Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 5171–5180 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2013

VISCERAL FAT DAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN OVERWEIGHT DAN OBESITAS DI RSUD ‘KANJURUHAN’ KEPANJEN

Lihat Detail Karya
Penulis: NUR ULFA MAULI DEWI
NIM: 1203400008
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV GIZI
Dosen Pembimbing: Pembimbing I : Diniyah Kholidah, S.ST., S.Gz,. MPH. Pembimbing II : Bachyar Bakri, SKM,. M.Kes
Subjek: Visceral Fat, Kadar Glukosa Darah, Overweight, Obesitas
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Ulfa Mauli Dewi, Nur (2013). Visceral Fat dan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Overweight dan Obesitas Di RSUD ‘Kanjuruhan’ Kepanjen. Skripsi, Program Studi DIV Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I : Diniyah Kholidah, S.ST., S.Gz,. MPH. Pembimbing II : Bachyar Bakri, SKM,. M.Kes. Seiring dengan perkembangan teknologi berdampak pada perubahan pola hidup sehat yang menimbulkan masalah kesehatan salah satunya adalah obesitas. Obesitas sering dikaitkan dengan resiko penyakit terutama obesitas yang terjadi pada tubuh bagian atas yang disebut obesitas abdominal visceral. Obesitas abdominal direfleksikan melalui ukuran lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang dan pinggul yang digunakan untuk mengetahui resiko penyakit terutama berhubungan dengan akumulasi lemak yaitu resistensi insulin dan berakibat pada kadar glukosa darah tidak normal (Molina, 2006). Tujuan dari penelitian secara umum untuk mengetahui hubungan visceral fat dan kadar glukosa darah pada pasien overweight dan obesitas. Dan secara khusus menganalisis lemak visceral, kadar glukosa serta hubungan visceral fat dan kadar glukosa darah pada pasien overweight dan obesitas. Jenis penelitian observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 31 pasien overweight dan obesitas rawat inap maupun rawat jalan. Pengambilan data lingkar pinggang dan lingkar pinggul diukur secara langsung sedangkan untuk kadar glukosa darah diperoleh dari hasil pemeriksaan laboratorium pasien. Uji statistik yang digunakan adalah uji korelasi Pearson. Dari hasil penelitian, responden memiliki usia antara 26-67 tahun dan sebagian besar (64,5%) berjenis kelamin perempuan. Dari hasil analisis lemak visceral, sebagian besar (87,1%) responden memiliki lingkar pinggang ≥ 90 cm dan 90,3% responden memiliki Rasio Lingkar Pinggang Pinggul ≥ 0,9. Hasil pengukuran kadar glukosa darah diketahui bahwa 51,6% responden memiliki kadar gula darah normal. Berdasarkan hasil analisis deskriptif terhadap hubungan yang bersignifikan antara lingkar pinggang dan kadar gula darah pasien overweight dan obesitas sedangkan rasio lingkar pinggang dan pinggul tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kadar glukosa darah. Disarankan pengukuran lingkar pinggang dapat dijadikan alat ukur yang sederhana pada pasien dengan status gizi obesitas selain perhitungan Indeks Massa Tubuh. Kata Kunci : Visceral Fat, Kadar Glukosa Darah, Overweight, Obesitas
Cover KTI
tidak tersedia
2013

WAKTU DAN PEMBERSIHAN KAMAR OPERASI PASCA PEMBEDAHAN UROLOGI DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RUMAH SAKIT dr. SAIFUL ANWAR MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: TRI FERIANTO PUTRA
NIM: 1201410032
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Tavip Dwi Wahyuni, S.Kep Ns, M.Kes., Erlina Suci Astuti, S. Kep. Ns, M.Kep.
Subjek: Pasca pembedahan, Pembersihan Kamar Operasi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Waktu dan Pembersihan Kamar Operasi Pasca Pembedahan di Instalasi Bedah Sentral RSU Dr Saiful Anwar Malang Putra, Tri Ferianto (2013) Penelitian Deskriptif, Program Studi D IV Keperawatan Perioperatif Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. (Pembimbing Utama) Tavip Dwi Wahyuni, S.Kep Ns, M.Kes. (Pembimbing Pendamping) Erlina Suci Astuti, S. Kep. Ns, M.Kep. Keywords: Pasca pembedahan, Pembersihan Kamar Operasi Kamar operasi adalah suatu unit khusus di rumah sakit, tempat untuk melakukan tindakan pembedahan, baik efektif maupun akut, yang membutuhkan keadaan suci hama atau steril Desain penelitian ini menggunakan deskriptif observatif. Teknik pengambilan sample dengan Total sampling dimana sampel diambil sesuai dengan pegawai yang membersihkan kamar operasi di urologi. Instrumen menggunakan lembar observasi. Penyajian data menggunakan tabel dan narasi. Hasil penelitian waktu pada prosedur pembersihan kamar operasi pasca pembedahan pada observasi pertama 20 menit, observasi kedua 18 menit, observasi ketiga 35 menit, observasi keempat 35 menit, observasi kelima 25 menit, observasi keenam 35 menit, observasi ketujuh 42 menit, observasi kedelapan 40 menit dan observasi kesembilan 55 menit. Hasil penelitian pada prosedur pembersihan kamar operasi pasca pembedahan pada observasi pertama 53,3%, observasi kedua 50%, observasi ketiga 70%, observasi keempat 70%, observasi kelima 66,7%, observasi keenam 70%, observasi ketujuh 76,7%, observasi kedelapan 73,3% dan observasi kesembilan 86,7%. Saran dari peneliti supaya rumah sakit dr saiful anwar malang membuat SOP harian dan disosialisikan kepada petugas kamar operasi dan untuk peneliti selanjutnya efektifitas penelitian harian dan mingguan untuk operasi yang sangat padat.
Cover KTI
tidak tersedia
2012

ANALISIS KADAR OLIGOSAKARIDA, ANTOSIANIN DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA UBI JALAR UNGU KLON MSU 03028-10 SELAMA PENYIMPANAN

Lihat Detail Karya
Penulis: DESY DWI PUSPITASARI
NIM: 0903000009
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Maryam Razak, STP., M.Si dan Theresia Puspita, STP., MP)
Subjek: ubi, antioksidan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK DESY DWI PUSPITASARI. Analisis Kadar Oligosakarida, Antosianin dan Aktivitas Antioksidan pada Ubi Jalar Ungu Klon MSU 03028-10 Selama Penyimpanan (dibawah bimbingan Maryam Razak, STP., M.Si dan Theresia Puspita, STP., MP) Antosianin merupakan senyawa fenolik yang berfungsi sebagai antioksidan yang terkandung dalam ubi jalar ungu, sedangkan oligosakarida merupakan senyawa penyebab flatulensi yang kandungannya perlu dijaga. Kedua senyawa tersebut cenderung kurang stabil terhadap suhu, pH, dan cahaya, sehingga penanganan yang tidak tepat akan menurunkan kuantitas keduanya yang berakibat pada kurang optimalnya kandungan gizi yang dapat dimanfaatkan bagi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan terhadap kadar oligosakarida, antosianin, dan aktivitas antioksidan pada ubi jalar ungu klon MSU 03028-10. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah ubi jalar ungu klon MSU 03028-10, dengan menggunakan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat taraf perlakuan, yaitu lama penyimpanan 0 minggu (P0), lama penyimpanan 1 minggu (P1), lama penyimpanan 2 minggu (P2), lama penyimpanan 3 minggu (P3) setelah panen. Variabel terikat yang diukur adalah kadar oligosakarida, kadar antosianin, dan aktivitas antioksidan ubi jalar ungu. Pengolahan dan analisis data menggunakan uji statistik Oneway Anova dilanjutkan dengan Pos Hoc Multiple Comparison Test. Hasil penelitian menunjukkan kadar antosianin dan aktivitas antioksidan tertinggi adalah 6562,60 ppm (P3) dan 88,44% (P3), sedangkan kadar oligosakarida terendah adalah 17,92% (P0), dan tertinggi adalah 23,25% (P2). Hasil analisis statistik Oneway Anova menunjukkan perbedaan yang signifikan pada masing-masing variabel yang diukur (p value = 0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin lama masa penyimpanan ubi jalar ungu akan cenderung meningkatkan kadar oligosakarida, antosianin, dan aktivitas antioksidannya. Tetapi masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap kadar oligosakarida, antosianin, dan aktivitas antioksidan ubi jalar ungu selama penyimpanan pada berbagai kondisi lingkungan (meliputi pH, suhu, kelembaban, dll). Kata Kunci: Lama Penyimpanan, Ubi Jalar Ungu, Antosianin, Oligosakarida, Aktivitas Antioksidan
Cover KTI
tidak tersedia
2012

GAMBARAN POLA PEMBERIAN ASI PADA BAYI YANG LAHIR SECARA NORMAL DAN BAYI YANG LAHIR SECARA SECTIO CAESAREA DI RSIA MUTIARA BUNDA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ANUGRAHA
NIM: 0903000043
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Ibnu Fajar dan S. Rum Teguh K.
Subjek: asi,bayi,SECTIO CAESAREA
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI ANUGRAHA, 2012. “Gambaran Pola Pemberian ASI pada Bayi yang Lahir Secara Normal dengan Bayi yang Lahir secara Sectio Caesarea di RSIA Mutiara Bunda Malang”. Program Studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Malang. Pembimbing : Ibnu Fajar dan S. Rum Teguh K. Untuk mencapai tumbuh kembang, di dalam Global Strategy for Infant and Young Child Feeding, WHO / UNICEF merekomendasikan 4 hal penting yang harus dilakukan yaitu, pertama memberi ASI kepada bayi segera dalam waktu 30 menit setelah bayi lahir, kedua memberikan ASI eksklusif sejak lahir sampai bayi usia 6 bulan, ketiga memberikan makanan pendamping ASI (MP-ASI) sejak bayi berusia 6 bulan sampai 24 bulan, dan keempat meneruskan pemberian ASI sampai anak berusia 24 bulan atau lebih. Pada pasien dengan post Caesarea akan mengalami kesulitan untuk melakukan tindakan inisiasi menyusu dini terhadap bayi. Kegagalan inisiasi menyusui dini tersebut akan berpengaruh pada produksi ASI ibu dan juga dapat memicu kegagalan dalam pemberian ASI Eksklusif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pola pemberian ASI pada bayi yang lahir secara normal dengan bayi yang lahir secara sectio Caesarea. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 38 orang yang terdiri dari 19 bayi yang dilahirkan secara normal dan 19 bayi yang dilahirkan secara sectio caesarea. Variabel pada penelitian ini adalah selang waktu antara bayi lahir hingga mendapat ASI pertama kali, Pola pemberian ASI, dan Frekuensi pemberian ASI setiap hari. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara langsung terhadap responden. Menurut hasil penelitian adalah sebagian besar bayi yang lahir normal mendapatkan ASI pertama kali pada waktu kurang dari 1 jam sedangkan bayi yang lahir secara sectio caesarea sebagian besar mendapat ASI pertama kali pada waktu antara 24-47 jam, baik ibu yang melahirkan secara normal maupun secara sectio caesarea sebagian besar memberikan ASI secara parsial, dan baik bayi yang lahir normal maupun sectio caesarea sebagian besar diberikan ASI 7-9 kali setiap hari. Dari hasil penelitian diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran tentang pemberian ASI eksklusif kepada bayi hingga usia 6 bulan. Selain itu, diharapkan tenaga medis persalinan untuk membantu keberhasilan ibu dan bayi agar dapat melakukan inisiasi menyusu dini. Kata kunci : bayi yang lahir secara normal, bayi yang lahir secara sectio caesarea, Pola pemberian ASI.
Cover KTI
tidak tersedia
2012

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN GIZI, TINGKAT KONSUMSI (ENERGI, PROTEIN, DAN LEMAK) TERHADAP STATUS GIZI ATLET DRUM CORP KENAROK DUTA SUARA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Anke Isma Sasongko Putri
NIM: 0903000006
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Tapriadi dan Theresia Puspita
Subjek: gizi,protein, lemak
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Anke Isma Sasongko Putri. 2012. Gambaran Tingkat Pengetahuan Gizi, Tingkat Konsumsi (Energi, Protein, dan Lemak) Terhadap Status Gizi Atlet Drum Corp KenArok Duta Suara Malang. (Dibawah Bimbingan Tapriadi dan Theresia Puspita) Sumber Daya Manusia merupakan faktor utama dan strategis bagi tercapainya keberhasilan pembangunan suatu bangsa. Lemahnya kualitas SDM menjadi permasalahan utama dalam pembangunan dan daya saing bansa Indonesia sehingga menyebabkan rendahnya daya saing global. Salah satu contoh untuk mengukur kualitas SDM adalah olahraga. Peranan gizi dan pengetahuan gizi dalam olahraga adalah mendukung tercapainya prestasi atlet yang ditentukan oleh kualitas latihan. Salah satu contoh cabang olahraga adalah drum corp. Dalam cabang olahraga ini masih belum terdapat pengaturan pola makan yang baik serta perhatian khusus terhadap status gizi baik dari pelatih maupun dari para atlet drum corp karena semua atlet masih tinggal di rumah masing- masing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah tingkat pengetahuan gizi, tingkat konsumsi zat gizi (energi, protein, dan lemak), serta keadaan status gizi atlet drum corp KenArok Duta Suara Malang. Data yang dikumpulkan meliputi data umum dan khusus. Penelitian ini dilakukan dengan studi cross sectional dengan pengolahan dan menggunakan uji korelasi spearman dengan kepercayaan 95%. Berdasarkann hasil uji statistik diperoleh bahwa tidak terdapat hubungan pengetahuan gizi dengan tingkat konsumsi energi (p=0,496). Tidak terdapat hubungan pengetahuan gizi dengan status gizi (p=0,249). Saran dalam penelitian ini adalah Perlu mendapatkan perhatian khusus dari pelatih maupun pengurus atlet drum corp KDS Jr Malang terhadap atlet tentang pengaturan pola makan yang baik dengan selalu mengontrol pola makan atlet setiap seminggu sekali dengan cara merekam makanan apa saja yang dimakan oleh atlet dan memberikan pengetahuan tentang gizi olahraga secara umum. Kata Kunci : Pengetahuan Gizi, Tingkat Konsumsi (Energi, Protein, dan Lemak), Status Gizi
Cover KTI
tidak tersedia
2012

HUBUNGAN ANTARA STATUS GARAM DENGAN PEMBESARAN KELENJAR GONDOK DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SDN SLAMPAREJO 3 JABUNG

Lihat Detail Karya
Penulis: ARDISAH FAJARNINGTYAS
NIM: 0903000007
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Sugeng Iwan, STP., M.kes dan Poedyasmoro, SKM)
Subjek: garam, kelenjar gondok
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI ARDISAH FAJARNINGTYAS, 2012. Hubungan Antara Status Garam Dengan Pembesaran Kelenjar Gondok dan Prestasi Belajar Siswa di SDN Slamparejo 3 Jabung. (Di bawah bimbingan Sugeng Iwan, STP., M.kes dan Poedyasmoro, SKM). Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) adalah sekumpulan gejala yang ditimbulkan karena tubuh kekurangan yodium dalam jangka waktu lama. Akibat dari GAKY ternyata jauh lebih luas dari sekedar terjadinya pembesaran kelenjar gondok, yang sangat mengkhawatirkan adalah akibat negative pada susunan saraf pusat yang akan berpengaruh pada kecerdasan dan perkembangan sosial masyarakat pada umumnya (Dinkes Prop. Jatim, 2003) Berdasarkan data yang diperoleh dari Puskesmas Kecamatan Jabung didapatkan hasil bahwa prevalensi TGR anak sekolah SDN Slamparejo 3 pada tahun 2009 sebesar 30,63% yang termasuk dalam kategori endemik berat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status garam dengan pembesaran kelenjar gondok dan prestasi belajar siswa di SDN Slamparejo 3 Jabung. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan sekunder. Data primer antara lain data status garam, pembesaran kelenjar gondok dan prestasi belajar. Sedangkan data sekunder antara lain gambaran umum lokasi penelitian dan gambaran umum responden. Penelitian ini dilakukan dengan studi cross sectional dengan pengolahan data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Dari hasil penelitian diperoleh siswa SDN Slamparejo 3 yang mengalami pembesaran kelenjar gondok sebanyak 36 siswa (39%). Siswa yang tidak mengkonsumsi garam beryodium cenderung mengalami pembesaran kelenjar gondok yakni sebesar 73%. Siswa yang tidak mengalami pembesaran kelenjar gondok memiliki nilai lebih baik daripada siswa yang mengalami pembesaran kelenjar gondok yaitu sebanyak 36 siswa (63%) dari total siswa yang diteliti sebanyak 93 siswa. Berdasarkan hasil uji statistic diperoleh bahwa ada hubungan yang signifikan antara status garam dan pembesaran kelenjar gondok ( ρ < 0,05). Ada hubungan yang bermakna antara pembesaran kelenjar gondok dengan prestasi belajar ( ρ < 0,05). Saran dalam penelitian ini adalah pada anak SD tidak hanya dilakukan palpasi saja tetapi harus dipetakan dengan hasil pemeriksaan T3 dan T4, penyuluhan tentang GAKY, perbaikan penggunaan garam beryodium. Kata Kunci : Status Garam, Pembesaran Kelenjar Gondok, Prestasi Belajar
Cover KTI
tidak tersedia
2012

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KONSUMSI ENERGI DENGAN STATUS GIZI BERDASARKAN SGA PADA PASIEN RAWAT INAP DI BAGIAN PENYAKIT DALAM RSUD GAMBIRAN KOTA KEDIRI

Lihat Detail Karya
Penulis: ASEP FERY DENI SEPTIAN
NIM: 0903000008
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Pembimbing I : Endang Widajati, SST.,M.Kes, pembimbing II : Bernadus Rudy Sunindya, MPH.
Subjek: konsumsi energi,gizi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Septian, Asep Fery Deni (2012). Hubungan Antara Tingkat Konsumsi Energi Dengan Status Gizi Berdasarkan SGA Pada Pasien Rawat Inap Di Bagian Penyakit Dalam RSUD Gambiran Kota Kediri. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi D-III Gizi Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I : Endang Widajati, SST.,M.Kes, pembimbing II : Bernadus Rudy Sunindya, MPH. Prevalensi Malnutrisi pada pasien rawat inap di rumah sakit akibat ketidakseimbangan konsumsi energi dengan kebutuhan energi ditemukan masih relatif tinggi. SGA (Subjektive Global Assessment) merupakan salah satu alat ukur status gizi yang efektif dan efisien, akan tetapi masih jarang digunakan di Indonesia. RSUD Gambiran Kota Kediri merupakan salah satu rumah sakit tipe B milik Pemerintah Kota Kediri yang menjadi pusat rujukan pelayanan kesehatan Kota Kediri dan sekitarnya. Berdasarkan data pasien rawat inap tahun 2010 diketahui empat dari lima besar diagnosis medis pasien adalah tergolong ke dalam jenis Penyakit Dalam. Akan tetapi pemantaun tingkat konsumsi energi dan status gizi pasien rawat inap masih belum maksimal dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara tingkat konsumsi energi dengan status gizi berdasarkan SGA pada pasien rawat inap di bagian Penyakit Dalam RSUD Gambiran Kota Kediri. Metode penelitian ini berjenis observasional dengan rancangan studi cross sectional di RSUD Gambiran Kota Kediri pada bulan Januari-Pebruari 2012. Subjek penelitian yang diambil yaitu 25 orang pasien. Data yang diambil meliputi data karakteristik pasien (usia, jenis kelamin, lama hari rawat inap, jenis penyakit yang diderita, status gizi awal berdasarkan SGA), kebutuhan energi pasien, terapi diet yang diterima (jenis dan jumlah energi terapi diet), tingkat konsumsi energi sehari dan status gizi akhir berdasarkan SGA. Cara pengumpulan data diperoleh dengan wawancara, pengamatan dan pengukuran secara langsung, melihat rekam medik dan melihat preskripsi diet yang diterima subjek penelitian. Hasil penelitian ini yaitu sebagian besar pasien berusia >50 tahun (72%), berjenis kelamin laki-laki (56%), dirawat inap ≥1 minggu-<2 minggu (76%), memiliki diagnosis medis golongan penyakit interna (52%), memiliki status gizi awal berdasarkan SGA dalam kategori baik (72%), memiliki kebutuhan energi sehari ≥2.000 Kkal, mendapat jenis terapi diet Tinggi Kalori Tinggi Protein (40%) dengan jumlah energi yang disajikan 2.100 Kkal (36%), memiliki tingkat konsumsi energi dalam kategori baik (52%) dan memiliki status gizi akhir dalam kategori baik (52%). Berdasarkan uji statistik Fisher Exact dengan tingkat signifikansi 0,05 menunjukkan hasil adanya hubungan yang signifikan antara tingkat konsumsi energi dengan status gizi berdasarkan SGA (p-value=0,004). Sehingga dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara tingkat konsumsi energi dengan status gizi berdasarkan SGA pada pasien rawat inap di bagian Penyakit Dalam RSUD Gambiran Kota Kediri. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, sebaiknya dukungan gizi (nutritional support) kepada pasien rawat inap perlu ditingkatkan serta dalam menentukan terapi diet sebaiknya perlu dipertimbangkan pula status gizi pasien berdasarkan SGA. Kata Kunci : tingkat konsumsi energi, status gizi berdasarkan SGA, pasien Penyakit Dalam.
Cover KTI
tidak tersedia
2012

HUBUNGAN TINGKAT KONSUMSI ZAT GIZI (ENERGI, PROTEIN, ZAT BESI, VITAMIN C) DENGAN STATUS GIZI REMAJA VEGETARIAN DI SMU ADVENT PURWODADI

Lihat Detail Karya
Penulis: Abdul Muntolip
NIM: 0903000041
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: (1) Tapriadi (2) Dwie Soelistyorini
Subjek: ZAT GIZI,VEGETARIAN
Cover KTI
tidak tersedia
2012

KONSUMSI ENERGI, PROTEIN, DAN ANTIOKSIDAN (VITAMIN A, VITAMIN E, DAN SELENIUM) PASIEN KANKER SERVIKS DENGAN KEMOTERAPI DI RSUD SIDOARJO

Lihat Detail Karya
Penulis: AINI SAVINA
NIM: 0903000003
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Pembimbing I: drg. Rinawati Basuki, M.Kes. Pembimbing II: Ir. Endang Sutjiati, M.Kes
Subjek: pasien kanker serviks
Cover KTI
tidak tersedia
2012

PENGARUH GERMINASI BERAS HITAM TERHADAP KADAR SERAT, VITAMIN B1, ANTOSIANIN, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN MUTU ORGANOLEPTIK NASI BERAS HITAM

Lihat Detail Karya
Penulis: Amanda Putri Gita Nawangsasi
NIM: 0903000042
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: TheresiaPuspita, STP., MP; Tapriadi, SKM., M.Pd
Subjek: GERMINASI BERAS HITAM,ANTIOKSIDAN
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan