Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4801–4810 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2014

PENERAPAN SISTEM PENERIMAAN DAN PENYIMPANAN BAHAN MAKANAN DI INSTALASI GIZI RSUP SANGLAH DENPASAR – BALI

Lihat Detail Karya
Penulis: ERIDITYA NOVIANTARI
NIM: 1103000103
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Bachyar Bakri dan Maryam Razak
Subjek: makanan, gizi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Eriditya Noviantari. 2014. Penerapan Sistem Penerimaan dan Penyimpanan Bahan Makanan di Instalasi Gizi RSUP Sanglah Denpasar – Bali. (Dibawah Bimbingan Bachyar Bakri dan Maryam Razak). RSUP Sanglah memperoleh akreditasi dari Joint Commision International (JCI) yang berbasis di Singapura pada 7 Mei 2013. Sesuai dengan standar JCI yang tercantum pada Standar Pelayanan Pasien Bab 4 tertuang dalam standar Perawatan Pasien 4/ Care of Patients 4.1 (PP. 4/COP. 4.1) yaitu perawatan pasien, fokus area pelayanan pasien pada bab tersebut yang berkaitan dengan manajemen institusi penyelenggaraan makanan rumah sakit tercantum pada butir ‘Makanan dan Terapi Nutrisi’. Berdasarkan standar JCI pada tahapan penyelenggaraan makanan tersebut, terdapat bagian penting bagi keberlanjutan proses penyelenggaraan makanan yaitu proses peneriman dan penyimpanan bahan makanan. Proses penerimaan dan penyimpanan bahan makanan dapat menentukan kualitas makanan yang akan diolah kemudian. Proses penerimaan memastikan apakah bahan makanan yang dipesan sesuai dengan kriteria pada saat pemesanan atau tidak. Sedangkan proses penyimpanan sangat menentukan kualitas bahan makanan dalam selang waktu sebelum proses pengolahan makanan dimulai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem penerimaan dan penyimpanan bahan makanan di Instalasi Gizi RSUP Sanglah Denpasar – Bali. Jenis penelitian ini bersifat observasional, mengkaji sistem penerimaan dan penyimpanan bahan makanan di Instalasi Gizi RSUP Sanglah Denpasar-Bali dibandingkan dengan standar JCI. Variabel dalam penelitian ini yaitu Penerimaan Bahan Makanan dan Penyimpanan Bahan Makanan. Penelitian ini akan dilakukan di Instalasi Gizi RSUP Sanglah Denpasar – Bali pada bulan April 2014 selama 3 kali pengamatan, yaitu pada tanggal 16, 23 dan 30 April 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penerimaan dan penyimpanan bahan makanan di Instalasi Gizi RSUP Sanglah telah sesuai dengan akreditasi JCI pada standar PP. 4/COP. 4.1 yaitu persiapan, penanganan, penyimpanan dan distribusi makanan aman dan mematuhi undang – undang, peraturan dan praktik terkini dengan menunjukkan nilai kesesuaian > 80%. Hal ini menunjukkan bahwa sistem penyelenggaraan makanan di RSUP Sanglah telah sesuai dengan akreditasi JCI. Disarankan pada pihak penyelenggaraan makanan di RSUP Sanglah Denpasar – Bali agar dapat meningkatkan kualitas baik dari segi pelayanan maupun ketenagaan karyawan agar lebih baik dalam melayani pasien dengan terapi melalui pemberian makanan dan nutrisi sesuai dengan kebutuhan pasien. Kata Kunci : Penerimaan bahan makanan, penyimpanan bahan makanan
Cover KTI
tidak tersedia
2014

PENERAPAN STANDAR PORSI DAN TINGKAT KONSUMSI PASIEN DIABETES MELITUS (DM) RAWAT INAP KELAS I (SATU) DI RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Erna Kusuma Sari
NIM: 1103000056
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Bachyar Bakri dan Nurul Hakimah
Subjek: Standar Porsi, Tingkat Konsumsi dan Diabetes Melitus
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Erna Kusuma Sari. 2014. Penerapan Standar Porsi dan Tingkat Konsumsi Pasien Diabetes Melitus (DM) Rawat Inap Kelas I (Satu) di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. (Dibawah bimbingan : Bachyar Bakri dan Nurul Hakimah). Instalasi Gizi RSUD Dr. Saiful Anwar Malang menyelenggarakan makanan secara swakelola bagi pasien rawat inap kelas I, II dan III dan secara out-sourcing untuk pasien IRNA Utama. Komposisi menu yang disajikan adalah makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur dan buah serta snack untuk pasien kelas I. Rata-rata pasien yang dilayani setiap harinya adalah 631 pasien dengan berbagai gologan umur, dan rata-rata 44 pasien untuk diabetes melitus. Siklus menu yang digunakan adalah siklus 10 hari dengan tambahan siklus ke-11 untuk tanggal 31 dengan frekuensi makan 3 kali sehari dan 2 kali snack. Jenis penelitian yang dilakukan adalah observasional dimana peneliti ingin mengetahui standar porsi dan tingkat konsumsi pasien diabetes melitus rawat inap, dengan desain penelitiannya study kasus yaitu melakukan pengamatan tanpa memberikan perlakuan. Sampel penelitian adalah pasien diabetes melitus yang menjalani perawatan kelas I (satu). Jenis data yang dikumpulkan meliputi gambaran umum penyelenggaraan makanan, gambaran umum responden, jenis diet, standar porsi, data asupan makanan dan tingkat konsumsi. Pengumpulan data dengan cara wawancara dan penimbangan. Data yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis secara deskriptif kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan gambar. Hasil analisis menunjukkan standar diet yang ditetapkan di RS tidak sesuai dengan standar diet DM menurut Almatsier, 2010. Pembagian jumlah porsi dalam sehari untuk jenis diet DM B dengan bahan makanan pokok mengalami perbedaan 100 g, jumlah porsi yang disajikan RS lebih sedikit. Sedangkan untuk diet DM B2 juga terdapat perbedaan dengan bahan makanan yang sama yaitu, makanan pokok sebesar 100-150 g, untuk jenis diet DM B2 yang lebih banyak jumlah makanan pokonya adalah standar porsi dari RS. Penelitian ini menunjukkan dari standar porsi yang ditetapkan, dalam pelaksanaanya ada yang tidak sesuai dengan standar RS. Beberapa komposisi menu yang disajikan, makanan pokok dan lauk nabati tidak sesuai dengan standar pada waktu distribusi, serta pemberian jenis buah yang tidak sesuai dengan jenis diet responden. Tingkat konsumsi Energi dan zat gizi (energi, protein dan lemak) yang mengalami defisit tingkat berat yaitu dengan persentase energi (40,0%), protein (33,3%), lemak (53,3%), dan karbohidrat (40,0%). Disarankan kepada pihak Instalasi Gizi RSUD Dr.Saiful Anwar Malang, untuk mempermudah pemorsian makanan pokok (nasi), supaya pelaksanaanya sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan maka dapat dibuat mangkok untuk pemorsian menjadi 3 (tiga) variasi (volume 50 gram, 100 gram, dan 200 gram) serta dibedakan warna mangkok (contoh: merah, biru dan hijau) dan memberikan edukasi gizi untuk memotivasi responden khususnya dan pada umumnya untuk seluruh pasien supaya menghabiskan makanan yang disajikan agar tidak mengalami defisit energi maupun zat gizi (Protein,Lemak dan karbohidrat). Kata Kunci : Standar Porsi, Tingkat Konsumsi dan Diabetes Melitus
Cover KTI
tidak tersedia
2014

PENGARUH AKUPRESUR PADA TITIK HE KUK TERHADAP INTENSITAS NYERI KALA I FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN DI BPM “A” SAWOJAJAR MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: HARESSA LINTANG RIZKIKA
NIM: 1102100064
Program Studi: POLTEKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Erni Dwi Widyana, SST., M. Kes.,Budi Suharno, S.Kp., M. Kes.
Subjek: AKUPUNTUR
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Rizkika, Haressa Lintang. 2014 : Pengaruh Akrupesur Pada Titik He Kuk Terhadap Intensitas Nyeri Kala I Fase Aktif Pada Ibu Bersalin Di BPM “A” Sawojajar Malang. Karya Tulis Ilmiah. Pembimbing (1) : Erni Dwi Widyana, SST., M. Kes., Pembimbing (2) : Budi Suharno, S.Kp., M. Kes. Banyak ibu bersalin yang mengalami nyeri, terutama primigravida. Hampir 90 % ibu bersalin mengalami nyeri yang sedang sampai berat saat persalinan. Akupresur merupakan metode non farmakologis yang dapat dipilih dalam mengatasi nyeri persalinan. Salah satu titik yang bermanfaat adalah titik he kuk. Akupresur pada titik he kuk dapat mengurangi itensitas nyeri pada ibu bersalin dikarenakan titik ini bekerja dengan memblok saraf sensoris nyeri yang dihantarkan ke otak serta memicu dikeluarkannya hormon endorfin yang dapat memberi rasa nyaman terhadap ibu sehingga presepsi nyeri berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akupresur pada titik he kuk terhadap intensitas nyeri kala I fase aktif pada ibu bersalin di BPM “A” Sawojajar Malang. Desain penelitian menggunakan pre-post eksperimen dan teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Populasi yang digunakan adalah seluruh ibu bersalin di BPM “A” pada bulan Juli-Agustus yang berjumlah 30 orang. Sampel yang ditetapkan menjadi responden sejumlah 15 orang berdasarkan kriteria inklusi. Pelaksanaan penelitian berlangsung pada bulan Juli-Agustus 2014. Analisa data menggunakan uji paired T-test dan didapatkan hasil t = 9,498 dengan p value = 0,000 sedangkan α = 0,05 (p < 0,05). Oleh karena itu H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh akupresur pada titik he kuk terhadap penurunan intensitas nyeri kala I fase aktif pada ibu bersalin. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat menjadi pilihan bagi petugas kesehatan dan ibu bersalin sebagai alternatif metode untuk mengurangi nyeri persalinan. Kata Kunci : ABSTRAK Rizkika, Haressa Lintang. 2014 : Pengaruh Akrupesur Pada Titik He Kuk Terhadap Intensitas Nyeri Kala I Fase Aktif Pada Ibu Bersalin Di BPM “A” Sawojajar Malang. Karya Tulis Ilmiah. Pembimbing (1) : Erni Dwi Widyana, SST., M. Kes., Pembimbing (2) : Budi Suharno, S.Kp., M. Kes. Banyak ibu bersalin yang mengalami nyeri, terutama primigravida. Hampir 90 % ibu bersalin mengalami nyeri yang sedang sampai berat saat persalinan. Akupresur merupakan metode non farmakologis yang dapat dipilih dalam mengatasi nyeri persalinan. Salah satu titik yang bermanfaat adalah titik he kuk. Akupresur pada titik he kuk dapat mengurangi itensitas nyeri pada ibu bersalin dikarenakan titik ini bekerja dengan memblok saraf sensoris nyeri yang dihantarkan ke otak serta memicu dikeluarkannya hormon endorfin yang dapat memberi rasa nyaman terhadap ibu sehingga presepsi nyeri berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akupresur pada titik he kuk terhadap intensitas nyeri kala I fase aktif pada ibu bersalin di BPM “A” Sawojajar Malang. Desain penelitian menggunakan pre-post eksperimen dan teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Populasi yang digunakan adalah seluruh ibu bersalin di BPM “A” pada bulan Juli-Agustus yang berjumlah 30 orang. Sampel yang ditetapkan menjadi responden sejumlah 15 orang berdasarkan kriteria inklusi. Pelaksanaan penelitian berlangsung pada bulan Juli-Agustus 2014. Analisa data menggunakan uji paired T-test dan didapatkan hasil t = 9,498 dengan p value = 0,000 sedangkan α = 0,05 (p < 0,05). Oleh karena itu H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh akupresur pada titik he kuk terhadap penurunan intensitas nyeri kala I fase aktif pada ibu bersalin. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat menjadi pilihan bagi petugas kesehatan dan ibu bersalin sebagai alternatif metode untuk mengurangi nyeri persalinan. Kata Kunci : Akupresur, Nyeri, Persalinan Kala I Fase Aktif
Cover KTI
tidak tersedia
2014

PENGARUH KONSUMSI JUS JAMBU BIJI MERAH TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DI BPS NY.AYU Amd.Keb SAWOJAJAR MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ALVIN VIVIT MAYSISCA
NIM: 1102100066
Program Studi: POLTEKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I: Ardi panggayuh S.Kp.M.Kes Pembimbing II: Didien Ika Setyarini, S.SiT, M.Keb
Subjek: konsumsi jus,PERINEUM
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Maysisca, Alvin Vivit. 2014. Pengaruh Konsumsi Jus Jambu Biji Merah terhadap Penyembuhan Luka Perineum di BPM Ny. I Gusti Ayu Amd.Keb. Karya Tulis Ilmiah, Progam Studi DIII Kebidanan Malang. Jurusan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I: Ardi panggayuh S.Kp.M.Kes Pembimbing II: Didien Ika Setyarini, S.SiT, M.Keb Ruptur perineum adalah salah satu masalah dalam persalinan yang dapat menimbulkan komplikasi perdarahan dan infeksi, penyembuhan luka perineum dipengaruhi oleh beberapa faktor, yangpaling penting adalah protein dan vitamin C, jambu biji merah merupakan buah yang mengandung banyak vitamin C, yang digunakan untuk proses sintesis kolagen, membantu tubuh meningkatkan kekebalan terhadap agen infeksi, kesehatan sistem imun, dan penyembuhan luka yang efisien. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsumsi jus jambu biji merah terhadap penyembuhan luka perineum. Metode eksperimen dengan pendekatan post-test only control group design. Subjek dalam penelitian ini adalah ibu postpartum dengan robekan perineum derajad I dan II. Penelitian dilakukan pada tanggal 8 Maret-5 April 2014. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang dan teknik samplingnya menggunakan teknik accidental sampling.Data yang diperoleh dari hasil penelitian menunjukkan 40% responden yang mengkonsumsi jus jambu biji merah sembuh dalam waktu yang lebih cepat < 7 hari, sedangkan 90% responden yang tidak mengkonsumsi jus jambu biji merah sembuh dalam waktu normal 7-10 hari, hasil analisa data diperoleh Z hitung > Z tabel (-2,300 > -,196) H0 ditolak, sehingga disimpulkan konsumsi jus jambu biji merah berpengaruh signifikansi terhadap penyembuhan luka perineum. Diharapkan tenaga bidan mampu memberikan penjelasan mengenai manfaat konsumsi jus jambu biji merah kepada ibu postpartum yang mengalami robekan perineum, serta adanya penelitian lanjutan menggunakan jambu biji merah untuk penyembuhan luka tetapi dengan cara yang berbeda. Kata Kunci : Jus Jambu Biji Merah, Penyembuhan Luka Perineum, Postpartum
Cover KTI
tidak tersedia
2014

PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU (PENGETAHUAN, SIKAP, DAN KEBIASAAN) JAJANAN SISWA SDN 1 ARGOSUKO KECAMATAN PONCOKUSUMO KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ERFIN TRI WIJAYA
NIM: 11003000148
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Tapriadi dan I Komang Suwita
Subjek: penyuluhan, perilaku
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Wijaya, Erfin Tri. 2014. “Pengaruh Penyuluhan Terhadap Perubahan Perilaku (Pengetahuan, Sikap, Kebiasaan) Jajanan Siswa SDN 1 Argosuko Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang.” Tugas Akhir, Program Studi DIII Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. (Dibawah Bimbingan: Tapriadi dan I Komang Suwita) Mengkonsumsi makanan jajanan saat bersekolah sudah menjadi aktivitas rutin siswa Sekolah Dasar (SD) sehingga untuk mengurangi paparan siswa SD terhadap makanan jajanan yang tidak aman diperlukan sosialisasi keamanan makanan jajanan pada siswa SD. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu penyuluhan dengan metode dan media yang menarik bagi siswa SD seperti, metode ceramah menggunakan audio visual yang diikuti pemajangan poster. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimental dengan rancangan One Group Pretest Posttes Desain. Sampel penelitian terdiri dari 22 responden . Responden adalah siswa kelas V (lima) SDN 1 Argosuko. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah dan pemajangan poster. Pengaruh penyuluhan terhadap perilaku konsumsi makanan jajanan siswa dianalisis menggunakan uji wilcoxon denga a = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan dengan metode ceramah dan poster berpengaruh terhadap peningkatan perilaku siswa dengan persentase 5,4% dan taraf sig 0,317, pengetahuan siswa dengan kenaikan persentase sebesar 9,8% dan taraf sig. 0,014, sikap siswa dengan kenaikan persentase sebesar 2,8% dan taraf sig. 0,083, kebiasaan siswa dengan kenaikan persentase sebesar 4,3% dan taraf sig. 0,005. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat manfaat penyuluhan terhadap perubahan perilaku jajanan siswa dalam meningkatkan perilaku konsumsi makanan jajanan siswa. Disarankan pada pihak sekolah perlu meningkatkan kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) khususnya peyuluhan kesehatan pada siswa untuk meningkatkan sikap dan perilaku secara keseluruhan. serta dapat bekerja sama dengan Puskesmas setempat untuk memberikan penyuluhan atau pengertian tentang jajanan yang sehat dan tidak berbahaya untuk dikonsumsi oleh siswa. Kata kunci: penyuluhan, perilaku konsumsi makanan jajanan, siswa SD
Cover KTI
tidak tersedia
2014

PENGARUH PERAWATAN PAYUDARA TERHADAP PENGELUARAN KOLOSTRUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI BPM KASIH SUKUN KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: HUSNA RIZQIA
NIM: 1102100053
Program Studi: POLTEKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Tarsikah, SST.,M.Keb.; Moch.Gatot H.P.,S.Kp
Subjek: perawatan payudara, pengeluaran kolostrum, ibu hamil
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Rizqia, Husna. (2014). Pengaruh Perawatan Payudara Terhadap Pengeluaran Kolostrum Pada Ibu Hamil Trimester III di BPM Kasih Sukun Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah. Prodi DIII Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Tarsikah, SST.,M.Keb. Pembimbing Pendamping: Moch.Gatot H.P.,S.Kp Pengeluaran kolostrum pada kehamilan trimester III merupakan tanda bahwa saluran kelenjar payudara tidak terjadi sumbatan, namun 48% bayi baru lahir belum mulai diberi kolostrum sampai bayi berumur 12 jam, salah satu alasanya karena kolostrum belum keluar. Perawatan payudara yang teratur pada kehamilan akan mempermudah pengeluaran kolostrum dengan cara membuka duktus laktiferus dan sinus laktiferus serta papilla mamae sebagai tempat keluarnya kolostrum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perawatan payudara terhadap pengeluaran kolostrum pada ibu hamil trimester III di BPM Kasih Sukun Kota Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah case control dengan pendekatan retrospektif, jumlah populasi 30 orang dengan teknik sampling acak sederhana (simple random sampling), didapatkan sampel 28 orang. Hasil analisis Odds Ratio (Ψ) didapatkan nilai 14 yang berarti ibu yang melakukan perawatan payudara 14 kali lebih berpeluang untuk mengeluarkan kolostrum, sehingga Ho ditolak yang artinya ada pengaruh perawatan payudara terhadap pengeluaran kolostrum pada ibu hamil trimester III. Namun, pada penelitian masih ditemukannya ibu hamil yang tidak melakukan perawatan payudara maka disarankan pada tenaga kesehatan untuk tetap memberikan konseling maupun penyuluhan tentang perawatan payudara. Kata Kunci : Ibu hamil, Pengeluaran Kolostrum, Perawatan Payudara
Cover KTI
tidak tersedia
2014

PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP INVOLUSI UTERUS PADA IBU POSTPARTUM DI BPS NY. “S” – DESA MENDALANWANGI KECAMATAN WAGIR KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NURMAYA DWI ANGGRAINI
NIM: 1102100037
Program Studi: POLTEKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Naimah, SKM., M.Kes. ; Moch. Gatot Heri P, S.Kp
Subjek: pijat oksitosin, involusi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Anggraini, Nurmaya Dwi, 2014. Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Involusi Uterus pada Ibu Postpartum di BPS Ny. “S” Desa Mendalanwangi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah. Poltekkes Kemenkes Malang. Pembimbing Utama : Naimah, SKM., M.Kes. Pembimbing Pendamping : Moch. Gatot Heri P, S.Kp Gangguan kontraksi saat involusi uterus dapat menyebabkan perdarahan sebagai penyebab utama kematian ibu di Indonesia. Kontraksi dipengaruhi oleh hormon oksitosin yang diproduksi hipofisis posterior. Studi pendahuluan yang telah dilakukan di BPS Ny.”S” bahwa masih ada beberapa pasien yang mengalami keterlambatan involusi uterus ketika dilakukan pemeriksaan postpartum. Ada berbagai macam cara untuk merangsang timbulnya oksitosin. Salah satunya dengan melakukan pijat oksitosin yang dapat membuat ibu rileks dan mempercepat kerja saraf parasimpatis. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh pijat oksitosin terhadap involusi uterus. Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen jenis static group comparison dengan post test only. Populasinya ibu postpartumdi BPS Ny.”S” Desa Mendalanwangi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang tanggal 1 Mei-2 Juli. Sampel sebanyak 24 responden dimana 12 responden sebagai kelompok eksperimen yang dilakukan pijat oksitosin dan 12 responden sebagai kelompok kontrol yang dilakukan perawatan payudara. Hasil penelitian yaitu kelompok eksperimen mengalami involusi uterus cepat 58.4%, normal 33.3%, lambat 8.3%. Sedangkan kelompok kontrol mengalami involusi uterus cepat 25%, normal 58.4%, lambat 16.6%. Hasil analisis adalah Nilai Z hitung -1,552 dimana nilai Z hitung lebih besar daripada Z tabel (-1,96) sehingga Ho diterima yang berarti tidak ada pengaruh pijat oksitosin terhadap involusi uterus. Untuk mengoptimalkan involusi uterus, bidan diharapkan dapat melakukan pijat oksitosin maupun perawatan payudara kepada ibu postpartum. Kata kunci : Involusi uterus, Pijat oksitosin
Cover KTI
tidak tersedia
2014

PENGARUH PIJAT PUNGGUNG TERHADAP PERCEPATAN PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI RB AS-SYIFA HUSADA KECAMATAN PONCOKUSUMO KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: WAHYU NUR SAFITRI
NIM: 1102100043
Program Studi: Poltekkes Kemenkes Malang DIII Kebidanan
Dosen Pembimbing: Dra. Susilaningsih, M. Kes. ; Ardi panggayuh, S.Kp., M.Kes.
Subjek: pijat, punggung
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Safitri, Wahyu Nur. 2014. Pengaruh Pijat Punggung Terhadap Percepatan Pengeluaran ASI Pada Ibu Post Partum di RB As-Syifa Husada Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah, Progam Studi DIII Kebidanan Malang. Jurusan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama : Dra. Susilaningsih, M. Kes. Pembimbing Pendamping : Ardi panggayuh, S.Kp., M.Kes. Cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih rendah yakni 42%, ini terjadi karena ibu enggan menyusui dengan salah satu alasan ASI tidak keluar pada hari-hari pertama setelah melahirkan. Pengeluaran ASI dipengaruhi oleh reflek prolaktin dan let down refleks. Reflek let down ini sangat peka terhadap inhibisi oleh stress fisik dan psikologis seperti rasa lelah. Pijat punggung adalah suatu upaya untuk merangsang reflek oksitosin, karena setelah dipijat rasa lelah ibu akibat melahirkan akan hilang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Pijat Punggung Terhadap Percepatan Pengeluaran ASI Pada Ibu Post Partum. Desain penelitian Pre eksperimental dengan rancangan post-test only. Jumlah populasi 64 ibu postpartum, teknik non probability sampling yaitu accidental sampling dengan jumlah 20 sampel yang memenuhi kriteria inklusi, masing-masing 10 sampel untuk kelompok kontrol dan intervensi. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dianalisa dengan Man Whitney U-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pijat punggung terhadap percepatan pengeluaran ASI, hal ini dibuktikan dengan nilai p yang didapatkan dari uji Man Whitney U-test yaitu 0,029 (p<0,05). Pengaruh tersebut adalah ibu postpartum yang mendapat perlakuan pijat punggung mengeluarkan ASI lebih cepat dibanding yang tidak mendapatkan pijatan. Dengan hasil ini diharapkan teknik pijat punggung dapat diterapkan pada semua ibu postpartum yang ASInya belum keluar. Kata Kunci : Ibu Postpartum, Pengeluaran ASI, Pijat Punggung
Cover KTI
tidak tersedia
2014

PENGARUH RELAKSASI PROGRESIF TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH MENOPAUSE DENGAN HIPERTENSI DI DUSUN BABA’AN KECAMATAN KARANGPLOSO

Lihat Detail Karya
Penulis: IKA KUSUMA WARDANI
NIM: 1102100051
Program Studi: POLTEKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pratiwi B.Sc, S.Pd, M.Biomed.; Didien Ika S, S.SiT, M.Keb.
Subjek: relaksasi, progresif, tekanan darah, menopause
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Wardani, Ika Kusuma. 2014. Pengaruh Relaksasi Progresif terhadap perubahan tekanan darah menopause dengan hipertensi di dusun Baba’an Kecamatan Karangploso – Malang. Karya Tulis Ilmiah, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Jurusan Kebidanan Malang Program Studi DIII Kebidanan Malang. Pembimbing I : Pratiwi B.Sc, S.Pd, M.Biomed. Pembimbing II : Didien Ika S, S.SiT, M.Keb. Perubahan fisik menyebabkan menopause akan mengalami berbagai gejala, salah satunya hipertensi. Banyaknya kasus hipertensi pada menopause, memunculkan pengembangan ilmu pengetahuan untuk pengobatan mengatasi masalah hipertensi. Pengobatan hipertensi ini terdiri dari terapi farmakologis dan non farmakologis. Tindakan non-farmakologis perlu diajarkan kepada pasien hipertensi agar dapat mengurangi penggunaan obat – obatan anti-hipertensi. Dari bermacan – macam tindakan non farmakologis yang dapat diberikan, salah satu yang paling sederhana adalah relaksasi otot progresif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa adanya pengaruh relaksasi progresif terhadap perubahan tekanan darah pada menopause dengan hipertensi. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pra-eksperimental dengan desain penelitiannya adalah analitik korelasional dan pendekatannya dengan one-group pra-post test design. Populasinya adalah menopause dengan hipertensi di Dusun Baba’an Kecamatan Karangploso Malang, sejumlah 102 orang. Pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah relaksasi, dimana relaksasi dilakukan satu kali selama 20 menit. Analisa data menggunakan uji statistic T-test. Hasil penelitian dari 48 responden, sebanyak 63% mengalami penurunan tekanan darah. Dari uji T-test didapatkan ρ 0,000 < α 0,05 sehingga H1 diterima yang artinya ada pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada menopause dengan hipertensi di Dusun Baba’an Kecamatan Karangploso - Malang. Kata Kunci : Hipertensi, Menopause, Relaksasi Progresif
Cover KTI
tidak tersedia
2014

PENGARUH SUBSTITUSI MOCAF (Modified Cassava Flour), TEPUNG JAGUNG (Zea mays L.), TEPUNG KECAMBAH KEDELAI (Glycine max), TERHADAP NILAI ENERGI, KADAR ZAT GIZI (KARBOHIDRAT, PROTEIN, LEMAK), MUTU PROTEIN, DAN MUTU ORGANOLEPTIK COOKIES UNTUK PMT PEMULIHAN

Lihat Detail Karya
Penulis: SYLVIA DWI ASTUTIK
NIM: 1103000076
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Sugeng Iwan S., S.TP., M.Kes., Theresia Puspita, S.TP., MP.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK SYLVIA DWI ASTUTIK. Pengaruh Substitusi Mocaf (Modified Cassava Flour), Tepung Jagung (Zea mays L.), Tepung Kecambah Kedelai (Glycine max), terhadap Nilai Energi, Kadar Zat Gizi (Karbohidrat, Protein, Lemak), Mutu Protein dan Mutu Organoleptik Cookies untuk PMT Pemulihan. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing I: Sugeng Iwan S., S.TP., M.Kes., M.Kes, Pembimbing II: Theresia Puspita, S.TP., MP. Berdasarkan data Riskesdas, prevalensi KEP pada balita (BB/U<-2SD) memberikan gambaran yang fluktuatif dari 18,4 % (tahun 2007) menurun menjadi 17,9 % (tahun 2010) kemudian meningkat lagi menjadi 19,6 % (tahun 2013). Jika masalah ini tidak ditangani dengan baik, maka akan berdampak hingga dewasa, yaitu menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Akibatnya, produktifitas kerja akan berkurang, sehingga terbentuk sumber daya manusia dengan kualitas rendah. Upaya penanggulangan KEP adalah melalui Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P). Pemanfaatan komoditi pangan lokal sebagai bahan baku dapat menghasilkan produk baru yang bernilai ekonomis dengan nilai gizi yang terpenuhi dengan baik. Mocaf, tepung jagung dan tepung kecambah kedelai dapat dimanfaatkan sebagai bahan substitusi dalam pembuatan cookies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi Mocaf (Modified Cassava Flour), tepung jagung (Zea mays L.), tepung kecambah kedelai (Glycine max), terhadap nilai energi, kadar zat gizi (karbohidrat, protein, lemak), mutu protein, dan mutu organoleptik cookies untuk PMT Pemulihan. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan perlakuan subtitusi mocaf, tepung jagung, dan tepung kecambah kedelai sebagai dasar pembuatan cookies. Penelitian ini menggunakan 4 taraf perlakuan yaitu P0, P1, P2, dan P3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi mocaf, tepung jagung, dan tepung kecambah kedelai memberikan pengaruh berupa peningkatan nilai energi, kadar protein, kadar lemak dan mutu protein cookies, sedangkan kadar karbohidrat cookies hasil substitusi menurun dibandingkan dengan cookies standar (P0). Berdasarkan Uji Hedonik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh substitusi Mocaf, tepung jagung dan tepung kecambah kedelai terhadap mutu organoleptik Cookies hasil substitusi, terutama pada parameter rasa, warna, aroma, dan tekstur. Taraf perlakuan terbaik pada penelitian ini adalah taraf perlakuan P2 dengan proporsi tepung terigu 20%, Mocaf 25%, tepung jagung 20%, dan tepung kecambah kedelai 35%, dimana Cookies hasil substitusi telah memenuhi standard mutu PMT Pemulihan karena mampu menyumbang Energi dan protein masing – masing 578 kkal dan 15,3 g per 100 g cookies. Kata Kunci : Mocaf, Tepung Jagung, Tepung Kecambah Kedelai, Nilai Energi, Kadar Zat Gizi, Mutu Protein, Mutu Organoleptik, Cookies, PMT – Pemulihan,
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan