Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
tidak tersedia
2013

HUBUNGAN ANTARA INISIASI MENYUSU DINI ( IMD ) DENGAN PERCEPATAN PENURUNAN TINGGI FUNDUS UTERI PADA IBU NIFAS DI BIDAN PRAKTEK MANDIRI WILAYAH PUSKESMAS WONOREJO KABUPATEN PASURUAN

Penulis: LINA KARTIKASARI
NIM: 1102420019
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I : Ardi Panggayuh, S.Kp., M.Kes, Pembimbing II : Ika Yudianti, SST., M.Keb.
Tahun: 2013
Tanggal Pengesahan: 2013-03-28
Kode KTI: 9300_8183 LIN h
Subjek: Inisiasi Menyusu Dini, Penurunan Tinggi Fundus Uteri, Ibu Nifas
Kata Kunci: Inisiasi Menyusu Dini, Penurunan Tinggi Fundus Uteri, Ibu Nifas
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

ABSTRAK Lina Kartikasari, 2013. Hubungan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Percepatan Penurunan Tinggi Fundus Uteri Pada Ibu Nifas di Bidan Praktek Mandiri wilayah Puskesmas Wonorejo Kabupaten Pasuruan. Poltekkes Kemenkes Prodi D-IV Kebidanan Klinik Malang. Pembimbing I : Ardi Panggayuh, S.Kp., M.Kes, Pembimbing II : Ika Yudianti, SST., M.Keb. Kata Kunci : Inisiasi Menyusu Dini, Penurunan Tinggi Fundus Uteri, Ibu Nifas Masa nifas adalah masa enam minggu sejak bayi lahir sampai organ – organ reproduksi kembali ke keadaan normal sebelum hamil. Selama masa ini, ibu akan mengalami penurunan fundus uteriyang disebut dengan involusi. Ketika involusi berlangsung, pada tempat implantasi plasenta ditemukan banyak pembuluh darah yang terbuka setelah plasenta dilahirkan, sehingga resiko perdarahan post partum sangat besar yang dapat mengakibatkan perdarahan pasca persalinan. Untuk membantu proses tersebut, salah satunya dengan memberikan ASI sedini mungkin sejak awal melahirkan yang disebut inisiasi menyusu dini (IMD). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan inisiasi menyusu dini dengan percepatan penurunan tinggi fundus uteri pada ibu nifas. Desain Penelitian adalah analitik korelasional dengan pendekatan kohort study. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu nifas hari ke 7-15 yang berkunjung di Puskesmas Wonorejo Kabupaten Pasuruan pada bulan Januari tahun 2013 sebanyak 30 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Pengumpulan data dengan cara dengan melakukan observasi. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar tidak berhasil dalam pelaksanaan IMD yaitu sebanyak 18 orang (60%) dan percepatan penurunan fundus uteri sebagian besar dalam kategori normal pada hari ke 15 post partum yaitu sebanyak 22 orang (73,3%). Hasil analisis statistic Chi-square test nilai p-value 0,021 < α 0,05 yang berarti ada hubungan antara inisiasi menyusu dini dengan percepatan penurunan tinggi fundus uteri pada ibu nifas di Bidan praktek Mandiri wilayah Puskesmas Wonorejo.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan