Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 701–710 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2023

HUBUNGAN PENDAPATAN DAN PERSEPSI PESERTA PBPU TERHADAP KEPATUHAN MEMBAYAR IURAN JKN DI WILAYAH KOTA KEDIRI

Lihat Detail Karya
Penulis: HANIFATUL LAILA PUSPITASARI
NIM: P17430201019
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Rizki Fadila, SE., MSA., Ak
Lihat Abstraksi
Jaminan kesehatan merupakan jaminan berupa perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan dan perlindungan kesehatan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayarkan oleh pemerintah, namun berdasarkan studi pendahuluan ditemukan fakta bahwa masih ada peserta PBPU JKN yang tidak patuh dalam membayar iuran. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui apa saja faktor yang berhubungan dengan peserta PBPU terhadap kepatuhan membayar iuran JKN di wilayah Kota Kediri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta PBPU JKN yang berada di wilayah kota kediri. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 sampel yang diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji Korelasi Phi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dari 100 responden terdapat 43% yang patuh dalam membayar iuran JKN. Variabel yang berhubungan dengan kepatuhan membayar iuran JKN pada peserta PBPU di Kota Kediri adalah pendapatan (p=0,000), persepsi (p=0,000). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan kepatuhan membayar iuran JKN pada peserta PBPU di Kota Kediri adalah pendidikan (p=0,086), pekerjaan (p=0,092), dan pengetahuan (p=0,075). Saran kepada BPJS Kesehatan untuk memberikan sosialisasi atau informasi kepada peserta BPJS Kesehatan tentang Program BPJS Kesehatan dari waktu pembayaran, metode pembayaran, dan sanksi jika menunggak pembayaran.
Cover KTI
tidak tersedia
2023

HUBUNGAN PENDAPATAN DAN PERSEPSI PESERTA PBPU TERHADAP KEPATUHAN MEMBAYAR IURAN JKN DI WILAYAH KOTA KEDIRI

Lihat Detail Karya
Penulis: HANIFATUL LAILA PUSPITASARI
NIM: P17430201019
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Rizki Fadila, SE.,MSA.,AK
Subjek: : BPJS Kesehatan, Kepatuhan, Iuran, Pesert, JKN
Cover KTI
2023

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KEIKUTSERTAAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) DI DESA SEPANJANG KECAMATAN GONDANGLEGI

Lihat Detail Karya
Penulis: INDIRA GITA AMALIA
NIM: P17430204088
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Ayu Tyas Purnamasari SKM, MKM
Lihat Abstraksi
Latar belakang penelitian ini yaitu kepesertaan merupakan barometer keberhasilan program JKN namun permasalahan yang ditemui informasi mengenai JKN masih terbatas sehingga pengetahuan masyarakat minim juga anggota keluarga dan tokoh masyarakat masih banyak tidak ikut JKN sehingga tidak ada dukungan serta dorongan untuk mengikuti JKN. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan dukungan sosial dengan keikutsertaan masyarakat dalam Program JKN di Desa Sepanjang Kecamatan Gondanglegi. Metode yang digunakan dalam penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan case control. Sampel penelitian ini adalah 86 responden yang terdiri dari 43 orang peserta JKN dan 43 orang bukan peserta JKN. Teknik pengumpulan data dengan cara mengisi kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan dengan frekuensi terbanyak pada kategori pengetahuan baik sebanyak 62 responden (72,1%), tingkat dukungan sosial dengan frekuensi terbanyak pada kategori dukungan sosial tinggi sebanyak 46 responden (53,5%), bahwa ada hubungan pengetahuan dengan keikutsertaan JKN (p value = 0,002, OR = 6,017) dan ada dukungan sosial dengan keikutsertaan JKN (p value = 0,000, OR = 6,026) Kesimpulan dari penelitian adalah pengetahuan masyarakat mengenai program JKN dalam kategori baik dan dukungan sosial masyarakat mengenai program JKN dalam kategori tinggi, ada hubungan pengetahuan dengan keikutsertaan masyarakat dalam program JKN di Desa Sepanjang, ada hubungan dukungan sosial dengan keikutsertaan masyarakat dalam program JKN di Desa Sepanjang.
Cover KTI
tidak tersedia
2023

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERSEPSI TERHADAP KEPATUHAN PESERTA MANDIRI DALAM PEMBAYARAN IURAN BPJS KESEHATAN DI KECAMATAN KOTA KOTA KEDIRI

Lihat Detail Karya
Penulis: NEILA DESFARRA PRAMESWARY
NIM: P17430201017
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Herlinda Dwi N, Skep Ns, MPH
Subjek: Hubungan Pengetahuan dan Persepsi, Peserta Mandiri, BPJS Kesehatan
Cover KTI
tidak tersedia
2023

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BADUTA USIA 0-24 BULAN DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP STATUS GIZI (BB/U) DI DESA KARANGDUREN

Lihat Detail Karya
Penulis: RATNA NINGRUM
NIM: P17110203078
Program Studi: DIPLOMA 3 GIZI
Dosen Pembimbing: Ibnu Fajar, SKM, M.Kes. RD
Subjek: Pengetahuan, Sikap, ASI Eksklusif, BGM
Lihat Abstraksi
Latar Belakang : Usia baduta 0-24 bulan merupakan periode emas pertumbuhan dan perkembangan yang menentukan kualitas kesehatan di umur selanjutnya. Ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi adalah status gizi yang diindikasikan oleh tinggi badan dan berat badan. Status gizi baik bila jumlah asupan zat gizi sesuai dengan yang dibutuhkan, sedangkan status gizi tidak seimbang dapat diprestasikan dalam bentuk gizi kurang dari yang dibutuhkan. Salah satu masalah gizi pada balita yang dapat dilihat dari kartu menuju sehat (KMS) adalah balita BGM (Bawah Garis Merah) (Ratnawati et al., 2020). Prevalensi Underweight di Kabupaten Malang pada tahun 2022 yaitu sebesar 13,4%, prevalensi kejadian BGM di Kecamatan Pakisaji sebesar 0,5%, sedangkan prevalensi BGM di Desa Karangduren yaitu sebesar 4,7%. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Baduta Usia 0-24 Bulan Dalam Pemberian ASI Eksklusif Terhadap Status Gizi (BB/U) Di Desa Karangduren Metode Penelitian : Metode penelitian observasional analitik dengan desain penelitian Cross sectional. Sampel berjumlah 25 ibu balita. Pengolahan data menggunakan uji Chi-square. Hasil Penelitian : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu tentang ASI Eksklusif dengan status gizi pada baduta (p=0,593), dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara sikap ibu dalam pemberian ASI Eksklusif dengan status gizi pada baduta (p=0,160) Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu tentang ASI Eksklusif dengan status gizi baduta, dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara sikap ibu dalam pemberian ASI Eksklusif dengan status gizi baduta. Saran : Saran kepada ibu baduta agar meningkatkan kunjungannya ke posyandu, dan saran kepada kader posyandu agar memberikan informasi kembali tentang pentingnya datang ke posyandu sehingga dapat memantau pertumbuhan baduta. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, ASI Eksklusif, BGM
Cover KTI
tidak tersedia
2023

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN JENIS PEMBERIAN MPASI TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 6–24 BULAN DI DESA KARANGDUREN KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AISYAH HIBBI RIDHWANULLAH
NIM: P17110203068
Program Studi: DIPLOMA 3 GIZI
Dosen Pembimbing: Ibnu Fajar, SKM, M.Kes. RD
Subjek: Pengetahuan Ibu, Jenis MPASI, Stunting
Lihat Abstraksi
Latar Belakang : Balita merupakan sekelompok umur yang rentan terhadap penyakit infeksi dan membutuhkan membutuhkan zat gizi yang relatif lebih tinggi dibandingkan kelompok umur yang lain. Stunting merupakan salah satu bentuk malnutrisi yang dapat diidentifikasi melalui parameter (PB/U) dengan nilai Z-score <-2SD. Berdasarkan hasil laporan tahunan SSGI (2022), prevalensi kejadian stunting di Indonesia (21,6%) dan 19,2% pada tingkat Jawa Timur. Laporan hasil tahunan kejadian stunting di desa Karangduren sebanyak (8,5%). Tujuan Penelitian : Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan jenis pemberian MPASI terhadap kejadi stunting pada balita usia 6-24 bulan di Desa Karangduren. Metode Peneltian : Jenis metode penelitian yang digunakan adalah Observasional analitik dengan desain Cross sectional. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 32 ibu yang memiliki balita usia 6-24 bulan. Metode analisis menggunakan uji Chi-square. Hasil Pembahasan : Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting (P = 0,00) dan tidak terdapat hubungan antara jenis pemberian MPASI dengan kejadian stunting (P = 0,62). Kesimpulan : Kesimpulan dari penelitian adalah terdapat hubungan yang signifikan anatar pengetahuan ibu dengan kejadian stunting dan tidak ada hubungan yang bermakna antara jenis pemberian MPASI dengan kejadian stunting. Saran : Memberikan edukasi dengan memanfaatkan bahan pangan lokal untuk pembuatan MPASI guna memenuhi kebutuhan zat gizi dan meningkatkan status gizi balita Kata kunci : Pengetahuan Ibu, Jenis MPASI, Stunting
Cover KTI
tidak tersedia
2023

HUBUNGAN PENGETAHUAN, STATUS KEPEGAWAIAN, DAN MASA KERJA DOKTER DENGAN KELENGKAPAN RESUME MEDIS PASIEN RAWAT INAP DI RS WAVA HUSADA TAHUN 2023

Lihat Detail Karya
Penulis: MARIA IZZURRAHIMA
NIM: P17410203113
Program Studi: D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Hartaty Sarma Sengkot, SKM., MARS
Subjek: Pengetahuan, Status Kepegawaian, Masa Kerja, Kelengkapan Resume Medis
Lihat Abstraksi
Salah satu indikator mutu pelayanan rekam medis di rumah sakit adalah kelengkapan resume medis. Standar Pelayanan Minimal (SPM) kelengkapan dari resume medis yaitu 100%. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan pengetahuan, status kepegawaian, dan masa kerja dokter dengan kelengkapan resume medis pasien rawat inap di RS Wava Husada tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah 59 DPJP dan resume medis pada bulan Oktober yaitu 2.143 pasien rawat inap. Jumlah responden pada penelitian ini adalah 24 DPJP dan 96 resume medis berdasarkan purposive sampling yang didasarkan pada resume medis dengan DPJP yang menjadi responden. Kelengkapan resume medis didapatkan melalui analisis kuantitatif. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 57 resume medis lengkap dan 39 resume medis tidak lengkap. Tingkat pengetahuan DPJP kategori baik terdapat 19 dokter dan kategori kurang baik 5 dokter. Status kepegawaian DPJP kategori paruh waktu terdapat 23 dokter dan purna waktu terdapat 1 dokter. Masa kerja baru terdapat 14 dokter dan masa kerja lama terdapat 10 dokter. Tidak ada hubungan antara pengetahuan (sig. 0,118), status kepegawaian (sig. 0,375), dan masa kerja (sig.0,092) dengan kelengkapan resume medis di RS Wava Husada. Sebagai kesimpulan, kelengkapan pengisian resume medis tidak dipengaruhi oleh pengetahuan, status kepegawaian, dan masa kerja dokter. Kata kunci : Pengetahuan, Status Kepegawaian, Masa Kerja, Kelengkapan Resume Medis
Cover KTI
tidak tersedia
2023

HUBUNGAN PENGGUNAAN APLIKASI PESAN ANTAR MAKANAN ONLINE, JUMLAH UANG SAKU DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS GIZI MAHASISWA JURUSAN GIZI POLTEKKES KEMENKES MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ARDELIA BETA RAMADHANTI
NIM: P17111193057
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Hasan Aroni, SKM., MPH
Subjek: obesitas,berat badan
Lihat Abstraksi
Latar belakang : Berdasarkan Riskesdas (2018), proporsi berat badan lebih dan obesitas pada dewasa (>18 tahun) pada tahun 2007-2018 mengalami peningkatan, pada tahun 2018 angka nya mencapai 21,8%, sedangkan di Jawa Timur tahun 2018 angka nya diatas rata-rata nasional (21,8%) yaitu sebesar 22,37%. Dalam penelitian Cerdasari (2019) ditemukan bahwa mahasiswi Poltekkes Kemenkes Malang Jurusan Gizi yang memiliki status gizi lebih angka nya sebesar 20% , lebih tinggi dibandingkan mahasiswi yang memiliki status gizi underweight. Menurut Kemenkes (2018), faktor-faktor penyebab obesitas dan berat badan lebih yaitu faktor genetik, lingkungan (pola makan dan aktivitas fisik), faktor obat-obatan dan hormonal. Salah satu kecanggihan teknologi saat ini ialah layanan pesan antar makanan online yang memudahkan pengguna untuk membeli makan tanpa langsung datang ke warung/restoran. Menurut Cahya (2019), mahasiswa merupakan mayoritas pengguna layanan pesan antar makanan. Pengguanaan layanan pesan antar makanan online dapat memengaruhi gaya hidup termasuk pola makan dan berdampak pada status gizi (Nurhayati et al. (2021), Harahap et al. (2020)). Uang saku juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pengeluaran konsumsi mahasiswa termasuk dalam membeli makanan yang akan dikonsumsinya (Kurniawan & Widyaningsih, 2017). Tujuan : Untuk mengetahui hubungan penggunaan aplikasi pesan antar makanan online, jumlah uang saku, dan aktivitas fisik dengan status gizi Mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Malang. Metode : Jenis penelitian ini yaitu penelitian analitik dengan desain cross sectional dengan responden sebanyak 35 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan pengukuran antropometri (BB dan TB) untuk mengetahui status gizi mahasiswa kemudian dilakukan pengisian kuesioner penggunaan aplikasi pesan antar makanan online, jumlah uang saku, dan aktivitas fisik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Fisher-exact untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil : Tidak terdapat hubungan antara penggunaan aplikasi pesan antar makanan online dengan status gizi dengan nilai p=0,608, tidak terdapat hubungan antara jumlah uang saku dengan status gizi mahasiswa dengan nilai p=1,000, dan tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan status gizi mahasiswa dengan nilai p=0,727. Simpulan : Tidak terdapat hubungan antara penggunaan aplikasi pesan antar makanan online, jumlah uang saku, dan aktivitas fisik dengan status gizi Mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Malang.
Cover KTI
tidak tersedia
2023

HUBUNGAN PERAN GURU DENGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA SISWA KELAS 4 SEKOLAH DASAR NGEMPLAKREJO KOTA PASURUAN

Lihat Detail Karya
Penulis: ANANDA DWI CANDRA PITALOKA
NIM: P17421191025
Program Studi: SARJANA TERAPAN PROMOSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: SRI WINARNI, S.Pd, M.Kes
Subjek: HBS, Peran Guru, Pengetahuan, Sikap
Cover KTI
2023

HUBUNGAN PERAN KADER DALAM PELAKSANAAN DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG (DDTK) DENGAN STIMULASI TUMBUH KEMBANG ANAK BALITA OLEH KELUARGA

Lihat Detail Karya
Penulis: RIA KHABIBA IBADATI
NIM: P17311191012
Program Studi: STR KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Dr. Annasari Mustafa, SKM.MSc. , Reni Wahyu Triningsih, S.Si.T, M.Kes.
Subjek: Peran Kader, Deteksi Dini, Stimulasi, Tumbuh Kembang, Keluarga Anak Balita.
Lihat Abstraksi
Usia toddler (1-3 tahun) merupakan masa golden age, namun rentan terjadi gangguan tumbuh kembang. Oleh karena itu deteksi dini tumbuh kembang di posyandu oleh kader dan stimulasi tumbuh kembang oleh keluarga pada fase ini sangat penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara peran kader dalam pelaksanaan Deteksi Dini Tumbuh Kembang dengan stimulasi tumbuh kembang anak balita oleh keluarga. Desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional, penelitian melibatkan sampel sejumlah 68 yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner peran kader dalam pelaksanaan deteksi dini tumbuh kembang menurut perspektif responden dan kuesioner stimulasi tumbuh kembang anak balita usia 2-3 tahun oleh keluarga. Hasil penelitian menunjukkan peran kader dalam deteksi dini pertumbuhan mayoritas dalam kategori baik, sedangkan dalam deteksi dini perkembangan mayoritas dalam kategori cukup, adapun stimulasi tumbuh kembang anak balita oleh keluarga mayoritas dalam kategori baik. Hasil analisis membuktikan ada hubungan signifikan peran kader dalam deteksi pertumbuhan dengan stimulasi pertumbuhan anak balita oleh keluarga yang bersifat cukup (p-value 0,001; r hitung 0,401) dan perkembangan yang bersifat lemah (p-value 0,001; r hitung 0,395). Kesimpulannya, semakin meningkat peran kader, maka akan meningkatkan stimulasi keluarga terhadap tumbuh kembang anak balita. Peneliti menyarankan kader dapat mempertahankan dan meningkatkan perannya dalam pemantauan tumbuh kembang anak, sehingga dapat mengoptimalisasikan keluarga untuk memberikan stimulasi tumbuh kembang anak balita. Kata Kunci: Peran Kader, Deteksi Dini, Stimulasi, Tumbuh Kembang, Keluarga Anak Balita.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan