Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
đŸ‡źđŸ‡© ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 5091–5100 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PENGARUH SUBTITUSI PASTA TALAS BELITUNG (Xanthosoma sagittifolium (L.) Schott), TEPUNG TEMPE KEDELAI DAN TEPUNG TAPIOKA TERHADAP NILAI ENERGI, MUTU KIMIA, MUTU FISIK DAN MUTU ORGANOLEPTIK MIE BASAH UNTUK PENDERITA DIABETES MELITUS

Lihat Detail Karya
Penulis: IKA HERI KUSTANTI
NIM: 1003000069
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: 1. Ika Heri Kustanti ,2. Astutik Pudjirahaju , 2. Sulistiastutik, 2. Theresia Puspita
Subjek: mie, minyak tapioka
Lihat Abstraksi
Abstrak : Prevalensi penderita Diabetes Melitus (DM) meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu upaya terapi bagi penderita DM adalah pengaturan pola makan yang sehat untuk menekan peningkatan kadar glukosa darah dan menekan timbulnya gejala klinik yang dapat meningkatkan resiko komplikasi. Salah satu alternatif pemanfaatan pangan lokal adalah konsumsi talas belitung yang memiliki IG rendah dan sumber karbohidrat. Mie basah merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan nilai tambah talas belitung. Dalam pengolahan mie basah disubtitusi tepung tempe kedelai dan tepung tapioka untuk meningkatkan nilai gizi. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh substitusi pasta talas belitung, tepung tempe dan tepung tapioka terhadap nilai energi, mutu kimia, mutu fisik dan mutu organoleptik mie basah bagi penderita DM. Jenis penelitian eksperimen dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL). Taraf perlakuan adalah perbandingan tepung terigu, pasta talas belitung, tepung tapioka dan tepung tempe yaitu P0 = (100 : 0 : 0 : 0), P1= (50 : 30 : 15 : 5), P2= (40 : 35 : 15 : 10), P3= (35 : 40 : 10 : 15). Hasil penelitian menunjukkan bahwa taraf perlakuan P3 (35% terigu, 40% pasta talas belitung, 10% tepung tapioka dan 15% tepung tempe) merupakan taraf perlakuan terbaik karena mengandung ener gi 252 Kalori lebih rendah 30% dibandingkan nasi, karbohidrat 37.41% dan sebagian besar berupa oligosakarida sehingga kadar gula reduksinya sedikit (0.173 mg/dl), Selain itu, kadar gula reduksi yang dihasilkan lebih rendah dibandingkan taraf perlakuan P 0. Mie basah pasta talas belitung mengandung serat 3x lebih besar dibandingkan mie basah dari tepung terigu, protein 11.9 g/100 g memenuhi kebutuhan 19%/100 g (2100 Kalori/hari), lemak 6.1% memenuhi kebutuhan 11.5%/100 g (2100 Kalori/ hari) dan berupa lemak tidak jenuh, kadar abu 1,5% dan kadar air 41% . Elastisitas mie basah taraf perlakuan P 3 sebesar 20% dan daya putus 0.7 N. Panelis menyatakan suka (3) terhadap mie basah taraf perlakuan P3. Penelitian lanjutan untuk mengetahui berapa kadar oligosakarida mie basah pasta talas belitung.
Cover KTI
tidak tersedia
2013

Pengaruh Teknik Alternate Nostril Breathing (Anuloma Viloma Pranayama) terhadap Perubahan Skor Gejala Premenstrual Syndrome pada Mahasiswa

Lihat Detail Karya
Penulis: Halida Ariani
NIM: 1202420040
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (I) Hupitoyo, S.Kp, M.Kes (II) Ika Yudianti, S.ST., M.Keb
Subjek: Alternate Nostril Breathing, Premenstrual Syndrome
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Ariani, Halida. 2013. Pengaruh Teknik Alternate Nostril Breathing (Anuloma Viloma Pranayama) terhadap Penurunan Gejala Premenstrual Syndrome pada Mahasiswa Prodi DIII Kebidanan Malang Semester II dan IV di Poltekkes Kemenkes Malang. Karya Tulis Ilmiah.Dosen Pembimbing (I) Hupitoyo, S.Kp, M.Kes (II) Ika Yudianti, S.ST., M.Keb Angka kejadian gejala Premenstrual Syndrome semakin meningkat pada wanita yang sudah menikah, pernah melahirkan dan sedang mengalami stres. Di sisi lain, peningkatan usia dan indeks massa tubuh berpotensi menimbulkan gejala ini sehubungan dengan pengaruh estrogen. Teknik Alternate Nostril Breathing direkomendasikan untuk menurunkan gejala Premenstrual Syndrome karena tidak memiliki efek samping. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh teknik Alternate Nostril Breathing terhadap perubahan gejala Premenstrual Syndrome. Penelitian ini menggunakan pre-eksperimental design yaitu one group pre-post test design dengan populasi seluruh mahasiswa prodi DIII Kebidanan Malang semester II dan IV dalam kriteria inklusi berjumlah 22 orang yang sekaligus merupakan sampel. Pengambilan data secara nonprobability sampling dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berbentuk kuesioner Shortened Premenstrual Assessment Form. Data diolah dan dianalisis menggunakan uji t t-test (Two tailed sample)dengan hasil 95,45% dari 22 responden mengalami penurunan skor gejala setelah perlakuan hingga 18 poin. Analisa data menggunakan t-test (Two tailed sample) dengan thitung (6,485) > ttabel (2,080) dan P Value (0,00) < α (0,05) sehingga H0 ditolak, artinya terdapat pengaruh teknik Alternate Nolstril Breathing terhadap penurunan gejala Premenstrual Syndrome pada mahasiswa Prodi DIII Kebidanan Malang Semester II dan IV Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang. Penelitian ini direkomendasikan untuk disosialisasikan sebagai salah satu cara dalam mengurangi gejala ini Kata Kunci: Alternate Nostril Breathing, Premenstrual Syndrome
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PENGARUH TEKNIK MARMET TERHADAP PRODUKSI ASI IBU POST PARTUM DI BPS KASIH KECAMATAN SUKUN KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DEWI TRIADMULYA
NIM: 1202420010
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I: Sri Rahayu, S.Kep.Ns.,M.Kes. Pembimbing II: Ika Yudianti SST., M.Keb
Subjek: Teknik Marmet, Produksi ASI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Triadmulya, Dewi. 2013. Pengaruh Teknik Marmet Terhadap Produksi ASI Ibu Post Partum di BPS Kasih Kecamatan Sukun Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah. Program Studi DIV Kebidanan Malang Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I: Sri Rahayu, S.Kep.Ns.,M.Kes. Pembimbing II: Ika Yudianti SST., M.Keb ASI merupakan makanan utama bagi bayi baru lahir untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang optimal. Sering ditemukan pemberian susu formula secara dini di perkotaan dan pemberian nasi sebagai tambahan ASI dipedesaan. Produksi dan ejeksi ASI yang sedikit pada hari-hari pertama setelah melahirkan menjadi kendala dalam pemberian ASI secara dini. Maka alternatif untuk memperbanyak ASI adalah salah satunya dengan memerah ASI. Teknik marmet yaitu memerah ASI dengan tangan metode memijat (message), menekan (stroking) dan mengguncang (shaking), teknik ini pada dasarnya merangsang let down reflek di awal proses memerah dapat menghasilkan ASI sebanyak 2-3 kali lipat sehingga makin banyak ASI yang akan diproduksi. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh teknik marmet terhadap produksi ASI ibu post partum di BPS Kasih Kecamatan Sukun Kota Malang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasy Experimental dengan jumlah populasi ibu post partum sebanyak 39 orang, dalam menentukan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 18 orang ibu post partum yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, kemudian data di analisa dengan uji Fisher Exact Probability Test dengan α = 0,05. Ho diterima bila p hitung > α, didapatkan nilai p hitung (0,362) > 0,05 maka Ho diterima dan dapat disimpulkan tidak ada pengaruh teknik marmet terhadap produksi ASI ibu post partum di BPS Kasih Kecamatan Sukun Kota Malang. Reflek yang dihasilkan dengan teknik marmet tidak jauh berbeda dengan reflek pada perawatan payudara tradisional sehingga kedua cara tersebut sama-sama efektif dalam menstimulasi produksi ASI. Kata Kunci : Teknik Marmet, Produksi ASI
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PENGARUH TEKNIK MEKANIKA TUBUH TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER II DAN III DI PUSKESMAS RAMPAL CELAKET KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: EMY SILFIANA
NIM: 1202420017
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I: Temu Budiarti, S.Pd., M.Kes. Pembimbing II: Tarsikah, S.ST., M.Keb.
Subjek: teknik mekanika tubuh, ibu hamil trimester II dan III, nyeri punggung
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Silfiana, Emy. 2013. Pengaruh Teknik Mekanika Tubuh terhadap Penurunan Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester II dan III di Puskesmas Rampal Celaket Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah. Program Studi DIV Kebidanan Klinik Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I: Temu Budiarti, S.Pd., M.Kes. Pembimbing II: Tarsikah, S.ST., M.Keb. Nyeri punggung merupakan salah satu keluhan fisiologis yang terjadi dalam kehamilan, dengan angka kejadian berkisar 48-90 %. Nyeri ini mulai dirasakan dari trimester II sampai III. Salah satu penanganannya yaitu dengan melakukan teknik mekanika tubuh. Teknik mekanika tubuh melibatkan penggunaan tubuh secara efisien untuk mendistribusikan berat badan dan tekanan yang sama rata di antara beberapa kelompok otot, sehingga tidak banyak mengeluarkan tenaga, terkoordinasi, serta aman dalam menggerakkan dan mempertahankan keseimbangan. Jenis penelitian ini adalah preeksperimen dengan one-group pra-test post test design. Penelitian ini menggunakan 18 responden yang dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Peneliti memberikan perlakuan berupa teknik mekanika tubuh diantaranya duduk, berdiri, berbaring maupun mengangkat beban dan diobservasi selama 3 hari. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi teknik mekanika tubuh dan skala nyeri numerik. Berdasarkan analisa data didapatkan bahwa terjadi penurunan intensitas nyeri punggung, yaitu sebanyak 78 %. Dan setelah dilakukan uji dengan wilcoxon matched pairs didapatkan hasil Ttabel 18 (T) = 40, sedangkan Thitung (To) = 15,5. Sehingga To < T, dengan kesimpulan bahwa Ho ditolak. Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan ibu hamil yang mengalami nyeri punggung dapat menerapkan teknik mekanika tubuh dalam melakukan kegiatan sehari-hari dan dapat menjadi referensi tambahan dalam asuhan kebidanan pada ibu hamil. Kata Kunci : teknik mekanika tubuh, ibu hamil trimester II dan III, nyeri punggung
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PENGARUH TEKNIK RELAKSASI PERNAFASAN PERUT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA WANITA MENOPAUSE DENGAN HIPERTENSI DI POSYANDU LANSIA RW.IV MOJOLANGU WILAYAH PUSKESMAS MOJOLANGU KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: EFIED DWI MEYASTUTIE
NIM: 1002100014
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing Utama : Suprapti, SST, M.Kes, Pembimbing Pendamping: Ardi Panggayuh, S.Kp, M.Kes.
Subjek: Bidan,tekanan darah,hipertensi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Efied Dwi Meyastutie, Pengaruh Teknik Relaksasi Pernafasan Perut Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Wanita Menopause Dengan Hipertensi Di Posyandu Lansia, 2013. Karya Tulis Ilmiah. Pembimbing Utama : Suprapti, SST, M.Kes, Pembimbing Pendamping: Ardi Panggayuh, S.Kp, M.Kes. Wanita menopause mengalami penurunan hormon estrogen, sehingga terjadi peningkatan tekanan darah. Teknik relaksasi pernafasan perut dipercaya dapat menurunkan tekanan darah karena mengakibatkan munculnya oksida nitrat alami yang akan menjadikan dilatasi pembuluh darah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi pernafasan perut terhadap penurunan tekanan darah pada wanita menopause dengan hipertensi di Posyandu Lansia RW IV Wilayah Puskesmas Mojolangu Kota Malang. Desain yang digunakan adalah Quasi Eksperimental dengan one group pre test post test. Populasi wanita menopause dengan hipertensi sebanyak 16 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 16 orang responden wanita menopause dengan hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil pengujian dengan uji Wilcoxon Match Pairs Test untuk tekanan darah sistolik ρ 0,000 < α 0,05 dan hasil statistik pada tekanan darah diastolik diperoleh ρ 0,005 < α 0,05 sehingga H1 diterima, yang artinya ada pengaruh teknik relaksasi pernafasan perut terhadap penurunan tekanan darah pada wanita menopause dengan hipertensi. Kata Kunci : Hipertensi Wanita Menopause, Relaksasi Pernafasan Perut, Tekanan Darah.
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PENGARUH TERAPI MUSIK INSTRUMENTALIA ETNIS BALI TERHADAP LAMA KALA SATU FASE AKTIF PERSALINAN NORMAL DI BPS KASIH TAHUN 2013

Lihat Detail Karya
Penulis: PUTU SUKMA MEGAPUTRI
NIM: 1202420009
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (I) Surachmindari, S.ST., M.Pd. Pembimbing (II) Isman Amin, S.KM., M.Kes
Subjek: musik instrumental
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Pengaruh Terapi Musik Instrumentalia Etnis Bali Terhadap Lama Kala Satu Fase Aktif Persalinan Normal Di BPS Kasih. 2013. Megaputri, Putu Sukma. Pembimbing (I) Surachmindari, S.ST., M.Pd. Pembimbing (II) Isman Amin, S.KM., M.Kes. Persalinan merupakan hal yang menakutkan dirasakan oleh ibu bersalin akibat lamanya proses persalinan serta kontraksi yang dirasakan, maka perlu untuk adanya relaksasi dengan menghantarkan impuls suara melalui terapi musik instrumentalia etnis Bali sehingga dapat mengeluarkan hormon endorphin. Hal ini yang mendorong dilakukannya penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi musik instrumentalia etnis Bali terhadap lama kala satu fase aktif persalinan. Desain penelitian Quasi Eksperimental Design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 28 orang. Teknik sampling yang digunakan insidental sampling. Besar sampel yang didapatkan masing-masing kelompok kontrol dan perlakuan 10 orang. Analisa data yang digunakan uji U-Mann Whitney dengan tingkat signifikasi 0,05 dengan kriteria Ho ditolak jika p value < α. Berdasarkan hasil penelitian lamanya kala satu fase aktif pada ibu yang diberikan terapi musik instrumentalia etnis bali memiliki waktu lebih cepat kala satu fase aktifnya sebanyak 80% responden. Berdasarkan uji U-Mann Whitney didapatkan p value sebesar 0,028 dengan α sebesar 0,05. Sehingga dapat disimpulkan H1 diterima, yaitu terdapat pengaruh terapi musik instrumentalia etnis Bali terhadap lamanya kala satu fase aktif persalinan normal. Penelitian ini memberikan kesempatan bagi peneliti selanjutnya yang tertarik dengan musik instrumentalia etnis Bali terkait dengan pengaruhnya untuk mempercepat kala satu fase aktif dengan memperhatikan faktor lain seperti dukungan selama persalinan dari suami maupun keluarga serta homogenitas sampel terutama paritas. Kata Kunci : Musik Instrumentalia Etnis Bali, lamanya kala satu fase aktif
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PENGARUH TERAPI OKUPASI SENSORI INTEGRASI “SENAM” TERHADAP KEMAMPUAN ADL (ACTIVITY OF DAILY LIVING) PADA KLIEN MENARIK DIRI DI RUMAH SAKIT JIWA Dr RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ERNA PUSPITARINI
NIM: 1201420003
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I : Tri Anjaswarni, SKp, M Kep. Pembimbing II : Abdul Hanan APP, S.Kep Ns, M.Kes.
Subjek: Terapi Okupasi sensori integrasi senam, Kemampuan ADL,Klien menarik diri
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Erna Puspitarini 2013. Pengaruh terapi Okupasi sensori integrasi senam terhadap kemampuan ADL(activity of Daily Living) Pada Klien Menarik Diri di Rumah Sakit Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Skripsi Program Studi DIV Keperawatan Jiwa Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I : Tri Anjaswarni, SKp, M Kep. Pembimbing II : Abdul Hanan APP, S.Kep Ns, M.Kes. ____________________________________________________________________ Perilaku menarik diri merupakan percobaan untuk menghindari interaksi dengan orang lain, tidak ingin berkomunikasi dengan orang lain, lebih menyukai berdiam diri dan hidup dalam dunianya sendiri, menyebabkan menurunya kemampuan ADL (acytivi of Dayli Living) Salah satu metode untuk meningkatkan kemampuan ADL klien menarik diri adalah dengan pemberian terapi okupasi sensori integrasi senam. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh terapi okupasi sensori integrasi senam terhadap kemampuan ADL pada klien menarik diri di RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah responden 11 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah pra eksperimen. Analisa data statistik yang digunakan adalah uji analisis Wlcoxon Match Pair Test. Pengumpulan data dilakukan pada saat sebelum dan sesudah diberikan terapi okupasi sensori integrasi senam dengan menggunakan Instrumen lembar observasi dalam bentuk ceklist. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan tingkat kemampuan ADL responden sebelum dan sesudah diberikan terapi okupasi sensori integrasi senam yang signifikan yaitu p= 0,003 dimana lebih kecil dari α = 0,05.berarti Ho ditolak. Rekomendasi; Pemberian terapi okupasi sensori integrasi senam secara rutin dapat meningkatkan kemampuan ADL klien menarik diri di RSJ Dr Radjiman Wediodiningrar Lawang. Kata Kunci: Terapi Okupasi sensori integrasi senam, Kemampuan ADL,Klien menarik diri.
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PENGARUH TINDAKAN RESTRAIN TERHADAP TINGKAT PERILAKU KEKERASAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUANG INTENSIF PERKUTUT RUMAH SAKIT JIWA DR RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG

Lihat Detail Karya
Penulis: WIGATI
NIM: 1201420004
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Albertus Setijono, SST, S.Pd, M.Pd, (Pendamping) Kissa Bahari, S.Kep.Ns, M.Kep
Subjek: Skizofrenia, Perilaku Kekerasan, Restrain
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Pengaruh Tindakan Restrain Terhadap Tingkat Perilaku Kekerasan Pada Pasien Skizofrenia di Ruang Intensif Perkutut RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang. Wigati (2013). Penelitian, Jurusan Keperawatan, Program Studi DIV Keperawatan Minat Jiwa, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Malang. Pembimbing (Utama) Albertus Setijono, SST, S.Pd, M.Pd, (Pendamping) Kissa Bahari, S.Kep.Ns, M.Kep Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang mempengaruhi cara berpikir, perasaan, emosi dan tingkah laku. Perilaku kekerasan merupakan suatu keadaan dimana seseorang melakukan tindakan yang dapat membahayakan baik terhadap diri sendiri, orang lain, maupun lingkungan. Salah satu strategi penanganan pasien perilaku kekerasan adalah dengan tindakan restrain. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tindakan restrain terhadap tingkat perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia di Ruang Intensif Perkutut RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang. Disain penelitian ini quasi exsperiment dengan pre test-post test group design tanpa kelompok kontrol. Lokasi penelitian di ruang intensif Perkutut RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang. Sampel berjumlah 21 responden yang diambil dengan cara purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi tingkat perilaku kekerasan skala RUFA. Analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji menunjukan nilai p=0,000 kurang dari α (0.05). Hal ini menunjukan Ho ditolak yang berarti ada perbedaan signifikan tingkat perilaku kekerasan sebelum dan sesudah restrain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan restrain berpengaruh terhadap tingkat perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia di ruang intensif Perkutut RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang. Hasil penelitian diharapkan dapat diterapkan sebagai tindakan pengekangan yang sesuai dengan standar operasional. Kata Kunci: Skizofrenia, Perilaku Kekerasan, Restrain
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PENGARUH TINGKAT PENERIMAAN FORMULA ALBUMIN TERHADAP KENAIKAN KADAR ALBUMIN DARAH PADA PASIEN DENGAN HIPOALBUMIN DI RUANG ANAK-ANAK RUMAH SAKIT UMUM JAYAPURA

Lihat Detail Karya
Penulis: ALBERTINA FABIOLA KABES
NIM: 1203400028
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV GIZI
Dosen Pembimbing: bimbingan IBNU FAJAR dan SUTOMO RUM TEGUH K
Subjek: Hipoalbumin, Gizi buruk, Formula Albumin, Putih Telur
Lihat Abstraksi
ABSTRAK KABES, ALBERTINA, 2013. Pengaruh Tingkat Penerimaan Formula Albumin Terhadap Kenaikan Kadar Albumin Darah Pada Pasien Dengan Hipoalbumin Di Ruang Anak-Anak Rumah Sakit Umum Jayapura (dibawah bimbingan IBNU FAJAR dan SUTOMO RUM TEGUH K) Albumin merupakan bagian dari protein yang sangat penting untuk tubuh. Tubuh kita terdiri dari 60 % plasalbumin. Albumin berada di dalam darah dan berfungsi mengatur keseimbangan air dan sel, memberi gizi pada sel dan mengeluarkan produk buangan. Selain itu, albumin juga berfungsi mempertahankan pengaturan cairan dalam tubuh. Kadar albumin normal dalam tubuh antara 3,4 – 4,8 gr/dl. Bila kurang dari itu menunjukkan masalah pada tubuh. Hal ini akan mempengaruhi kesehatan pada anak. Bisa saja anak kekurangan gizi hingga mengalami gizi buruk. Penurunan kadar albumin pada penderita hipoalbuminemia berhubungan dengan peningkatan morbiditas dan mortalitas. Pada penderita dengan hipoalbumin di ruang anak-anak RSUD Jayapura, diberikan ekstra jus putih telur, namun hasil evaluasi terhadap pemberian jus putih telur tersebut menunjukkan bahwa pemberian jus putih telur tidak diminum oleh pasien karena bau amis dari putih telur, sehingga penulis ingin menggantikannya dengan formula albumin. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat penerimaan formula albumin dan pengaruhnya terhadap kenaikan kadar albumin darah pada pasien dengan hipoalbumin di ruang anak-anak RSUD Jayapura. Jenis penelitian ini adalah Action Research dengan menggunakan desain penelitian pre experiment artinya experimen tanpa menggunakan kontrol, langsung meneliti kepada sampel dengan melihat hasil awal dan akhir perlakuan (pre-post test), dilaksanakan pada bulan Juni – Juli 2013 di RSUD Jayapura. Rata-rata asupan energi terkecil 49,7 % dan terbesar 99,5 % dari standart diet rumah sakit. Rata-rata asupan protein terkecil 47 % dan terbesar 120,6 % dari standart diet rumah sakit. Terjadi peningkatan kadar albumin darah berkisar antara 0,1 g/dl hingga 0,4 g/dl. Perlu penelitian lebih lanjut tentang pemberian formula albumin bagi pasien dewasa dengan hipoalbumin. Kata kunci : Hipoalbumin, Gizi buruk, Formula Albumin, Putih Telur
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PENGATURAN POSISI PASIEN INTRAOPERATIF SUPINE DI INSTALASI BEDAH SENTRAL (IBS) RSUD “KANJURUHAN”-KEPANJEN KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: FATHUR RAHMAN
NIM: 1201410031
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Tavip Dwi Wahyuni, S. Kep, NS, M. Kes., Joko Wiyono, S. Kep, M. Kep, Sp. Kom.
Subjek: Pengaturan posisi supine
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Pengaturan posisi pasien intraoperatif supine di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD “Kanjuruhan”-Kepanjen Kabupaten Malang. Fathur Rahman (2013). Skripsi Deskriptif Observatif, Program Studi Keperawatan, Jurusan D-IV Keperawatan Perioperatif, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing: (Utama) Tavip Dwi Wahyuni, S. Kep, NS, M. Kes., (Pendamping) Joko Wiyono, S. Kep, M. Kep, Sp. Kom. Kata Kunci : Pengaturan posisi supine Pengaturan posisi pasien intraoperatif supine berhubungan erat dengan ketersediaan alat bantu posisi, kesadaran dan kedisiplinan dalam melakukan pengaturan posisi supine intraoperatif, ketersediaan SOP atau cara kerja tertulis tentang pengaturan posisi supine dan anggapan bahwa tindakan pembedahan yang dilakukan beresiko rendah terjadi cedera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan posisi pasien intraoperatif supine di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD “Kanjuruhan”-Kepanjen. Metode penelitian: deskriptif observatif dengan 23 responden penelitian. Pengambilan data dilaksanakan tanggal 11 Maret-26 Juni 2013. Instrumen penelitian menggunakan check list yang berdasarkan pengaturan posisi pasien intraoperatif supine dalam Gruendermann (2006) yang menunjukkan pengaturan posisi pasien intraoperatif supine di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD “Kanjuruhan”-Kepanjen. Dari hasil penelitian, pengaturan posisi pasien intraoperatif supine di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD “Kanjuruhan”-Kepanjen pada sebagian responden (61%) adalah baik. Rekomendasi bagi peneliti selanjutnya untuk penelitian yang sejenis hendaknya mengkorelasikan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pengaturan posisi pasien intraoperatif supine.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
‱ cara menjadi anggota perpustakaan
‱ cara cek plagiarisme
‱ Jam buka perpustakaan