Kembali ke Daftar KTI
2013 PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG JAGUNG BOSE DAN TEPUNG KACANG HIJAU TERHADAP NILAI GIZI, MUTU PROTEIN, DAN MUTU ORGANOLEPTIK BISKUIT MP-ASI
Penulis: JANE AUSTEN PENI
NIM: 1203400034
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV GIZI
Dosen Pembimbing: bimbingan AAG Anom Aswin dan I Nengah Tanu K.
Tahun: 2013
Tanggal Pengesahan: 2013-08-16
Kode KTI: 9300_8184 JAN p
Subjek: kekurangan energi protein, tepung jagung bose, tepung kacang hijau, MP-ASI biskuit
Kata Kunci: kekurangan energi protein, tepung jagung bose, tepung kacang hijau, MP-ASI biskuit
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
JANE AUSTEN PENI : Pengaruh Substitusi Tepung Jagung Bose dan
Tepung Kacang Hijau terhadap Nilai Gizi, Mutu Protein dan Mutu
Organoleptik Biskuit MP-ASI (di bawah bimbingan AAG Anom Aswin dan I
Nengah Tanu K.)
Kurang Energi dan Protein (KEP) pada anak masih menjadi masalah gizi dan
kesehatan masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dampak yang
ditimbulkan KEP pada balita menyebabkan pertumbuhan yang tidak normal,
menurunnya imunitas, dan tingkat kecerdasan yang rendah. Masalah ini dapat
dicegah dengan memberikan makanan pendamping ASI (MP-ASI) sebagai bahan
makanan tambahan yang bergizi dengan pemanfaatan bahan pangan lokal, yaitu
jagung bose dan kacang hijau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh
substitusi tepung jagung bose dan tepung kacang hijau terhadap nilai gizi dan
mutu organoleptik biskuit MP-ASI. Jenis penelitian ini adalah penelitian
eksperimen laboratorium dengan desain percobaan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) menggunakan 4 taraf perlakuan yaitu proporsi tepung terigu : tepung
jagung bose : tepung kacang hijau adalah 100 : 0 : 0 (P
0
), 70 : 15 : 15 (P
1
), 60 : 20
: 20 (P
2
), 40 : 30 : 30 (P
3
). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni – Juli 2013.
Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa proporsi tepung jagung bose dan
tepung kacang hijau memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai energi,
kadar lemak, dan kadar abu, namun memberikan pengaruh yang tidak signifikan
terhadap kadar protein, kadar karbohidrat, dan mutu organoleptik biskuit MP -ASI.
Taraf perlakuan P3
dengan proporsi tepung terigu, tepung jagung bose dan tepung
kacang hijau sebesar 40 : 30 : 30 merupakan taraf perlakuan terbaik dalam produk
biskuit MP-ASI dengan nilai energi 509 Kal/100 g; kadar air 1,39 g/100 g; kadar
abu 2,99 g/100 g; kadar protein 8,35 g/100 g; kadar lemak 25,22 g/100 g, kadar
karbohidrat 62,03 g/100 g; SAA 106,3; Mutu Cerna 91,9; NPU 91,9; PE Rasio
8,1; dan NDPCal% 6,0%.
Kata Kunci : kekurangan energi protein, tepung jagung bose, tepung kacang
hijau, MP-ASI biskuit
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.