Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 691–700 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2023

HUBUNGAN KELENGKAPAN INFORMASI MEDIS DENGAN KEAKURATAN KODEFIKASI KASUS OBSTETRI DAN GINEKOLOGI DI RSU AMINAH BLITAR TAHUN 2022

Lihat Detail Karya
Penulis: ANATASSYA RIEZKY AMALIAWATI
NIM: P17410201057
Program Studi: D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Chyntia Vicky Alvionita, M.B.A.
Subjek: Kelengkapan Informasi Medis, Keakuratan Kodefikasi Penyakit, Obstetri dan Ginekologi
Cover KTI
tidak tersedia
2023

HUBUNGAN KELENGKAPAN PENULISAN DIAGNOSIS TERHADAP KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS KASUS CEDERA PADA RUANG RAWAT INAP MAWAR KUNING DI RSUD SIDOARJO

Lihat Detail Karya
Penulis: INTAN TRI WIJAYANTI
NIM: P17410203125
Program Studi: D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi H.S,M.QIH
Subjek: Rekam medis rawat inap, diagnosis cedera, kelengkapan diagnosis, keakuratan kode
Cover KTI
tidak tersedia
2023

HUBUNGAN KELENGKAPAN PENULISAN DIAGNOSIS DAN KETEPATAN PENGKODEAN KLINIS DI PUSKESMAS DINOYO

Lihat Detail Karya
Penulis: NADILLA JULI ARTA PUSPITASARI
NIM: P17410201063
Program Studi: D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Prima Soultoni Akbar, SST. MPH
Subjek: Hubungan Kelengkapan Diagnosis, Ketepatan Kode Diagnosis
Cover KTI
tidak tersedia
2023

HUBUNGAN KEPATUHAN PETUGAS TERHADAP SOP KODING DENGAN AKURASI KODE DIAGNOSIS PENYAKIT PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSU WONOLANGAN

Lihat Detail Karya
Penulis: HIDAYATUL MUNAWAROH
NIM: P17410201003
Program Studi: D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi H.S,M.QIH
Subjek: keakuratan kode diagnosis, kepatuhan petugas, rekam medis rawat inap
Cover KTI
tidak tersedia
2023

HUBUNGAN KEPATUHAN SOP KODING TERHADAP KETEPATAN KODEFIKASI DIAGNOSA PENYAKIT DM DI RUMAH SAKIT ELIZABETH SITUBONDO

Lihat Detail Karya
Penulis: ALMAS ZATIL ISHMAH ADILAH
NIM: P17410203067
Program Studi: D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi H.S., M.QIH
Subjek: compliance, accuracy of disease diagnosis code, SOP
Cover KTI
tidak tersedia
2023

HUBUNGAN KETEPATAN PENULISAN DIAGNOSIS DENGAN KEAKURATAN KODEFIKASI KASUS BEDAH RAWAT INAP DI RUANG TERATAI RSUD SIDOARJO

Lihat Detail Karya
Penulis: ARSELIN BERNIKA
NIM: P17410203122
Program Studi: D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Prima Soultoni Akbar, SST. MPH
Subjek: Ketepatan, Keakuratan, Kode Penyakit, Diagnosis
Cover KTI
tidak tersedia
2023

HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN PETUGAS PENGAMBIL DARAH DENGAN MINAT DONOR DARAH DI UDD PMI KOTA MOJOKERTO

Lihat Detail Karya
Penulis: SAHLA NABILA
NIM: P17440204098
Program Studi: D3 TEKNOLOGI BANK DARAH
Dosen Pembimbing: Sri Mudayatiningsih., S.Kp., M.Kes
Subjek: Kualitas Petugas, Minat Donor
Lihat Abstraksi
Kualitas Standar petugas dapat berupa kecermatan petugas dalam melayani pelanggan. Petugas mempunyai keahlian dalam menggunakan alat bantu dalam proses pelayanan. Petugas dapat merespon dan peduli pada pendonor. Petugas dapat melakukan pelayanan dengan cepat, tepat, dan cermat serta membuat pendonor nyaman saat pengambilan darah. Pendonor mempunyai minat untuk mendonorkan darah secara sukarela. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian korelasi atau hubungan. Sampel penelitian adalah pendonor yang berjumlah 85 orang dan 5 petugas pengambil darah. Hubungan kualitas pelayanan petugas pengambil darah dengan minat donor darah diperoleh hasil sebagian besar pendonor menyatakan sikap petugas pengambil darah sudah baik. Sebagian besar pendonor menyatakan bahwa berminat mendonorkan darahnya kembali karena sikap petugas pengambil darah. Hasil statistik menggunakan Chi Square menunjukkan bahwa ada hubungan antara kualitas pelayanan petugas pengambil darah dengan minat donor darah. Saran dari penelitian ini adalah petugas pengambil darah diharapkan dapat terus mempertahankan pelayanan agar selalu baik. Kata Kunci: Kualitas Petugas, Minat Donor
Cover KTI
tidak tersedia
2023

HUBUNGAN OVERWEIGHT DENGAN USIA MENARCHE PADA REMAJA AWAL DI MIN 1 KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: RANINDYA DWI NOVIYANTI
NIM: P17311191006
Program Studi: D3 Kebidanan
Dosen Pembimbing: Ni Wayan D R, A.Per.Pen., M.Kes
Subjek: Overweight, Usia Menarche
Cover KTI
tidak tersedia
2023

HUBUNGAN PEMBERIAN MP-ASI DAN TINGKAT KONSUMSI ENERGI DAN PROTEIN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BADUTA USIA 6-24 BULAN DI DESA SUMBERKRADENAN KECAMATAN PAKIS KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DEWI SAFIRA
NIM: P17110203082
Program Studi: DIPLOMA 3 GIZI
Dosen Pembimbing: I Dewa Nyoman Supariasa, MPS
Subjek: Pemberian MP-ASI, Tingkat Konsumsi Energi, Tingkat Konsumsi Protein, Stunting
Lihat Abstraksi
Latar Belakang: Stunting disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam jangka waktu yang lama, karena pemberian asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizinya (Muniroh, 2015). Asupan gizi yang diperoleh bayi sejak lahir tentunya sangat berpengaruh terhadap pertumbuhannya. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 kejadian stunting menunjukkan 10,2% sedangkan pada Kemenkes 2018 prevalensi stunting pada anak yaitu 30,8%. Prevalensi stunting di Kabupaten Pakis yaitu sebesar 4,68%, prevalensi stunting di Desa Sumberkradenan yaitu sebesar 2,2%. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Hubungan Pemberian MP-ASI dan Tingkat Konsumsi Energi Dan Protein Dengan Kejadian Stunting Pada Baduta Usia 6-24 Bulan Di Desa Sumberkradenan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Metode Penelitian: Metode penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Sampel berjumlah 20 ibu baduta. Pengolahan data menggunakan analisis deskriptif Hasil Penelitian: Tidak ada kecenderungan antara pemberian MP-ASI dengan status gizi baduta. Tingkat konsumsi energi pada baduta sebagian besar dalam kategori sedang sebanyak 8 (61,5%) baduta dengan status gizi stunting. Tingkat konsumsi protein sebagian besar dalam kategori baik sebanyak 13 (100%) baduta stunting Kesimpulan: Tidak ada kecenderungan antara pemberian MP-ASI dengan status gizi baduta, karena sebagian besar balita yang mengalami stunting memiliki pemberian MP-ASI yang sesua sebanyak 8 (61,5%) baduta. Tingkat konsumsi energi pada baduta sebagian besar dalam kategori sedang sebanyak 8 (61,5%) Baduta dengan status gizi stunting. Tingkat konsumsi protein menunjukkan sebanyak 13 (100%) baduta stunting dalam tingkat konsumsi protein kategori baik dan tidak terdapat baduta yang tingkat konsumsi protein dalam kategori defisit. Saran: Dalam memulai pemberian MP-ASI pertama kali pada baduta harus tepat waktu pemberian sesuai dengan rekomendasi yang telah ditetapkan. Pada tingkat konsumsi energi dan protein baduta perlunya peningkatan asupan energi dan protein pada baduta dan orang tua perlu memperhatikan konsumsi makanan baduta dengan sesuai tingkat kecukupan yang dianjurkan untuk mencapai status gizi optimal sehingga akan mengurangi resiko terjadinya stunting. Kata Kunci: Pemberian MP-ASI, Tingkat Konsumsi Energi, Tingkat Konsumsi Protein, Stunting
Cover KTI
tidak tersedia
2023

HUBUNGAN PEMBERIAN MPASI TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA SUMBERKRADENAN KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NURIL AFIFAH
NIM: P17110201005
Program Studi: D-III GIZI
Dosen Pembimbing: I Dewa Nyoman S, MPS
Subjek: Hubungan, Pemberian MPASI, Desa Sumberkradenan
Lihat Abstraksi
Latar belakang : Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang tinggi di Indonesia dengan prevalensi 24,4% pada tahun 2020 dan salah satu kabupaten di jawa timur yaitu kabupaten malang merupakan salah satu daerah sasaran pengobatan stunting di jawa timur dengan prevalensi 25,7% pada tahun 2021. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pemberian MPASI Terhadao Kejadian Stunting Di Desa Sumberkradenan Kabupaten Malang. Metode : Jenis desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Variabel yang digunakan adalah ketepatan pemberian MPASI pada balita di Desa Sumberkradenan Kabupaten Malang. Hasil : Pemberian MPASI sudah baik dan dilakukan dengan benar sesuai dengan anjuran pemberian MPASI Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian MPASI terhadap kejadian stunting dilihat dari tujuh indikator terhadap alpha 0,05 Saran : Diharapkan kader posyandu dan tim puskesmas memberikan edukasi lebih lanjut terhadap ibu balita terkait pemberian makanan pendamping ASI yang baik dan benar agar gizi balita dapat terpenuhi. Kata Kunci : Hubungan, Pemberian MPASI, Desa Sumberkradenan
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan