Kembali ke Daftar KTI
2013 MUTU ASUPAN MAKANAN DIET KAITANNYA DENGAN PERBAIKAN FUNGSI GINJAL PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI RSUD. KANJURUHAN KEPANJEN MALANG
Penulis: Imaniar Krisnawati
NIM: 1203400020
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV GIZI
Dosen Pembimbing: Pembimbing I: Etik Sulistyowati SST.S.Gz M.Kes. Pembimbing II: Ibnu Fajar SKM. M.Kes
Tahun: 2013
Tanggal Pengesahan: 2013-08-13
Kode KTI: 9300_8185 IMA m
Subjek: Mutu Asupan Makanan, Perbaikan Fungsi Ginjal
Kata Kunci: Mutu Asupan Makanan, Perbaikan Fungsi Ginjal
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Krisnawati, Imaniar (2013). Mutu Asupan Makanan Diet Kaitannya Dengan Perbaikan Fungsi Ginjal Pasien Penyakit Ginjal Kronik Di RSUD. ‘Kanjuruhan’Kepanjen. Skripsi, Program Studi DIV Gizi Malang. Pembimbing I: Etik Sulistyowati SST.S.Gz M.Kes. Pembimbing II: Ibnu Fajar SKM. M.Kes.
Menurut Pusat data dan Informasi Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia tahun 2007, menyatakan jumlah penderita gagal ginjal diperkirakan sekitar 50% orang/satu juta penduduk. Penurunan fungsi ginjal yang terjadi secara menahun dan umumnya bersifat irreversibel ditandai dangan kadar ureum dan kreatinin yang tinggi (Martin, 2005). Kenaikkan plasma kreatinin 1-2 mg/dl dari normal menandakan penurunan LFG±50%. Pengaturan pemberian protein sangat diperlukan untuk pasien gagal ginjal, diberikan protein yang bernilai biologis tinggi, agar mampu digunakan oleh tubuh.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran umum pasien, serta menganalisis mutu protein dari asupan makan pasien gagal ginjal kronik yang kaitannya dengan perbaikan fungsi ginjal di RSUD ‘Kepanjen’. Penelitian ini observasional analitik dengan rancangan penelitian case study merupakan penelitian yang mengamati dan menganalisis asupan makan pasien gagal ginjal kronik, serta mengamati perubahan kadar kreatinin pasien dari hasil pemeriksaan selama dilakukan pengamatan.Hasil observasi menunjukkan bahwa pasien yang dijadikan responden berjumlah 5 orang dengan rata-rata recall asupan makan pasien masih tergolong kurang hal ini dikarenakan pasien mengaku mual dan terkadang sampai muntah saat mencium aroma makanan, sehingga nafsu makan pasien jadi menurun. Namun hasil perhitungan mutu asupan makan pasien berdasarkan perhitungan NPU (Net Protein Utilization) sudah tergolong baik, dengan hasil diatas 70. Maka disarankan pada Ahli Gizi agar memperhatikan asupan makan pasien terutama pada pasien Gagal Ginjal Kronik lebih diutamakan kebutuhan proteinnya,dilakukan perhitungan mutu asupan makanan diet pasien.
Kata kunci: Mutu Asupan Makanan, Perbaikan Fungsi Ginjal.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.