PENGAMBILAN KEPUTUSAN RUJUKAN KE RUMAH SAKIT PADA IBU HAMIL BERESIKO TINGGI DALAM PENDEKATAN PERSPEKTIF GENDER DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANGLI, PUSKESMAS SILO I DAN II KABUPATEN JEMBER
Cover tidak tersedia
Informasi Publikasi
Pengarang
YUNIASIH PURWANINGRUM, S.SiT, M.Kes
Tahun Terbit
2018
Penerbit
Poltekkes Kemenkes Malang
Kota Terbit
Malang
Abstraksi
ABSTRAK
Sustainable development goals merupakan kelanjutan program Millennium
Development Goals yang dibuat Perserikatan Bangsa-Bangsa. Salah satu target
yang harus dicapai adalah menurunkan angka kematian ibu dengan kesetaraan
gender terhadap kesehatan seksual, reproduksi dan hak-hak reproduksi. Penurunan
angka kematian tersebut salah satunya dengan pengambilan keputusan rujukan ke
Rumah Sakit pada ibu hamil berisiko tinggi guna memperbaiki kesehatan dan
mencegah kematian pada ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
proses pengambilan keputusan rujukan ke Rumah Sakit pada ibu hamil berisiko
tinggi dalam perspektif gender di Wilayah Puskesmas Mangli dan Puskesmas Silo
Kabupaten Jember. Metode penelitian : Desain penelitian ini menggunakan
crossectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Mangli, Puskesmas Silo I
dan II di Kabupaten Jember. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data
menggunakan probability sample. Analisis data menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian didapatkan bahwa pengambil keputusan ke Rumah Sakit Pada Ibu
Hamil Beresiko Tinggi yaitu, suami sebanyak 78 orang (86,7%) dan ibu hamil
sebanyak 12 orang (13,3%). Keputusan Rujukan Ke Rumah Sakit Pada Ibu Hamil
Beresiko Tinggi yaitu, Bersedia sebanyak 60 orang (66,7%) dan Tidak Bersedia
sebanyak 30 orang (33,3%). Hasil anlisis berdasarkan uji Chi Square diperoleh
nilai p-value 0,048, p-value 0,048 < α 0,05 maka Ho ditolak yaitu terdapat
hubungan Pengambilan Keputusan ke Rumah Sakit pada Ibu Hamil Beresiko
Tinggi Dalam Pendekatan Perspektif Gender di Wilayah Kerja Puskesmas
Mangli, Puskesmas Silo I dan II Kabupaten Jember dengan besar koefisien 0,204
yang artinya kekuatan hubungan antar variabel rendah/ lemah tapi pasti. Saran
yang seharusnya dilakukan oleh pasangan suami istri dengan ibu hamil
seharusnya keduanya memberikan kontribusi yang sama didalam pengambilan
keputusan.
Sustainable development goals merupakan kelanjutan program Millennium
Development Goals yang dibuat Perserikatan Bangsa-Bangsa. Salah satu target
yang harus dicapai adalah menurunkan angka kematian ibu dengan kesetaraan
gender terhadap kesehatan seksual, reproduksi dan hak-hak reproduksi. Penurunan
angka kematian tersebut salah satunya dengan pengambilan keputusan rujukan ke
Rumah Sakit pada ibu hamil berisiko tinggi guna memperbaiki kesehatan dan
mencegah kematian pada ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
proses pengambilan keputusan rujukan ke Rumah Sakit pada ibu hamil berisiko
tinggi dalam perspektif gender di Wilayah Puskesmas Mangli dan Puskesmas Silo
Kabupaten Jember. Metode penelitian : Desain penelitian ini menggunakan
crossectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Mangli, Puskesmas Silo I
dan II di Kabupaten Jember. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data
menggunakan probability sample. Analisis data menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian didapatkan bahwa pengambil keputusan ke Rumah Sakit Pada Ibu
Hamil Beresiko Tinggi yaitu, suami sebanyak 78 orang (86,7%) dan ibu hamil
sebanyak 12 orang (13,3%). Keputusan Rujukan Ke Rumah Sakit Pada Ibu Hamil
Beresiko Tinggi yaitu, Bersedia sebanyak 60 orang (66,7%) dan Tidak Bersedia
sebanyak 30 orang (33,3%). Hasil anlisis berdasarkan uji Chi Square diperoleh
nilai p-value 0,048, p-value 0,048 < α 0,05 maka Ho ditolak yaitu terdapat
hubungan Pengambilan Keputusan ke Rumah Sakit pada Ibu Hamil Beresiko
Tinggi Dalam Pendekatan Perspektif Gender di Wilayah Kerja Puskesmas
Mangli, Puskesmas Silo I dan II Kabupaten Jember dengan besar koefisien 0,204
yang artinya kekuatan hubungan antar variabel rendah/ lemah tapi pasti. Saran
yang seharusnya dilakukan oleh pasangan suami istri dengan ibu hamil
seharusnya keduanya memberikan kontribusi yang sama didalam pengambilan
keputusan.