Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 5021–5030 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2013

HUBUNGAN TINGKAT KONSUMSI ENERGI, PROTEIN DAN CAIRAN TERHADAP PERKEMBANGAN BERAT BADAN BALITA GASTROENTERITIS DENGAN GIZI KURANG DI RUANG RAWAT INAP RSUD SIDOARJO

Lihat Detail Karya
Penulis: Sheila Octavia
NIM: 1003000100
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Bimbingan DWIE SOELISTYORINI dan AAG. ANOM ASWIN
Subjek: Gizi,Gastroenteritis
Lihat Abstraksi
ABSTRAK SHEILA OCTAVIA, (2013). “Hubungan Tingkat Konsumsi Energi, Protein, dan Cairan Terhadap Perkembangan Berat Badan Balita Gastroenteritis dengan Gizi Kurang di Ruang Rawat Inap RSUD Sidoarjo”. (Dibawah Bimbingan DWIE SOELISTYORINI dan AAG. ANOM ASWIN) Penyakit gastroenteritis menduduki rangking pertama penyakit terbanyak di RSUD Sidoarjo pada tahun 2011 dan 2012. Jika gizi kurang tidak segera ditangani maka dikhawatirkan akan berkembang menjadi gizi buruk (Suharjo, 2003). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan menggunakan desain penelitian case study, dilakukan pada pasien gastroenteritis dengan gizi kurang di RSUD Sidoarjo pada Tanggal 15 Juli – 1 Agustus 2013 dengan 5 orang pasien. Data yang dikumpulkan meliputi data gambaran umum pasien, standar diet rumah sakit, tingkat konsumsi energi, protein dan cairan, dan perkembangan berat badan yang diperoleh melalui wawancara, rekam medik, form food recall, observasi serta pengukuran dan disajikan dalam bentuk tabel, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian diperoleh bahwa pasien terdiri dari 4 orang laki-laki dan 1 orang perempuan. Tingkat konsumsi energi pasien tergolong cukup sebanyak 3 pasien, 1 orang pasien tergolong dalam kategori baik dan 1 orang pasien tergolong kurang. Tingkat konsumsi protein pasien yang tergolong baik sebanyak 4 orang pasien dan 1 orang pasien tergolong cukup. Tingkat konsumsi cairan kelima orang pasien tergolong baik. 2 orang pasien tidak mengalami perubahan berat badan, 2 orang pasien mengalami penurunan berat badan dan 1 orang pasien mengalami kenaikan berat badan selama masa rawat inap. Disarankan kepada pihak RSUD Sidoarjo agar lebih memperhatikan pasien dengan gizi kurang agar tidak menjadi gizi buruk. Kata kunci : Tingkat Konsumsi, Berat Badan, Gastroenteritis, Gizi Kurang
Cover KTI
tidak tersedia
2013

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN GIZI DAN BODY IMAGE, POLA KONSUMSI (TINGKAT KONSUMSI ENERGI DAN PROTEIN, FREKUENSI MAKAN) TERHADAP STATUS GIZI REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 6 MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Eka Arsita Hardini
NIM: 1003000061
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Pembimbing : (1) Hasan Aroni (2) Tapriadi
Subjek: gizi,frekuaensi makan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Eka Arsita Hardini, 2013.Hubungan Tingkat Pengetahuan Gizi dan Body image, Pola Konsumsi (Tingkat Konsumsi Energi dan Protein, Frekuensi Makan) Terhadap Status Gizi Remaja Putri di SMA Negeri 6 Malang. Karya Tulis Ilmiah, Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : (1) Hasan Aroni (2) Tapriadi Masalah gizi kurang pada remaja dapat diakibatkan dari diet yang ketat, kebiasaan makan yang buruk dan dan kurangnya pengetahuan tentang gizi. Para siswi SMA Negeri 6 Malang rata-rata berusia 15-18 tahun yang tergolong dalam kelompok remaja.Sebanyak 29% mengalami status gizi kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan tingkat pengetahuan gizi dan body image, pola konsumsi (tingkat konsumsi energi dan protein, frekuensi makan) terhadap status gizi remaja putri di SMA Negeri 6 Malang.Metode penelitian menggunakan rancangan kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 6 Malang, 15 Juni 2013. Populasi adalah siswi kelas XI yang berumur ≥ 17 tahun. Teknik sampling yang digunakan adalah proportionate stratified random sampling. Tingkat pengetahuan tentang gizi dan body image sebanyak 30,3% mempunyai tingkat pengetahuan yang kurang, 57,6% mempunyai tingkat pengetahuan yang sedang dan 12,1% mempunyai tingkat pengetahuan yang baik. Tingkat konsumsi energi menunjukkan bahwa 57,5% responden dalam kategori defisit berat. Tingkat konsumsi protein responden menunjukkan bahwa 54,6% responden masuk dalam kategori defisit berat. Status gizi responden menunjukkan sebanyak 48,5% masuk dalam kategori normal.Ada hubungan yang tidak signifikan antara tingkat pengetahuan gizi dan body image, pola konsumsi (tingkat konsumsi energi dan protein, frekuensi makan) terhadap status gizi remaja putri SMA Negeri 6 Malang. Responden perlu meningkatkan konsumsi energi dan protein untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi tubuh dengan cara memperhatikan jumlah, jenis dan frekuensi bahan makanan yang dikonsumsi, serta perlu adanya tambahan edukasi tentang gizi dan body image baik dari guru maupun dari tenaga kesehatan kepada remaja putri di SMAN 6 Malang untuk menambah pengetahuan siswi tentang konsep gizi dan body image yang benar. Kata Kunci :Tingkat Pengetahuan Gizi dan body Image, Frekuensi Makan, Tingkat Konsumsi Energi dan Protein, Status Gizi.
Cover KTI
tidak tersedia
2013

HUBUNGAN UKURAN LINGKAR LENGAN ATAS (LILA) PADA IBU INPARTU DENGAN VOLUME PLASENTA SEGERA SETELAH LAHIR (KALA III) DI BPS Ny. TITIK KEC. LAWANG KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DEWI FITRIA PERMATASARI
NIM: 1002100051
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I: Hupitoyo, S.Kp., M.Kes. Pembimbing II: Suprapti, SST., M. Kes.
Subjek: BIDAN,IBU
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Permatasari, Dewi Fitria. 2013. Hubungan Ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) Pada Ibu Inpartu Dengan Volume Plasenta Segera Setelah Lahir (Kala III) Di BPS Ny. Titik S. Kec. Lawang Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah. Pembimbing I: Hupitoyo, S.Kp., M.Kes. Pembimbing II: Suprapti, SST., M. Kes. Plasenta adalah bagian penting yang mendukung tumbuh kembang dan kesehatan janin dalam rahim. Pertumbuhan janin dalam kandungan tersebut dapat dipengaruhi dari status gizi ibu sebelum dan selama hamil. Indikator yang sering digunakan untuk penentuan status gizi ibu hamil dipelayanan dasar adalah lingkar lengan atas (LILA). Ukuran LILA lebih menggambarkan keadaan atau status gizi ibu hamil itu sendiri yaitu untuk memprediksi adanya kekurangan energi kronis (KEK). Status gizi ibu hamil dapat mempengaruhi asupan nutrisi ibu yang disalurkan ke janin melalui plasenta yang terbentuk sejak awal kehamilan. Ukuran plasenta yang kecil tidak proporsional dapat menunjukkan pasokan nutrisi yang kurang ke plasenta sehingga pertumbuhannya terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Hubungan Ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) Pada Ibu Inpartu Dengan Volume Plasenta Segera Setelah Lahir (Kala III) Di BPS Ny. Titik Kec. Lawang Kabupaten Malang. Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik, pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 15 orang dari total populasi sebanyak 15 orang. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 60 % ibu inpartu tidak berisiko KEK dan 40 % ibu inpartu berisiko KEK. Berdasarkan hasil penelitian volume plasenta diperoleh 40 % volume plasenta kecil, 40 % volume plasenta normal, dan 20 % volume plasenta besar. Untuk uji hipotesis digunakan uji statistik dengan teknik korelasi product moment dengan taraf signifikasi 5 %, N = 15 diperoleh rtabel 0,514 dan rhitung sebesar 0,813 sehingga rhitung > rtabel maka Hipotesis Penelitian diterima. Artinya ada hubungan ukuran lingkar lengan atas (LILA) pada ibu inpartu dengan volume plasenta segera setelah lahir (kala III) di BPS Ny. Titik Kec. Lawang Kabupaten Malang. Kata Kunci : Lingkar Lengan Atas (LILA) Pada Ibu Inpartu, Volume Plasenta Segera Setelah Lahir (Kala III)
Cover KTI
tidak tersedia
2013

HUBUNGAN WAKTU PEMAKAIAN AKDR DENGAN KADAR HAEMOGLOBIN PADA AKSEPTOR AKDR DI BPS ERNI KARTIKAWATI KECAMATAN DONOMULYO KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SEPTI WULAN RARASARI
NIM: 1202420019
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I: Wandi S.Kep.Ners, M.Pd, Pembimbing II: Jenny J.S.Sondakh, M.Clin.Mid
Subjek: Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR), Kadar Hemoglobin
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Rarasari, Septi Wulan. 2013. Hubungan Waktu Pemakaian AKDR dengan Kadar Haemoglobin pada Akseptor di BPS Erni Kartikawati Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah. Program Studi DIV Kebidanan Klinik Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I: Wandi S.Kep.Ners, M.Pd, Pembimbing II: Jenny J.S.Sondakh, M.Clin.Mid AKDR merupakan alat kontrasepsi dalam rahim yang memiliki keunggulan berjangka panjang dan menunda kehamilan. Namun AKDR juga memiliki efek samping yang umum terjadi seperti haid lebih lama dan banyak, perubahan siklus haid, atau dapat juga haid lebih sakit. Efek samping tersebut jika tidak segera ditangani maka dapat mengarah ke komplikasi. Dampak dari perdarahan secara rutin atau terus menerus adalah anemia. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di BPS Erni Kartikawati jumlah akseptor AKDR sampai bulan Februari 2013 sebanyak 27 akseptor. Dari 9 akseptor AKDR yang telah dilakukan kunjungan rumah ketika diwawancarai tentang efek samping selama penggunaan AKDR, 5 akseptor diantaranya mengeluh haid banyak, 3 akseptor diantaranya mengeluh haid banyak dan disertai nyeri saat haid dan 1 akseptor mengatakan tidak mengalami keluhan apapun. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan waktu pemakaian AKDR dengan kadar haemoglobin. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi dengan menggunakan rancangan cross sectional dengan populasi sebanyak 27 akseptor KB aktif AKDR dan jumlah sampel sebanyak 27 akseptor KB aktif AKDR. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Pengumpulan data dengan cara pemeriksaan hemoglobin dan wawancara. Data disajikan dalam bentuk tabel, selanjutnya hasil penelitian di analisis dengan menggunakan uji Pearson Product Moment. Hasil penelitian didapatkan waktu pemakaian akseptor AKDR sebagian besar < 5 tahun, sedangkan kadar hemoglobin akseptor AKDR sebagian besar dalam kategori normal. Analisa dengan menggunakan uji Pearson Product Moment dan hasil yang didapatkan adalah harga t hitung (0,94) lebih kecil dari t tabel (2,060), sehingga Ho diterima dan H1 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan waktu pemakaian AKDR dengan kadar hemoglobin akseptor di BPS Erni Kartikawati Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang. Kata Kunci: Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR), Kadar Hemoglobin
Cover KTI
tidak tersedia
2013

HUBUNGAN WAKTU PENJEPITAN TALI PUSAT SETELAH BAYI LAHIR DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA BAYI BARU LAHIR DI RB PEMKOT MALANG DAN BPS MUDJIATI PRASODJO

Lihat Detail Karya
Penulis: FERA ANDRIANA NOVIAWATI
NIM: 1202420038
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (I) Tarsikah, M.Keb. Pembimbing (II) Wandi, S.Kep.Ns, M.Pd
Subjek: Waktu penjepitan tali pusat,kadar hemoglobin bayi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Noviawati, Fera, Andriana. 2013. Hubungan Waktu Penjepitan Tali Pusat Setelah Bayi Lahir Dengan Kadar Hemoglobin Bayi Baru Lahir di RB Pemkot Malang dan BPS Mudjiati Prasodjo. Karya Tulis Ilmiah. Program Studi DIV Kebidanan. Pembimbing (I) Tarsikah, M.Keb. Pembimbing (II) Wandi, S.Kep.Ns, M.Pd. Kata kunci : Waktu penjepitan tali pusat, kadar hemoglobin bayi baru lahir Pada saat proses persalinan, jika peran oksigenasi plasenta dihentikan mendadak dengan penjepitan tali pusat dini, maka aliran darah ke otak menjadi tidak optimal yang dapat menimbulkan kerusakan jaringan otak yang irreversibel dan penjepitan tali pusat dalam jangka panjang dapat mempengaruhi perkembangan bayi. Oleh karena itu, menentukan waktu penjepitan tali pusat menjadi sangat penting. Tujuan penelitian ini adalah membuktikan adanya hubungan waktu penjepitan tali pusat setelah bayi lahir dengan kadar hemoglobin bayi baru lahir. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik korelasional. Populasi bayi baru lahir berjumlah 47 bayi. Teknik sampling yang digunakan accidental sampling. Sampel berjumlah 28 bayi. Pengumpulan data dengan mengobservasi waktu penjepitan tali pusat pada saat bidan menolong persalinan menggunakan stopwatch dan mengukur kadar hemoglobin bayi baru lahir menggunakan hemoglobin digital. Hasil observasi dan pengukuran dicatat pada lembar observasi. Analisa data yang digunakan yaitu uji Product moment dengan tingkat signifikansi 0,05 dan kriteria Ho ditolak jika r hitung  r tabel. Dari hasil penelitian ini pada penjepitan tali pusat dini diperoleh rata-rata kadar hemoglobin bayi baru lahir 11,33 g/dl, pada intermediate diperoleh rata-rata kadar hemoglobin bayi baru lahir 13,75 g/dl dan pada penjepitan tali pusat tunda diperoleh rata-rata kadar hemoglobin bayi baru lahir 16,48 g/dl. Berdasarkan hasil uji Product moment, Ho ditolak yang berarti bahwa ada hubungan waktu penjepitan tali pusat setelah bayi lahir dengan kadar hemoglobin bayi baru lahir. Sebelum penjepitan tali pusat saat persalinan, darah tranfusi plasenta yang banyak mengandung eritrosit dapat mengalir secara optimal ke tubuh bayi sehingga kadar hemoglobin bayi meningkat.
Cover KTI
tidak tersedia
2013

IDENTIFIKASI MASALAH GIZI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DENGAN PENDEKATAN NUTRITION CARE PROCESS (NCP) DI RUANG RAWAT INAP RSUD KANJURUHAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: WENNI ASIH KURNIAWATI
NIM: 1203400025
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV GIZI
Dosen Pembimbing: bimbinganEndang Widajati, S.ST., M.KesdanDra. Sulistiastutik, M.Kes
Subjek: Masalah Gizi, NCP, DM Tipe 2
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI ASIH KURNIAWATI, WENNI. Identifikasi Masalah Gizi pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II dengan Pendekatan Nutrition Care Process (NCP) di Ruang Rawat Inap RSUDKanjuruhan Kepanjen Kabupaten Malang. Skripsi, Program Studi Diploma IV Gizi Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Di bawah bimbinganEndang Widajati, S.ST., M.KesdanDra. Sulistiastutik, M.Kes. Penanganan DM tipe 2 yang dilakukan di rumah sakit salah satunya dengan pendekatan Nutrition Care Process (NCP)yaitu proses asuhan gizi terstandar yang mengarah secara mendalam dan individual pada masalah gizi pasien dibandingkan dengan asuhan gizi konvensional yang menangani masalah gizi secara umum pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah gizi pada pasien DM tipe 2 dengan pendekatan NCPdan secara khusus menganalisis karakteristik responden, status gizi berdasarkan SGA, nutrition assessment, dan diagnosis gizi. Jenis penelitian obsevasional dengan desain penelitian case studies.Sampel penelitian sebanyak 20 responden.Berdasarkan hasil penelitian, sebanyak 55% responden penderita DM tipe 2 dengan jenis kelamin perempuan dan sebanyak 75% berusia > 40 tahun.Status gizi responden berdasarkan SGA dalam kategori status gizi kurang (90%).Sebagian besar respondenmemiliki data biokimia tidak normal dan keadaan fisik/klinis dengan hipertensi serta riwayat gizi kurang baik.Diagnosis gizi padaresponden DM dengan gangguan kardiovaskuler sebagai berikut: perubahan nilai laboratorium terkait zat gizi (NC-2.2), kekurangan intake energi (NI-1.2), penurunan kebutuhan zat gizi, (NI-5.4) dan kekeliruan pola makan (NB-1.5). Diagnosis gizi responden DM dengan gangguan ginjal yaitu: perubahan nilai laboratorium terkait zat gizi (NC-2.2), peningkatan kebutuhan zat gizi (NI-5.1), penurunan kebutuhan zat gizi (NI-5.4), kekurangan intake energi (NI-1.2) dan kekeliruan pola makan (NB-1.5), serta diagnosis gizi responden DM dengan ulkus yaitu: perubahan nilai laboratorium terkait zat gizi (NC-2.2), kekurangan intake energi (NI-1.2) dan kekeliruan pola makan (NB-1.5). Dengan pendekatan NCP dapat mengidentifikasi masalah gizi secara mendalam sehinggasemakin tepat dalam menegakkan diagnosis dan masalah gizi dapat tertangani dengan baik, sehingga diharapkan ahli gizi di rumah sakit dapat menerapkan asuhan gizi dengan pendekatan NCP untuk mengurangi resiko malnutrisi dan komplikasi lebih lanjut pada pasien. Kata Kunci: Masalah Gizi, NCP, DM Tipe 2.
Cover KTI
tidak tersedia
2013

IDENTIFIKASI PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA WANITA MENOPAUSE DENGAN HIPERTENSI YANG MENGONSUMSI AIR REBUSAN KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana) DI DESA PETUNGSEWU KECAMATAN WAGIR KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ENDRA RIYATI
NIM: 1202420029
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I: Heny Astutik,S.Kep.,Ns.,M.Kes. Pembimbing II : Jupriyono, S.Kp.,M.Kes
Subjek: Wanita menopause, Hipertensi,manggis
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Riyati,Endra.(2013).Identifikasi perubahan tekanan darah pada wanita menopause dengan hipertensi yang mengonsumsi air rebusan kulit buah manggis (Garcinia mangostana) di Desa Petungsewu Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIV Kebidanan Klinik Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I: Heny Astutik,S.Kep.,Ns.,M.Kes. Pembimbing II : Jupriyono, S.Kp.,M.Kes Hipertensi pada wanita menopause merupakan penyakit degeneratif yang disebabkan oleh penurunan kadar estrogen yang mengakibatkan peningkatan kadar LDL (Low-density Lipoprotein) dan kecenderungan terjadi penebalan dinding arteri akibat penumpukan zat kolagen . Banyak cara untuk menstabilkan kembali tekanan darah melalui pengobatan medis maupun herbal. Salah satu yang saat ini populer dilakukan yakni pemanfaatan kulit buah manggis (Garcinia mangostana) karena mengandung xanthone. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran perubahan tekanan darah pada wanita menopause dengan hipertensi yang mengonsumsi air rebusan kulit buah manggis (Garcinia mangostana). Desain penelitian ini yakni deskriptif. Populasi sebanyak 24 wanita menopause yang menderita hipertensi dengan teknik sampling adalah total sampling. Data diambil dengan wawancara terpimpin dan observasi yang kemudian data dianalisa dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan prosentase. Berdasarkan analisa deskriptif, penelitian ini menunjukkan sebanyak 17 dari 24 responden atau sebesar 70,83% mengalami penurunan tekanan darah dengan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tekanan darah antara lain frekuensi, lama dan dosis konsumsi air rebusan kulit buah manggis.Melihat hasil penelitian, maka bidan dapat mempertimbangkan pemanfaatan kulit buah manggis (Garcinia mangostana) sebagai salah satu alternatif pengobatan herbal untuk hipertensi. Kata Kunci : Wanita menopause, Hipertensi, Air rebusan kulit buah manggis
Cover KTI
tidak tersedia
2013

Inisiasi Menyusu Dini, Penurunan Tinggi Fundus Uteri, Ibu Nifas

Lihat Detail Karya
Penulis: LUSI EKO SAFITRI
NIM: 1102420016
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I : Isman Amin, S.KM M.Kes, pembimbing II : Rita Yulifah, S.Kp.,M.Kes
Subjek: pengetahuan, motivasi, situasi, rendahnya cakupan DPT-HBI
Lihat Abstraksi
Abstrak Lusi Eko Safitri, 2013. Faktor-faktor yang melatarbelakangi cakupan DPT-HBI pada bay iumur 2-4 bulan desa Karangsono, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Karya Tulis Ilmiah. Program studi DIV Kebidanan Klinik Malang Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing I : Isman Amin, S.KM M.Kes, pembimbing II : Rita Yulifah, S.Kp.,M.Kes. Cakupan DPT-HBI dipengaruhi oleh faktor-faktor, diantaranya kurangnya pengetahuan, kurang motivasi, dan situasi yang tidak mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi rendahnya cakupan DPT-HBI pada bayi usia 2-4 bulan di desa Karangsono, Kecamatan wonorejo, Kabupaten Pasuruan tahun 2012. Desain penelitian mengggunakan metode analitik dengan populasi 30 orang ibu yang memiliki bayi berusia 2-4 bulan. Sampel yang digunakan ibu yang mempunyai bayi umur 2-4 bulan dan tehnik sampling yaitu purposive sampling. Data dianalisa dengan Spearman Rank test dimana jumlah sampel >20 maka menggunakan rumus Z. Hasil penelitian, diketahui bahwa faktor kurangnya pengetahuan ibus ebesar 60% dibawah rata- rata, faktor kurangnya motivasi ibu sebesar 70% dibawah rata-rata, factor situasi yang tidak mendukung 56,7% dibawah rata-rata. Hasil uji statistic Spearmen Rank test diperoleh Zhitung = 0,001 dan Ztabel 0,05 pada factor kurangnya pengetahuan sehingga Ho ditolak yang artinya faktor pengetahuan merupakan faktor yang melatarbelakangi cakupan DPT-HBI. Samahalnya pada motivasi didapatkan nilai signifikan 0,000 (p<0,05) sehingga Ho ditolak yang artinya faktor kurangnya motivasi termasuk melatarbelakangi cakupan DPT-HBI. Dan pada situasi terdapat nilai signifikan 0,002 (p<0,05) sehingga Ho ditolak yang berarti pada situasi yang tidak mendukung juga melatarbelakangi cakupan DPT-HBI. Kata Kunci : pengetahuan, motivasi, situasi, rendahnya cakupan DPT-HBI
Cover KTI
tidak tersedia
2013

INSIDEN KELAHIRAN PRETERM DI RSUD “KANJURUHAN” KEPANJEN KABUPATEN MALANG MULAI BULAN JULI HINGGA DESEMBER TAHUN 2013

Lihat Detail Karya
Penulis: AN NISA KRISBIYANTORO
NIM: 1102100033
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I: Ardi Panggayuh, S.Kp., M. Kes, Pembimbing II: Tarsikah, S.ST., M. Keb.
Subjek: kelahiran,peterm
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Krisbiyantoro, An Nisa. 2014. Insiden Kelahiran Preterm di RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang mulai bulan Juli hingga Desember tahun 2013. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I: Ardi Panggayuh, S.Kp., M. Kes, Pembimbing II: Tarsikah, S.ST., M. Keb. Kelahiran preterm adalah istilah yang digunakan untuk mendefinisikan bayi yang lahir terlalu dini atau muncul nya kontraksi uterus dengan intensitas dan frekuensi yang cukup untuk menyebabkan penipisan atau dilatasi serviks sebelum memasuki usia kehamilan yang matang (antara 20 – 36 minggu). Kelahiran preterm akan berdampak pada kematangan bayi untuk dilahirkan. Bayi preterm yang bertahan hidup akan mengalami morbiditas serius jangka pendek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui insiden kelahiran preterm di RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang mulai bulan Juli hingga Desember tahun 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif survei dengan sampel yang diambil berjumlah 169 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi, teknik pengambilan sampelnya menggunakan porposive sampling. Pengambilan data ini menggunakan teknik dokumentasi dengan menggunakan rekam medik pasien. Analisa data dengan menggunakan rumus persentase. Dari hasi penelitian dapat diketahui bahwa sebagian besar responden mempunyai usia kehamilan 32-36 minggu sebanyak 117 responden (69,2%), hampir seluruhnya responden mempunyai bayi dengan berat badan bayi 1500-2500 gram sebanyak 144 responden (85,2%), hampir seluruh responden yang mengalami kelahiran preterm, berumur >35 tahun sebanyak 44 responden (26%), setengahnya responden belum mempunyai anak sebanyak 86 responden (50,9%), hampir seluruhnya responden tidak mengalami ketuban pecah dini sebanyak 131 responden (77,5%), hampir seluruhnya responden tidak mempunyai riwayat kejadian abortus sebanyak 150 responden (88,7%), hampir seluruhnya responden tidak mempunyai riwayat kejadian preterm sebanyak 165 responden (97,6%), dan insiden kelahiran preterm di RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang mulai bulan Juli hingga Desember tahun 2013 yaitu 434,4 permil. Rekomendasi untuk para petugas kesehatan untuk melakukan penyuluhan kepada ibu hamil terutama yang beresiko mengalami kelahiran preterm mengenai penyakit dan komplikasi yang dapat timbul selama kehamilan dan persalinan. Kata kunci: Insiden Preterm.
Cover KTI
tidak tersedia
2013

KAITAN ANTARA TERAPI DIET DAN KEPATUHAN DIET TERHADAP FLUKTUASI KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN GANGREN DI RUMAH SAKIT dr. R. SOEDARSONO PASURUAN

Lihat Detail Karya
Penulis: Lucky Rakhmawati
NIM: 1003000079
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Pembimbing I: Dwie Soelistyorini, pembimbing II : Rinawati Basuki
Subjek: Gizi,Diet,Gula Darah
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Lucky Rakhmawati, 2013. Kaitan Antara Terapi Diet Dan Kepatuhan Diet Terhadap Fluktuasi Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Melitus Dengan Gangren Di Rumah Sakit dr. R. Soedarsono Pasuruan. Karya Tulis Ilmia, Program Studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I: Dwie Soelistyorini, pembimbing II : Rinawati Basuki. Diabetes melitus merupakan penyakit yang disebabkan oleh meningkatnya kadar glukosa darah dan didukung berkurangnya kadar insulin yang dihasilkan pankreas. Dalam melaksanakan diet, hendaklah diikuti pedoman tepat jumlah, jadwal dan jenis. Tujuan umum adalah mengetahui terapi dan kepatuhan diet terhadap fluktuasi kadar glukosa darah pasien diabetes melitus dengan gangren di rumah sakit dr. R. Soedarsono. Tujuan khusus adalah mengetahui terapi diet yang diberikan untuk pasien diabetes melitus dengan gangren, mengetahui kepatuhan diet dan mengukur kadar glukosa darah pasien diabetes melitus dengan gangren. Metode penelitian ini adalah observasional dengan desain penelitian studi kasus. Penelitian dilakukan di ruang bedah. Populasinya adalah semua pasien diabetes melitus dengan gangren rawat inap. Sampel yang diambil adalah 2 pasien rawat inap pada bulan Februari dan 3 pasien rawat inap pada bulan Juni 2013. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode non random yaitu purposive sampling. Data yag diambil meliputi terapi diet diabetes melitus dengan gangren, kepatuhan diet dan kadar gula darah pasien. Cara pengumpulan data diperoleh dengan wawancara dan pengamatan langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi diet yang diberikan adalah diet DM 1900 kalori. Tingkat konsumsi energi, protein, lemak dan karbohidrat semua pasien tergolong tidak baik. Hasil pemeriksaan GDP dan GD2JPP pada awal penelitian menunjukkan bahwa kadar glukosa darah semua pasien tidak normal. Hasil pemeriksaan GDP dan GD2JPP akhir pasien menunjukkan bahwa kadar glukosa darah mulai turun. Kesimpulan berdasarkan penelitian ini yaitu pasien tidak patuh terhadap diet yang diberikan karena makanan yang disajikan dari rumah sakit masih dibawah standarkurangnya motivasi pasien, akan tetapi penurunan kadar gula darah dibantu oleh Obat Hipoglikemik Oral dan insulin Kata kunci : terapi diet, kepatuhan diet, kadar glukosa darah
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan