Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
tidak tersedia
2013

HUBUNGAN PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DENGAN KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH POSKESKEL DADAPREJO KEC. JUNREJO, KOTA BATU

Penulis: DEWI MASITA SURYANI
NIM: 1002100010
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I : Afnani Toyibah, A.Per.Pen, M.Pd. Pembimbing II : Ika Yudianti, M.Keb.
Tahun: 2013
Tanggal Pengesahan: 2013-07-08
Kode KTI: 9300_8183 SUR h
Subjek: Bidan,ASI
Kata Kunci: ASI Eksklusif, Inisiasi Menyusu Dini
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

ABSTRAK Suryani, Dewi Masita. Hubungan Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dengan Keberhasilan ASI Eksklusif di wilayah Poskeskel Dadaprejo, Kec.Junrejo, Kota Batu. Karya Tulis Ilmiah. Pembimbing I : Afnani Toyibah, A.Per.Pen, M.Pd. Pembimbing II : Ika Yudianti, M.Keb. Salah satu indikator utama derajat kesehatan di suatu negara adalah angka kematian bayi (AKB). Kematian bayi baru lahir dapat dicegah bila bayi disusui langsung dalam satu jam pertama kelahirannya, yang disebut dengan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Gizi yang paling penting untuk bayi adalah ASI, sehingga menyusui wajib dilakukan sampai bayi berusia 6 bulan tanpa makanan tambahan apapun, yang disebut dengan ASI Eksklusif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini dengan keberhasilan ASI Eksklusif di wilayah Poskeskel Dadaprejo, Kec.Junrejo, Kota Batu. Desain penelitian adalah studi korelasional dengan pendekatan case control, populasi sejumlah 51 orang, dengan teknik purposive sampling diperoleh sampel 43 responden yang memenuhi kriteria inklusi meliputi 20 responden riwayat IMD dan 23 responden riwayat tidak IMD. Instrumen penelitian untuk IMD berupa lembar kuisioner, informasi bidan dan partograf sedangkan untuk ASI Eksklusif berupa lembar kuisioner. Hasil penelitan dari 20 responden yang melakukan IMD, hampir seluruhnya (90%) berhasil melaksanakan ASI Eksklusif, dan hanya sebagian kecil saja (10%) yang tidak berhasil melaksanakan ASI Eksklusif. Sedangkan 23 responden yang tidak melakukan IMD, hampir setengahnya (47,83%) berhasil melaksanakan ASI Eksklusif, dan sebagian besar (52,17%) tidak berhasil. Data dianalisis dengan uji chi square dimana tabel 3,84 ( α = 0,05,dk = 1), dan hitung = 6,85. Karena hitung > tabel maka H0 ditolak, yang berarti ada hubungan antara pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dengan keberhasilan ASI Eksklusif. Adapun hubungan yang dimaksud adalah hubungan positif yaitu ibu yang melakukan IMD saat persalinannya cenderung lebih berhasil melaksanakan ASI Eksklusif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diharapkan petugas kesehatan mampu meningkatkan sosialisasi dan aplikasi Inisiasi Menyusu Dini sebagai langkah awal keberhasilan ASI Eksklusif. Kata kunci : ASI Eksklusif, Inisiasi Menyusu Dini
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan