Cover KTI
tidak tersedia
tidak tersedia
2023
PENGARUH EDUKASI GIZI DENGAN MEDIA LEAFLET TERHADAP ASUPAN NATRIUM DAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI POSYANDU DESA TUMPANG KABUPATEN MALANG
Lihat Detail KaryaSubjek: Edukasi gizi, leaflet, asupan natrium, tekanan darah, lansia, hipertensi
Lihat Abstraksi
Latar Belakang: Penyakit tidak menular yang paling banyak diderita oleh kelompok lansia adalah hipertensi. Berdasarkan data Balitbangkes 2018 prevalensi penderita hipertensi di Kabupaten Malang lebih tinggi 2,89%. Salah satu penyebab hipertensi yaitu konsumsi natrium yang berlebih. Pemberian edukasi gizi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mengubah perilaku lansia dan keluarga dalam mengonsumsi natrium di kehidupan sehari-hari. Leaflet digunakan sebagai media edukasi gizi karena memiliki kelebihan materi dapat dipelajari secara berulang.
Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan desain one-group pretest-postest design. Intervensi diberikan kepada lansia hipertesi secara door-to-door. Besar sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik non probability sampling yaitu sampling purposif. Sampel diambil di Posyandu Tumpang 1 dan Tumpang 3 dengan total 30 lansia. Dilakukan food recall 3x24 jam dan pemeriksaan tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi.
Hasil: Lansia hipertensi sebagian besar wanita dengan kategori usia lanjut dan status gizi tidak normal. Sebagian besar menderita hipertensi 1-5 tahun. Asupan natrium dan tekanan darah menurun setelah diberikan edukasi gizi.
Kesimpulan: Edukasi gizi dengan media leaflet menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap asupan natrium dan tekanan darah lansia hipertensi.
Saran: Sebaiknya ditentukan batas usia dan derajat hipertensi pada kriteria inklusi, meneliti kepatuhan obat, membentuk kelompok kontrol dan kelompok perlakuan, dan menggunakan metode food record sebagai pendamping food recall.
Kata Kunci: Edukasi gizi, leaflet, asupan natrium, tekanan darah, lansia, hipertensi