Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Tulis Dosen

Jelajahi koleksi karya tulis dosen Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 571–580 dari 1395 karya tulis dosen
Cover MODEL PROMOSI KESEHATAN : TRANSTEORITICAL HEALTH EDUCATION TERHADAP PENURUNAN RESIKO PENYAKIT JANTUNG DI KELURAHAN MOJOLANGU KOTA  MALANG
2019

MODEL PROMOSI KESEHATAN : TRANSTEORITICAL HEALTH EDUCATION TERHADAP PENURUNAN RESIKO PENYAKIT JANTUNG DI KELURAHAN MOJOLANGU KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Pengarang: Dr. Farida Halis DK, SKp. MPd, Dr. Atti Yudiernawati, SKp.MPd
Penerbit: Poltekkes Malang (Malang)
Lihat Abstraksi
ABSTRAK

Penyakit Jantung Koroner (PJK) atau penyakit kardiovaskular saat ini merupakan salah satu penyebab utama dan pertama di negara maju dan berkembang, termasuki Indonesia. Pada tahun 2010, secara global penyakit ini akan menjadi penyebab kematian pertama di Negara berkembang, menggantikan kematian akibat infeksi. Untuk mengembangkan dan model Transteoritikal Health Educational terhadap kemampuan Masyarakat terhadap penurunan resiko penyakit jantung koroner di Kelurahan Mojolangu Kota Malang. Desain Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasy eksperimental pengambilannya tidak menggunakan random. Sampel diambil dari sebagian kelompok masyarakat yang mempunyai resiko terjadinya penyakit jantung koroner yaitu mulai usia 20 tahun dan mengikuti perkumpulan kelompok di wilayah penelitian. Sampel akan diambil dengan teknik purposive sampling berjumlah 80 orang yang beresiko terhadap penyakit jantung koroner , terdiri 40 orang responden sebagai kelompok perlakuan dan 40 orang responden sebagai kelpompok Kontrol. Model promosi kesehatan melalui Transteoritical Health Education dilakukan melalui tahap-tahap yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan dilakukan secara bertahap melalui partisipasi masyarakat yang menyesuikan dengan budaya setempat. Hasil uji t berpasangan untuk total skor resiko jantung coroner pada kelompok kontrol pada saat pre dan post test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.072 (p>0.05), yang dapat diartikan bahwa pada kelompok kontrol tidak menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna. .Hasil uji t berpasangan untuk total skor resiko jantung coroner pada kelompok perlakuan pada saat pre dan post test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.000 (p<0.05), yang dapat diartikan bahwa pada kelompok eksperimen menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna. Total skor resiko jantung coroner pada kelompok eksperimen yang menunjukkan adanya penurunan kategori total skor resiko jantung coroner saat post test, dibandingkan dengan pada kelompok kontrol. Hal ini menandakan adanya pengaruh yang cukup nyata dari adanya pemberian perlakuan transteoritical model dalam menurunkan resiko jantung coroner. Adanya efektifitas Model Transteoritical Health Education terhadap penurunan resiko penyakit jantung coroner
Cover MODIFIKASI ALAT PENGUKUR TINGGI BADAN BALITA UNTUK PENILAIAN STATUS GIZI (TB/U) DI POSYANDU KOTA MALANG
2019

MODIFIKASI ALAT PENGUKUR TINGGI BADAN BALITA UNTUK PENILAIAN STATUS GIZI (TB/U) DI POSYANDU KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Pengarang: SUGENG IWAN SETYOBUDI, S.TP., MKes, I DEWA NYOMAN SUPARIASA, MPS , B. DODDY RIYADI, SKM, MM
Penerbit: POLTEKKES KEMENKES MALANG (Malang)
Karya Tulis
2019

MODIFIKASI PEMBELAJARAN TPS DAN DEMONSTRASI TERHADAP KEMAMPUAN IBU DALAM PERAWATAN BAYI BARU LAHIR NORMAL DI BPM WILAYAH KEC. PATRANG, KAB. JEMBER

Lihat Detail Karya
Pengarang: Gumiarti, MPH Eni Subiastutik, M.Sc
Penerbit: Poltekkes Malang (Malang)
Subjek: Kebidanan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK

Perawatan bayi baru lahir normal merupakan suatu tindakan yang harus segera dilakukan oleh penolong persalinan maupun orang tua yang bertujuan untuk mencegah adanya komplikasi sedini mungkin, karna bayi baru lahir cenderung sensitif dengan perubahan lingkungan sekitarnya termasuk udara, suhu dan alin-lain, termasusk paparan berbagai penyakit. Selain itu kebutuhan nutrisi bayi juga berbeda dalam hal jumlah serta frekuensi pemberiannya.
Proyeksi penduduk menurut badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), pada tahun 2010-2035, penduduk Indonesia 2010 mencapai 238,52 juta, dengan angka kelahiran lima juta, angka kematian 1,52 jiwa.
Menurut Profil Kesehatan Indonesia (2017), cakupan ASI eksklusif adalah 54,0%, sementara untuk cakupan ASI eksklusif Jawa Timur adalah 48,1% dan dikota jember, 58%, untuk perawatan tali pusat yang tidak diberi apa-apa sebesar 33,6%, yang dirawat dengan diberi alkohol atau betadine sebesar 63,3%, yang diberi obat tabur sebesar 0,7%, dan yang diberi obat tradisional sebesar 2,3%. Proses mulai menyusu secara nasional yang dilakukan pada umur 0-24 bulan, inisiasi menyusu dini kurang dari satu jam adalah 34,5%, yang dimulai 1-6 jam 35,2%, yang dimulai 7-24 jam 3,7%. Sementara untuk Jawa Timur inisiasi menyusu dini yang dimulai kurang dari satu jam adalah 33,3%, yang dimulai 1-6 jam adalah 33,5%, yang dimulai 7-23 jam adalah 3,3%, yang dimulai pada 24-47 jam adalah 15,3% dan yang dimulai lebih dari 48 jam adalah 14,7%.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan perawatan bayi baru lahir normal dengan metode pembelajaran TPS dan demonstrasi.
Desain penelitian observasional analitik, dengan pendekatan cross sectional, dengan populasi ibu yang mempunyai bayi baru lahir sampai umur 28 hari, sejumlah 80 orang dengan tehnik acidental sampling, alat ukur yang digunakan kuesioner dan ceklis.
Hasil penelitian didapatkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil pengukuran kemampuan pertama dan kedua pada kelompok tanpa perlakuan, dengan nilai p-value 0,527, 95% CI -0,673-1,273, ada perbedaan yang signifikan anatara hasil pengukuran kemampuan pertama dan kedua pada kelompok pembelajaran dengan metode TPS, dengan nilai p-value 0,000, 95% CI -7,329- -5,471, ada perbedaan yang signifikan antara hasil pengukuran kemampuan pertama dan kedua pada kelompok pembelajaran dengan metode demonstrasi, dengan nilai p-value 0,000, 95% CI -7,904- -2,696, ada perbedaan yang signifikan antara hasil pengukuran kemampuan pertama dan kedua pada kelompok pembelajaran dengan metode TPS dan demonstrasi, dengan nilai p-value 0,000, 95% CI -15,641- -13,059
Dengan demikian semua ibu baik yang sudah mempunyai bayi maupun ibu yang akan mempunyai bayi penting untuk mempersiapkan diri dengan kemampuan merawat bayi baru lahir dengan baik, sehingga dengan kemampuan merawat tersebut, juga meningkatkan bounding dengan bayinya.

Kata Kunci: Kemampuan Ibu, Perawatan Bayi Baru Lahir Normal, Metode TPS dan Demonstrasi.
Cover MODIFIKASI PEMBELAJARAN TPS DAN DEMONSTRASI TERHADAP KEMAMPUAN IBU DALAM PERAWATAN BAYI BARU LAHIR NORMAL DI BPM WILAYAH KEC. PATRANG, KAB. JEMBER
2019

MODIFIKASI PEMBELAJARAN TPS DAN DEMONSTRASI TERHADAP KEMAMPUAN IBU DALAM PERAWATAN BAYI BARU LAHIR NORMAL DI BPM WILAYAH KEC. PATRANG, KAB. JEMBER

Lihat Detail Karya
Pengarang: Gumiarti, MPH Eni Subiastutik, M.Sc
Penerbit: Poltekkes Malang (Malang)
Subjek: Kebidanan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK

Perawatan bayi baru lahir normal merupakan suatu tindakan yang harus segera dilakukan oleh penolong persalinan maupun orang tua yang bertujuan untuk mencegah adanya komplikasi sedini mungkin, karna bayi baru lahir cenderung sensitif dengan perubahan lingkungan sekitarnya termasuk udara, suhu dan alin-lain, termasusk paparan berbagai penyakit. Selain itu kebutuhan nutrisi bayi juga berbeda dalam hal jumlah serta frekuensi pemberiannya.
Proyeksi penduduk menurut badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), pada tahun 2010-2035, penduduk Indonesia 2010 mencapai 238,52 juta, dengan angka kelahiran lima juta, angka kematian 1,52 jiwa.
Menurut Profil Kesehatan Indonesia (2017), cakupan ASI eksklusif adalah 54,0%, sementara untuk cakupan ASI eksklusif Jawa Timur adalah 48,1% dan dikota jember, 58%, untuk perawatan tali pusat yang tidak diberi apa-apa sebesar 33,6%, yang dirawat dengan diberi alkohol atau betadine sebesar 63,3%, yang diberi obat tabur sebesar 0,7%, dan yang diberi obat tradisional sebesar 2,3%. Proses mulai menyusu secara nasional yang dilakukan pada umur 0-24 bulan, inisiasi menyusu dini kurang dari satu jam adalah 34,5%, yang dimulai 1-6 jam 35,2%, yang dimulai 7-24 jam 3,7%. Sementara untuk Jawa Timur inisiasi menyusu dini yang dimulai kurang dari satu jam adalah 33,3%, yang dimulai 1-6 jam adalah 33,5%, yang dimulai 7-23 jam adalah 3,3%, yang dimulai pada 24-47 jam adalah 15,3% dan yang dimulai lebih dari 48 jam adalah 14,7%.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan perawatan bayi baru lahir normal dengan metode pembelajaran TPS dan demonstrasi.
Desain penelitian observasional analitik, dengan pendekatan cross sectional, dengan populasi ibu yang mempunyai bayi baru lahir sampai umur 28 hari, sejumlah 80 orang dengan tehnik acidental sampling, alat ukur yang digunakan kuesioner dan ceklis.
Hasil penelitian didapatkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil pengukuran kemampuan pertama dan kedua pada kelompok tanpa perlakuan, dengan nilai p-value 0,527, 95% CI -0,673-1,273, ada perbedaan yang signifikan anatara hasil pengukuran kemampuan pertama dan kedua pada kelompok pembelajaran dengan metode TPS, dengan nilai p-value 0,000, 95% CI -7,329- -5,471, ada perbedaan yang signifikan antara hasil pengukuran kemampuan pertama dan kedua pada kelompok pembelajaran dengan metode demonstrasi, dengan nilai p-value 0,000, 95% CI -7,904- -2,696, ada perbedaan yang signifikan antara hasil pengukuran kemampuan pertama dan kedua pada kelompok pembelajaran dengan metode TPS dan demonstrasi, dengan nilai p-value 0,000, 95% CI -15,641- -13,059
Dengan demikian semua ibu baik yang sudah mempunyai bayi maupun ibu yang akan mempunyai bayi penting untuk mempersiapkan diri dengan kemampuan merawat bayi baru lahir dengan baik, sehingga dengan kemampuan merawat tersebut, juga meningkatkan bounding dengan bayinya.

Kata Kunci: Kemampuan Ibu, Perawatan Bayi Baru Lahir Normal, Metode TPS dan Demonstrasi.
Cover MODIFIKASI PENANGANAN ANAK AUTIS MELALUI TERAPI “MAS”  DI YAYASAN PERMATA HATI LAWANG KAB. MALANG
2019

MODIFIKASI PENANGANAN ANAK AUTIS MELALUI TERAPI “MAS” DI YAYASAN PERMATA HATI LAWANG KAB. MALANG

Lihat Detail Karya
Pengarang: NURUL PUJIASTUTI, S.Kep, Ns, M.Kes
Penerbit: Poltekkes Malang (Malang)
Lihat Abstraksi
Ringkasan Penelitian

Autisme adalah gangguan perkembangan pervasif pada anak yang ditandai dengan gangguan dan keterlambatan dalam kognitif, bahasa, perilaku dan interaksi sosial. Penyandang autisme mendapatkan beberapa terapi antara lain terapi medikamentosa, terapi biomedik, terapi wicara, terapi musik, terapi perilaku dan terapi okupasi untuk meminimalkan gejala autisme.Terapi tersebut dapat dilakukan secara bersamaan atau saling menunjang. Terapi “MAS” adalah gabungan terapi musik, aromaterapi dan terapi sentuhan. Terapi musik ada bermacam-macam dan salah satunya adalah karawitan. Karawitan adalah musik untuk kebudayaan Jawa. Adanya musik dapat meningkatkan kreatifitas anak autis dan mendorong mereka untuk menciptakan bahasa musiknya sendiri. Terapi musik karawitan merupakan proses terencana dengan menggunakan bentuk-bentuk musik karawitan sebagai media penyembuhan anak autis yang mengalami kesusahan atau hambatan dalam hal komunikasi. Sedangkan aromaterapi merupakan salah satu jenis pengobatan alternatif yang menggunakan bahan cairan tanaman yang mudah menguap bertujuan untuk mempengaruhi suasana hati atau kesehatan seseorang. Terapi yang ketiga adalah terapi sentuhan. Terapi sentuhan adalah mengajari anak dengan cara mendekati anak, duduk disampingnya, merangkul dan mengikuti kegiatan anak. Pada anak autis umumnya mengalami kesusahan dalam berbicara, suka berdiam diri dan tidak melakukan apa-apa, tapi ada juga yang hiperaktif dan tidak mau diam. Hal ini tergantung jenis autisme yang dialami seorang anak. Diharapkan dengan dilakukan terapi “MAS”ini dapat merubah atau meningkatkan perilaku anak autis ke arah yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi penanganan anak autis melalui terapi “MAS” di Yayasan Permata Hati Lawang Kabupaten Malang. Manfaat penelitian secara teoritis sebagai penjelasan modifikasi penanganan anak autis melalui terapi “MAS” (musik, aromaterapi dan sentuhan). Desain penelitian ini adalah Quasy eksperiment. Populasinya adalah seluruh anak autis usia 2-5 tahun di Yayasan Permata Hati Lawang Kabupaten Malang. Sampelnya adalah sebagian dari populasi yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji statistik Regresi Logistik. Tingkat kesalahan ditetapkan sebesar 5%. Jika hasil uji statistik didapatkan p< 0,05 maka Ho ditolak dan H1 diterima artinya ada pengaruh modifikasi penanganan anak autis melalui terapi “MAS” terhadap perubahan perilaku anak autis di Yayasan Permata Hati Lawang Kab. Malang. Jika p hitung ≥ 0,05 maka Ho diterima dan H1 ditolak.
Cover Modul Bahasa Inggris II
2019

Modul Bahasa Inggris II

Lihat Detail Karya
Pengarang: Eka Wulandari, S.Pd., M.Pd.
Penerbit: Poltekkes Malang (Malang)
Lihat Abstraksi
Preface

This module is intended to improve students’ capabilities in using spoken and written English. It is expected that this module can equip students with necessary patterns, vocabularies, and functions to be used in communication using English language, especially dealing with nursing subjects. By learning those factors related in language study, students will produce more communicative and effective language.
This module is far from perfect, so suggestions and criticisms are very much welcome. Thank you.
Cover Modul Gizi Bagi Ibu menyusui
2019

Modul Gizi Bagi Ibu menyusui

Lihat Detail Karya
Pengarang: I Dewa Nyoman Supariasa, Arsina Habibah Fitriah, Bastianus Doddy Riyadi
Penerbit: POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG (Malang)
Subjek: Gizi
Cover Modul MK. Asuhan Kebidanan Kehamilan
2019

Modul MK. Asuhan Kebidanan Kehamilan

Lihat Detail Karya
Pengarang: Tim MK Asuhan Kebidanan Kehamilan Prodi DIII Kebidanan Malang Jurusan Kebidanan
Penerbit: Poltekkes Kesehatan Malang (Malang)
Karya Tulis
2019

MODUL PEMBELAJARAN PROMOSI KESEHATAN

Lihat Detail Karya
Pengarang: TAVIV DWI WAHYUNI, S.Kep, nS.
Penerbit: Poltekkes Kemenkes Malang (Malang)
Cover Modul Pengembangan Kepribadian
2019

Modul Pengembangan Kepribadian

Lihat Detail Karya
Pengarang: Tim Dosen MK
Penerbit: Poltekkes Kesehatan Malang (Malang)
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan