Kembali ke Daftar KTI
2013 EFEKTIFITAS LATIHAN BATUK EFEKTIF TERHADAP KEMAMPUAN PASIEN DALAM MENGELUARKAN SEKRET PADA PASIEN PASCA OPERASI DENGAN ANESTESI UMUM (Di IRNA Diponegoro RSUD Kanjuruhan Kepanjen Malang)
Penulis: DENNY SAPUTRA
NIM: 1201410010
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Farida Halis DK, S.Kp, M.Pd., Roni Yuliwar, S.Kep.Ns.M.Ked.
Tahun: 2013
Tanggal Pengesahan: 2013-07-30
Kode KTI: 9300_8185 DEN e
Subjek: Efektifitas, Pasca Operasi, Anestesi Umum
Kata Kunci: Efektifitas, Kemampuan Pasien dalam Mengeluarkan Sekret, Pasca Operasi, Anestesi Umum
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Efektifitas Latihan Batuk Efektif Terhadap Kemampuan Pasien dalam Mengeluarkan Sekret pada Pasien Pasca Operasi dengan Anestesi Umum (di IRNA Diponegoro RSUD Kanjuruhan Kepanjen Malang). Denny Saputra (2013). Skripsi, Program Studi DIV Keperawatan Minat Perioperatif, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Malang. Pembimbing (Utama): Farida Halis DK, S.Kp, M.Pd. Pembimbing (Pendamping): Roni Yuliwar, S.Kep.Ns.M.Ked.
Kata Kunci : Efektifitas, Latihan Batuk Efektif, Kemampuan Pasien dalam Mengeluarkan Sekret, Pasca Operasi, Anestesi Umum
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan keefektifan latihan batuk efektif preoperasi tentang kemampuan pasien dalam mengeluarkan sekret pada pasien pasca operasi dengan anestesi umum. Desain penelitian ini menggunakan Quasy-Exsperiment. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang menjalani operasi dengan anestesi umum. Sampel terdiri dari 20 orang dengan teknik Purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengukur kemampuan pasien dalam mengeluarkan sekret dengan menggunakan lembar observasi. Kemudian hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan analitik dengan menggunakan uji statistik Mann Whitney program SPSS for Windows dengan dengan tingkat signifikan p ≤ 0.05 dan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan kemampuan pasien dalam mengeluarkan sekret pada pasien pasca operasi antara pasien yang diberi latihan batuk efektif sesuai SOP dengan yang tidak diberi latihan batuk efektif sesuai SOP dengan nilai signifikan p=0,000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah latihan batuk efektif yang sesuai dengan SOP terbukti lebih baik terhadap kemampuan pasien dalam mengeluarkan sekret pada pasien pasca anestesi dengan anestesi umum. Sehingga latihan batuk efektif yang diterapkan sesuai dengan SOP ini, sangat dianjurkan untuk diajarkan oleh perawat sebelum pasien menjalani proses pembedahan
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.