Kembali ke Daftar KTI
2013 HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KONSUMSI ENERGI, PROTEIN, VITAMIN A DENGAN KADAR SERUM ALBUMIN DAN KADAR CD4 ANAK PENDERITA HIV/AIDS DI POLIKLINIK ANAK RSUP SANGLAH DENPASAR
Penulis: PUTU DEVI MAHARANI
NIM: 1203400026
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV GIZI
Dosen Pembimbing: Pembimbing I : Endang Widajati, SST., M.Kes, Pembimbing II : Bernadus Rudy Sunindya, MPH
Tahun: 2013
Tanggal Pengesahan: 2013-08-27
Kode KTI: 9300_8183 PUT h
Subjek: tingkat konsumsi energi, protein, vitamin A; serum albumin; CD4; HIV/AIDS anak
Kata Kunci: tingkat konsumsi energi, protein, vitamin A; serum albumin; CD4; HIV/AIDS anak
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Maharani, Putu Devi (2013). Hubungan antara Tingkat Konsumsi Energi, Protein, Vitamin A dengan Kadar Serum Albumin dan Kadar CD4 Anak Penderita HIV/AIDS di Poliklinik Anak RSUP Sanglah Denpasar. Skripsi, Program Studi Diploma IV Gizi Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I : Endang Widajati, SST., M.Kes, Pembimbing II : Bernadus Rudy Sunindya, MPH
Prevalensi HIV/AIDS erat kaitannya dengan fenomena gunung es termasuk pada anak–anak, dimana jumlah penderita sebenarnya jauh lebih besar dari data yang ada. Pada AIDS komponen yang diserang yaitu limfosit T helper yang memiliki reseptor CD4 serta komponen sistem imun lainnya dalam bentuk albumin. Hal tersebut perlu didukung dengan penanganan dalam mencapai tatalaksana gizi yang adekuat, karena masih kurangnya peranan gizi dalam menghambat progresifitas penyakit. Peningkatan asupan zat – zat gizi sangat dibutuhkan terutama makronutrien (energi dan protein) dan mikronutrien (vitamin A) sesuai dengan kebutuhan yang dianjurkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara tingkat konsumsi energi, protein, vitamin A dengan kadar serum albumin dan kadar CD4 anak penderita HIV/AIDS di Poliklinik Anak RSUP Sanglah Denpasar. Penelitian observasional dengan rancangan cross sectional yang dilaksanakan bulan Mei sampai Juni 2013. Subyek penelitian sebanyak 34 penderita HIV/AIDS anak berumur 1 – 14 tahun. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar sampel berada pada kelompok umur 4 - 6 tahun (44,1%), berjenis kelamin perempuan (52,9%), lama menderita HIV/AIDS kurang dari 5 tahun (91,2%), berada pada stadium 2 (44,1%), tidak memiliki penyakit penyerta/infeksi oportunistik (58,8%), tingkat konsumsi energi (73,5%), protein (79,4%), dan vitamin A (50%), kadar albumin (79,4%) dan kadar CD4 (61,8%) tergolong normal. Berdasarkan uji statistik korelasi Pearson dan Spearman menunjukkan ada korelasi antara tingkat konsumsi energi, protein, vitamin A dengan kadar serum albumin dan kadar CD4 anak (p < 0,05). Dapat disimpulkan ada korelasi yang signifikan antara tingkat konsumsi energi, protein, vitamin A dengan kadar serum albumin dan kadar CD4 anak penderita HIV/AIDS di Poliklinik Anak RSUP Sanglah Denpasar. Dari hasil penelitian, disarankan kepada penderita untuk mempertahankan konsumsi energi, protein, vitamin A pada jumlah yang dianjurkan/sesuai kebutuhan pasien HIV/AIDS anak.
Kata kunci : tingkat konsumsi energi, protein, vitamin A; serum albumin; CD4; HIV/AIDS anak
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.