Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 5041–5050 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2013

KETERSEDIAAN ENERGI DAN ZAT GIZI SERTA DAYA TERIMA TERHADAP MENU YANG DISAJIKAN PADA PENYELENGGARAAN MAKANAN ASRAMA PUTRI MAN 1 MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Cicik Anisa Pratiwi
NIM: 1003000004
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Pembimbing: (Utama) Bachyar Bakri, (Pendamping) Dwie Soelistyorini.
Subjek: energi, gizi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Ketersediaan Energi dan Zat Gizi serta Daya Terima Terhadap Menu yang Disajikan pada Penyelenggaraan Makanan Asrama Putri Man 1 Malang. Cicik Anisa Pratiwi (2013). Program Studi Diploma III Gizi, Jurusan Gizi Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing: (Utama) Bachyar Bakri, (Pendamping) Dwie Soelistyorini. Kata Kunci: Ketersediaan Energi dan Zat Gizi, Daya Terima Makanan, Pola Menu, Standart Porsi Asrama putri MAN 1 Malang menyelenggarakan makanan yang melayani 60 siswa dengan frekuensi makan 2 kali sehari yaitu pagi dan malam hari. Siswi seringkali menyisakan makanan yang disajikan. Sisa makanan tersebut dapat mempengaruhi kecukupan gizi para siswi. Tujuan penelitian adalah mengetahui ketersediaan energi dan zat gizi serta daya terima terhadap menu yang disajikan di asrama putri MAN 1 Malang. Jenis penelitian adalah observasional bersifat deskriptif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 26-28 februari 2013 di asrama putri MAN 1 Malang. Responden sebanyak 60 orang. Hasil pengamatan yang didapat di asrama putri MAN 1 Malang Pola menu masih belum sesuai dengan susunan menu seimbang. Porsi penyajian makanan masih belum sesuai dengan standart yang dianjurkan. Ketersediaan energi dan zat gizi mayoritas tergolong dalam katagori defisit. Daya terima siswi terhadap menu yang disajikan adalah 50% daya terima cukup terhadap nasi, 100% daya terima baik terhadap lauk hewani, 46,7% daya terima cukup terhadap lauk nabati, 43,3% daya terima cukup terhadap sayur. Untuk menghindari jatuhnya siswi pada kondisi gizi kurang maka perlu diadakan penelitian lanjutan mengenai status gizi siswa. Selain itu, dari pihak pengelolah asrama lebih memperhatikan ketersediaan energi dan zat gizi pada menu yang disediakan.
Cover KTI
tidak tersedia
2013

KUALITAS MAKANAN, MUTU FISIK ALAT SAJI DAN DAYA TERIMA ANAK PADA PENYELENGGARAAN MAKANAN DI PANTI ASUHAN NURUL ABYADH SUMBERSARI MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: IFATUL MUNIFAH
NIM: 1003000067
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Pembimbing I : Sri Endang Surowati, Pembimbing II : Bachyar Bakri
Subjek: makanan,anak
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Ifatul Munifah, 2013. Kualitas Makanan, Mutu Fisik Alat Saji dan Daya Terima Anak pada Penyelenggaraan Makanan di Panti Asuhan Nurul Abyadh Sumbersari Malang. Program Studi DIII Gizi Malang. Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I : Sri Endang Surowati, Pembimbing II : Bachyar Bakri) Kualitas makanan biasa disebut dengan cita rasa makanan. cita rasa tersebut ditimbulkan oleh terjadinya rangsangan terhadap berbagai indra dalam tubuh manusia, terutama indera penglihatan, indera pencium dan indera pengecap. Makanan yang memiliki cita rasa yang tinggi adalah makanan yang disajikan menarik, menyebar bau yang sedap dan memberikan rasa yang lezat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang perhatian dalam memasak terutama pada warna lauk hewani, lauk nabati dan sayuran masih belum sesuai, sedangkan dari segi rasa, anak panti sering komplain kepada tenaga pengolah sehingga dapat mempengaruhi daya terima anak asuh. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kualitas makanan, mutu fisik alat saji dan daya terima pada makanan yang disajikan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 11-16 Februari 2013 dengan jumlah responden 43 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan desain penelitian cross sectional. Data yang diperlukan adalah data gambaran umum penyelenggaraan makanan, kualitas makanan, mutu fisik alat saji, dan daya terima anak terhadap makanan yang disajikan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kemudian dibandingkan dengan kepustakaan yang ada. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa kualitas makanan tergolong dalam kategori cukup dengan prosentase sebesar 90,69% yaitu nilai tertinggi terhadap makanan pokok. Mutu fisik alat saji yang digunakan termasuk dalam kategori layak dengan prosentase sebesar 75%. Daya terima anak asuh terhadap makanan yang disajikan termasuk dalam kategori cukup dengan prosentase 76,74%, dengan nilai tertinggi pada sayur. Dari hasil penelitian dapat disarankan kepada pengelola penyelenggaraan makanan di Panti Asuhan Nurul Abyadh Sumbersari Malang kualitas makanan perlu ditingkatkan lagi dalam pemilihan penyediaan makanan bagi anak asuh terutama pada lauk nabati dan sayur dan penyelenggara seharusnya memperhatikan jumlah anak asuh, jenis kelamin dan umur agar daya terima dapat tercapai secara maksimal serta perlu ada penambahan tenaga kerja 3 orang pada penyelenggaraan makanan. Kata Kunci : Kualitas Makanan, Mutu Fisik Alat Saji dan Daya Terima Anak.
Cover KTI
tidak tersedia
2013

KUALITAS MENU DAN DAYA TERIMA TERHADAP TINGKAT KONSUMSI ENERGI DAN PROTEIN ANAK USIA SEKOLAH

Lihat Detail Karya
Penulis: AJENG RENZAHIKA
NIM: 1003000041
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Pembimbing I: BACHYAR BAKRI, Pembimbing II: ASTUTIK PUDJIRAHAJU
Subjek: konsumi,energi,protein
Cover KTI
tidak tersedia
2013

MOTIVASI IBU MEMBIMBING TODDLER (1-3 TAHUN) DALAM ORAL HYGIENE DI PAUD ADE IRMA SURYANI KELURAHAN RAMPAL CELAKET KECAMATAN KLOJEN KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: IMAM SUHANI SETIAWAN
NIM: 1001100066
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Wahyuningsri, S.Pd, M.Kes, (Pendamping) Rossyana Septyasih, S.Kp, M.Pd
Subjek: motivasi, ibu, toddler, oral hygiene
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Motivasi Ibu Membimbing Toddler (1-3 tahun) Dalam Oral Hygiene Di PAUD Ade Irma Suryani Kelurahan Rampal Celaket Kecamatan Klojen Kota Malang. Imam Suhani Setiawan (2013) Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survei, Program Studi Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Wahyuningsri, S.Pd, M.Kes, (Pendamping) Rossyana Septyasih, S.Kp, M.Pd. Anak usia toddler (1-3 tahun) berada dalam pada masa keemasan untuk aspek pertumbuhan dan perkembangan. Pada usia tersebut toddler memiliki keterbatasan dalam oral hygiene. Ibu mempunyai motivasi yang kuat untuk mendidik anak dalam oral hygiene pada toddler. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi motivasi ibu membimbing toddler (1-3 tahun) dalam oral hygiene di PAUD Ade Irma Suryani Kelurahan Rampal Celaket Kota Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif survey. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan pertanyaan terbuka dan tertutup. Subjek penelitian dalam deskriptif survei ini yaitu berjumlah 30 orang ibu (responden) yang memiliki anak usia 1-3 di PAUD Ade Irma Suryani dan bersedia menjadi responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa 69,5% responden memiliki motivasi yang sedang dalam membimbing toddler dalam oral hygiene, dapat ditunjukkan dengan rata-rata motivasi intrinsik dan ektrinsik masing-masing sebesar 69% dan 70% dengan kriteria motivasi sedang. Motivasi intrinsik dipengaruhi oleh faktor minat. Motivasi ekstrinsik dipengaruhi oleh faktor pujian dan keinginan untuk meniru orang lain. Rekomendasi dari deskriptif survey ini bagi peneliti selanjutnya agar meniliti perilaku toddler dalam oral hygiene dengan melakukan metode pengumpulan data dengan teknik observasi dan wawancara. Kata Kunci : motivasi, ibu, toddler, oral hygiene
Cover KTI
tidak tersedia
2013

MUTU ASUPAN MAKANAN DIET KAITANNYA DENGAN PERBAIKAN FUNGSI GINJAL PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI RSUD. KANJURUHAN KEPANJEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Imaniar Krisnawati
NIM: 1203400020
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV GIZI
Dosen Pembimbing: Pembimbing I: Etik Sulistyowati SST.S.Gz M.Kes. Pembimbing II: Ibnu Fajar SKM. M.Kes
Subjek: Mutu Asupan Makanan, Perbaikan Fungsi Ginjal
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Krisnawati, Imaniar (2013). Mutu Asupan Makanan Diet Kaitannya Dengan Perbaikan Fungsi Ginjal Pasien Penyakit Ginjal Kronik Di RSUD. ‘Kanjuruhan’Kepanjen. Skripsi, Program Studi DIV Gizi Malang. Pembimbing I: Etik Sulistyowati SST.S.Gz M.Kes. Pembimbing II: Ibnu Fajar SKM. M.Kes. Menurut Pusat data dan Informasi Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia tahun 2007, menyatakan jumlah penderita gagal ginjal diperkirakan sekitar 50% orang/satu juta penduduk. Penurunan fungsi ginjal yang terjadi secara menahun dan umumnya bersifat irreversibel ditandai dangan kadar ureum dan kreatinin yang tinggi (Martin, 2005). Kenaikkan plasma kreatinin 1-2 mg/dl dari normal menandakan penurunan LFG±50%. Pengaturan pemberian protein sangat diperlukan untuk pasien gagal ginjal, diberikan protein yang bernilai biologis tinggi, agar mampu digunakan oleh tubuh.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran umum pasien, serta menganalisis mutu protein dari asupan makan pasien gagal ginjal kronik yang kaitannya dengan perbaikan fungsi ginjal di RSUD ‘Kepanjen’. Penelitian ini observasional analitik dengan rancangan penelitian case study merupakan penelitian yang mengamati dan menganalisis asupan makan pasien gagal ginjal kronik, serta mengamati perubahan kadar kreatinin pasien dari hasil pemeriksaan selama dilakukan pengamatan.Hasil observasi menunjukkan bahwa pasien yang dijadikan responden berjumlah 5 orang dengan rata-rata recall asupan makan pasien masih tergolong kurang hal ini dikarenakan pasien mengaku mual dan terkadang sampai muntah saat mencium aroma makanan, sehingga nafsu makan pasien jadi menurun. Namun hasil perhitungan mutu asupan makan pasien berdasarkan perhitungan NPU (Net Protein Utilization) sudah tergolong baik, dengan hasil diatas 70. Maka disarankan pada Ahli Gizi agar memperhatikan asupan makan pasien terutama pada pasien Gagal Ginjal Kronik lebih diutamakan kebutuhan proteinnya,dilakukan perhitungan mutu asupan makanan diet pasien. Kata kunci: Mutu Asupan Makanan, Perbaikan Fungsi Ginjal.
Cover KTI
tidak tersedia
2013

MUTU MIKROBIOLOGI PADA PERALATAN MAKAN, MAKANAN OLAHAN DAGING AYAM DAN AIR PENGOLAHAN DI WASERDA POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Iman Kusuma Dwinata
NIM: 1003000070
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Dibawah bimbingan: Sulistiastutik dan Agus Heri Santoso
Subjek: air, mikroorganisme
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Kusuma, Iman Dwinata (2013). Mutu Mikrobiologi Pada Peralatan Makan, Makanan Olahan Daging Ayam Dan Air Pengolahan Di Waserda Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. (Dibawah bimbingan: Sulistiastutik dan Agus Heri Santoso) Makanan yang bermutu dibutuhkan oleh makhluk hidup sebagai sumber tenaga, sumber pengatur dan pembangun. Faktor yang dapat mempengaruhi mutu makanan salah satunya adalah cemaran mikroorganisme pada makanan. Cemaran mikroorganisme pada makanan dapat berasal dari peralatan yang tidak bersih dengan cara berpindah melalui media-media yang terjamah oleh penjamah makanan. Cemaran mikroorganisme pada makanan dapat berupa kapang, khamir ataupun Bakteri. Cemaran mikroorganisme pada makanan dapat mempengaruhi kualitas makanan bahkan dapat meracuni siapa yang mengkonsumsinya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui cemaran mikroorganisme pada peralatan makan, makanan olahan dari daging ayam dan air pengolahan di ruang dapur waserda. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian eksploratif dan bersifat observasional. Penelitian dilakukan di Waserda Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dan Pengujian Mikroorganisme di lakukan di Laboratorium Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang serta didukung dengan literatur-literatur dari Perpustakaan maupun Website. Hasil penelitian yang diperoleh melalui pemeriksaan laboratorium yaitu peralatan makan (piring dan sendok) yang ternyata didapati adanya cemaran kapang/khamir dan bakteri. Penelitian pada ayam goreng dan ayam bumbu balado dibandingkan dengan SNI 7388:2009, pada hasil Angka Lempeng Total tidak didapati cemaran mikroorganisme yaitu 0 koloni/ml, sehingga makanan layak untuk dikonsumsi. Dan pemeriksaan laboratorium cemaran mikroorganisme pada air penampungan di ruang pengolahan di waserda dibandingkan kuantitatif bakteri E. coli dengan standart menurut Permenkes RI No.416/Menkes/PER/IX/1990 yang menyebutkan harus tidak ada cemaran, namun didapati adanya cemaran pada air tampungan. Melihat betapa pentingnya menjaga hygiene dan Sanitasi untuk menjaga kualitas makanan agar tetap terjaga hingga dimakan oleh konsumen. Kata kunci: Mikroorganisme, Peralatan makan, olahan daging ayam, air.
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PELAKSANAAN PENGELOLAAN INSTRUMEN BEDAH ORTHOPEDI PASCA OPERASI FRAKTUR FEMUR DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD “ KANJURUHAN” KEPANJEN KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ABDUL MUNIR
NIM: 1201410034
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing Utama Rudi Hamarno,S.Kep,Ns,M.Kep. Pendamping Sri Mudayatingsih,SKp, M.Kes
Subjek: Pengelolaan, Instrumen orthopedi ,Fraktur femur
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Pelaksanaan Pengelolaan Instrumen Bedah Orthopedi Pasca Fraktur Femur Di Instalasi Kamar Operasi RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang. Abdul Munir (120141034). Skripsi, Penelitian Deskriptif. Program Studi Diploma IV Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan Medikal Bedah Minat Perioperatif, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama Rudi Hamarno,S.Kep,Ns,M.Kep. Pendamping Sri Mudayatingsih,SKp, M.Kes. Kata Kunci : Pengelolaan, Instrumen orthopedi ,Fraktur femur, Instrumen bedah adalah kelompok alat yang digunakan untuk melakukan tindakan pembedahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pelaksanaan pengelolaan instrumen bedah orthopedi paska operasi fraktur femur. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif observatif dengan instrumen bentuk lembar observasi berupa cheklist. Pengambilan data dilaksanakan mulai bulan pebruari sampai mei 2013 di Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Umum Daerah”Kanjuruhan”Kepanjen Kabupaten Malang dengan jumlah sampel 8 responden dan pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dan dianalisa menggunakan analisa kualitatif kemudian diambil kesimpulan berdasarkan observasi dan dideskripsikan secara naratif. Hasil penelitian didapatkan bahwa untuk dekontaminasi set instrumen post operasi orthopedi di Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Umum Daerah “Kanjuruhan” Kabupaten Malang didapatkan 75% responden katagori baik, pengeringan set instrumen post operasi orthopedi didapatkan 100% responden katagori baik, lubrikasi set instrumen post operasi orthopedi didapatkan 63 % responden katagori baik, pengemasan set instrumen post operasi orthopedi didapatkan 75% responden katagori baik, saran kepada operasional Rumah Sakit Umum Daerah “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang supaya mengirim perawat instrumen dan sirkuler yang belum pelatihan untuk mengikuti pelatihan instrumen, seminar dan pengetahuan lainnya tentang kamar operasi.
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PELAKSANAAN PEMAKAIAN SARUNG TANGAN STERIL OLEH TIM BEDAH SENGAN METODETERTUTUP SESUAI SOP DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSU DR. SAIFUL ANWAR MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ELISTYA NASTAIN
NIM: 1201410006
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I: Setyo Harsoyo, SKM, M.Kes., Pembimbing II: Arief Bachtiar, S.Kep.Ns, M.Kep.
Subjek: sarung tangan steril, tim bedah, SOP
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Nastain, Elistya (2013). Pelaksanaan Pemakaian Sarung Tangan Steril Oleh Tim Bedah Dengan Metode Tertutup Sesuai SOP Di Instalasi Bedah Sentral RSU Dr. Saiful Anwar Malang. SKRIPSI, Program Studi Keperawatan Malang Minat Keperawatan Perioperatif, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I: Setyo Harsoyo, SKM, M.Kes., Pembimbing II: Arief Bachtiar, S.Kep.Ns, M.Kep. Pemakaian Sarung tangan steril merupakan alat pelindung diri yang membentuk sawar antara orang yang sudah menjalani scrub, gown dengan pasien untuk menghindari bahaya infeksi nosokomial. Penelitian ini bertujuan untuk memantau pelaksanaan pemakaian sarung tangan steril oleh tim bedah secara mandiri sesuai SOP. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif observatif. Populasi dalam penelitian ini adalah tim bedah antara lain PPDS dan Supervisor dengan besar sampel sebanyak 25 responden yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Alat ukur penelitian ini menggunakan ceklist dengan skala nominal. Hasil penelitian yang diperoleh dikategorikan tidak tepat dalam memakai sarung tangan steril secara mandiri sebanyak 80% atau 20 responden dari 25 responden penelitian, dan sisanya sebanyak 20% atau 5 responden yang dikategorikan tepat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hampir seluruh responden dikategorikan tidak tepat dalam memakai sarung tangan steril secara mandiri sesuai SOP. Rekomendasi yang diberikan kepada seluruh tim bedah supaya mengevaluasi kinerja tim untuk menjadi lebih baik sehingga meminimalkan terjadinya infeksi akibat kontaminasi selama prosedur pembedahan bagi tim bedah sendiri maupun bagi pasien. Kata kunci : sarung tangan steril, tim bedah, SOP
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PELAKSANAAN PEMINDAHAN PASIEN PASCA OPERASI DENGAN GENERAL ANESTHESIA DARI KAMAR OPERASI KE RUANG PEMULIHAN (RECOVERY ROOM) DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: MOH PROBO GINANTO
NIM: 1201410002
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Lenni Saragih, S.KM., M.Kes, (Pendamping) Sri Mugianti, S.Kep.Ns., M.Kep,
Subjek: Pemindahan Pasien, Pasca Operasi, General Anesthesia
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Ginanto, Moh Probo (2013). Pelaksanaan Pemindahan Pasien Pasca Operasi Dengan General Anesthesia Dari Kamar Operasi Ke Ruang Pemulihan (Recovery Room ) Di Instalasi Bedah Sentral RSUD Dr. Saiful Anwar Malang.Skripsi Deskriptif Observasi, Program Studi DIV Keperawatan Minat Perioperatif, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Lenni Saragih, S.KM., M.Kes, (Pendamping) Sri Mugianti, S.Kep.Ns., M.Kep, Pelaksanaan pemindahan pasien pasca operasi dengan general anesthesia dari Kamar Operasi ke Ruang Pemulihan hendaklah melalui prosedur tetap biasa disebut standart operasional prosedur yang disingkat dengan SOP agar tercapai keamanan, kenyamanan, dan mencegah resiko cedera pada pasien SOP yang meliputi 3 (tiga) tahap yaitu tahap persiapan, proses pemindahan dan serah terima pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pelaksanaan pemindahan pasien pasca operasi dengan general anesthesia dari Kamar Operasi ke Ruang Pemulihan. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan sampel 30 orang. Penelitian dilaksanakan 12-16 Agustus 2013 bertempat di Instalasi Bedah Sentral RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Pengambilan data ini dilakukan dengan cara mengobservasi pelaksanaan pemindahan pasien dengan general anesthesia dari Kamar Operasi ke Ruang Pemulihan. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap persiapan pemindahan 64,4% tidak sesuai, pada tahap proses pemindahan 71,8 % sesuai dan serah terima pasien di ruang pemulihan 100% tidak sesuai. Hasil ini menunjukkan bahwa pada tahap persiapan belum mempersiapkan secara tepat alat beserta administrasi yang digunakan untuk memindahkan pasien, sedangkan pada proses pemindahan telah melaksanakan pemindahan secara tepat walaupun belum 100%, dan pada tahap serah terima pasien menunjukkan bahwa tidak dilaksanakannya pemberian laporan secara verbal. Dari penelitian ini menunjukkan perlunya meningkatkan pemahaman tentang pelaksanaan pemindahan pasien pasca operasi dari kamar operasi ke ruang pemulihan secara menyeluruh dan terintegrasi. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat melaksanakan penelitian lebih spesifik pada jenis kasus pembedahan dan anestesi yang digunakan mengenai pemindahan pasien dari Kamar Operasi ke Ruang Pemulihan. Kata Kunci : Pemindahan Pasien, Pasca Operasi, General Anesthesia
Cover KTI
tidak tersedia
2013

PELAKSANAAN PERAWATAN KAKI PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS JANTI KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NOVITA NUR RIFA’AH
NIM: 1201440012
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing Utama Arief Bachtiar, SKep Ns, MKep. Pembimbing Kedua dr. Laksmi Sasiarini, Sp.PD.
Subjek: Pelaksanaan Perawatan kaki, Diabetes Melitus
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Novita Nur Rifa’ah (2013). Pelaksanaan Perawatan Kaki Pada Penerita Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Janti Kota Malang. Tugas Akhir Program Studi DIV Keperawatan Malang, Jurusan DIV Keperawatan Medikal Bedah, Minat Diabetes Mellitus dan Edukator, Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Malang. Pembimbing Utama Arief Bachtiar, SKep Ns, MKep. Pembimbing Kedua dr. Laksmi Sasiarini, Sp.PD. Perawatan kaki salah satu terapi non farmakologis diabetes mellitus (DM). Perawatan kaki merupakan sebagian upaya pencegahan primer pada pengelolaan kaki diabetik yang bertujuan untuk pencegah terjadinya luka. Tujuan penelitian ini Menggambarkan Pelaksanaan Perawatan Kaki Pada Penderita Diabetes Mellitus. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif survey. Jumlah sampel dalam penelitian ini 40 responden dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan jumlah soal sebanyak 20 soal. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pemeriksaan kaki mandiri baik dengan prosentase 55 % sebanyak 22 orang, pelaksanaan perawatan kuku baik sebanyak 24 orang dengan prosentase 60 %, pemilihan alas kaki dan kaos kaki baik sebanyak 22 orang dengan prosentase 55%, dan pelaksanaan senam kaki baik sebanyak 22 orang dengan prosentase 55%. Saran dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan program penyuluhan tentang perawatan kaki yang bertujuan untuk menekan angka komplikasi ulkus diabetes sebagai akibat dari glukosa darah yang tidak terkontrol dari diabetes mellitus. Kata Kunci : Pelaksanaan Perawatan kaki, Diabetes Melitus.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan