Kembali ke Daftar KTI
2014 PERBEDAAN SIKAP ANTARA SUAMI DAN ISTRI TERHADAP PEMASANGAN IUD SESUDAH PLASENTA LAHIR DI BPM Ny. āSā PLAOSAN BARAT-MALANG
Penulis: ATIKA ENDAH PUJIARTI
NIM: 1102100050
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Wandi S,Kep. Ners., M.Pd. ; Jenny J.S. Sondakh, S.SiT., M.Clin, Mid.
Tahun: 2014
Tanggal Pengesahan: 2014-07-21
Kode KTI: 9300_8183 ATI p
Subjek: suami, istri, iud, plasenta
Kata Kunci: Sikap Terhadap Pemasangan IUD Sesudah Plasenta Lahir
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
Pujiarti, Atika Endah, 2014. Perbedaan Sikap Antara Suami dan Istri Terhadap Pemasangan IUD Sesudah Plasenta Lahir di BPM Ny. āSā, Plaosan Barat, Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing Utama : Wandi S,Kep. Ners., M.Pd. Pembimbing Pendamping : Jenny J.S. Sondakh, S.SiT., M.Clin, Mid.
Pemasangan IUD sesudah plasenta lahir merupakan salah satu program pemerintah untuk menurunkan angka kematian ibu, mengurangi ledakan penduduk dan kejadian kehamilan yang tidak diinginkan. Salah satu keuntungan pemasangan IUD sesudah plasenta lahir adalah saat insersi ibu tidak merasa sakit, hal ini dikarenakan sesudah persalinan perhatian ibu sudah teralihkan kepada bayainya. Dalam memilih kontrasepsi diperlukan kesamaan sikap antara suami dan istri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan sikap antara suami dan istri terhadap pemasangan IUD sesudah plasenta lahir di BPM Ny.āSā, Plaosan Barat, Malang. Penelitian ini menggunakan desain analitik komparatif dan populasinya adalah ibu hamil trimester II dan III beserta suaminya yang berjumlah 36 Pasangan Usia Subur. Sampel berjumlah 33 Pasangan Usia Subur diambil melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Analisis data menggunakan Mann Whitney. Dari hasil penelitian didapatkan 33,33% suami bersikap favourable dan 66,67% bersikap unfavourable, sedangkan 45,45% istri bersikap favourable dan 54,55% bersikap unfavourable. Dari hasil analisis didapatkan nilai Mann Whitney sebesar 454 dan z tabel (-1,96) < z hitung (-1,167) < z tabel (1,96) maka Ho diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan sikap antara suami dan istri terhadap pemasangan IUD sesudah plasenta lahir di BPM Ny.āSā Plaosan Barat, Malang. Diharapkan bidan dapat memberikan KIE tentang pemasangan kontrasepsi IUD sesudah plasenta lahir sedini mungkin kepada ibu hamil dan suami, misalanya saat kunjungan ANC.
Kata kunci : Sikap Terhadap Pemasangan IUD Sesudah Plasenta Lahir
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.