Kembali ke Daftar KTI
2014 GAMBARAN TINGKAT PENDAPATAN KELUARGA DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI POSYANDU ANGGREK I-VI, WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIPTOMULYO, KOTA MALANG
Penulis: NUR MUKARROMAH
NIM: 1102100067
Program Studi: POLTEKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pratiwi B.sc, S.Pd, M.Biomed. ; Ika Yudianti, M.Keb.
Tahun: 2014
Tanggal Pengesahan: 2014-07-15
Kode KTI: 9300_8183 NUR g
Subjek: keluarga, asi eksklusif
Kata Kunci: Tingkat Pendapatan, Pemberian ASI Eksklusif
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Mukarromah, Nur, 2014. Gambaran Tingkat Pendapatan Keluarga dan Pemberian ASI Eksklusif di Posyandu Anggrek I-VI Wilayah Kerja Puskesmas Ciptomulyo, Kota Malang, Karya Tulis Ilmiah. Pembimbing Utama : Pratiwi B.sc, S.Pd, M.Biomed. Pembimbing Pendamping : Ika Yudianti, M.Keb.
Pemberian ASI eksklusif merupakan cara optimal untuk memberi makan pada bayi mulai dari saat lahir sampai usia 6 bulan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif adalah faktor sosial budaya, kesadaran akan pentingnya ASI eksklusif, pelayanan kesehatan dan petugas kesehatan yang belum sepenuhnya mendukung program pemberian ASI eksklusif, gencarnya promosi susu formula dan alasan ibu bekerja. Faktor sosial ekonomi berkaitan dengan pemberian ASI eksklusif adalah pendapatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran tingkat pendapatan keluarga dan pemberian ASI eksklusif di posyandu Anggrek I-VI wilayah kerja puskesmas Ciptomulyo, Kota Malang. Desain penelitian menggunakan desain deskriptif, populasinya sebanyak 35 bayi usia 7-12 bulan. Sampling menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 responden yang seluruhnya telah memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner wawancara, kemudian dianalisa menggunakan tabel silang (crosstab). Hasil penelitian tersebut didapatkan adanya perbedaan pemberian ASI eksklusif dan ASI tidak eksklusif pada keluarga dengan tingkat pendapatan di atas UMK dan di bawah UMK. Hasil penelitian yang diperoleh adalah ASI eksklusif 22,9% dan ASI tidak eksklusif 40% dengan tingkat pendapatan di bawah UMK. Sedangkan pada tingkat pendapatan di atas UMK, didapatkan ASI eksklusif 14,3% dan ASI tidak eksklusif 22,9%. Berdasarkan hal di atas hendaknya menjadi bahan pertimbangan perlunya meningkatkan peran petugas kesehatan untuk memberikan informasi dan motivasi dalam pentingnya pemberian ASI eksklusif sehingga bisa mensukseskan program pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Kata Kunci : Tingkat Pendapatan, Pemberian ASI Eksklusif
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.