Efek Pemberian Massagecounterpressure Dan Aromaterapi Lavender Terhadap Tingkat Nyeri Dan Kadar Hormon Oksitosin Pada Kala I Fase Aktif Persalinan Normal
Cover tidak tersedia
Informasi Publikasi
Pengarang
SUMY DWI ANTONO, M.Kes.
Tahun Terbit
2018
Penerbit
Poltekkes Kemenkes Malang
Kota Terbit
Malang
Abstraksi
ABSTRAK
Judul : “Efek Pemberian Massage counterpressure Dan Aromaterapi Lavender
Terhadap Tingkat Nyeri Dan Kadar Hormon Oksitosin Pada Kala I
Fase Aktif Persalinan Normal”.
Peneliti : Sumy Dwi Antono
Massage counterpressure dan Aromaterapi merupakan salah satu metode
nonfarmakologis untuk mengurangi rasa nyeri pada proses persalinan. Massage
counterpressure dapat menutup gerbang pesan nyeri yang akan dihantarkan menuju
medulla spinalis dan otak yang menyebabkan penurunan sensasi nyeri.
Aromaterapi/bau-bauan yang menyenangkan dan memberikan rasa nyaman serta
relaksasi pada tubuh dan pikiran ibu, rasa nyeri dan cemas akan tereduksi. Sehingga
nyeri akan berkurang.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan tingkat nyeri kala I fase aktif
persalinan normal dengan pemberian massage counterpressure dan aromaterapi
lavender di Rumah Sakit Aura Syifa. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain
penelitian komparatif 2 sampel berpasangan, dimana terdapat dua kelompok yang
akan dibandingkan dan akan diberikan pretest sebelum diberikan perlakuan, dan
diberikan posttest setelah diberikan perlakuan. Alat pengumpulan data yang
digunakan dalam penelitian ini berupa lembar observasi yang berguna untuk
melakukan penilaian terhadap tingkat nyeri yang dialami oleh responden sebelum dan
sesudah diberikan perlakuan yaitu Lembar observasi pengukuran tingkat nyeri dengan
menggunakan skala nyeri Verbal Descriptor Scale (VDS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan tingkat nyeri kala I fase
aktif persalinan normal dengan massagecounterpressure sebelum dan sesudah
pemberian, ada perbedaan tingkat nyeri kala I fase aktif persalinan normal dengan
aromaterapi lavender sebelum dan sesudah pemberian, tidak ada perbedaan tingkat
nyeri kala I fase aktifpersalinan normal kelompok control, tidak ada perbedaan kadar
oksitosin kala I fase aktif persalinan normal dengan massagecounterpressure sebelum
dan sesudah pemberian, tidak ada perbedaan kadar oksitosin kala I fase aktif
persalinan normal dengan aromaterapi lavender sebelum dan sesudah pemberian,
tidak ada perbedaan kadar oksitosin kala I fase aktif persalinan normal kelompok
control, tidak ada perbedaan pemberian massagecounterpressure dan aromaterapi
lavender terhadaptingkat nyeri kala I fase aktif persalinan normal dan tidak ada
perbedaan pemberian massagecounterpressure dan aromaterapi lavender
terhadapkadar oksitosin pada kala I fase aktif persalinan normal.
Kata kunci: Massage counterpressure, Aromaterapi Lavender
Judul : “Efek Pemberian Massage counterpressure Dan Aromaterapi Lavender
Terhadap Tingkat Nyeri Dan Kadar Hormon Oksitosin Pada Kala I
Fase Aktif Persalinan Normal”.
Peneliti : Sumy Dwi Antono
Massage counterpressure dan Aromaterapi merupakan salah satu metode
nonfarmakologis untuk mengurangi rasa nyeri pada proses persalinan. Massage
counterpressure dapat menutup gerbang pesan nyeri yang akan dihantarkan menuju
medulla spinalis dan otak yang menyebabkan penurunan sensasi nyeri.
Aromaterapi/bau-bauan yang menyenangkan dan memberikan rasa nyaman serta
relaksasi pada tubuh dan pikiran ibu, rasa nyeri dan cemas akan tereduksi. Sehingga
nyeri akan berkurang.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan tingkat nyeri kala I fase aktif
persalinan normal dengan pemberian massage counterpressure dan aromaterapi
lavender di Rumah Sakit Aura Syifa. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain
penelitian komparatif 2 sampel berpasangan, dimana terdapat dua kelompok yang
akan dibandingkan dan akan diberikan pretest sebelum diberikan perlakuan, dan
diberikan posttest setelah diberikan perlakuan. Alat pengumpulan data yang
digunakan dalam penelitian ini berupa lembar observasi yang berguna untuk
melakukan penilaian terhadap tingkat nyeri yang dialami oleh responden sebelum dan
sesudah diberikan perlakuan yaitu Lembar observasi pengukuran tingkat nyeri dengan
menggunakan skala nyeri Verbal Descriptor Scale (VDS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan tingkat nyeri kala I fase
aktif persalinan normal dengan massagecounterpressure sebelum dan sesudah
pemberian, ada perbedaan tingkat nyeri kala I fase aktif persalinan normal dengan
aromaterapi lavender sebelum dan sesudah pemberian, tidak ada perbedaan tingkat
nyeri kala I fase aktifpersalinan normal kelompok control, tidak ada perbedaan kadar
oksitosin kala I fase aktif persalinan normal dengan massagecounterpressure sebelum
dan sesudah pemberian, tidak ada perbedaan kadar oksitosin kala I fase aktif
persalinan normal dengan aromaterapi lavender sebelum dan sesudah pemberian,
tidak ada perbedaan kadar oksitosin kala I fase aktif persalinan normal kelompok
control, tidak ada perbedaan pemberian massagecounterpressure dan aromaterapi
lavender terhadaptingkat nyeri kala I fase aktif persalinan normal dan tidak ada
perbedaan pemberian massagecounterpressure dan aromaterapi lavender
terhadapkadar oksitosin pada kala I fase aktif persalinan normal.
Kata kunci: Massage counterpressure, Aromaterapi Lavender