Kembali ke Daftar KTI
2013 PENGARUH LAMA DAN METODE BLANCHING TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, KADAR KALIUM, MUTU FISIK DAN MUTU ORGANOLEPTIK SARI BUAH BELIMBING MANIS (Averrehoa carambola L) UNTUK PENDERITA HIPERTENSI
Penulis: Nabila Rokhmah Aliana
NIM: 1003000024
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Bimbingan YOHANES K. GradDiplFood.Sci., MFT dan THERESIA PUSPITA
Tahun: 2013
Tanggal Pengesahan: 2013-08-22
Kode KTI: 9300_8183 ALI p
Subjek: Gizi,Kadar Kalium
Kata Kunci: Sari Buah Belimbing Manis, Aktivitas Antioksidan, Kadar Kalium, Mutu Fisik, Mutu Organoleptik
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAKSI
NABILA ROKHMAH ALIANA, 2013. Pengaruh Lama dan Metode Blanching
terhadap Kadar Antioksidan, Kadar Kalium, Mutu Fisik, dan Mutu Organoleptik
Sari Buah Belimbing Manis (Averrhoa carambola L) untuk Penderita Hipertensi
(Di Bawah Bimbingan YOHANES K. GradDiplFood.Sci., MFT dan
THERESIA PUSPITA)
Gaya hidup modern membuat hipertensi menjadi masalah besar. Hipertensi dapat
membuat resiko lebih tinggi untuk terkena serangan jantung, stroke dan penyakit
degeneratif lainnya. Bahan-bahan makanan yang mengandung antioksidan dan
kalium baik untuk dikonsumsi oleh penderita hipetensi. Produksi buah belimbing
manis meningkat dari tahun ke tahun, namun mudah membusuk dan rusak. Buah
belimbing manis dikonsumsi untuk menurunkan tekanan darah. Untuk
mengurangi resiko buah membusuk dan rusak, dilakukan pengembangan produk
menjadi minuman sari buah. Dalam proses pembuatann minuman sari buah
terdapat perlakuan pra-treatment yaitu blanching.
Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Teknologi Pangan Jurusan Gizi -
Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dan Laboratorium Kimia Universitas
Muhammadiyah Malang pada bulan Mei-Agustus 2013. Penelitian ini
menggunakan perbedaan lama dan metode blanching dengan 6 taraf perlakuan
yaitu hot water blanching 3 menit (A
1B1), hot water blanching 5 menit (A
1B2
), hot
water blanching 10 menit (A1B3), steam blanching 3 menit (A
1B1
), steam
blanching 5 menit (A
2B2) dan steam blanching 10 menit (A
2B3
) dengan replikasi
masing-masing 3 kali. Sebagai Dependent variabel adalah pH, total padatan
terlarut, viskositas, aktivitas antioksidan, kadar kalium, dan mutu organoleptik
(warna, aroma, dan rasa). Untuk mengetahui pengaruh lama dan metode blanching
terhadap pH, total padatan terlarut, viskositas, aktivitas antioksidan, dan kadar
kalium Sari buah belimbing manis digunakan analisis two way anova pada tingkat
kepercayaan 95% dan dilanjutkan dengan analisis Least Significant Difference
(LSD) dengan tingkat kepercayaan 95%. Untuk mengetahui mutu organoleptik
Sari buah belimbing manis digunakan analisis Kruskall Wallis dan dilanjutkan
dengan analisis Mann Whitney. Dengan tingkat kepercayaan 95%.
Untuk nilai pH tidak dapat dilakukan uji statistik dikarenakan memiliki nilai yang
sama. Hasil analisis total padatan terlarut, viskositas, dan kadar kalium yang
diperoleh, diketahui bahwa tidak terjadi interaksi antara metode blanching dan
lama blanching [total padatan terlarut (p=0,896); viskositas (p=0,807); aktivitas
antioksidan (p=0,712); kadar kalium (p=0,982)]. Lama blanching memberikan
perbedaan yan signifikan terhadap aktivitas antioksidan (p=0,000). Hasil analisis
terhadap mutu organoleptik adanya pengaruh signifikan terhadap warna
(p=0,016), tidak signifikan terhadap aroma (p=0,912), dan tidak signifikan
terhadap rasa (p=0,182). Taraf perlakuan terbaik adalah A
1B1
(Hot water
blanching 3 menit) dengan aktivitas antoksidan 93,6% dan kadar kalium 17,4
mg/100ml.
Kata Kunci : Sari Buah Belimbing Manis, Aktivitas Antioksidan, Kadar
Kalium, Mutu Fisik, Mutu Organoleptik, dan Penderita Hipertensi
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.