Kembali ke Daftar KTI
2013 ANALISIS ASUPAN ENERGI, LEMAK, SAFA, ZAT GIZI MIKRO (Na, Ca, K, Mg) DAN SERAT TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KARANGKETUG KOTA PASURUAN
Penulis: RAGEL ATIKA
NIM: 1003000086
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: bimbingan : Diniyah Kholidah, danDwie Soelistyorini
Tahun: 2013
Tanggal Pengesahan: 2013-08-30
Kode KTI: 9300_8183 ATI a
Subjek: Gizi,Energi
Kata Kunci: Hipertensi, Asupan Energi, Lemak, SAFA, Na, C, K, Mg, Serat
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAKSI
Ragel Atika. 2013. Analisis Asupan Energi, Lemak, SAFA, Zat Gizi Mikro(Na,
Ca, K, Mg) dan Serat terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi Rawat Jalan di
Puskesmas Karangketug Kota Pasuruan. (Dibawah bimbingan : Diniyah
Kholidah, danDwie Soelistyorini)
Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang banyak diderita
oleh penduduk dunia. Bila hipertensi tidak terkendali maka dampak jangka
panjang yang akan timbul antara lain gangguan jantung (75%), stroke (15%), dan
gangguan fungsi ginjal (10%). Bahkan hipertensi dapat menyebabkan kematian
mendadak sehingga disebut sebagai silent killer. Penelitian ini dilakukan pada
bulan Mei 2013. Tujuan umum penelitian ini adalah menganalisis energi, lemak,
SAFA, asupan zat gizi mikro dan serat terhadap tekanan darah pasien rawat jalan
hipertensi di Puskesmas Karangketug Kota Pasuruan.
Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analitik
dengan desain penelitiannya cross sectional. Data yang diambil antara lain
gambaran umum, asupan energi, asupan lemak, asupan SAFA, asupan zat gizi
mikro (Na, Ca, K, Mg) dan serat . Jumlah pasien sebanyak 30 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien berjumlah30 orang yang
berusia antara ≤60 tahun dan berusia > 60 tahun. Sebanyak 63% status gizi pasien
adalah gemuk (overweight). Sebanyak 40% asupan energi tergolong defisit berat.
Untuk asupan Ca, K dan serat sebanyak 100% tergolong defisit berat. Kemudian
sebanyak 98% asupan Mg tergolong defisit berat. Sebaliknya sebesar 57% asupan
lemak tergolong normal. Sedangkan sebanyak 100% asupan SAFA dan sebanyak
57% asupan Na tergolong diatas kecukupan. Terdapat hubungan yang signifikan
antara asupan natrium dengan kejadian hipertensi. Dari hasil uji statistik Chi-
square bahwa ada hubungan yang tidak signifikan antara asupan energi, lemak
dan magnesium terhadap kejadian hipertensi di Puskesmas Karangketug Kota
Pasuruan.
Bagi pihak Puskesmas perlunya kegiatan konseling pada pasien hipertensi
rawat jalan untuk memberikan informasi mengenai ketepatan DASH diet yang
meliputi zat gizi mikro (Na, Ca, K, Mg) dan serat. Sebaiknya juga mengadakan
kegiatan penyuluhan kepada pasien hipertensi rawat jalan tentang pentingnya
mengkonsumsi sayur dan buah terutama cara pengolahan serta jenis dan jumlah
yang dikonsumsi.
Kata Kunci: Hipertensi, Asupan Energi, Lemak, SAFA, Na, C, K, Mg, Serat
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.