Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 801–810 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2023

PEMBUATAN TRACER UNTUK MENGURANGI KEJADIAN MISSFILE DOKUMEN REKAM MEDIS PADA BAGIAN FILING DI RSIA PURI

Lihat Detail Karya
Penulis: TALITHA SHADA SYALSABILA YAHYA
NIM: P17410204144
Program Studi: D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Bernadus Rudi Sunindya, MPH
Subjek: tracer, missfile, Dokumen Rekam Medis
Cover KTI
tidak tersedia
2023

PEMETAAN SEBARAN PENYAKIT ISPA BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAMPAL CELAKET BERDASARKAN LAPORAN TRIWULAN

Lihat Detail Karya
Penulis: IHDA VARICHATUN NISAK
NIM: P17410201050
Program Studi: D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Prima Soultoni Akbar, S.,ST., MPH
Subjek: ISPA; Sebaran; Sistem Informasi Geografis; Puskesmas
Cover KTI
tidak tersedia
2023

PENDAMPINGAN GIZI (EDUKASI DAN PEMBERIAN REKOMENDASI RESEP MAKANAN TINGGI PROTEIN HEWANI) TERHADAP PENGETAHUAN IBU DAN TINGKAT KONSUMSI (ENERGI DAN PROTEIN) PADA BALITA STUNTING DI KELURAHAN CANDIRENGGO KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NOVITRI ALIFIA ZETTIRA
NIM: P17110203098
Program Studi: DIPLOMA 3 GIZI
Dosen Pembimbing: Tapriadi, SKM. M.Pd
Subjek: Pendampingan Gizi, Tingkat Pengetahuan, Tingkat Konsumsi, Peningkatan Berat Badan
Lihat Abstraksi
Masalah gizi dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu penyebab langsung dan penyebab tidak langsung. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan menunjukkan angka prevalensi stunting di Jawa Timur sebesar 19,2% pada tahun 2022. Dengan melakukan pendampingan keluarga melalui edukasi gizi dan pemberian rekomendasi resep makanan tinggi protein hewani, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam penurunan prevalensi stunting pada balita. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hasil pendampingan gizi melalui edukasi dan pemberian rekomendasi resep makanan tinggi protein hewani terhadap pengetahuan ibu dan tingkat konsumsi (energi dan protein) serta perubahan berat badan balita stunting di Kelurahan Candirenggo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Desain penelitian yang digunakan adaalah studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 6 – 25 Maret 2023 di Kelurahan Candirenggo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Setelah diberikan asuhan gizi yang dilakukan selama 21 hari dapat disimpulkan bahwa rata-rata tingkat pengetahuan ibu balita per minggu terjadi peningkatan dari 73% (kategori cukup) menjadi 88% (kategori baik). Peningkatan pengetahuan juga mempengaruhi tingkat konsumsi energi dan protein balita. Rata-rata asupan energi dan protein balita selama 21 hari meningkat, dari asupan energi 58% (defisit tingkat berat), protein 84% (defisit tingkat ringan) menjadi 88% (kategori baik), protein 137% (diatas AKG) pada hari terakhir. Peningkatan asupan menyebabkan berat badan balita juga meningkat dari 10,31 kg menjadi 10,44 kg. Mengingat karna kurangnya dukungan keluarga terhadap keberhasilan ibu untuk memenuhi kebutuhan asupan balita dengan mengaplikasihkan resep yang telah diberikan saat pendampingan gizi maka diharapkan kepada kader atau petugas kesehatan desa untuk selalu memotivasi ibu balita sehingga balita dapat terpenuhi asupan gizinya. Kata kunci: Pendampingan Gizi, Tingkat Pengetahuan, Tingkat Konsumsi, Peningkatan Berat Badan
Cover KTI
tidak tersedia
2023

PENERAPAN TRACER SEBAGAI BENTUK PENGENDALIAN PEMINJAMAN BERKAS REKAM MEDIS DI RUANG FILING PUSKESMAS MARGOMULYO BALIKPAPAN

Lihat Detail Karya
Penulis: WIRA ABIYYU SUMANTRI
NIM: P17410193133
Program Studi: D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Tsalits Maulidah Hariez, SST.,MMRS
Subjek: Misfile,Rekam Medis,Tracer
Cover KTI
tidak tersedia
2023

PENERIMAAN REDESAIN TRACER DOKUMEN REKAM MEDIS DI PUSKESMAS KEDUNGKANDANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Aris Centa Nugraheni
NIM: P17410203085
Program Studi: D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Puguh Yudho T., S.Kom., MM
Subjek: Redesain, Tracer, Rekam medis
Cover KTI
tidak tersedia
2023

PENGARUH ASPEK ERGONOMI RUANG PENYIMPANAN TERHADAP KECEPATAN PENYEDIAAN PELAYANAN DOKUMEN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT ISLAM AMINAH KOTA BLITAR

Lihat Detail Karya
Penulis: ADELIA PUTRI SHAKILA
NIM: P17410201025
Program Studi: D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Eiska Rohmania Zein, SST., M.Kes.
Subjek: Aspek Ergonomi, Waktu Penyediaan, Ruang Penyimpanan
Cover KTI
tidak tersedia
2023

PENGARUH EDUKASI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BUKU SAKU TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG NYERI HAID (DYSMENORRHEA) BAGI REMAJA PUTRI DI SMK N 8 KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: LILI SEPTIYENI
NIM: P17421191017
Program Studi: STR PROMOSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Jupriyono, S.Kp, M. Kes, Fiashriel Lundy, S. Kep.Ns, M.Kes.
Subjek: Edukasi, Buku Saku, Pengetahuan, Dismenore.
Lihat Abstraksi
Dismenore adalah nyeri dibagian perut akibat dari kontraksi otot rahim sebelum darah haid keluar. Antisipasi yang dilakukan perlu diketahui oleh remaja putri, untuk mengantisipasinya diperlukannya pengetahuan yang baik mengenai Dismenore tersebut, salah satunya adalah edukasi dengan menggunakan media buku saku. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu mengetahui tingkat pengetahuan remaja putri sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media buku saku tentang Dismenore di SMK N 8 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan design pre-eksperimental design. Penelitian ini menggunakan rancangan pendekatan one group pre-test dan post-test design. Populasi penelitian ini adalah remaja putri SMK N 8 Kota Malang yang berjumlah 444. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat (uji wilcoxon) untuk membandingkan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan skala kesalahan 5%. Dari hasil penelitian tingkat pengetahuan remaja putri sebelum diberikan edukasi tentang dismenore cenderung kurang dengan presentase tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 7% setelah diberikan edukasi kategori baik meningkat signifikan menjadi 93%. Berdasarkan hasil dari uji wilcoxon dengan tingkat signifikasi =0,05, didapatkan asymp. Sig. (2-tailed) diperoleh nilai p value bernilai 0,000 dengan demikian penelitian ini menolak H0 artinya ada pengaruh yang bermakna antara edukasi menggunakan media buku saku terhadap pengetahuan. Kata Kunci : Edukasi, Buku Saku, Pengetahuan, Dismenore.
Cover KTI
tidak tersedia
2023

PENGARUH EDUKASI DENGAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP PENGETAHUAN,SIKAP DAN TINDAKAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA ANAK DI SDN 2 BESUKI KABUPATEN SITUBONDO

Lihat Detail Karya
Penulis: PUTRI RAFIKA MEGA DEWI
NIM: P17421193033
Program Studi: STR PROMOSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Drs. Moh Zainol Rachman, S.ST,M.Kes, Wandi, S.Kep.Ners, M.Pd
Subjek: Cuci Tangan Pakai Sabun, Demostrasi, Pengetahuan, Sikap dan Tindakan
Lihat Abstraksi
Salah satu upaya pencegahan penyakit adalah cuci tangan pakai sabun, beberapa anak usia SD di Besuki Kabupaten situbondo ditemukan tidak mencuci tangan ketika sebelum dan sesudah beraktifitas karena kurangnya informasi mengenai cara cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar sesuai dengan standar WHO, beberapa sarana dan prasarana cuci tangan kurang memadai. Ada beberapa cara mengajarkan anak terkait teknik cuci tangan dengan baik, salah satunya memberikan edukasi kesehatan menggunakan metode demonstrasi langsung dengan mempraktikkan teknik cuci tangan. Metode demonstrasi juga dapat mengembangkan keterampilan mencuci tangan sehingga anak menjadi terbiasa untuk mencuci tangan. Penelitian ini bertujuan mengetahui Pengaruh Edukasi Metode Demonstrasi Terhadap Pengetahuan,Sikap Dan Tindakan Cuci Tangan Pakai Sabun Pada Anak Di SDN 2 Besuki Kabupaten Situbondo. Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan desain pre eksperimen one group pre-post test dengan sampel 63 responden menggunakan teknik proporsional random sampling. instrumen pengumpulan data dengan kuisioner dan lembar observasi. analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat (uji Wilcoxon). Hasil penelitian didapatkan peningkatan pengetahuan, sikap dan tindakan sebelum dan sesudah diberikan intervensi menggunakan metode demostrasi. Tingkat pengetahuan kategori baik 4,8% meningkat menjadi 88,9%, sikap dengan kategori positif 33,3% meningkat menjadi 57,1% dan tindakan dengan kategori baik 0% menjadi 66,7%. Hasil uji wilcoxon menunjukan adanya pengaruh yang signifikan pengetahuan,sikap dan tindakan sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan nilai p-value=0.000 artinya ada pengaruh edukasi dengan metode demonstrasi terhadap pengetahuan,sikap dan tindakan cuci tangan pakai sabun pada anak di SDN 2 Besuki Kabupaten Situbondo. Diharapkan siswa meningkatkan dan menerapkan cuci tangan dengan benar sehingga menjadi kebiasaan serta sekolah memberikan sarana dan prasarana yang memadai dan mengaplikasikan cara cuci tangan pakai sabun berkesinambungan. Kata Kunci : Cuci Tangan Pakai Sabun, Demostrasi, Pengetahuan, Sikap dan Tindakan
Cover KTI
tidak tersedia
2023

PENGARUH EDUKASI GIZI DENGAN MEDIA E-BOOKLET TENTANG POLA ASUH BALITA TERHADAP PENGETAHUAN IBU SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI TIGA KELURAHAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ANA NUR FAIDAH
NIM: P17111225003
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA ALIH
Dosen Pembimbing: I Dewa Nyoman Supariasa dan Tapriadi.
Subjek: Pengetahuan, Pola Asuh, Edukasi Gizi, E-Booklet
Lihat Abstraksi
Stunting atau balita pendek merupakan salah satu masalah gizi yang dialami balita di seluruh dunia termasuk Indonesia dengan prevalensi yang cukup tinggi. Rata-rata prevalensi balita stunting di Indonesia pada tahun 2005-2017 sebesar 36,4% (WHO 2017). Riset Kesehatan Dasar 2013 mencatat bahwa prevalensi stunting di Indonesia menduduki peringkat kelima dunia untuk jumlah anak dengan kondisi stunting, yaitu sebesar 37,2%. Berdasarkan hasil pemantauan status gizi pada tahun 2019 prevalensi stunting juga mengalami penurunan, yaitu 27,67%. Kota Malang menjadi salah satu wilayah di Jawa Timur yang memiliki prevalensi kejadian stunting yang cukup tinggi. Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021, prevalensi kejadian stunting di Kota Malang sebesar 25,7%. Tingginya angka prevalensi stunting disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya kurangnya asupan mulai dari masih di dalam kandungan sampai dengan lahir, kurangnya akses pelayanan kesehatan, kurangnya akses air bersih, dan hygine sanitasi (Azrimaidaliza, dkk, 2012). Menurut TNP2K (2017), salah satu penyebab tingginya angka prevalensi stunting adalah kurangnya tingkat pengetahuan ibu tentang kesehatan, sehingga praktek pengasuhan yang diberikan kurang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui pengaruh edukasi gizi tentang pola asuh balita terhadap pengetahuan ibu balita dalam upaya pencegahan stunting di Kelurahan Tlogomas Merjosari dan Dinoyo - Kota Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan one group pre test and post test design. Pendekatan fenomenologi juga dibutuhkan untuk memberikan gambaran akurat yang berhubungan dengan pola asuh ibu balita sebagai penguatan data yang saling berhubungan dan memiliki keterkaitan yang kuat. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu balita stunting di tiga kelurahan di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo Kota Malang, yaitu sebayak 112 balita dengan total baduta stunting sebanyak 62. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Terjadi peningkatan pengetahuan ibu balita sebelum dan sesudah intervensi dengan rata-rata 65 sebelum edukasi dan 80 setelah edukasi. Hasil Paired T-test menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi tentang pola asuh dengan media e-booklet dengan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05). Gambaran umum pola asuh di Kelurahan Tlogomas, Merjosari, dan Dinoyo, yaitu sebesar 68% ibu balita melaksanakan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan 32% ibu balita tidak melakukan IMD. Sebesar 48% balita tidak diberikan ASI eksklusif. Pola asuh dalam pemberian imunisasi dasar secara keseluruhan sudah lengkap. Sebanyak 80% ibu balita memberikan makanan dengan porsi yang tidak sesuai dengan kebutuhan anak berdasarkan usianya. Ketidaktepatan dalam pemberian pola asuh pada anak salah satunya dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan ibu balita. Kata Kunci : Pengetahuan, Pola Asuh, Edukasi Gizi, E-Booklet
Cover KTI
tidak tersedia
2023

PENGARUH EDUKASI GIZI DENGAN MEDIA E-BOOKLET TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN POLA KONSUMSI PANGAN IBU HAMIL DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI TIGA KELURAHAN PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: EKA MAULIDA WAHYUNINGTIYAS
NIM: P17111225023
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA ALIH JENJANG
Dosen Pembimbing: Sugeng Iwan S, I Dewa Nyoman Supariasa, dan Tapriadi.
Subjek: Edukasi Gizi, E-Booklet, Tingkat Pengetahuan, Pola Konsumsi Pangan, Stunting
Lihat Abstraksi
Prevalensi stunting di Indonesia menurut Riskesdas tahun 2018 sebesar 30,8%. Lebih lanjut, data hasil SSGI tahun 2021, menunjukkan prevalensi balita stunting sebesar 24,4%. Sedangkan prevalensi stunting di Jawa Timur tahun 2018 sebesar 32,8%, prevalensi stunting di Kota Malang sendiri sebesar 25,7%. Hasil survei TB/U berdasarkan Puskesmas di Kota Malang tahun 2021 Kelurahan Dinoyo masih menduduki sebagai wilayah dengan risiko stunting tertinggi dengan prevalensi sebesar 24,1%. Penyebab stunting yang multidimensi tidak hanya disebabkan oleh faktor gizi buruk yang dialami ibu hamil maupun anak balita, tetapi juga kurangnya asupan makanan ibu dengan gizi seimbang saat hamil. Untuk itu, perlu adanya intervensi berupa penyebarluasan informasi atau edukasi melalui berbagai media salah satunya e-booklet. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh edukasi gizi dengan media e-booklet terhadap tingkat pengetahuan dan pola konsumsi pangan ibu hamil dalam upaya pencegahan stunting di Tiga Kelurahan Puskesmas Dinoyo Kota Malang yaitu Kelurahan Dinoyo, Merjosari, dan Tlogomas berdasarkan hasil penelitian pendahuluan. Metode penelitian ini adalah jenis kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimen. Desain penelitian yang digunakan yaitu one group pretest-posttest. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan rata-rata skor pengetahuan ibu sebelum edukasi gizi sebesar 59 menjadi 74 dengan hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan yaitu nilai p-value 0,000 (p<0,05). Pola konsumsi pangan ibu hamil dengan metode FFQ didapatkan bahan makanan yang paling sering dikonsumsi dengan frekuensi ≥3x sehari yaitu makanan pokok dan lauk nabati, 1x/hari yaitu sayuran dan buah-buahan, sedangkan lauk hewani hanya dikonsumsi 3-6 kali/mgg. Rata-rata asupan energi dan protein ibu hamil dengan metode food recall 2x24 jam mengalami peningkatan sesudah diberikan edukasi gizi yaitu 1828,11 kkal menjadi 2595 kkal, begitu juga rata-rata asupan protein ibu hamil sebesar 62,02 gram menjadi 82,84 gram setelah diberikan edukasi gizi. Tingkat konsumsi energi dan protein ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi mengalami peningkatan dengan selisih rata-rata tingkat konsumsi energi 27% dan tingkat konsumsi protein sebesar 24,3%. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan dalam pemberian edukasi gizi berbasis e-booklet terhadap tingkat konsumsi energi dan protein ibu hamil dengan nilai p-value 0,000 (p<0,05). Kata Kunci : Edukasi Gizi, E-Booklet, Tingkat Pengetahuan, Pola Konsumsi Pangan, Stunting
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan