Kembali ke Daftar KTI
2014 GAMBARAN KEJADIAN SERVISITIS PADA AKSEPTOR IUD DI BPM CAECILIA WINARSIH,AMd.Keb
Penulis: VINDA RACHMA NOVARINDA
NIM: 1102100099
Program Studi: Poltekkes Kemenkes Malang DIII Kebidanan
Dosen Pembimbing: Hupitoyo,S.Kp. M.Kes. ; Jenny Js Sondakh, M.Clin.Mid
Tahun: 2014
Tanggal Pengesahan: 2014-08-13
Kode KTI: 9300_8183 VIN g
Subjek: servisitis,akseptor iud
Kata Kunci: Servisitis, Lama penggunaan IUD
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Novarinda Rachma, Vinda. 2014. Gambaran Kejadian Servisitis Pada Akseptor IUD Di BPM Caecilia Winarsih,Amd.Keb. Karya Tulis Ilmiah, Prodi DIII Kebidanan Malang, Pembimbing I : Hupitoyo,S.Kp. M.Kes. Pembimbing II : Jenny Js Sondakh, M.Clin.Mid
Di Indonesia, IUD menempati urutan kedua pilihan masyarakat untuk golongan jenis kontrasepsi jangka panjang. IUD mempunyai dampak salah satunya adalah benang IUD dapat memicu terjadinya peradangan dan infeksi kronis seperti servisitis. Servisitis merupakan kasus infeksi genetalia yang paling sering terjadi dibandingkan dengan infeksi genetalia yang lainnya. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kejadian servisitis yang dialami oleh pemakai kontrasepsi IUD. Penelitian ini menggunakan desain diskriptif observasional. Populasi yang digunakan yaitu seluruh akseptor IUD di BPM Caecilia Winarsih,AMd.Keb. teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah sampel sesuai dengan kriteia inklusi sebanyak 30 orang. Hasil penelitian diolah dan dilakukan tabulasi data, didapatkan bahwa 66,6% responden mengalami servisitis dan 33,3% responden tidak mengalami servisitis. Dari yang mengalami servisitis 80% berusia > 35 tahun, 80% responden mempunyai anak antara 2-4 anak, 55% respoden menikah pada usia < 20 tahun, 90% responden menikah selama >10 tahun, 90% responden menggunakan IUD selama >2 tahun. Dengan demikian diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk mencari faktor determinan yang mempengaruhi terjadinya servisitis pada Akseptor IUD.
Kata Kunci : Servisitis, Lama penggunaan IUD
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.