Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
tidak tersedia
2013

HUBUNGAN WAKTU PENJEPITAN TALI PUSAT SETELAH BAYI LAHIR DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA BAYI BARU LAHIR DI RB PEMKOT MALANG DAN BPS MUDJIATI PRASODJO

Penulis: FERA ANDRIANA NOVIAWATI
NIM: 1202420038
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (I) Tarsikah, M.Keb. Pembimbing (II) Wandi, S.Kep.Ns, M.Pd
Tahun: 2013
Tanggal Pengesahan: 2013-08-22
Kode KTI: 9300_8183 FER h
Subjek: Waktu penjepitan tali pusat,kadar hemoglobin bayi
Kata Kunci: Waktu penjepitan tali pusat, kadar hemoglobin bayi baru lahir
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

ABSTRAK Noviawati, Fera, Andriana. 2013. Hubungan Waktu Penjepitan Tali Pusat Setelah Bayi Lahir Dengan Kadar Hemoglobin Bayi Baru Lahir di RB Pemkot Malang dan BPS Mudjiati Prasodjo. Karya Tulis Ilmiah. Program Studi DIV Kebidanan. Pembimbing (I) Tarsikah, M.Keb. Pembimbing (II) Wandi, S.Kep.Ns, M.Pd. Kata kunci : Waktu penjepitan tali pusat, kadar hemoglobin bayi baru lahir Pada saat proses persalinan, jika peran oksigenasi plasenta dihentikan mendadak dengan penjepitan tali pusat dini, maka aliran darah ke otak menjadi tidak optimal yang dapat menimbulkan kerusakan jaringan otak yang irreversibel dan penjepitan tali pusat dalam jangka panjang dapat mempengaruhi perkembangan bayi. Oleh karena itu, menentukan waktu penjepitan tali pusat menjadi sangat penting. Tujuan penelitian ini adalah membuktikan adanya hubungan waktu penjepitan tali pusat setelah bayi lahir dengan kadar hemoglobin bayi baru lahir. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik korelasional. Populasi bayi baru lahir berjumlah 47 bayi. Teknik sampling yang digunakan accidental sampling. Sampel berjumlah 28 bayi. Pengumpulan data dengan mengobservasi waktu penjepitan tali pusat pada saat bidan menolong persalinan menggunakan stopwatch dan mengukur kadar hemoglobin bayi baru lahir menggunakan hemoglobin digital. Hasil observasi dan pengukuran dicatat pada lembar observasi. Analisa data yang digunakan yaitu uji Product moment dengan tingkat signifikansi 0,05 dan kriteria Ho ditolak jika r hitung  r tabel. Dari hasil penelitian ini pada penjepitan tali pusat dini diperoleh rata-rata kadar hemoglobin bayi baru lahir 11,33 g/dl, pada intermediate diperoleh rata-rata kadar hemoglobin bayi baru lahir 13,75 g/dl dan pada penjepitan tali pusat tunda diperoleh rata-rata kadar hemoglobin bayi baru lahir 16,48 g/dl. Berdasarkan hasil uji Product moment, Ho ditolak yang berarti bahwa ada hubungan waktu penjepitan tali pusat setelah bayi lahir dengan kadar hemoglobin bayi baru lahir. Sebelum penjepitan tali pusat saat persalinan, darah tranfusi plasenta yang banyak mengandung eritrosit dapat mengalir secara optimal ke tubuh bayi sehingga kadar hemoglobin bayi meningkat.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan