Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Tulis Dosen

Jelajahi koleksi karya tulis dosen Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 701–710 dari 1395 karya tulis dosen
Cover PENGARUH PROGRAM REHABILITAS FISIK FASE I (INPATIENT) TERHADAP TOLERANSI AKTIVITAS DAN GAMBARAN EKG PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK) DI RUANG ICCU RSUD Dr. HARJONO PONOROGO
2019

PENGARUH PROGRAM REHABILITAS FISIK FASE I (INPATIENT) TERHADAP TOLERANSI AKTIVITAS DAN GAMBARAN EKG PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK) DI RUANG ICCU RSUD Dr. HARJONO PONOROGO

Lihat Detail Karya
Pengarang: Wiwiek Retti Andriani, S.Kep.Ns., M.Kep ., Endang Purwaningsih, S.Kep.Ns., M.Kep
Penerbit: Poltekkes Malang (Malang)
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Wiwiek Retti Andriani, Pengaruh Program Rehabilitasi Fisik Fase I
(Inpatient) terhadap Toleransi Aktivitas dan Gambaran EKG Pasien
Penyakit Jantung Koroner (PJK)
Penyakit jantung koroner (coronary heart disease) ditandai dengan adanya
ateroma/plak yang berkumpul di dalam sel yang melapisi dinding arteri koroner
dan menyebabkan sumbatan (Asikin, Nuralamsyah, & Susaldi, 2016). Sumbatan
itu menghambat penyaluran oksigen dan nutrisi ke jantung (Sutanto, 2010).
Kondisi ini menyebabkan pasien PJK mengalami penurunan kapasitas fungsional
(Suharsono, 2013), seperti kemampuan melakukan perawatan diri, activity daily
living terhambat, terhambat melakukan aktivitas sosial (Carpenito, 2009).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program rehabilitasi
fisik fase I (inpatient) terhadap toleransi aktivitas dan gambaran EKG. Desain
penelitian yang digunakan quasy experiment pre-post test without control group.
Populasi dalam penelitian adalah semua pasien PJK Nstemi yang dirawat di ICCU
RSUD Dr. Harjono Ponorogo sejak bulan Juli-Oktober 2019. Tehnik sampling
consecutive sampling. Data toleransi aktivitas dievaluasi dengan instrument
nursing outcomes criteria yang dimodifikasi sedangkan gambaran EKG dilihat
dari monitor ECG. Uji pengaruh menggunakan uji Friedman
0.05.
dengan a <
Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh signifikan toleransi aktivitas
yang diukur dari: keluhan saat aktivitas (sesak, respiration rate), tekanan darah
systole-diastole, saturasi oksigen, heart rate, tingkat energy dan variabel
gambaran EKG sebelum dan sesudah intervensi selama hari 1, 2 dan 3. Hasil uji
statistik p-value < 0.05 pada variabel tekanan darah, saturasi oksigen, tingkat
energy dan gambaran EKG pada hari kedua, dan p-value < 0.05 pada semua
variabel pada hari ketiga kecuali tekanan darah diastolik.
Kata Kunci : Rehabilitasi Fisik Fase I, Toleransi Aktivitas, Gambaran EKG, PJK
Karya Tulis
2019

PENGARUH RASA, PENAMPILAN, TINGKAT KEMATANGAN, SUHU, KEBERSIHAN DAN PORSI MAKANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN PADA PELAYANAN GIZI DI RS X MALANG

Lihat Detail Karya
Pengarang: Tsalits Maulidah Hariez1), Prima Soultoni Akbar1)
Penerbit: Poltekkes Kemenkes Malang (Malang)
Cover PENGARUH SARI KACANG TUNGGAK TERHADAP pH VAGINA DAN ASAM URAT WANITA MENOPAUSE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKORAME KOTA KEDIRI
2019

PENGARUH SARI KACANG TUNGGAK TERHADAP pH VAGINA DAN ASAM URAT WANITA MENOPAUSE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKORAME KOTA KEDIRI

Lihat Detail Karya
Pengarang: ARIKA INDAH SETYARINI, SST, M.Keb, MIKA MEDIAWATI, SST., M.Keb
Penerbit: Poltekkes Malang (Malang)
Subjek: Kebidanan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Menopause merupakan kondisi penurunan estrogen yang berkaitan dengan kondisi hot flushes, berkeringat, insomnia, kekeringan vagina dan ketidaknyamanan yang dialami oleh 85% wanita menopause. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2010 di Jakarta Timur kepada 8 orang wanita menopause mengungkapkan bahwa berbagai ketidaknyamanan fisik dialami oleh semua partisipan dengan mengekspresikan adanya keluhan nyeri saat melakukan hubungan seksual karena lubrikasi pada vagina yang berkurang. Tujuan dari penelitian ini adalah ada pengaruh konsumsi sari kacang tunggak terhadap pH vagina dan kadar asam urat wanita menopause.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuasi eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest control group design menggunakan 5 kelompok yaitu: 1) kelompok normal (K-); 2) kelompok menopause tanpa diberi kacang tunggak (K+); 3) kelompok menopause dengan pemberian kacang tunggak 200cc/hari (P1); 4) kelompok menopause dengan pemberian kacang tunggak 2x200cc/hari (P2), 5) Kelompok menopause dengan pemberian kacang tunggak 3x200cc/hari (P3).
Data dianalisa menggunakan uji One Way ANOVA, uji perbandingan berganda Least Significant Difference (LSD) dan analisis regresi yang menunjukkan bahwa pemberian sari kacang tunggak dapat meningkatkan jumlah kadar asam urat dan menurunkan pH vagina wanita menopause.

Kata Kunci : Kacang Tunggak, pH Vagina, Asam Urat
Karya Tulis
2019

PENGARUH “J” SAND BAG TERHADAP PENURUNAN VOLUME DARAH POST PARTUM PADA PERSALINAN NORMAL di PMB KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Pengarang: Dr.Jenny J S Sondakh, S.Si.T.,M.Clin.Mid
Penerbit: Poltekkes Kemenkes Malang (Malang)
Subjek: "J" Sand Bag,Penurunan Volume Darah,Post Partum,Persalinan Normal
Lihat Abstraksi
Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator penting dalam menilai derajat kesehatan. Indikator ini dipengaruhi status kesehatan secara umum, salah satunya adalah perdarahan pasca salin (postpartum). Sensitifitas AKI terhadap perbaikan pelayanan kesehatan menjadikannya indikator keberhasilan pembangunan sector kesehatan. Berdasarkan Laporan World Bank tahun 2017, dalam sehari ada empat ibu di Indonesia yang meninggal akibat melahirkan. Dengan kata lain ada satu ibu di Indonesia yang meninggal setiap enam jam. Berdasarkan survei penduduk antar sensus pada 2015, angka kematian ibu di Indonesia sebesar 305 per 100.000 kelahiran hidup. Pada hal di harapkan AKI pada tahun 2015 turun menjadi 102/ 100.000 kelahiran ( MDGs, 2015 ).
Target global SDGs (Suitainable Development Goals) adalah menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi 70 per 100.000 KH.Mengacu dari kondisi saat ini, potensi untuk mencapai target SDGs untuk menurunkan AKI adalah off track, artinya diperlukan kerja keras dan sungguh-sungguh untuk mencapainya. (Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI,2014). Penyebab utama kematian ibu di Indonesia sesuai peringkat yang pertama adalah perdarahan postpartum kemudian hipertensi dan terakhir disebabkan infeksi (Direktorat Kesehatan Ibu, 2010 - 2013). Karena kematian ibu disebabkan perdarahan postpartum menjadi peringkat utama maka perlu melakukan inovasi dengan merancang teknologi terbaru tepat guna dan efektif.
Tujuan penelitian ini adalah membuktikan bahwa “J’ Sand Bag efektif menurunkan volume darah post partum pada persalinan normal. Dengan menggunakan “J” Sand Bag. Populasi semua ibu melahirkan di praktik mandiri bidan dengan primi para dan persalinan normal pervaginam. Jumlah sampel sebanyak 60 responden yang melahirkan di tiga klinik praktik bidan mandiri wilayah Kab Malang. Desain penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan metode The Randomized Post Test Only Controle Group Design. Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur volume darah post partum bagi kedua kelompok. Data diolah dengan menggunakan Mann Whitney-Test.
Cover Pengembangan Aplikasi Self Monitoring Berbasis Android dengan Manajemen Retriksi Cairan dan Pemberian Permen Karet Xylitol Free Sugar Terhadap  Penurunan Tekanan  Darah dan  Interdialytic Weight Gain (IDWG)  Pre Hemodialysis  Pasien End Stage Renal Desiase (ESRD)  Di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar Jawa Timur
2019

Pengembangan Aplikasi Self Monitoring Berbasis Android dengan Manajemen Retriksi Cairan dan Pemberian Permen Karet Xylitol Free Sugar Terhadap Penurunan Tekanan Darah dan Interdialytic Weight Gain (IDWG) Pre Hemodialysis Pasien End Stage Renal Desiase (ESRD) Di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar Jawa Timur

Lihat Detail Karya
Pengarang: Supono, SKep.,Ns., MKep., Sp.MB., Sulastyawati, SKep.,Ns., MKep.
Penerbit: Poltekkes Malang (Malang)
Subjek: Keperawatan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK

Penelitian “Pengembangan Aplikasi Self Monitoring Berbasis Android dengan Manajemen Retriksi Cairan dan Pemberian Permen Karet Xylitol Free Sugar Terhadap Penurunan Tekanan Darah dan Interdialytic Weight Gain (IDWG) Pre Hemodialysis Pasien End Stage Renal Desiase (ESRD) Di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar Jawa Timur”Peneliti Pertama Ns. Supono, MKep., Sp.MB. Peneliti Kedua Sulastyawati


Apabila ginjal tidak mampu menjalankan fungsinya dengan baik maka akan mengalami gangguan karena terdapat berbagai penyakit penyerta yang mengakibatkan gagal ginjal. Kondisi gagal ginjal akan berpengaruh terhadap kemampuan ginjal dalam mengatur cairan tubuh, mempertahankan keseimbangan elektrolit, mengatur keseimbangan asam basa dan pH dalam darah, serta menurunnya fungsi endokrin dan hormonal. Bila klien berada pada tahap ESRD, terapi pengganti ginjal (dialisis, transplatasi ginjal) menjadi satu-satunya pilihan untuk mempertahankan fungsi
Penelitian ini bertujuan untuk mengembankan model Aplikasi berbasis Android untuk memudahkan Self Monitoring Interdialytic Weight Gain (IDWG) dan Tekanan Darah Pre Hemodialysis Pasien End Stage Renal Desiase (ESRD) denganintervensi manajemen restriksi cairan dan pemberian permen karet xylitol free sugar.Penelitian ini menggunakan mixed method yaitu dengan pendekatan secara kualitatif dan kuantitatif.
Hasl Penelitan kualitatif adanya masalah-masalah yang paling sering terjadi pada pasien yang menjalani hemodialisa adalah tekanan darah pasien yang tinggi sebelum menjalani hemodialisa serta terjadinya hipotensi pada saat hemodialisa.Hipotensi pada saat hemodialisa merupakan salah satu komplikasi yang paling sering terjadi. Pada kuantitatif, uji Paired T-Tests didapatkan hasil ρ value = 0,001 < α = 0,05 yang artinya ada perbedaan yang signifikan IDWG pre hemodialisis sebelum dan sesudah dilakukan tindakan pemberian permen karet free sugar dan restriksi cairan, sedangkan pada kelompok kontrol didapatkan hasil ρ value = 0,019 > α = 0,05 yang artinya tidak ada perbedaan yang signifikan IDWG pre hemodialisis sebelum dan sesudah dilakukan tindakan restriksi cairan.
Hasil Penelitian ini diharapkan menjadi salah satu solusi yang bisa dipergunakan pasien gagal ginjal untuk mempertahankan berat badan pre HD sampai menjelang HD berikutnya

Kata Kunci :Self Monitoring,IDWG, ESRD
Cover PENGEMBANGAN ASUHAN PERSALINAN NORMAL (APN) BERBASIS CARING APPROACH TERHADAP UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI BIDAN DI BPM KAB.JEMBER
2019

PENGEMBANGAN ASUHAN PERSALINAN NORMAL (APN) BERBASIS CARING APPROACH TERHADAP UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI BIDAN DI BPM KAB.JEMBER

Lihat Detail Karya
Pengarang: Ida Prijatni, S.Pd, M.Kes., Riza Umami, SST. M.Keb.
Penerbit: Poltekkes Malang (Malang)
Subjek: Kebidanan
Cover PENGEMBANGAN ASUHAN PERSALINAN NORMAL (APN) BERBASIS CARING APPROACH TERHADAP UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI BIDAN DI BPM KABUPATEN JEMBER
2019

PENGEMBANGAN ASUHAN PERSALINAN NORMAL (APN) BERBASIS CARING APPROACH TERHADAP UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI BIDAN DI BPM KABUPATEN JEMBER

Lihat Detail Karya
Pengarang: Ida Prijatni, S.Pd., M.Kes., Riza Umami, SST., M.Keb.
Penerbit: Poltekkes Malang (Malang)
Subjek: Kebidanan
Cover PENGEMBANGAN KUESIONER PRA SKRINING SMART PLAY WHELL GAME SEBAGAI ALAT DETEKSI DINI PERKEMBANGAN
2019

PENGEMBANGAN KUESIONER PRA SKRINING SMART PLAY WHELL GAME SEBAGAI ALAT DETEKSI DINI PERKEMBANGAN

Lihat Detail Karya
Pengarang: Rita Yulifah S.Kp,. M.Kes., Desy Dwi Cahyani
Penerbit: Poltekkes Malang (Malang)
Subjek: Kebidanan
Lihat Abstraksi
Abstrak
Latar Belakang:
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan
Kuesioner
Pra
Skrining Perkembangan (KPSP) yang sudah baku menjadi bentuk yang lebih menarik
bagi anak usia dini yaitu berupa alat permainan edukatif .
Metodologi:
Penelitian
ini
merupakan
penelitian
pengembangan,
dengan
menggunakan delapan langkah yaitu 1) pengumpulan informasi, 2) studi literature, 3)
evaluasi
instrumen
standar,
4)
focus
group
discussion
I,
5)
merancang
draf
pengembangan instrumen, 6) uji validitas pengembangan instrumen, 7) finalisasi
produk, 8) uji efektifitas hasil pengembangan instrumen.
Hasil: Evaluasi instrumen KPSP cukup sesuai standard pelaksanaan menggunakan
format baku diisi secara berurutan satu persatu dengan menggunakan algoritma
standar. Hasil fokus grup diskusi KPSP standar perlu dikembangkan berdasarkan usia
perkembangan. Dperoleh 8 pengembangan KPSP dalam bentuk permainan
yang
diberi nama permainan roda utar pintar dengan
hasil uji validitas pengembangan instrumen dari segi gambar dan item pertanyaan
diperoleh nilai r=0.749 – 0.761 dalam kategori valid ,
Kesimpulan: Pengembangan kuesioner pra skrining perkembangan menjadi bentuk
permainan edukatif yang berupa permainan roda putar pintar dapat dijadikan sebagai
alternative untuk melakukan pra skrining perkembangan pada anak
usia 36 bulan
sampai usia 72 bulan. Pengembangan yang dihasilkan dapat menimbulkan interaksi
yang baik antara pengukur dengan anak, anak tidak hanya dilakukan pengukuran
perkembangan akan tetapi juga dilibatkan secara penuh dan diberi kebebasan
untuk
bermain.
Kata kunci: Pengembangan, Kuesioner pra skrining perkembangan
Karya Tulis
2019

PENGEMBANGAN MODEL APLIKASI SENSUS HARIAN BERBASIS ANDROID TERHADAP KECEPATAN PEMBUATAN LAPORAN HARIAN DI RUMAH SAKIT ISLAM UNISMA

Lihat Detail Karya
Pengarang: Gunawan, SKp.,MMRS
Penerbit: Poltekkes Malang (Malang)
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Pengembangan Model Aplikasi Sensus Harian Berbasis Android Terhadap
Kecepatan Pembuatan Laporan Harian Di Rumah Sakit Unisma
Rumah sakit Islam Unisma Malang memiliki beberapa komponen pelayanan yaitu
bagian penyimpanan berkas, bagian peminjaman dan pengembalian berkas,
bagian pelaporan sensus harian rawat inap, serta bagian manajemen rumah sakit.
Proses pengerjaan laporan sensus harian rawat inap pada RSI Unisma Malang
masih secara manual. Input data dilakukan dibagian rekam medis setiap hari
setelah mendapatkan masukan berupa formulir sensus dari setiap ruangan. Proses
pengerjaan laporan yaitu dengan menggunakan microsoft excel sehingga dalam
pengerjaannya membutuhkan waktu yang lama karena harus menginput semua
data dengan cara manual pada microsoft excel terlebih dahulu untuk mendapatkan
hasil output yang diinginkan, data tersebut yaitu meliputi nomor kamar, nama
pasien, kasus, golongan, dan keterangan. Pengerjaan atau penginputan data pasien
masuk sendiri belum dapat efisien waktu dan tenaga karena petugas harus
menginputkan
pasien
baru
dan
memberi
keterangan
“PB”
dan
juga
harus
menginputkan kembali data pasien yang belum pulang atau masih dirawat dan
mengubah keterangan menjadi “PL” pada laporan sensus setiap harinya, dan
penginputan data pasien pun berpotensi terjadi kesalahan dalam penulisannya
karena dilakukan dengan cara manual, serta memiliki banyak file. Desain
penelitian dengan menggunakan research and development dengan mengadopsi
model
pengembangan
system
waterfall
dari
Presman.
Hasil
penelitian
menunjukkan
bahwa
kebutuhan
sistem
informasi
SHRI
berhasil
terpenuhi
berdasarkan identifikasi pengguna. Rancangan basis data menghasilkan tabel data
register, tabel data bangsal, tabel data dokter dan tabel data pasien rawat inap.
Entity Relationship Diagram (ERD) sistem pencatatan dan pelaporan data pasien
dari pendaftaran, ruang rawat inap, pengolahan data dan pelaporan rekam medis
jadi lebih terintegrasi, mempercepat pembuatan laporan, mempermudah dalam
pembuatan sistem.
Penilaian persepsi penerimaan petugas berkisar pada nilai
78%. Nilai signifikansi terhadap kecepatan pembuatan laporan adalah .000 < 0.05.
Hipotesa kerja diterima. Pengembangan sistem informasi SHRI berbasis android
meningkatkan efisiensi kinerja petugas.
Kata kunci : Model Aplikasi Sensus Harian Rawat Inap Berbasis Android
Cover PENGEMBANGAN MODEL REMINDER SYSTEM DALAM MENINGKATKANKEPATUHAN KONSUMSI ARV PADA IBU HAMIL DENGAN HIV POSITIF DI WILAYAH DINAS KESEHATAN  KOTA  KEDIRI
2019

PENGEMBANGAN MODEL REMINDER SYSTEM DALAM MENINGKATKANKEPATUHAN KONSUMSI ARV PADA IBU HAMIL DENGAN HIV POSITIF DI WILAYAH DINAS KESEHATAN KOTA KEDIRI

Lihat Detail Karya
Pengarang: SHINTA KRISTIANTI, M.Kes. TRIATMI ANDRI YANUARINI, M.Keb. PUGUH YUDHO TRISNANTO, S.Kom.MM
Penerbit: Poltekkes Malang (Malang)
Subjek: Kebidanan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Jumlah orang dengan HIV-AIDS bagaikan fenomena gunung es, jumlah yang tidak diketahui jauh lebih banyak daripada data yang telah ada. Permasalahan yang dirasakan diantaranya belum semua yang terdiagnosa HIV mendapatkan terapi ARV, masih tingginya angka putus ARV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan Model Reminder System dalam meningkatkan kepatuhan mengkonsumsi ARV. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan pada penelitian tindakan. Analisis data yang dipakai adalah reduksi data, tamplan data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. dari penelitian ini didapatkan bahwa penggunaan reminder sistem dengan menggunakan aplikasi PAIMO dapat meningkatkan kepatuhan konsumsi ARV sehingga mengurangi risiko terjadinya putus ARV maupun resistensi obat.

Kata kunci: ARV, Reminder System, ODHIV
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan