“MENINGKATKAN KUALITAS REMAJA MELALUI PEMERIKSAAN REPRODUKSI DAN PENDIDIKAN SEBAYA TERBEBAS TRIAD KRR (SEKSUALITAS, NAPZA, HIV DAN AIDS) DI SMP 1 WILAYAH LINGKUNGAN BEKAS LOKALISASI DI KABUPATEN JEMBER”
Cover tidak tersedia
Informasi Publikasi
Pengarang
Kiswati, SST, M.Kes Jamhariyah, SST.,M.Kes Sutrisno, S.Kep.Ns.M.Kes
Tahun Terbit
2018
Penerbit
Poltekkes Kemenkes Malang
Kota Terbit
Malang
Abstraksi
RINGKASAN
Masih banyaknya masalah yang dialami remaja disekitar wilayah bekas
lokalisasi terkait dengan seksualitas yang berdampak pada penyakit menular
seksual, NAPZA, HIV dan AIDS yang terjadi, maka perlu adanya penanganan
serius untuk meningkatkan kesejahteraan remaja. Remaja merupakan aset bangsa
yang perlu disiapkan sejak awal untuk mencapai generasi sehat 10 tahun yang
akan datang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas remaja
terbebas dari TRIAD KRR ( seksualitas dengan segala permasalahan yang
menyertai yang berhubungan dengan penyakit menular seksual, HIV dan AIDS
serta NAPZA ) melalui upaya promosi/preventif tentang pentingnya alat
reproduksi sehat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan
remaja yang berada diwilayah bekas lokalisasi Kecamatan Puger Kabupaten
Jember dalam mengenali masalah kesehatannya. Melakukan upaya kuratif dengan
melakukan pemeriksaan organ reproduksi dan melakukan pengobatan guna
memutus rantai penularan penyakit yang dialami remaja.
Kegiatan pengabmas diawali dengan memberikan penyuluhan sebagai
upaya preventif pada sebagian siswa yang mewakili masing-masing klas sekitar
50 siswa sebagai pendidik sebaya. Adapun materi dan pematerinya terdiri dari ;
Kiswati, M.Kes materi yang disampaikan Kebijakan Program KRR, seksualitas
dan PMS serta pendewasaan usia perkawinan. Jamhariyah, M.Kes materi yang
disampaikan tentang NAPZA dan HIV dan AIDS. Dilanjutkan pemeriksaan
kesehatan reproduksi remaja yang mengalami keluhan pada organ reproduksinya
untuk skrening seperti rasa gatal disekitar kemaluan, keputihan, keluarnya cairan
yang tidak normal, melakukan rujukan ke Puskesmas sebagai tindak lanjut
pemeriksaan, melakukan pendampingan cara perawatan organ reproduksi remaja
yang didapatkan masalah kesehatanya.
Hasil yang didapatkan dari 50 remaja yang diberikan pendidikan tentang
HIV AIDS, seksualitas dan NAPZA ada peningkatan pengetahuan antara sebelum
dan sesudah diberikan pendidikan, dari sebagian besar pengetahuan cukup
menjadi baik. Hasil pemeriksaan dan konseling kesehatan reproduksi keluhan
yang dirasakan seputar keputihan, nyeri haid dan pruritis (gatal) dalam batas
fisiologis. 1 remaja mengalami hipertensi dan 7 mahasiswa laki-laki suka
mencoba-coba merokok, pendampingan dan pengawasan oleh orang tua dan guru
seta kerjasama dengan Puskesmas setempat membantu mengatasi masalah.
KAta Kunci : Reproduksi sehat terbebas TRIAD KRR
Masih banyaknya masalah yang dialami remaja disekitar wilayah bekas
lokalisasi terkait dengan seksualitas yang berdampak pada penyakit menular
seksual, NAPZA, HIV dan AIDS yang terjadi, maka perlu adanya penanganan
serius untuk meningkatkan kesejahteraan remaja. Remaja merupakan aset bangsa
yang perlu disiapkan sejak awal untuk mencapai generasi sehat 10 tahun yang
akan datang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas remaja
terbebas dari TRIAD KRR ( seksualitas dengan segala permasalahan yang
menyertai yang berhubungan dengan penyakit menular seksual, HIV dan AIDS
serta NAPZA ) melalui upaya promosi/preventif tentang pentingnya alat
reproduksi sehat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan
remaja yang berada diwilayah bekas lokalisasi Kecamatan Puger Kabupaten
Jember dalam mengenali masalah kesehatannya. Melakukan upaya kuratif dengan
melakukan pemeriksaan organ reproduksi dan melakukan pengobatan guna
memutus rantai penularan penyakit yang dialami remaja.
Kegiatan pengabmas diawali dengan memberikan penyuluhan sebagai
upaya preventif pada sebagian siswa yang mewakili masing-masing klas sekitar
50 siswa sebagai pendidik sebaya. Adapun materi dan pematerinya terdiri dari ;
Kiswati, M.Kes materi yang disampaikan Kebijakan Program KRR, seksualitas
dan PMS serta pendewasaan usia perkawinan. Jamhariyah, M.Kes materi yang
disampaikan tentang NAPZA dan HIV dan AIDS. Dilanjutkan pemeriksaan
kesehatan reproduksi remaja yang mengalami keluhan pada organ reproduksinya
untuk skrening seperti rasa gatal disekitar kemaluan, keputihan, keluarnya cairan
yang tidak normal, melakukan rujukan ke Puskesmas sebagai tindak lanjut
pemeriksaan, melakukan pendampingan cara perawatan organ reproduksi remaja
yang didapatkan masalah kesehatanya.
Hasil yang didapatkan dari 50 remaja yang diberikan pendidikan tentang
HIV AIDS, seksualitas dan NAPZA ada peningkatan pengetahuan antara sebelum
dan sesudah diberikan pendidikan, dari sebagian besar pengetahuan cukup
menjadi baik. Hasil pemeriksaan dan konseling kesehatan reproduksi keluhan
yang dirasakan seputar keputihan, nyeri haid dan pruritis (gatal) dalam batas
fisiologis. 1 remaja mengalami hipertensi dan 7 mahasiswa laki-laki suka
mencoba-coba merokok, pendampingan dan pengawasan oleh orang tua dan guru
seta kerjasama dengan Puskesmas setempat membantu mengatasi masalah.
KAta Kunci : Reproduksi sehat terbebas TRIAD KRR