Kembali ke Daftar KTI
2013 PENGARUH EDUKASI POLA PEMBERIAN ASI DAN MP-ASI TERHADAP TUMBUH KEMBANG BALITA STATUS GIZI KURANG USIA 7 – 24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TUMPANG KABUPATEN MALANG
Penulis: DIAN MUSTIKAWATI
NIM: 1003000006
Program Studi: POLTEKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: PEMBIMBING : AAG ANOM ASWIN, ASTUTIK PUDJIRAHAJU, TAPRIADI
Tahun: 2013
Tanggal Pengesahan: 2013-08-19
Kode KTI: 9300_8183 DIA p
Subjek: asi, edukasi
Kata Kunci: Edukasi, Pola Pemberian ASI dan MP-ASI, Tumbuh Kembang
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
DIAN MUSTIKAWATI, 2013. Pengaruh Edukasi Pola Pemberian ASI dan
MP-ASI terhadap Tumbuh Kembang Balita Status Gizi Kurang Usia 7 – 24 Bulan
di Wilayah Kerja Puskesmas Tumpang Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah,
Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. PEMBIMBING : AAG
ANOM ASWIN, ASTUTIK PUDJIRAHAJU, TAPRIADI
Pola pemberian MP-ASI yang tidak tepat di keluarga menjadi salah satu pemicu
rendahnya status gizi balita. Keadaan ini memerlukan penanganan tidak hanya
dengan penyediaan pangan, tetapi dengan pendekatan yang lebih komunikatif
sesuai dengan tingkat pendidikan dan kemampuan masyarakat. Tujuan dari
penelitian ini adalah menganalisis pengaruh edukasi pola pemberian ASI dan MP-ASI terhadap tumbuh kembang balita status gizi kurang usia 7 – 24 bulan.
Metode penelitian menggunakan Pre Eksperimental dengan desain penelitian Pre
and Post-test One Group Desain. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja
Puskesmas Tumpang, Kabupaten Malang pada bulan Juni-Juli 2013. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa edukasi memberikan pengaruh yang signifikan
(p=0,003) terhadap tingkat pengetahuan. Pola pemberian ASI dan MP-ASI
mengalami perubahan yang tidak signifikan (p=0,155) sebelum dan setelah
edukasi. Riwayat pola pemberian ASI balita sebagian besar adalah menyusui
parsial (58,1%). Edukasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat
konsumsi energi (p= 0,008) dan protein (p=0,047), status gizi (p=0,025) dan
perkembangan (p=0,025) sebelum dan setelah edukasi. Pertumbuhan balita
menunjukkan adanya perubahan sebelum dan setelah edukasi dimana balita yang
mengalami kenaikan berat badan sebanyak 71%. Pemberian edukasi sebaiknya
dilakukan dengan pemberian PMT pemulihan agar memberikan hasil yang
maksimal sehingga dapat memperbaiki pola pemberian ASI dan MP-ASI yang
akan berdampak terhadap perbaikan status gizi.
Kata kunci : Edukasi, Pola Pemberian ASI dan MP-ASI, Tumbuh Kembang
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.