Kembali ke Daftar KTI
2013 PEMBERIAN KONSELING TERHADAP ASUPAN MINERAL, SERAT, SAFA (Saturated Fatty Acid) DAN KOLESTEROL SERTA PERUBAHAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI RAWAT JALAN DI RSUD Dr. R SOEDARSONO PASURUAN
Penulis: GITA ROSALITA
NIM: 1203400003
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV GIZI
Dosen Pembimbing: Pembimbing I: Dwie Soelistyorini, S.ST., M.Kes. Pembimbing II: I Komang Suwita. S.ST., MP
Tahun: 2013
Tanggal Pengesahan: 2013-08-16
Kode KTI: 9300_8183 GIT p
Subjek: Konseling, Asupan Mineral, Asupan Serat, Asupan SAFA, Asupan Kolesterol, Tekanan Darah
Kata Kunci: Konseling, Asupan Mineral, Asupan Serat, Asupan SAFA, Asupan Kolesterol, Tekanan Darah
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Rosalita, Gita (2013). Pemberian Konseling Terhadap Asupan Mineral
(Natrium, Kalium, Kalsium dan Magnesium), Serat, SAFA (Saturated Fatty Acid)
dan Kolesterol serta Perubahan Tekanan Darah Pasien Hipertensi Rawat Jalan
di RSUD Dr. R Soedarsono, Pasuruan. Skripsi, Program Studi DIV Gizi Malang.
Pembimbing I: Dwie Soelistyorini, S.ST., M.Kes. Pembimbing II: I Komang
Suwita. S.ST., MP.
Prevalensi hipertensi di Indonesia cukup tinggi, yaitu sebesar 31,7% dan di Jawa
Timur sebesar 30%. Diet yang direkomendasikan untuk mengontrol hipertensi
adalah DASH diet (Dietary Approaches to Stop Hypertension). Diet ini tidak
hanya rendah natrium, tetapi juga kaya dengan kalsium, magnesium dan kalium
serta serat sehingga lebih efektif menurunkan tekanan darah. Pasien hipertensi
disarankan untuk menerapkan dan mendapatkan konseling DASH diet. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian konseling terhadap asupan
mineral (natrium, kalium, kalsium dan magnesium), serat, SAFA dan kolesterol
serta perubahan tekanan darah pasien hipertensi rawat jalan di RSUD Dr. R.
Soedarsono, Pasuruan. Penelitian ini merupakan penelitian pre experiment dengan
desain one group pretest-posttest. Jumlah responden yang diperoleh sebanyak 17
secara teknik probability sampling. Hasil penelitian terdapat perbedaan
bermakna pada asupan natrium (p=0,000), kalium (p=0,000), magnesium
(p=0,001) dan serat (p=0,000) serta tekanan darah sistolik (p=0,019) antara
sebelum dan sesudah diberikan konseling gizi. Tidak ada perbedaan bermakna
pada asupan kalsium (p=0,052), kolesterol (p=0,266) dan lemak jenuh atau SAFA
(p=0,731) serta tekanan darah diastolik (p=0,059) antara sebelum dan sesudah
diberikan konseling gizi. Selisih rerata tekanan darah sistolik sebelum dan
sesudah konseling gizi adalah sebesar 5,0 mmHg dan tekanan darah diastolik
sebesar 2,9 mmHg. Rerata asupan kalium, kalsium, magnesium dan serat
mengalami peningkatan sedangkan rerata asupan natrium, kolesterol dan SAFA
mengalami penurunan sesudah diberikan konseling. Terjadi penurunan tekanan
darah sistolik sebesar 64,7% dan tekanan darah diastolik sebesar 29,4% sesudah
mendapat konseling. Perlu dilakukan riwayat makan dengan metode kualitatif
seperti food frequency, sehingga dapat mengetahui pula pola makan responden.
Selain itu, perlu penelitian lebih lanjut dengan memperhatikan modifikasi gaya
hidup dengan penerapan gaya hidup sehat seperti melakukan olahraga teratur
karena tekanan darah juga dipengaruhi oleh aktivitas fisik.
Kata kunci : Konseling, Asupan Mineral, Asupan Serat, Asupan SAFA, Asupan
Kolesterol, Tekanan Darah
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.