Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
tidak tersedia
2013

GAMBARAN KEJADIAN HIPERMENOREA PADA AKSEPTOR IMPLAN DI DESA PERMANU WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAKISAJI

Penulis: INDRA EKA YUNAINI
NIM: 1002100065
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I : Naimah, SKM., M. Kes. Pembimbing II : Jupriyono, S. Kp., M.Kes.
Tahun: 2013
Tanggal Pengesahan: 2013-08-22
Kode KTI: 9300_8183 IND g
Subjek: Akseptor Implan,Hipermenorea
Kata Kunci: Akseptor Implan, Hipermenorea
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

ABSTRAK Yunaini, IE. 2013. Gambaran Kejadian Hipermenorea pada Akseptor Implan di Desa Permanu Wilayah Kerja Puskesmas Pakisaji. Karya Tulis Ilmiah. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Program Studi Kebidanan Malang. Pembimbing I : Naimah, SKM., M. Kes. Pembimbing II : Jupriyono, S. Kp., M.Kes. Implan merupakan salah satu metode kontrasepsi yang diterapkan di Indonesia dalam upaya menurunkan jumlah penduduk. Metode kontrasepsi ini memiliki banyak kelebihan tapi disisi lain juga memiliki banyak kekurangan, salah satunya yaitu terjadinya efek samping berupa gangguan menstruasi seperti terjadinya perdarahan yang lebih dari 8 hari atau lebih banyak dan dapat disertai gumpalan darah atau yang sering disebut hipermenorea yang bisa menimbulkan kecemasan bagi akseptornya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran kejadian hipermenorea pada akseptor implan di Desa Permanu Wilayah Kerja Puskesmas Pakisaji. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi penelitian ini yaitu semua akseptor implan di Desa Permanu Wilayah Kerja Puskesmas Pakisaji periode Februari 2010 - Februari 2013 sejumlah 34 orang. Berdasarkan teknik purposive sampling di peroleh sampel sebanyak 31 akseptor. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara terpimpin kemudian data diolah dan dianalisa dengan menggunakan prosentase yang kemudian disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Berdasarkan analisa deskriptif hasil penelitian menunjukkan bahwa dari seluruh responden 67,7% pernah mengalami hipermenorea dan 32,3% tidak pernah mengalami hipermenorea. Dari seluruh responden yang mengalami hipermenorea sebanyak 76,2% mengalami hipermenorea pada 0-1 tahun pemakaian dan 23,8% mengalami hipermenorea > 1 tahun pemakaian. Dengan demikian diharapkan agar petugas kesehatan mampu mengatasi keluhan akseptor yang berhubungan dengan hipermenorea. Kata Kunci : Akseptor Implan, Hipermenorea
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan