Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
tidak tersedia
2013

DAMPAK PSIKOLOGIS PADA IBU YANG MENGALAMI ABORSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOSARI

Penulis: FAUZIA SEPTA REMUNA
NIM: 1001100012
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: A. Zani Pitoyo, SST, M.Kes. Abdul Hanan, S.Kep., Ns., M.Kes
Tahun: 2013
Tanggal Pengesahan: 2013-07-29
Kode KTI: 9300_8183 FAU d
Subjek: Dampak Psikologis, Aborsi
Kata Kunci: Dampak Psikologis, Aborsi
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

ABSTRAK Fauzia Septa Remuna (2013). Dampak Psikologis pada Ibu yang mengalami Aborsi di Wilayah Kerja Puskesmas Wonosari. Pembimbing Utama A. Zani Pitoyo, SST, M.Kes. Pembimbing Pendamping Abdul Hanan, S.Kep., Ns., M.Kes. Aborsi adalah pengeluaran hasil konsepsi (pertemuan sel telur dan sel sperma) sebelum janin dapat hidup diluar kandungan baik itu dengan disengaja atau tidak, dengan indikasi medis maupun non medis. Saat ini aborsi masih merupakan masalah kontroversi di masyarakat Indonesia. Namun terlepas dari kontroversi tersebut, aborsi diindikasikan bukan saja suatu proses yang memiliki resiko tinggi terhadap keselamatan seorang wanita secara fisik, tetapi juga memiliki dampak terhadap keadaan psikologis seorang wanita. Studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak psikologis pada ibu yang mengalami aborsi di wilayah kerja Puskesmas Wonosari. Rancangan penelitian deskriptif eksploratif-studi kasus. Subjek penelitian ini adalah dua orang ibu yang pernah mengalami aborsi di Wilayah Kerja Puskesmas Wonosari. Pengambilan data dilaksanakan di rumah masing-masing subjek pada tanggal 4 sampai 14 Juli 2013 dengan metode wawancara terstruktur dan observasi. Hasil studi kasus didapatkan bahwa dampak psikologis yang muncul diantaranya adalah sedih, kesal, ingin marah, kecewa, merasa bersalah, menyesal, dan beberapa kali mimpi buruk mengenai bayinya, pendiam, trauma, sering teringat kejadian aborsi, sering menangis, ikhlas, tetap berusaha, tidak kehilangan harapan, takut membuat pasangan kecewa, bingung, cemas, merasa beban berkurang, lebih semangat bekerja, berpengaruh terhadap hubungannya dengan pasangan terutama hubungan suami istri, membohongi pasangan dan sulit mengambil keputusan. Dengan demikian dapat dilakukan pemberian konseling kepada subjek dan keluarga yang pernah mengalami aborsi oleh petugas kesehatan, dan subjek juga diharapkan agar mencari informasi yang sebanyak-banyaknya mengenai aborsi dan terbuka kepada orang terdekatnya. Kata Kunci: Dampak Psikologis, Aborsi
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan