Identifikasi Bio-Aktif Ramuan Katu-Ragi Sebagai Inovasi Produk Ramuan Katu-Ragi Untuk Mengatasi Bendungan ASI
Cover tidak tersedia
Informasi Publikasi
Pengarang
Susilawati, SST,M.Kes; Sugijati, SST, M.Kes; Tanto Haryanto, S.Kep.Ns. M.Biomed
Tahun Terbit
2023
Penerbit
Poltekkes Kemenkes Malang
Kota Terbit
Malang
Abstraksi
Daun katuk (Sauropus androgynous (L.) Merr.) memiliki sejuta manfaat untuk kesehatan, salah satunya untuk mengatasi bendungan ASI. Susilawati (2021) meneliti kandungan bioaktif dalam ramuan katuk-ragi untuk mengatasi bendungan ASI. Berdasarkan hasil penelitian pada ekstrak ramuan katuk-ragi ditemukan senyawa flavonoid dan steroid yang diketahui memiliki aktifitas anti kanker. Selain itu ditemukan juga senyawa taxuspine C, trigonosin B, dan senyawa coclaurine.
Berdasarkan hasil uji LCMS ekstrak ramuan katuk-ragi ditemukan senyawa Kaempferol-3-O- rutinoside. Agen anti-inflamasi memiliki khasiat antipiretik (meredakan rasa nyeri) dan analgetik (penurun panas). Berdasarkan penelitian (Lee, 1996) kandungan antipiretik serta analgetik dalam daun katuk dapat mengurangi rasa nyeri dan panas sebagai dampak bendungan ASI.
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan metode Isolation dan Purification dan kandungan senyawa yang paling berpengaruh dalam ramuan katuk-ragi terhadap bendungan ASI
Berdasarkan hasil uji LCMS ekstrak ramuan katuk-ragi ditemukan senyawa Kaempferol-3-O- rutinoside. Agen anti-inflamasi memiliki khasiat antipiretik (meredakan rasa nyeri) dan analgetik (penurun panas). Berdasarkan penelitian (Lee, 1996) kandungan antipiretik serta analgetik dalam daun katuk dapat mengurangi rasa nyeri dan panas sebagai dampak bendungan ASI.
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan metode Isolation dan Purification dan kandungan senyawa yang paling berpengaruh dalam ramuan katuk-ragi terhadap bendungan ASI