Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PERBEDAAN USIA TERJADINYA MENOPAUSE ANTARA AKSEPTOR SUNTIK KOMBINASI DAN SUNTIK PROGESTIN DI DESA SUKOLILO PRIGEN PASURUAN

Penulis: RINI KUSTINI
NIM: 1102420004
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Rukin, S.Pd, M.Si dan 5. Didien Ika Setyarini, S.SiT, M.Keb
Tahun: 2013
Tanggal Pengesahan: 2013-03-15
Kode KTI: 9300_8183 RIN p
Subjek: Usia Menopause, Akseptor Suntik Kombinasi, Akseptor Suntik Progesti
Kata Kunci: Usia Menopause, Akseptor Suntik Kombinasi, Akseptor Suntik Progesti
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

ABSTRAK Kustini, Rini. 2013. Perbedaan Usia Terjadinya Menopause Antara Akseptor Suntik Kombinasi Dan Suntik Progestin. Karya Tulis Ilmiah. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pendidikan D IV Kebidanan Jurusan Kebidanan. Penguji I : Ardi P, S.Kp, M.Kes. Penguji II : Rukin, S.Pd, M.Si. Penguji III : Didien Ika S, M.Keb. Menopause adalah haid terakhir atau saat terjadinya haid terakhir, merupakan keadaan fisiologis yang diakibatkan oleh berkurangnya produksi hormon estrogen pada masa yang bermula dari akhir masa reproduksi sampai awal masa senium, yaitu antara 40-65 tahun (45-55 tahun), atau bahkan terjadi lebih awal. Salah satu faktor yang mempengaruhi menopause adalah pemakaian kontrasepsi khususnya alat kontrasepsi jenis hormonal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan usia terjadinya menopause antara akseptor suntik kombinasi dan akseptor suntik progestin di Desa Sukolilo Prigen Pasuruan tahun 2013. Desain penelitian yang digunakan adalah studi analitik komparasi dengan pendekatan retrospektif. Sampel penelitian ini adalah akseptor suntik kombinasi dan akseptor suntik progestin sebanyak 44 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah metode wawancara terstruktur. Data dianalisa menggunakan uji Mann Whitney U Test. Hasil uji statistik Mann Whitney U Test diperoleh nilai signifikansi = 0,003 < 0,05 sehingga Ha diterima yang artinya terdapat perbedaan usia terjadinya menopause antara akseptor suntik kombinasi dan akseptor suntik progestin dimana akseptor suntik kombinasi cenderung mengalami menopause lambat dan akseptor suntik progestin cenderung mengalami menopause dini. Dengan demikian wanita menopause dapat mempersiapkan diri dan meningkatkan wawasannya mengenai menopause sehingga dapat mengurangi dampak menopause baik bagi wanita akaseptor kombinasi dan akseptor suntik progestin. Kata Kunci : Usia Menopause, Akseptor Suntik Kombinasi, Akseptor Suntik Progestin.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan