Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 871–880 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2023

PENGARUH PEMBERIAN SUSU TAKOKAK (SOLANIUM TORVIUM) TERHADAP KADAR MDA (MALONDIELDEHID) PADA WANITA USIA PRODUKTIF 20-45 TAHUN

Lihat Detail Karya
Penulis: YOHANA ASRI DWI RIAWANTI
NIM: P17111225027
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Nur Rahman, STP.,MP.,RD, dan Fifi Luthfiyah, SST.,M.Kes)
Subjek: antioksidan enzim, polifenol, stres oksidatif
Lihat Abstraksi
Stres oksidatif merupakan kondisi yang memiliki potensi buruk bagi kesehatan tubuh. Stres oksidatif dalam tubuh memiliki target kerusakan pada seluruh tipe biomolekul sepeti protein, lipid dan DNA. Stres oksidatif merupakan hasil ketidakseimbangan antara reactive oxygen species (ROS) dan sistem antioksidan sebagai pertahanan. Indikator keruskan makromolekul oleh ROS misalnya Malondialdehid (MDA). Namun keadaan stres oksidatif ini dapat diatasi dengan mengkonsumsi makanan yang kaya akan polifenol yaitu buah takokak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian susu takokak yang kaya akan kandungan polifenol terhadap kadar enzim antioksidan MDA (Malondialdehid) sebagai penanda stress oksidatif dan tingkat konsumsi pada wanita produktif usia 20-45 tahun. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan rancangan penelitian non-equivalent control grup desain. Jumlah subyek penelitian ini sebanyak 20 subjek di LKSA Rabbani, Singosari, Kabupaten Malang secara acak dibagi rata pada kelompok kontrol (n=5) dan kelompok intervensi (n=15 orang) selama 14 hari. Kelompok intervensi mengkonsumsi susu sebanyak ±40 gram susu takokak (sebagai minuman segar), sedangkan kelompok kontrol tidak mengkonsumsi. Data konsumsi pangan dikumpulkan dengan teknik food recall 2x24 jam sebanyak 2 kali sebelum dan selama intervensi. Sampel darah diambil pagi hari pada minggu pertama sebelum kegiatan intervensi dilakukan dan hari ke-14 intervensi untuk dianalisis kadar malondialdehid sebagai penanda stress oksidatif. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan didapatkan nilai signifikasi kadar MDA sebesar (p=0,500), karena nilai sig >0,05 maka dinyatakan tidak ada perbedaan yang signifikan pada kadar MDA antar kelompok perlakuan. Hasil ini memperlihatkan bahwa mengkonsumsi susu takokak dapat memperbaiki kondisi stress oksidatif.
Cover KTI
tidak tersedia
2023

PENGARUH PEMBERIAN SUSU TAKOKAK (Solanum torvum Sw.) TERHADAP JUMLAH LIMFOSIT PADA WANITA DEWASA USIA 20-45 TAHUN (DATA SEKUNDER)

Lihat Detail Karya
Penulis: QOULAN KARIMA
NIM: P17111225001
Program Studi: STR GIZI DAN DIETETIKA ALIH JENJANG
Dosen Pembimbing: Dr. Nur Rahman, STP.,MP.,
Subjek: asupan makan, susu tekokak, limfosit
Lihat Abstraksi
Limfosit merupakan salah satu jenis dari sel leukosit, dimana jumlah dan komposisi sel leukosit darah memberikan indikator terhadap status inflamasi dan kekebalan tubuh seseorang. Sel limfosit bersifat spesifik sebagai respon imun host terhadap adanya peradangan yang bersifat kronis. Salah satu tanaman herbal yang mengandung senyawa aktif yang dapat digunakan sebagai anti inflamasi yaitu buah tekokak yang dimodifikasi dengan susu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian susu tekokak terhadap limfosit darah pada wanita dewasa usia 20-45 tahun. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan metode control grup desain. Teknik penentuan sampel adalah purposive sampling dengan total sampel yang digunakan adalah 20 responden sehat tanpa adanya alergi dan riwayat penyakit sebelumnya yang tergabung pada LKSA Rabbani, Singosari, Kabupaten Malang secara acak dibagi rata pada kelompok kontrol (n=5) dan kelompok intervensi (n=15) selama 14 hari. Kelompok intervensi mengonsumsi susu tekokak sebanyak 40 gram, 80 gram, dan 120 gram per hari. Subyek penelitian kemudian menjalani pengambilan sampel darah sebelum dan sesudah intervensi. Pemeriksaan lab darah sebanyak 2 kali selama 2 minggu intervensi. Data asupan makan diambil 2x24 jam menggunakan metode food recall untuk mengetahui perubahan asupan subyek selama intervensi. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa nilai p=0,354, maka nilai p>0.05 dimana diartikan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara susu tekokak dengan jumlah limfosit darah pada wanita dewasa. Keterbatasan penelitian ini adalah kurangnya pemantauan kepatuhan dalam mengonsumsi susu tekokak. Diperlukan penelitian lebih lanjut terkait hubungan susu tekokak dengan jumlah limfosit darah pada wanita dewasa dengan mempertimbangkan penyakit yang berhubungan dengan jumlah limfosit sehingga diharapkan mendapat hasil yang lebih tepat dan akurat. Kata Kunci: asupan makan, susu tekokak, limfosit
Cover KTI
tidak tersedia
2023

PENGARUH PEMBERIAN TABLET BESI TERHADAP PENINGKATAN HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL

Lihat Detail Karya
Penulis: NURIL AULIA AGUSTINA
NIM: P17111205027
Program Studi: DIPLOMA 4 GIZI
Dosen Pembimbing: Nuril Aulia Agustina, Ibnu Fajar SKM., M.Kes, Tapriadi SKM, M.Pd
Subjek: tablet besi, peningkatan kadar hemoglobin, ibu hamil
Lihat Abstraksi
Latar belakang : ibu hamil anemia masih menjadi masalah gizi di indonesia. Menurut Riskedas 2018 menyatakan bahwa prevalensi anemia pada ibu hamil meningkat menjadi 48,9%. Di masa kehamilan ibu mengalami peningkatan kebutuhan yang tinggi salah satunya yaitu zat besi. asupan zat besi ini berperan penting dalam peningkatan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tablet besi terhadap peningkatan hemoglobin pada ibu hamil. Metode : studi yang dilakukan dengan melakukan pengaruh pemberian tablet besi terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil, menggunakan 10 jurnal yang bereputasi maupun yang terakreditasi. Jurnal yang digunakan menggunakan database, the journal of nutrition, national, library of medicine, PubMed, PMC, Neliti, Google scholar yang berupa artikel atau jurnal mulai tahun 2011-2021. Hasil : bahwa terdapat pengaruh pemberian tablet besi terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil, peningkatan rata-rata yaitu sebesar 11,44 gr/dL atau dalam persen 11,5%, kalau lebih rinci terendah 10,7 gr/dL dan tertinggi sebesar 12,59 gr/dL. Namun bila sesuai pedoman bila diperikan zat besi sebesar 60 mg/hari dapat menaikan kadar Hb sebanyak 1 gr%/ bulan. Lama nya pemberian tablet besi juga menjadi faktor peningkatan nilai kadar hemoglobin. Namun terdapat perbedaan dari 10 jurnal yang direview, ada 4 jurnal penelitian yang menunjukan bahwa peningkatan kadar hemoglobin akan lebih efetif dengan memberikan tambahan zat gizi lainnya, seperti vitamin C karena dapat membantu penyerapan zat besi. Kesimpulan : terdapat pengaruh pemberian tablet besi terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Kata kunci : tablet besi, peningkatan kadar hemoglobin, ibu hamil
Cover KTI
tidak tersedia
2023

PENGARUH PEMBERIAN TEH DAN ES KRIM TAKOKAK (Solanum Torvum Swatrz) TERHADAP KADAR ALBUMIN PADA PENDERITA OVERWEIGHT DAN OBESITAS

Lihat Detail Karya
Penulis: NABILAH KHOIRUNNISA
NIM: P17111194091
Program Studi: D4 GIZI
Dosen Pembimbing: Dr. Etik Sulistyowall. SST., S.Gz, M.Kes
Subjek: Teh takokak, es krim takokak, albumin, overweight, obesitas
Cover KTI
tidak tersedia
2023

PENGARUH PEMBERIAN TEH DAN ES KRIM TAKOKAK (SOLANUM TORVUM SWATRZ) TERHADAP KADAR SGOT DAN SGPT PADA WANITA DEWASA OVERWEIGHT

Lihat Detail Karya
Penulis: ARY DWI AYU FARADINA
NIM: P17111193075
Program Studi: DIPLOMA 4 GIZI
Dosen Pembimbing: Dr. Nur Rahman, STP., M.P., RD dan Dwipajati, SST.,M.Gz
Subjek: Teh takokak, es krim takokak, kadar SGOT dan SGPT, wanita overweight.
Lihat Abstraksi
Latar belakang: Riset Kesehatan Dasar (Midah et al., 2021) 2013 prevalensi menunjukkan overweight penduduk laki-laki dewasa (>18 tahun) pada tahun 2013 sebanyak 19.7%, lebih tinggi dari tahun 2007 (13.9%) dan tahun 2010 (7.8%). Sedangkan pada tahun 2013, prevalensi overweight pada perempuan dewasa (>18 tahun) sebesar 32.90%, naik 18.1% dari tahun 2007 (13.9%) dan 17.5% dari tahun 2010 (15.5%). Salah satu penyakit tidak menular yaitu overweight. Overweight ditandai oleh penumpukan jaringan lemak yang disimpan didalam tubuh. Adapun faktor risiko penyakit degeneratif dari kegemukan yaitu diabetes mellitus, jantung coroner, penyakit hati dan lainnya. Masalah di atas dapat dicegah dan ditanggulangi yaitu dengan memanfaatkan beberapa tumbuhan yang berkhasiat untuk dijadikan obat, tumbuhan tersebut antara lain yaitu Takokak (Solanum torvum Swartz). Metode: Penelitian ini diambil dari data sekunder dengan jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment. Intervensi berupa pemberian teh buah takokak (Solanum Torvum Swartz) sebanyak 200 ml yang terdiri dari buah takokak sebanyak 5gr, jahe sebanyak 2gr dan air panas 200ml dan intervensi pada pemberian es krim buah takokak (Solanum Torvum Swartz) sebanyak 100ml. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita berusia 20-55 tahun penderita overweight di SDIT Robbani Singosari. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan teknik non-probability sampling. Metode nonprobability sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Teknik analisis menggunakan uji statistik Paired T-Test. Uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk. Sedangkan teknik analisis data untuk mengetahui perbedaan peningkatan kadar SGOT dan SGPT kelompok perlakuan dan kelompok kontrol menggunakan uji Kruskal Wallis jika data tidak berdistibusi normal dan jika data berdistribusi normal menggunakan uji One way anova. Hasil: Hasil setelah pemberian intervensi kadar SGOT dan SGPT pada kelompok teh mengalami peningkatan. Tidak terdapat hubungan yang signifikan kadar SGOT pada wanita overweight setelah pemberian es krim takokak dan teh takokak dengan nilai p value 0.071 dan terdapat hubungan yang signifikan kadar SGPT pada wanita overweight setelah pemberian es krim takokak dan teh takokak dengan nilai p value 0.026. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan kadar SGOT pada wanita overweight setelah pemberian es krim takokak dan teh takokak dengan nilai p value 0.071 dan terdapat hubungan yang signifikan kadar SGPT pada wanita overweight setelah pemberian es krim takokak dan teh takokak dengan nilai p value 0.026. Pemberian intervensi teh mengalami peningkatan dibandingkan dengan pemberian intervensi es krim. Kata kunci: Teh takokak, es krim takokak, kadar SGOT dan SGPT, wanita overweight.
Cover KTI
tidak tersedia
2023

PENGARUH PENAMPILAN MAKANAN TERHADAP SISA MAKANAN DI TKIT NURUL HIDAYAH KABUPATEN SAMPANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SOFIA NUR YASMINE
NIM: P17110201010
Program Studi: DIPLOMA 3 GIZI
Dosen Pembimbing: Dr. Yohanes Kristianto, Grad. DipFood Sci, MFT
Subjek: Penampilan Makanan, Sisa Makanan
Lihat Abstraksi
Masalah gizi balita dii Indonesia meliputi stunting sebesar 30,8%, wasting 10,2%, underweight 17,7%, dan overweight 8%. Salah satu faktor penyebab tidak terpenuhinya kebutuhan energi dan zat gizi yaitu tingginya sisa makanan. Sisa makanan merupakan banyakanya makanan yang tidak habis dikonsumsi setelah disajikan (Yulianti, 2013). Penyebab tingginya sisa makan pada penyelenggaraan makanan salah satunya dari faktor eksternal berupa penampilan makanan. Berdasarkan pedoman Darmawan, (2016:143) jika populasi berjumlah 199 orang, maka akan diambil sampel 30%, maka jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 60 peserta didik di TKIT Nurul Hidayah Kabupaten Sampang. Penilaian aspek warna pada makanan yang disediakan oleh TKIT Nurul Hidayah dari hari pertama sampai kelima sudah cukup baik, tetapi terdapat beberapa menu yang kurang terhadap kombinasi warna. Penilaian pada aspek konsistensi makanan dari hari pertama sampai kelima sudah cukup baik. Kemudian penilaian aspek bentuk pada makanan yang disajikan dalam potongan kecil sehingga memudahkan anak untuk memotong. Aspek yang terakhir yaitu penilaian terhadap cara penyajian dapat digambarkan seperti pada alat makan digunakan menggunakan mangkok kecil dan berwarna, tetapi pada setiap menu makan tidak disediakan garnish/hiasan, dikarenakan keahlian pekerja pengolah makanan dan menghindari kenaikan biaya yang dikeluarkan. Rata-rata sisa makanan pada TKIT Nurul Hidayah termasuk dalam kategori sedikit yaitu <20%, hal ini dikarenakan porsi makanan yang disajikan berdasarkan perkiraan saja dan belum ada standar sehingga akan memperkecil kemungkinan sisa makanan berlebih. Porsi yang diberikan tiap anak berbeda karena dianggap kebutuhan mereka juga berbeda. Kata kunci: Penampilan Makanan, Sisa Makanan
Cover KTI
tidak tersedia
2023

PENGARUH PENDAMPINGAN GIZI DENGAN MEDIA E-BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN GIZI IBU DAN POLA KONSUMSI MAKAN BALITA KELEBIHAN BERAT BADAN DI DESA JAJAR KABUPATEN BLITAR

Lihat Detail Karya
Penulis: NABILLA FAUZIA KHOIRIYAH
NIM: P17110203089
Program Studi: D3 Gizi
Dosen Pembimbing: Nengah Tanu K., DCN., SE., M.Kes, RD
Subjek: Pendampingan gizi, pengetahuan, pola konsumsi, gizi lebih.
Cover KTI
2023

PENGARUH PENDAMPINGAN GIZI TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN MAKAN SERTA TINGKAT KONSUMSI ENERGI, ZINK, DAN VITAMIN C BALITA GIZI KURANG DI KELURAHAN PURWODADI KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: RENY SEFTIANI
NIM: P17111203030
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: I Nengah Tanu Komalyna, DCN., SE., M.Kes., RD
Cover KTI
tidak tersedia
2023

PENGARUH PENDAMPINGAN GIZI TERHADAP PENGETAHUAN IBU, TINGKAT KONSUMSI ENERGI, DAN STATUS GIZI (BB/U) BADUTA UNDERWEIGHT USIA 6-23 BULAN DI KELURAHAN SUMBERSARI KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: VIRGA ERLINDA SEPTYARIANTI
NIM: P17111193087
Program Studi: DIPLOMA 4 GIZI
Dosen Pembimbing: Tapriadi, Juin Hadisuyitno, I Nengah Tanu Komalyna
Subjek: pendampingan gizi, pengetahuan ibu, tingkat konsumsi energi, status gizi (BB/U), baduta underweight.
Lihat Abstraksi
Underweight (Berat Badan Kurang) merupakan salah satu masalah gizi yang masih terjadi di Indonesia. Underweight adalah status gizi yang didasarkan pada indeks Berat Badan menurut Umur (BB/U) dengan nilai z-score kurang dari -3 SD sampai dengan –2 SD. Berdasarkan data puskesmas Dinoyo Kota Malang tahun 2021, Kelurahan Sumbersari merupakan kelurahan dengan kejadian Underweight tertinggi yaitu 13,4%. Rendahnya pengetahuan dan kurangnya keterampilan keluarga khususnya ibu tentang pola asuh yang meliputi praktik pemberian MP-ASI juga merupakan salah satu penyebab gizi kurang. Upaya perbaikan pengetahuan ibu, tingkat konsumsi energi, status gizi (BB/U) baduta Underweight dapat dilakukan dalam bentuk pendampingan gizi. Tujuan: Mengetahui pengaruh pendampingan gizi terhadap pengetahuan ibu, tingkat konsumsi energi, dan status gizi (BB/U) baduta Underweight usia 6-23 bulan di Kelurahan Sumbersari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Metode: Desain penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan metode atau pendekatan studi kasus. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 12 ibu baduta. Pengolahan dan analisis data disajikan dalam bentuk tabel atau grafik dan dianalisis secara deskriptif. Hasil: Tingkat pengetahuan ibu baduta underweight mengalami peningkatan dengan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan sebesar 20. Tingkat konsumsi energi baduta mengalami peningkatan dengan peningkatan rata-rata jumlah konsumsi energi baduta sebesar 12,3%. Status gizi (BB/U) baduta mengalami peningkatan menjadi kategori normal pada 5 baduta. Kesimpulan: Hasil dari penelitian mengenai pengaruh pendampingan gizi terhadap pengetahuan ibu, tingkat konsumsi energi, status gizi (BB/U) baduta Underweight Usia 6-23 bulan mengalami peningkatan antara sebelum dan sesudah pendampingan gizi. Kata Kunci : pendampingan gizi, pengetahuan ibu, tingkat konsumsi energi, status gizi (BB/U), baduta underweight.
Cover KTI
tidak tersedia
2023

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN ANAK USIA SEKOLAH DASAR TERKAIT PROGRAM GERMAS KONSUMSI BUAH DAN SAYUR DI MI TARBIYATUL ULUM KOTA BATU

Lihat Detail Karya
Penulis: SHAFA MAGHRIZA YUNIARIYANTI
NIM: P17421194070
Program Studi: STR PROMOSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Pudji Suryani, S.Kp, MKM, Dimas Dwi Yoga Saputra, STT, M.Kes.
Subjek: Pendidikan Kesehatan, Video Animasi, Konsumsi Buah dan Sayur
Lihat Abstraksi
Konsumsi buah dan sayur merupakan salah satu kegiatan dalam program GERMAS yang termasuk indikator sederhana gizi seimbang bagi anak usia sekolah dasar yang masih rendah. Hal ini disebabkan karena kelompok makanan tersebut kurang disukai anak, oleh karena itu diperlukan edukasi yang dapat menambah pengetahuan anak. Salah satunya melalui media video animasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video animasi terhadap pengetahuan anak usia sekolah dasar terkait program GERMAS konsumsi buah dan sayur di MI Tabiyatul Ulum Kota Batu. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test post-test. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 44 responden yang termasuk total sampling,. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengkaji data pengetahuan responden tentang konsumsi buah dan sayur, data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan responden dalam kategori baik meningkat dari 25% menjadi 81,8%. Hasil analisis data pengetahuan didapatkan p value (0,000) maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video animasi terhadap pengetahuan anak usia sekolah dasar terkait program GERMAS konsumsi buah dan sayur di MI Tabiyatul Ulum Kota Batu. Saran dapat diharapkan untuk upaya peningkatan pengetahuan dengan Pendidikan Kesehatan menggunakan media video animasi. Kata kunci : Pendidikan Kesehatan, Video Animasi, Konsumsi Buah dan Sayur
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan