian dilaksanakan pada
9–20 Februari 2015 di Poli Penyakit Dalam RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen
Kabupaten Malang. Metode pengumpulan data adalah observasi terhadap tekanan
darah responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran tekanan darah
penderita diabetes melitus tipe 2 dikategorikan prehipertensi 46,67%, hipertensi
tahap 1 40%, hipertensi tahap 2 13,33%. Terdapat 42,22% responden yang
menderita hipertensi dengan lama menderita diabetes melitus tipe 2 ≤ 10 tahun,
hal ini dimungkinkan ada pengaruh faktor lain misalkan usia, jenis kelamin,
pendidikan dan pekerjaan, dan indeks massa tubuh. Rekomendasi dalam
penelitian ini adalah lebih meningkatkan program pelayanan yang berkaitan
dengan diabetes melitus dan hipertensi, misalkan senam aerobik sehingga diabetes
melitus tipe 2 dan hipertensi bisa terkontrol.
Kata Kunci : Tekanan Darah, Diabetes Melitus Tipe 2
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.