Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 5081–5090 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PENGARUH PENYULUHAN GIZI TERHADAP PENGETAHUAN, KETERAMPILAN IBU DALAM MENGATUR MAKANAN DAN TINGKAT KONSUMSI ( ENERGI DAN ZINK ) BALITA DENGAN GANGGUAN MAKAN

Lihat Detail Karya
Penulis: YANUARTI ALLAN RIZKY
NIM: 1203400017
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV GIZI
Dosen Pembimbing: Bimbingan Nurul Hakimah dan Sutomo Rum Teguh K
Subjek: Pengaruh Penyuluhan Gizi
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Yanuarti Allan Rizky, 2012. “Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Tingkat Pengetahuan, Keterampilan Ibu Dalam Mengatur Makanan Dan Tingkat Konsumsi ( Energi Dan Zink ) Balita Dengan Gangguan Makan”. Jurusan Gizi. (Dibawah Bimbingan Nurul Hakimah dan Sutomo Rum Teguh K). Sebagian besar ( 67-78 %) anak di TK Muslimat NU 43 Jl. Batujajar V no 39 Malang, mengalamin gangguan makan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan gizi terhadap tingkat pengetahuan, keterampilan ibu dalam mengatur makanan dan tingkat konsumsi (energi dan zink) balita dengan gangguan makan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian praeeksperimen dengan rancangan One Group Pre and Post Test Design. Responden penelitian ini berjumlah 23 balita. Pengumpulan data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara langsung dengan ibu balita yang mengalami gagguan makan di TK Muslimat NU 43 Malang. Cara pengolahan data tentang secara diskriptif dan ditabulasikan dalam bentuk diagram. Hasil pengaruh dianalisis secara statistik dengan menggunkan Uji paired t-test. Karakteristik ibu balita gangguan makan di TK Muslimat NU 43 Malang berdasarkan Tingkat pendidikan ibu balita sebagian besar (52%) SMA, anggota keluarga balita dalam kategori kecil sebesar 65%, pendapatan keluarga sebagian besar (61%) ≥ Rp 1.200.000, karakteristik balita degan gangguan makan pada usia 4–6 tahun sebesar 96% dan berjenis kelamin balita perempuan sebanyak 61% (13 balita), status gizi balita menurut BB/TB dan TB/U sebanyak 28% (7 balita) dan 39% (9 balita), jenis gangguan makan sebagian besar mengalami sulit makan sebanyak 62%, lama gangguan makan balita sebagian besar 1-2 tahun. Hasil analisis statistik paired t-test (p = 0,000) menunjukkan ada pengaruh antara pengetahuan gizi ibu balita, tingkat keterampilan ibu balita, tingkat konsumsi energi dan zink balita sebelum dan setelah intervensi penyuluhan. Pengaruh penyuluhan dalam merubah pengetahuan, keterampilan ibu balita dalam mendapatkan informasi tengtang gizi dan menerapkan cara mengatasi balita yang mengalami gangguan makan. Sehingga dapat mencapai keadaan yang baik pula terutama perbaikan gangguan makanan, tumbuh kembang dan status gizi balita.. Disarankan untuk melakukan penyuluhan gizi sebagai program kegiatan pemantauan KIE (Komunikasi Informasi Edukasi) bagi guru serta ibu balita yang mengalami gangguan makan secara berkesinambungan. Kata kunci : Pengaruh Penyuluhan Gizi, Tingkat Pengetahuan, Tingkat Keterampilan Ibu Dalam Mengaturan Makanan, Tingkat Konsumsi ( Energi Dan Zink ) Balita Dengan Gangguan Makan
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PERENCANAAN MAKAN DENGAN MEDIA FOOD MODEL TERHADAP KETEPATAN JUMLAH KALORI PADA PENDERITA DM TIPE 2 DI PUSKESMAS JANTI MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DEBBY SYAHRU ROMADLON
NIM: 1201440004
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Djoko Setyono, SKM, M.Kes. (Pendamping) Ns. Maria Diah C.T, M.Kep. Sp.MB.
Subjek: Penyuluhan Kesehatan, Perencanaan Makan, Food Model, Ketepatan Jumlah Kalori, Diabetes Mellitus
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Romadlon, Debby Syahru (2013). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Perencanaan Makan Dengan Media Food Model Terhadap Ketepatan Jumlah Kalori pada Penderita DM Tipe 2 di Puskesmas Janti Malang. Skripsi, Program Studi DIV Keperawatan Medikal Bedah Minat Diabetes Mellitus dan Edukator, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Djoko Setyono, SKM, M.Kes. (Pendamping) Ns. Maria Diah C.T, M.Kep. Sp.MB. Kata Kunci : Penyuluhan Kesehatan, Perencanaan Makan, Food Model, Ketepatan Jumlah Kalori, Diabetes Mellitus Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit terbesar di Indonesia yang dapat dikelola dengan perencanaan makan yang baik. Penyuluhan kesehatan tentang perencanaan makan dengan media food model dapat meningkatkan pengetahuan penderita DM tentang perencanaan makan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan tentang perencanaan makan dengan media food model terhadap ketepatan jumlah kalori penderita DM tipe 2. Penelitian ini menggunakan metode Pre–Eksperimental dengan desain one group pretest posttest design yang dilaksanakan pada 10 Maret – 12 Mei 2013. Populasi penelitian berjumlah 153 orang yang diambil 15 sampel dengan teknik quota sampling. Perlakuan dalam penelitian ini berupa penyuluhan kesehatan tentang perencanaan makan dengan media food model. Data karakteristik dan penerapan ketepatan jumlah kalori responden didapatkan melalui wawancara dan food record. Data diolah menggunakan uji wilcoxon dan dianalisis secara deskriptif. Hasil uji wilcoxon menunjukkan terdapat pengaruh dari penyuluhan kesehatan tentang perencanaan makan dengan media food model terhadap ketepatan jumlah kalori dengan p value = 0,002 (α=0,05). Hal ini terlihat dari peningkatan pelaksanaan ketepatan jumlah kalori dari 20% responden sebelum penyuluhan menjadi 86,67% responden setelah penyuluhan. Saran untuk penderita DM dan petugas kesehatan untuk menggunakan media food model sebagai sarana yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan tentang perencanaan makan.
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PENGARUH PENYULUHAN KPSP TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KADER POSYANDU DI DESA GUNUNGREJO KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SANIS SYAFA’ATUN NUR ROHMAH
NIM: 1002100088
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing Utama : Marjati, S.ST, M.Pd. Pembimbing Pendamping : Suprapti, S.ST, M,Ke
Subjek: Kader Posyandu, KPSP, Penyuluhan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Rohmah,Sanis.S.N,2013. Pengaruh Penyuluhan KPSP Terhadap Tingkat Pengetahuan Kader Posyandu di Desa Gunungrejo Kec. Singosari Kab. Malang. Karya Tulis Ilmiah, Pembimbing Utama : Marjati, S.ST, M.Pd. Pembimbing Pendamping : Suprapti, S.ST, M,Kes. KPSP merupakan alat/instrumen yang digunakan untuk mengetahui perkembangan anak normal atau ada penyimpangan yang dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan ataupun tenaga non kesehatan yang terlatih. Di desa, posyandu merupakan salah satu kegiatan kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat. Kurangnya pengetahuan kader posyandu tentang KPSP dapat mempengaruhi pendeteksian dini penyimpangan perkembangan terhadap anak sehingga dipandang perlu untuk melakukan penyuluhan tentang KPSP terhadap Kader Posyandu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan KPSP terhadap tingkat pengetahuan kader posyandu di Desa Gunungrejo Kec. Singosari Kab. Malang. Desain penelitian Analitik Quasi Eksperiment dengan One Group Pretest-Postest Design.,dengan populasi sebanyak 30 orang responden kader posyandu, sampling menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang responden kader posyandu yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan pedoman penyuluhan (SAP), kemudian data dianalisa dengan Wilcoxon Sign Rank Test. Dari hasil penelitian,diketahui bahwa hasil uji statistik Wilcoxon Sign Rank Test diperoleh Z hitung. Nilai Z hitung = -3,397 (untuk tingkat tahu) , -3,442 (untuk tingkat paham) dan -3,487 (untuk tingkat aplikasi), sehingga dapat dibandingkan dengan Z tabel =1,98, oleh karena Z hitung (tingkat tahu, paham dan aplikasi) > Z tabel, maka dapat disimpulkan H1 diterima yang menunjukkan adanya pengaruh antara penyuluhan KPSP terhadap tingkat pengetahuan kader posyandu di Desa Gunungrejo Kec. Singosari Kab. Malang. Berdasarkan hasil peneletian tersebut di atas, hendaknya menjadi bahan pertimbangan bagi bidan dalam memberikan penyuluhan terhadap kader posyandu. Kata Kunci : Kader Posyandu, KPSP, Penyuluhan
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG NARKOTIKA, ALKOHOL, PSIKOTROPIKA DAN ZAT ADIKTIF PADA REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KARTIKA IV-I MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ISMIYATUN
NIM: 1201420007
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing Utama Dyah Widodo, SKp, M Kes. Pembimbing Pendamping Albertus Setijono, SST, SPd, M.Pd
Subjek: Penyuluhan, pengetahuan, remaja, napza, narkotika, alkohol, psikotropika, zat adiktif
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Ismiyatun NIM 120140001 Pengaruh Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Tentang Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif Pada Remaja Di Sekolah Menengah Kejuruan Kartika IV-I Malang, Pembimbing Utama Dyah Widodo, SKp, M Kes. Pembimbing Pendamping Albertus Setijono, SST, SPd, M.Pd Pengetahuan remaja tentang napza kurang sehingga perlu berbagai upaya promosi kesehatan, salah satunya melalui penyuluhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan tentang narkotika, alkohol, psikotropika dan zat adiktif pada remaja di Sekolah Menengah Kejuruan Kartika IV-I Malang. Rancangan yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan studi quasi eksperimental dengan pre test-post test group design tanpa kelompok kontrol. Jumlah responden 70 orang yang diambil dengan cara purposive sampling. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner. Analisa ada pengaruh sesudah dan sebelum penyuluhan dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji menunjukkan nilai p=0,001 < α= 0,05. Hal ini menunjukkan Ho ditolak yang berarti ada pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan tentang narkotika, alkohol, psikotropika dan zat adiktif pada remaja di Sekolah Menengah Kejuruan Kartika IV-I Malang. Perlu ditingkatkannya pemberian penyuluhan tentang narkotika, alkohol, psikotropika dan zat adiktif pada kalangan remaja. Kata kunci : Penyuluhan, pengetahuan, remaja, napza, narkotika, alkohol, psikotropika, zat adiktif
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PENGARUH PERAWATAN METODE KANGURU TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH BAYI YANG MENGALAMI DEMAM DI PUSKESMAS PURWOSARI KABUPATEN PASURUAN

Lihat Detail Karya
Penulis: SARI NURHAYATI
NIM: 1102420002
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I : Dra. Susilaningsih, M.Kes, Pembimbing II : Siti Sundari, B.Sc,SE.M.Kes
Subjek: Perawatan Metode Kanguru, bayi, demam
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Nurhayati, Sari. 2013. Pengaruh Perawatan Metode Kanguru Terhadap Penurunan Suhu Tubuh pada Bayi yang Mengalami Demam di Puskesmas Purwosari Kabupaten Pasuruan. Karya Tulis Ilmiah. Program Studi DIV Kebidanan Klinik Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I : Dra. Susilaningsih, M.Kes, Pembimbing II : Siti Sundari, B.Sc,SE.M.Kes. Demam pada bayi sering menjadi masalah yang dihadapi baik di rumah sakit, puskesmas maupun di masyarakat Imunisasi atau infeksi ringan dapat menyebabkan bayi mengalami demam. Penanganan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan antipiretik dan Perawatan Metode Kanguru (PMK). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh PMK terhadap penurunan suhu tubuh bayi yang mengalami demam di Puskesmas Purwosari Kabupaten Pasuruan. Desain penelitian yang digunakan quasi experimental Pretest-Postest non Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 15 bayi kelompok kontrol (tanpa PMK) dan 15 bayi kelompok eksperimen (PMK). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara suhu tubuh sebelum dan sesudah prosedur PMK dengan p value = 0,000 dan rata-rata penurunan suhu badan antara sebelum dan sesudah PMK sebesar 1,39oC. Kelompok eksperimen mengalami penurunan suhu tubuh sebesar 1,90 kali dibanding kelompok kontrol. Implikasi kebidanan yang dapat direkomendasikan adalah selain dengan pemberian antipiretik, PMK bisa dijadikan salah satu metode asuhan kebidanan dalam menurunkan suhu tubuh bayi yang mengalami demam tanpa menimbulkan rasa sakit atau trauma, bahkan bayi akan nyaman dalam dekapan orang tua. Kata kunci : Perawatan Metode Kanguru, bayi, demam.
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PENGARUH SENAM NIFAS TERHADAP PENURUNAN TFU DAN PENGELUARAN LOCHEA PADA IBU POSTPARTUM

Lihat Detail Karya
Penulis: LUH ARI ARINI
NIM: 1202420022
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I: Afnani Toyibah, A.Per.Pen. M.pd, Pembimbing II: Ika Yudianti, S.ST, M.Keb
Subjek: Senam Nifas, Penurunan TFU, Pengeluaran Lochea
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Arini, Luh Ari. 2013. Pengaruh Senam Nifas Terhadap Penurunan TFU Dan Pengeluaran Lochea Pada Ibu Postpartum Di RB Pemkot Malang. Karya Tulis Ilmiah. Program Studi DIV Kebidanan Klinik Malang Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing I: Afnani Toyibah, A.Per.Pen. M.pd, Pembimbing II: Ika Yudianti, S.ST, M.Keb. Proses involusi uterus pada masa nifas ditandai dengan penurunan tinggi fundus uteri dan pengeluaran lochea. Jika terjadi kegagalan involusi dapat menyebabkan perdarahan postpartum.Bentuk mobilisasi dini terkait dengan involusi uterus dapat di lakukan seperti senam nifas. Desain penelitian yang digunakan adalah pre experimental designdengan populasi sebanyak 16 orang dan jumlah sampel masing-masing 8 orang pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. instrumen penelitian menggunakan Metlin dan lembar observasi. Dari hasil penelitian, pada kelompok intervensi hampir seluruhnya (100%) mengalami penurunan TFU yang normaldan seluruhnya (100%) mengalami pengeluaran lochea normal. Sedangkan pada kelompok kontrol sebagian besar (62,5%) mengalami penurunan TFU yang lambat dan juga sebagian besar (62,5%) mengalami pengeluaran lochea yang lambat. Hasil uji statistik denganFisher’s Exacttest diperoleh pada penurunan TFU nilai P0,026< α 0,05 serta pada pengeluaran lochea P 0,026< α 0,05 dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Hadi terima artinya ada pengaruh senam nifas terhadap penurunan TFU dan pengeluaran Lochea pada ibu postpartum. Dengan adanya pengaruh tersebut diharapkan ibu nifas dapat melakukan senam nifas serta tetap melakukan mobilisasi seperti biasa demi kelancaran proses involusinya. Kata Kunci: Senam Nifas, Penurunan TFU, Pengeluaran Lochea
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG BERAS HITAM TERHADAP KADAR SERAT TOTAL, KADAR ANTOSIANIN, AKTIFITAS ANTIOKSIDAN DAN MUTU ORGANOLEPTIK KUE MANGKOK

Lihat Detail Karya
Penulis: MARIETA MUTIARA SEMERU
NIM: 1003000021
Program Studi: POLTEKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Dibawah Bimbingan Agus Heri Santoso, STP., M.Si. dan Yohanes Kristianto,GradDipFoodSci,MFT.
Subjek: Gizi,Serat
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI MARIETA MUTIARA SEMERU, 2013. Pengaruh Substitusi Tepung Beras Hitam terhadap Kadar Serat Total, Kadar Antosianin, Aktifitas Antioksidan dan Mutu Organoleptik Kue Mangkok. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Dibawah Bimbingan Agus Heri Santoso, STP., M.Si. dan Yohanes Kristianto,GradDipFoodSci,MFT.) Stress oksidatif merupakan kondisi terjadinya peningkatan radikal bebas dan berhubungan dengan perkembangan penyakit degeneratif seperti kanker, kardiovaskuler, dan stroke . Radikal bebas dapat diatasi oleh antioksidan. Salah bahan pangan sumber antioksidan adalah beras hitam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji apakah beras hitam mampu dijadikan bahan dalam pembuatan kue mangkok. Sehingga mampu menghasilkan kue mangkok dengan antioksidan yang tinggi. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dan menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL). Dengan mengkombinasikan persentase tepung beras putih dengan tepung beras hitam. Sehingga diperoleh 4 formula P 0 (100% tepung beras putih), P1 (50% tepung beras putih 50% tepung beras hitam), P2 (25% tepung beras putih 75% tepung beras hitam) dan P 3 (10% tepung beras putih 90% tepung beras hitam). Penelitian ini menggunakan uji Statistik One Way Anova dan uji hedonic scale pada skala 1-4 pada tingkat kepercayaan 0,05. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung beras hitam pada kue mangkok memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar serat, aktivitas antioksidan, kadar antosianin dan mutu organoleptik meliputi warna, tekstur dan rasa. Namun lama blanching memberikan pengaruh tidak signifikan terhadap nilai mutu organoleptik aroma. Pada penilaian perlakuan terbaik, didapatkan pada taraf perlakuan P 2 dengan proporsi tepung beras putih : tepung beras hitam sebesar 25% : 75% dengan nilai total 0,75. Saran dalam penelitian ini adalah perlu dilaksanakan penelitian lebih lanjut mengenai pemanfaatan kue mangkok beras hitam sebagai salah satu alternatif dalam mengatasi masalah penyakit degeneratif Kata kunci : kue mangkok, beras hitam, kadar serat, kadar antosanin, aktivitas antioksidan, mutu organoleptik
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG DAUN KELOR DAN TEPUNG TEMPE DALAM MODISCO INSTAN TERHADAP ASUPAN ENERGI DAN ZAT GIZI, MUTU GIZI IN VIVO, DAN PERUBAHAN BERAT BADAN TIKUS WISTAR JANTAN MODEL KEP

Lihat Detail Karya
Penulis: FAIRLY ROZANA
NIM: 1203400027
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV GIZI
Dosen Pembimbing: Bimbingan ASTUTIK PUDJIRAHAJU dan BERNADUS R SUNINDYA
Subjek: gizi,tikus,tepung
Lihat Abstraksi
ABSTRAK FAIRLY ROZANA, 2013, “Pengaruh Substitusi Tepung Daun Kelor Dan Tepung Tempe Dalam Modisco Instan Terhadap Asupan Energi, Mutu Gizi (Secara In Vivo), Asupan Zat Gizi (Protein, Lemak, Karbohidrat) Dan Perubahan Berat Badan Tikus Wistar Jantan Model KEP” (dibawah Bimbingan ASTUTIK PUDJIRAHAJU dan BERNADUS R SUNINDYA) Prevalensi gizi buruk di Indonesia masih cukup tinggi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan penyediaan Modisco sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Modisco tepung daun kelor dan tepung tempe memiliki kandungan energi dan protein yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari pengaruh tepung daun kelor dan tepung tempe dalam modisco instan terhadap Asupan Energi, Mutu Gizi (Secara In Vivo), Asupan Zat Gizi (Protein, Lemak, Karbohidrat) Dan Perubahan Berat Badan Tikus Wistar Jantan Model KEP. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 kelompok perlakuan dan dilakukan 5 kali replikasi setiap kelompok perlakuan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari - Februari 2013. Semakin tinggi proporsi tepung daun kelor dan tepung tempe dalam modisco instan, kadar energi dan zat gizi modisco semakin meningkat. Kandungan gizi dalam modisco mempengaruhi asupan energi dan zat gizi dan berdampak terhadap perubahan berat badan tikus jantan wistar. Pemberian makanan tinggi energi dan tinggi kalori berupa modisco instan selama 30 hari pada hewan coba tikus jantan wistar model KEP mempengaruhi perubahan berat badan sekitar ± 18,96 gram. Produk modisco ini diharapkan dapat menjadi alternatif untuk penanganan gizi buruk karena adanya dampak yang positif terhadap intervensi yang dilakuakan terhadap hewan coba dan tidak akan jauh beda dengan pemberian pada manusia. Keyword : Gizi Buruk, Modisco Instan, Tepung Daun Kelor, Tepung Tempe, Tikus (Rattus novergicus strain wistar), Berat Badan.
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG JAGUNG BOSE DAN TEPUNG KACANG HIJAU TERHADAP NILAI GIZI, MUTU PROTEIN, DAN MUTU ORGANOLEPTIK BISKUIT MP-ASI

Lihat Detail Karya
Penulis: JANE AUSTEN PENI
NIM: 1203400034
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV GIZI
Dosen Pembimbing: bimbingan AAG Anom Aswin dan I Nengah Tanu K.
Subjek: kekurangan energi protein, tepung jagung bose, tepung kacang hijau, MP-ASI biskuit
Lihat Abstraksi
ABSTRAK JANE AUSTEN PENI : Pengaruh Substitusi Tepung Jagung Bose dan Tepung Kacang Hijau terhadap Nilai Gizi, Mutu Protein dan Mutu Organoleptik Biskuit MP-ASI (di bawah bimbingan AAG Anom Aswin dan I Nengah Tanu K.) Kurang Energi dan Protein (KEP) pada anak masih menjadi masalah gizi dan kesehatan masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dampak yang ditimbulkan KEP pada balita menyebabkan pertumbuhan yang tidak normal, menurunnya imunitas, dan tingkat kecerdasan yang rendah. Masalah ini dapat dicegah dengan memberikan makanan pendamping ASI (MP-ASI) sebagai bahan makanan tambahan yang bergizi dengan pemanfaatan bahan pangan lokal, yaitu jagung bose dan kacang hijau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung jagung bose dan tepung kacang hijau terhadap nilai gizi dan mutu organoleptik biskuit MP-ASI. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen laboratorium dengan desain percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 4 taraf perlakuan yaitu proporsi tepung terigu : tepung jagung bose : tepung kacang hijau adalah 100 : 0 : 0 (P 0 ), 70 : 15 : 15 (P 1 ), 60 : 20 : 20 (P 2 ), 40 : 30 : 30 (P 3 ). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni – Juli 2013. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa proporsi tepung jagung bose dan tepung kacang hijau memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai energi, kadar lemak, dan kadar abu, namun memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap kadar protein, kadar karbohidrat, dan mutu organoleptik biskuit MP -ASI. Taraf perlakuan P3 dengan proporsi tepung terigu, tepung jagung bose dan tepung kacang hijau sebesar 40 : 30 : 30 merupakan taraf perlakuan terbaik dalam produk biskuit MP-ASI dengan nilai energi 509 Kal/100 g; kadar air 1,39 g/100 g; kadar abu 2,99 g/100 g; kadar protein 8,35 g/100 g; kadar lemak 25,22 g/100 g, kadar karbohidrat 62,03 g/100 g; SAA 106,3; Mutu Cerna 91,9; NPU 91,9; PE Rasio 8,1; dan NDPCal% 6,0%. Kata Kunci : kekurangan energi protein, tepung jagung bose, tepung kacang hijau, MP-ASI biskuit
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG LABU KUNING DAN TEPUNG TEMPE TERHADAP NILAI GIZI, MUTU FISIK, DAN MUTU ORGANOLEPTIK FORMULA TKTP MODIFIKASI

Lihat Detail Karya
Penulis: YULIANA DOPONGTONUNG
NIM: 1203400033
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV GIZI
Dosen Pembimbing: bimbingan Agus Heri Santoso Dan I Nengah Tanu K
Subjek: Nilai Gizi, Mutu Fisik Dan Mutu Organoleptik, Formula TKTP Modifikasi
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Yuliana Dopong Tonung. 2013. Pengaruh Substitusi Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) dan Tepung Tempe Terhadap Nilai Gizi, Mutu Fisik, dan Mutu Organoleptik Formula TKTP Modifikasi (bawah bimbingan Agus Heri Santoso Dan I Nengah Tanu K.) Prevalensi gizi kurang serta gizi buruk secara umum di Propinsi NTT adalah 33,6% berarti belum mencapai target nasional perbaikan gizi tahun 2015 (20%). Kurang Energi Protein (KEP) atau gizi buruk sebagai akibat asupan zat gizi sangat kurang, dalam hal ini vitamin A. Masalah tersebut dapat diatasi dengan pemberian Formula TKTP. Labu kuning mengandung tinggi karbohidrat tetapi rendah akan zat gizi protein sedangkan Gyorgy (1961) melaporkan bahwa tempe mengandung tinggi protein dan nilai gizi pada tempe kedelai sebanding dengan susu skim dan lebih tinggi dari kacang kedelai yang tidak difermentasi, sehingga apabila digabungkan akan tersusun suatu formula yang mempunyai nilai energi dan protein yang berkualitas untuk mengatasi balita yang mengalami Kekurangan Energi dan Protein (KEP). Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan formula TKTP modifikasi berbahan baku pangan lokal yaitu tepung labu kuning dan tepung tempe yang mempunyai nilai gizi dan mutu organoleptik yang baik. Jenis penelitian ini menggunakan desain percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 3 taraf perlakuan yaitu P1 (Formula TKTP modifikasi 1); P2 (Formula TKTP modifikasi 2); P3 (Formula TKTP modifikasi 3). Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni - Juli 2013. Hasil analitik statistik Oneway anova pada tingkat kepercayaan 95 % menunjukkan bahwa proporsi tepung labu kuning dan tepung tempe memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar abu, dan kadar densitas kamba namun memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap nilai energi, kadar protein, kadar karbohidrat, kadar lemak. Untuk mutu organoleptik memberikan pengaruh yang signifikan pada rasa sedangkan untuk aroma,tekstur dan warna memberikan hasil yang tidak signifikan. Taraf perlakuan P3 dengan proporsi tepung labu kuning, tepung tempe sebesar 70 : 55 merupakan taraf perlakuan terbaik dalam formula TKTP Modifikasi. Kata Kunci : KEP, Nilai Gizi, Mutu Fisik Dan Mutu Organoleptik, Formula TKTP Modifikasi,Tepung Labu kuning dan Tepung Tempe.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan