Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4901–4910 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2013

GAMBARAN KEJADIAN DISFUNGSI SEKSUAL BERDASARKAN LAMA PEMAKAIAN KONTRASEPSI HORMONAL DEPO MEDROKSI PROGESTERON ASETAT PADA AKSEPTOR KB SUNTIK

Lihat Detail Karya
Penulis: PUTU CYNTHIA DEVI IRMAYANTI
NIM: 1202420003
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (I) Temu Budiarti, S.Pd., M.Kes. (II) Ardi Panggayuh, S.Kp., M.Kes.
Subjek: Akseptor, Disfungsi seksual
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Kejadian Disfungsi Seksual Berdasarkan Lama Pemakaian Kontrasepsi Hormonal Depo Medroksi Progesteron Asetat pada Akseptor KB Suntik di Bidan Praktik Mandiri Siti Rugayah, Amd.Keb. 2013. Irmayanti, Putu Cynthia Devi. Pembimbing (I) Temu Budiarti, S.Pd., M.Kes. (II) Ardi Panggayuh, S.Kp., M.Kes. Kata kunci : Akseptor, Disfungsi seksual, lama pemakaian kontrasepsi hormonal DMPA Data tahun 2012 menunjukkan peserta KB tertinggi di kota Malang adalah jenis suntikan (42.893 peserta). Metode kontrasepsi hormonal jenis suntikan memang sangat diminati masyarakat oleh karena praktis dan mempunyai efektivitas tinggi, akan tetapi juga mempunyai efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan. Kontrasepsi hormonal suntikan terdiri dari 2 jenis yaitu kombinasi dan DMPA. Fenomena yang terjadi di masyarakat, banyak akseptor kontrasepsi hormonal DMPA dengan lama penggunaan diatas 2 tahun. Penggunaan kontrasepsi DMPA jangka panjang menimbulkan keadaan hipoestrogenisme yang menyebabkan terjadinya disfungsi seksual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kejadian disfungsi seksual berdasarkan lama pemakaian kontrasepsi hormonal DMPA pada akseptor KB suntik di BPM Siti Rugayah, Amd.Keb. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua akseptor kontrasepsi hormonal jenis suntik DMPA dengan lama pemakaian 2, 3, dan 4 tahun di Bidan Praktik Mandiri Siti Rugayah, Amd.Keb. yang diambil dengan teknik total sampling yaitu akseptor yang memenuhi kriteria inklusi dengan lama pemakaian 2 tahun sebanyak 18 orang, 3 tahun sebanyak 21 orang, dan 4 tahun sebanyak 9 orang. Data yang diperoleh kemudian diinterpretasikan dalam bentuk distribusi frekuensi (persentase). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian disfungsi seksual pada responden dengan lama pemakaian kontrasepsi hormonal DMPA 2 tahun sebanyak 44,44%, 3 tahun sebanyak 28,57 %, dan 4 tahun sebanyak 55,56 %. Berdasarkan penelitian diatas dapat dijadikan masukan bagi akseptor dan petugas kesehatan untuk lebih bijak dalam memilih kontrasepsi yang digunakan dan memperhatikan efek samping jangka panjang dari kontrasepsi tersebut.
Cover KTI
tidak tersedia
2013

GAMBARAN KEJADIAN HIPERMENOREA PADA AKSEPTOR IMPLAN DI DESA PERMANU WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAKISAJI

Lihat Detail Karya
Penulis: INDRA EKA YUNAINI
NIM: 1002100065
Program Studi: D3 Kebidanan
Dosen Pembimbing: Afnani Toyibah, A.Per.Pen., M.Kes
Subjek: Akseptor Implan, Hipermenorea
Cover KTI
tidak tersedia
2013

GAMBARAN KEJADIAN HIPERMENOREA PADA AKSEPTOR IMPLAN DI DESA PERMANU WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAKISAJI

Lihat Detail Karya
Penulis: INDRA EKA YUNAINI
NIM: 1002100065
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I : Naimah, SKM., M. Kes. Pembimbing II : Jupriyono, S. Kp., M.Kes.
Subjek: Akseptor Implan,Hipermenorea
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Yunaini, IE. 2013. Gambaran Kejadian Hipermenorea pada Akseptor Implan di Desa Permanu Wilayah Kerja Puskesmas Pakisaji. Karya Tulis Ilmiah. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Program Studi Kebidanan Malang. Pembimbing I : Naimah, SKM., M. Kes. Pembimbing II : Jupriyono, S. Kp., M.Kes. Implan merupakan salah satu metode kontrasepsi yang diterapkan di Indonesia dalam upaya menurunkan jumlah penduduk. Metode kontrasepsi ini memiliki banyak kelebihan tapi disisi lain juga memiliki banyak kekurangan, salah satunya yaitu terjadinya efek samping berupa gangguan menstruasi seperti terjadinya perdarahan yang lebih dari 8 hari atau lebih banyak dan dapat disertai gumpalan darah atau yang sering disebut hipermenorea yang bisa menimbulkan kecemasan bagi akseptornya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran kejadian hipermenorea pada akseptor implan di Desa Permanu Wilayah Kerja Puskesmas Pakisaji. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi penelitian ini yaitu semua akseptor implan di Desa Permanu Wilayah Kerja Puskesmas Pakisaji periode Februari 2010 - Februari 2013 sejumlah 34 orang. Berdasarkan teknik purposive sampling di peroleh sampel sebanyak 31 akseptor. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara terpimpin kemudian data diolah dan dianalisa dengan menggunakan prosentase yang kemudian disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Berdasarkan analisa deskriptif hasil penelitian menunjukkan bahwa dari seluruh responden 67,7% pernah mengalami hipermenorea dan 32,3% tidak pernah mengalami hipermenorea. Dari seluruh responden yang mengalami hipermenorea sebanyak 76,2% mengalami hipermenorea pada 0-1 tahun pemakaian dan 23,8% mengalami hipermenorea > 1 tahun pemakaian. Dengan demikian diharapkan agar petugas kesehatan mampu mengatasi keluhan akseptor yang berhubungan dengan hipermenorea. Kata Kunci : Akseptor Implan, Hipermenorea
Cover KTI
tidak tersedia
2013

GAMBARAN KEMAMPUAN KLIEN DALAM MENGONTROL HALUSINASI SETELAH DILAKUKAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK STIMULASI PERSEPSI DI RSJ Dr. RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG

Lihat Detail Karya
Penulis: CHAPRI LIANA LUKITASARI
NIM: 1001100057
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Tri Anjaswarni, S. Kp, M. Kep, (Pendamping) Kissa Bahari, S. Kep. Ns, M. Kep.
Subjek: Kemampuan Mengontrol Halusinasi, Terapi Aktivitas Kelompok, Stimulasi Persepsi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Kemampuan Klien Dalam Mengontrol Halusinasi Setelah Dilakukan Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi Di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang (Studi Kasus Deskiptif Observasional). Chapri Liana Lukitasari (2013) Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Keperawatan Malang. Pembimbing (Utama) Tri Anjaswarni, S. Kp, M. Kep, (Pendamping) Kissa Bahari, S. Kep. Ns, M. Kep. Kata Kunci: Kemampuan Mengontrol Halusinasi, Terapi Aktivitas Kelompok, Stimulasi Persepsi Terapi aktivitas kelompok sangat penting diterapkan dalam penanganan pasien halusinasi karena berpengaruh dalam perkembangan pola pikir, pola komunikasi, dan pola emosional pasien. Jenis terapi aktivitas yang cocok untuk pasien halusinasi adalah terapi aktivitas kelopok stimulasi persepsi. Tujuan dari studi kasus ini adalah untukmengidentifikasi kemampuan klien dalam mengontrol halusinasi setelah dilakukan terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi di Ruang Seruni RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Subyek penelitian adalah klien halusinasi fase 2-3, jumlah subyek 7 orang. Teknik pengumpulan data ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan menggunakan lembar observasi TAK stimulasi persepsi dari sesi 1 sampai dengan sesi 5. Tindakan terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi sesi 1-5 dilakukan selama 5 hari berturut-turut. Hasil penelitian diperoleh responden yang mampu mengikuti kegiatan terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi sesi 1-3 sebanyak 4 orang (57%) dan pada sesi 4 dan 5 yang mampu sebanyak 2 orang (29%). Sedangkan hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa dari 7 orang responden yang mampu menyelesaikan kegiatan dari sesi 1 sampai sesi 5 sebanyak 1 orang (14%). Rekomendasi untuk studi kasus ini adalah di terapkannya terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi pada klien halusinasi pada fase 2-3 secara benar mulai dari seleksi subyek, pelaksanaan, dan evaluasi
Cover KTI
tidak tersedia
2013

GAMBARAN KONSEP DIRI PADA Ny.I PASCA TERDIAGNOSA PENYAKIT HERNIA NUKLEUS PULPOSUS DI RT.06 RW. 07 KEL.KARANGBESUKI KEC. SUKUN KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: FRISTHINA MAHARANI
NIM: 1001100065
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Farida Halis DK, SKp. MPd, A. Zani Pitoyo, SST, M.Kes
Subjek: Konsep Diri, Hernia Nukleus Pulposus
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Konsep Diri Pada Ny.I Pasca Terdiagnosa Penyakit Hernia Nukleus Pulposus di RT. 06 RW.07 Kel. Karangbesuki Kec.Sukun Kota Malang (Studi Kasus Deskriptif). Konsep diri dapat didefinisikan secara umum sebagai keyakinan, pandangan atau penilaian seseorang terhadap dirinya. Komponen konsep diri yang sering terganggu pada klien dengan Hernia Nukleus Pulposus adalah gambaran diri dan harga diri karena terkait dengan penampilan dan penerimaan orang lain dengan perubahan fungsi tubuh yang terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran konsep diri pada Ny.I pasca terdiagnosa penyakit Hernia Nukleus Pulposus meliputi gambaran diri, ideal diri, harga diri, peran dan identitas diri. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus deskriptif. Subyek penelitian sebanyak 1 orang yang sudah memenuhi kriteria subyek. Instrumen penelitian menggunakan teknik wawancara. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 07 April 2013 di rumah responden. Pengolahan data dengan teknik analisa kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil pengumpulan data disajikan dalam bentuk narasi. Hasil studi kasus Ny.I menunjukkan bahwa komponen konsep diri berupa gambaran diri dan peran cenderung mengalami gangguan, karena perubahan fungsi tubuh akibat penyakit Hernia Nukleus Pulposus mempengaruhi penampilan Ny.I di depan umum dan terlalu banyak peran di masyarakat yang dimiliki Ny.I juga membuatnya merasa stress. Berdasarkan penelitian tersebut diharapkan Ny.I untuk mampu menerima perubahan penampilan fisiknya dengan memodifikasi gaya berpakaian dan penggunaan alas kaki yang aman, demikian juga untuk tanggung jawab peran di masyarakat diharapkan Ny.I mampu untuk menggunakan kapasitas waktu yang dimiliki dengan optimal melalui penjadwalan ulang kegiatan yang lebih teratur dan seimbang. Kata Kunci : Konsep Diri, Hernia Nukleus Pulposus
Cover KTI
tidak tersedia
2013

GAMBARAN LAMA PERSALINAN KALA DUA PADA IBU YANG MELAKUKAN SENAM HAMIL DI PONDOK BERSALIN DESA DADAPREJO KOTA BATU

Lihat Detail Karya
Penulis: ELISA FEBRI SUSANTI
NIM: 1002100054
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing Utama: Ardi Panggayuh, S.Kp., M.Kes. Pembimbing Pendamping: Jenny J.S. Sondakh, M.Clin.M6
Subjek: Bidan,Hamil
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Susanti, Elisa Febri. 2013. Gambaran Lama Persalinan Kala Dua pada Ibu yang Melakukan Senam Hamil di Pondok Bersalin Desa Dadaprejo Kota Batu. Karya Tulis Ilmiah. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Jurusan Kebidanan, Program Studi DIII Kebidanan Malang. Pembimbing Utama: Ardi Panggayuh, S.Kp., M.Kes. Pembimbing Pendamping: Jenny J.S. Sondakh, M.Clin.Mid. Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan plasenta) yang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir atau melalui jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri). Persalinan dibagi menjadi 3 tahapan yaitu; kala I, kala II dan Kala III. Normalnya lama kala dua pada ibu primigravidarum adalah 120 menit dan pada ibu multigravidarum adalah 60 menit. Bila melebihi batasan waktu tersebut maka disebut kala dua memanjang. Kala dua memanjang pada ibu bersalin dapat dicegah dengan cara melakukan senam hamil. Senam hamil bertujuan untuk memperlancar proses persalinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi lama persalinan kala dua pada ibu yang melakukan senam hamil di Pondok Bersalin Desa Dadaprejo Kota Batu. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif retrospektif dengan populasi sebanyak 19 orang responden, sampling menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 19 orang responden yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan persentase. Hasil penelitian didapatkan bahwa seluruh ibu primigravidarum yang melakukan senam hamil di Polindes Dadaprejo lama kala duanya tidak lebih dari 60 menit. Sedangkan ibu multigravidarum yang melakukan senam hamil di Polindes Dadaprejo, sebagian besar lama kala duanya tidak lebih dari 30 menit. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, pada ibu primigravidarum maupun multigravidarum yang melakukan senam hamil di Polindes Dadaprejo Kota Batu. Lama kala duanya lebih cepat dibandingkan dengan batas normal. Kata Kunci: Lama Kala Dua, Senam Hamil.
Cover KTI
tidak tersedia
2013

GAMBARAN PELAKSANAAN SIGN OUT DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD “KANJURUHAN” KEPANJEN KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: MUHAMMAD ALFIAN NALENDRA PRADANA
NIM: 1201410036
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Joko Pitoyo. S.kp, M. Kep., Pembimbing (Pendamping) Tutik Herawati, SKp, MM.
Subjek: Sign out, kamar operasi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Pelaksanaan Sign Out Petugas Kamar Operasi di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD “Kanjuruhan” Kabupaten Malang. Muhammad Alfian Nalendra Pradana, NIM. 1201410036. Skripsi. Program Studi D-IV Keperawatan Medikal Bedah Perioperatif Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Joko Pitoyo. S.kp, M. Kep., Pembimbing (Pendamping) Tutik Herawati, SKp, MM. Kata Kunci: Sign out, kamar operasi Untuk mencegah terjadinya kasus pasien mengalami komplikasi dan kematian selama atau segera setelah prosedur pembedahan, tahun 2008 WHO meluncurkan kampanye “safe surgery safe live” dengan menerapkan prosedur sign out setiap pembedahan sebelum penutupan lapangan operasi atau sebelum pasien meninggalkan kamar operasi, yang selama ini belum ada penelitian di IBS RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pelaksanaan sign out petugas kamar operasi di IBS RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskritif observatif dengan sampel penelitian terdiri dari 25 orang koordinator pelaksana sign out sebelum penutupan lapangan operasi atau sebelum pasien meninggalkan kamar operasi. Tehnik penelitian ini adalah accidental sampling. Pengolahan data dengan teknik non statistik, analisis kualitatif. Hasil pelaksanaan sign out pertugas kamar operasi di IBS RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang masih tidak sesuai dengan SOP yang ada. Didapatkan dari 25 responden pelaksanaan sign out 100% tidak lengkap. Rekomendasi dalam penelitian untuk meningkatkan lagi pemahaman mengenai surgical safety cheklist secara menyeluruh terutama prosedur sign out sehingga dapat meningkatkan komunikasi dan kerjasama diantara anggota tim bedah untuk selalu melaksanakan prosedur Surgical Safety Cheklist secara menyeluruh (sign in, time out, dan sign out) yang bertujuan meningkatkan keselamatan pasien pada saat melaksanaan prosedur pembedahan.
Cover KTI
tidak tersedia
2013

GAMBARAN PENATALAKSANAAN NYERI PINGGANG PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GRIBIG MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DYAH MUSTIKA PERWITHA
NIM: 1001100010
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing : (Utama) Dra. Goretti Maria Sindarti, M.Kes, (Pendamping) Tutik Herawati, S.Kp, MM
Subjek: Nyeri Pinggang, Primigravida
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Penatalaksanaan Nyeri Pinggang Pada Ibu Hamil Primigravida Trimester III Di Wilayah Kerja Puskesmas Gribig Malang. Dyah Mustika Perwitha (2013). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survey, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing : (Utama) Dra. Goretti Maria Sindarti, M.Kes, (Pendamping) Tutik Herawati, S.Kp, MM Nyeri pinggang adalah salah satu kondisi yang sering dikeluhkan oleh ibu hamil disebabkan oleh perubahan muskuloskeletal, perubahan hormon, perubahan pusat gravitasi, penambahan berat badan ibu dan janin, serta penegangan Rahim. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penatalaksanaan nyeri pinggang pada ibu primigravida trimester III di wilayah kerja Puskesmas Gribig Malang. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif survei dengan Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Sampel yang diambil adalah ibu hamil primigravida trimester III dengan jumlah responden sebanyak 30 orang yang dilaksanakan pada 22 – 28 Juli 2013. Sebagian besar responden berusia 20 – 24 tahun sebanyak 17 orang (57%). Rata-rata bekerja sebagai IRT yaitu 18 responden (60%) dan memiliki riwayat pendidikan akhir SD sebanyak 10 responden (33%). Secara keseluruhan penatalaksanaan nyeri pinggang secara mandiri yang paling banyak digunakan oleh ibu hamil adalah pemilihan alas kaki yang rata dan penatalaksanaan nyeri pinggang dengan bantuan ahli yang paling banyak digunakan adalah masase punggung. Rekomendasi penelitian yang akan datang hendaknya meneliti efektifitas penggunaan metode mengatasi nyeri pinggang yang dapat dilakukan oleh ibu hamil. Kata Kunci: Penatalaksanaan, Nyeri Pinggang, Primigravida, Trimester III
Cover KTI
tidak tersedia
2013

GAMBARAN PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI (IMD) TERHADAP WAKTU PENGELUARAN ASI PADA IBU POSTPARTUM DI BPS SRI ANIK TUMPANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NENSI ADESTIKA PERTIWI
NIM: 1002100076
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Ardi Panggayuh., S.Kp.,M.Kes., Didien Ika Setyarini.,SSiT.,M.keb
Subjek: IMD, Waktu Pengeluaran ASI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Pertiwi, Nensi Adestika.2013. Gambaran Pengaruh Inisiasi Menyusu Dini Terhadap Waktu pengeluaran ASI Pada Ibu Postpartum di BPS Sri Anik Tumpang. Karya Tulis Ilmiah.Pembimbing Utama : Ardi Panggayuh., S.Kp.,M.Kes.Pembimbing Pendamping : Didien Ika Setyarini.,SSiT.,M.keb ASI memiliki kandungan gizi yang sesuai untuk kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Menyusu Dini dapat membantu mengurangi angka kematian anak. Pemberian ASI dikenal sebagai salah satu hal yang berpengaruh paling kuat terhadap kelangsungan hidup, pertumbuhan dan perkembangan anak. Pada inisiasi menyusu dini ibu segera mendekap dan membiarkan bayi menyusu dalam 1 jam pertama kelahirannya. Salah satu faktor yang menyebabkan kesulitan pemberian ASI di minggu-minggu pertama menyusui ibu tidak melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Pengaruh Inisisasi Menyusu Dini Terhadap Waktu Pengeluaran ASI Pada Ibu Postpartum di BPS Sri Anik Tumpang. Desain penelitian Deskriptif, jumlah populasi 16 orang, teknik sampling menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 16 orang responden ibu postpartum yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi lalu data diolah dengan menghitung jumlah persentase (%) sesuai kriteria yang sudah ditentukan, hasilnya terdapat 63% dari total 16 responden termasuk dalam kriteria normal yaitu ASI keluar dalam waktu 4-10 hari. Kata Kunci : IMD, Waktu Pengeluaran ASI
Cover KTI
tidak tersedia
2013

GAMBARAN PENGETAHUAN CUCI TANGAN SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN PENYULUHAN KESEHATAN PADA ANAK SD KELAS V DI SDN KARANGBESUKI 1 KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ACHMAD NUR MUHAIMIN
NIM: 1001100041
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Dra. Goretti Maria Sindarti, M.Kes , Fiasriel Lundy, Skep Ns, M.Kes
Subjek: pengetahuan, cuci tangan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Pengetahuan Cuci Tangan Sebelum dan Sesudah dilakukan Penyuluhan Kesehatan Pada Anak Sekolah Dasar Kelas V Di SDN Karang Besuki 1 Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survey, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing : (Utama) Dra. Goretti Maria Sindarti, M.Kes , (Pendamping) Fiasriel Lundy, Skep Ns, M.Kes Mencuci tangan adalah membasahi tangan dengan air mengalir untuk menghindari penyakit, agar kuman yang menempel pada tangan benar-benar hilang. Pengetahuan adalah merupakan hasil dari tahu dan ini terjadi setelah seseorang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif survey. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Sampel yang digunakan adalah Siswa kelas V Sekolah Dasar dengan jumlah responden sebanyak 31 siswa, yang dilaksanakan pada tanggal 16 Juli 2013. Gambaran pengetahuan cuci tangan sebelum dilakukan penyuluhan kesehatan tentang cuci tangan pada anak SD kelas V didapatkan paling banyak responden berkategori baik sejumlah 19 siswa (61%) dan untuk kategori cukup sejumlah 12 siswa (39%). Sedangkan hasil dari pengisian kuesioner sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang cuci tangan seluruh responden termasuk dalam kategori baik sejumlah 31 siswa (100%) hasil penelitian ini sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan menunjukkan tingkat pengetahuan yang baik, hal ini dikarenakan pihak sekolah telah melakukan penyuluhan kesehatan tentang cuci tangan sehingga mempengaruhi tingkat pengetahuan siswa SD kelas V. dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan cuci tangan pada anak SD kelas V sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan teradi perubahan, yaitu dari 61% menjadi 100%. Rekomendasi penelitian yang akan datang hendaknya dalam pemilihan sampel memiliki kriteria yang lebih spesifk dan responden lebih banyak agar pengambilan kesimpulan dapat digeneralisasikan. Kata Kunci : Pengetahuan, Cuci Tangan, Anak SD Kelas V
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan