Kembali ke Daftar KTI
2013 GAMBARAN PENGGUNAAN INSTRUMEN SET DASAR DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. SAIFUL ANWAR MALANG
Penulis: FRANCISCA RISKA PURWIDIANTI
NIM: 1201410009
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Sugianto Hadi, SKM, MPH, (Pendamping) Dr. J.D.P. Wisnubroto, Sp. B (K) Onk
Tahun: 2013
Tanggal Pengesahan: 2013-08-23
Kode KTI: 9300_8184 FRA g
Subjek: Penggunaan, Instrumen Bedah, Set Dasar Bedah
Kata Kunci: Penggunaan, Instrumen Bedah, Set Dasar Bedah
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Gambaran Penggunaan Instrumen Set Dasar di Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar Malang. Francisca Riska Purwidianti (2013) Skripsi Deskriptif Survei. Program Studi D IV Keperawatan Perioperatif Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Sugianto Hadi, SKM, MPH, (Pendamping) Dr. J.D.P. Wisnubroto, Sp. B (K) Onk
Kata Kunci: Penggunaan, Instrumen Bedah, Set Dasar Bedah
Instrumen set dasar merupakan set instrumen yang selalu ada dan digunakan pada setiap operasi namun masih sering dijumpai instrumen yang fungsinya tidak maksimal. Hal ini sering dikaitkan dengan penggunaan yang tidak sesuai dengan fungsi asli dari masing-masing instrumen oleh para penggunanya yang dapat berpengaruh terhadap keselamatan pasien dan kualitas dari instrumen itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan instrumen set dasar di ruangan IBS RSUD Dr Saiful Anwar Malang. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif survei dengan metode pengumpulan data observasi menggunakan lembar check list. Data dianalisis secara deskriptif. Subyek penelitian ini adalah semua instrumen set dasar yang berjumlah 12 set. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68% penggunaan instrumen set dasar di IBS RSUD Dr. Saiful Anwar Malang berada pada kategori cukup sesuai. Disarankan kepada rumah sakit dan Instalasi Bedah Sentral untuk meningkatkan monitoring terhadap sistem pengelolaan instrumen, pemeriksaan secara berkala, dan inventarisasi alat.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.