Kembali ke Daftar KTI
2013 HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU, TINGKAT PENDAPATAN KELUARGA, TINGKAT KONSUMSI ENERGI DAN PROTEIN DENGAN STATUS GIZI BALITA DI DESA NGADIREJO KECAMATAN JABUNG KABUPATEN MALANG
Penulis: DESINTA RAHMAWATI PUTRI
NIM: 1003000055
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Ibnu Fajar dan Bernadus Rudy Sunindya
Tahun: 2013
Tanggal Pengesahan: 2013-08-22
Kode KTI: 9300_8183 DES h
Subjek: gizi
Kata Kunci: Status Gizi, Pengetahuan, Pendapatan, Tingkat Konsumsi Energi dan Protein
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Desinta Rahmawati Putri, 2013. Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Ibu,
Tingkat Pendapatan Keluarga, Tingkat Konsumsi Energi dan Protein dengan
Status Gizi Balita di Desa Ngadirejo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang.
(Dibawah bimbingan : Ibnu Fajar dan Bernadus Rudy Sunindya).
Di Indonesia, salah satu masalah gizi yang belum selesai yaitu gizi buruk.
Berdasarkan data hasil Riset Kesehatan Dasar 2010, di Jawa Timur prevalensi gizi
buruk yaitu sebesar 1,16% termasuk dalam klasifikasi masalah berat. Berdasarkan
data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malang 2012, prevalensi balita gizi buruk di
Kabupaten Malang sebesar 1,28%. Menurut Depkes (2000), daerah yang
mempunyai prevalensi gizi buruk ≥1%, maka daerah tersebut diklasifikasikan
sebagai daerah dengan masalah berat.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara
tingkat pengetahuan ibu, tingkat pendapatan keluarga, tingkat konsumsi energi
dan protein dengan status gizi balita di Desa Ngadirejo Kecamatan Jabung
Kabupaten Malang. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 5-16 Juli 2013 di Desa
Ngadirejo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Jenis penelitian adalah Cross
Sectional dengan jumlah sampel 35 anak balita usia 25 – 60 bulan. Analisa yang
digunakan secara deskriptif dengan uji statistik Chi Square (x
2
).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi buruk anak balita di Desa
Ngadirejo sebesar 5% termasuk dalam klasifikasi masalah berat. Dari hasil uji
statistik Fisher Exact diketahui bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara
tingkat pengetahuan gizi ibu dengan tingkat konsumsi energi (p value= 1>0,05)
dan protein (p value= 0,146<0,05). Selain itu juga tidak ada hubungan yang
signifikan antara tingkat pendapatan keluarga dengan tingkat konsumsi energi (p
value= 0,685>0,05) dan protein (p value= 0,709<0,05). Tidak ada hubungan yang
signifikan antara tingkat konsumsi energi dengan status gizi balita menurut indeks
BB/U (p value= 0,077<0,05). Serta tidak ada hubungan yang signifikan antara
tingkat konsumsi protein dengan status gizi balita menurut indeks BB/U (p value=
0,435<0,05).
Bagi unit pelayanan kesehatan dalam pelaksanaan posyandu tidak hanya
melakukan kegiatan menimbang dan memberikan PMT saja, tetapi juga perlu
memberikan informasi tentang status gizi balita sesuai dengan pertumbuhan dan
perkembangannya serta memberikan edukasi tentang makanan sehat bergizi
sesuai kebutuhan balita.
Kata Kunci: Status Gizi, Pengetahuan, Pendapatan, Tingkat Konsumsi Energi
dan Protein
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.