Kembali ke Daftar KTI
2013 MUTU MIKROBIOLOGI PADA PERALATAN MAKAN, MAKANAN OLAHAN DAGING AYAM DAN AIR PENGOLAHAN DI WASERDA POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG
Penulis: Iman Kusuma Dwinata
NIM: 1003000070
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Dibawah bimbingan: Sulistiastutik dan Agus Heri Santoso
Tahun: 2013
Tanggal Pengesahan: 2013-08-01
Kode KTI: 9300_8183 IMA m
Subjek: air, mikroorganisme
Kata Kunci: Mikroorganisme, Peralatan makan, olahan daging ayam, air
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Kusuma, Iman Dwinata (2013). Mutu Mikrobiologi Pada Peralatan Makan, Makanan Olahan Daging Ayam Dan Air Pengolahan Di Waserda Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.
(Dibawah bimbingan: Sulistiastutik dan Agus Heri Santoso)
Makanan yang bermutu dibutuhkan oleh makhluk hidup sebagai sumber tenaga, sumber pengatur dan pembangun. Faktor yang dapat mempengaruhi mutu makanan salah satunya adalah cemaran mikroorganisme pada makanan. Cemaran mikroorganisme pada makanan dapat berasal dari peralatan yang tidak bersih dengan cara berpindah melalui media-media yang terjamah oleh penjamah makanan. Cemaran mikroorganisme pada makanan dapat berupa kapang, khamir ataupun Bakteri. Cemaran mikroorganisme pada makanan dapat mempengaruhi kualitas makanan bahkan dapat meracuni siapa yang mengkonsumsinya.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui cemaran mikroorganisme pada peralatan makan, makanan olahan dari daging ayam dan air pengolahan di ruang dapur waserda. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian eksploratif dan bersifat observasional. Penelitian dilakukan di Waserda Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dan Pengujian Mikroorganisme di lakukan di Laboratorium Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang serta didukung dengan literatur-literatur dari Perpustakaan maupun Website.
Hasil penelitian yang diperoleh melalui pemeriksaan laboratorium yaitu peralatan makan (piring dan sendok) yang ternyata didapati adanya cemaran kapang/khamir dan bakteri. Penelitian pada ayam goreng dan ayam bumbu balado dibandingkan dengan SNI 7388:2009, pada hasil Angka Lempeng Total tidak didapati cemaran mikroorganisme yaitu 0 koloni/ml, sehingga makanan layak untuk dikonsumsi. Dan pemeriksaan laboratorium cemaran mikroorganisme pada air penampungan di ruang pengolahan di waserda dibandingkan kuantitatif bakteri E. coli dengan standart menurut Permenkes RI No.416/Menkes/PER/IX/1990 yang menyebutkan harus tidak ada cemaran, namun didapati adanya cemaran pada air tampungan. Melihat betapa pentingnya menjaga hygiene dan Sanitasi untuk menjaga kualitas makanan agar tetap terjaga hingga dimakan oleh konsumen.
Kata kunci: Mikroorganisme, Peralatan makan, olahan daging ayam, air.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.