Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4731–4740 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN RELAKSASI AUTOGENIK DAN EFEKNYA PADA PERUBAHAN TANDA-TANDA VITAL PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JANTI KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ANDY DWI PRASTYA
NIM: 1101100045
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Rudi Hamarno, S.Kep, Ns, M.Kep, (Pendamping) Tavip Dwi W S.Kep, Ns, M.kes.
Subjek: Relaksasi Autogenik, Tanda-Tanda Vital, Hipertensi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Relaksasi Autogenik Dan Efeknya Pada Perubahan Tanda-Tanda Vital Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puksemas Janti Kota Malang. Andy dwi Prastya (1101100045). Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Malang. Pembimbing (Utama) Rudi Hamarno, S.Kep, Ns, M.Kep, (Pendamping) Tavip Dwi W S.Kep, Ns, M.kes. Kata Kunci : Relaksasi Autogenik, Tanda-Tanda Vital, Hipertensi Relaksasi Autogenik merupakan latihan nafas dalam yang diselingi dengan kata-kata yang mampu membuat perasaan menjadi tenang. Relaksasi ini memiliki manfaat mengurangi intensitas nyeri sebagai kegiatan parasimpatis pencernaan dan buang air besar, menurunkan tekanan darah, memperlambat denyut jantung, dan meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran relaksasi autogenik dan efeknya pada perubahan tanda-tanda vital penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Janti Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Pengambilan data dilakukan selama 2 minggu mulai tanggal 21 April sampai 6 Mei 2014 dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Data disajikan dalam bentuk narasi dan diagram grafik. Responden dalam penelitian ini berjumlah 2 orang penderita hipertensi sesuai dengan kriteria. Setelah dilakukan latihan relaksasi autogenik selama 2 minggu rata-rata terjadi penurunan tanda-tanda vital dan responden menyatakan fikirannya lebih tenang dan rileks. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat penurunan tanda-tanda vital pada kedua responden, Ny. N mengalami penurunan tekanan darah sistole 15 mmHg dan diastole 10 mmHg, penurunan frekuensi nadi 8 x/menit, penurunan frekuensi pernafasan 4 x/menit. Sedangkan Ny. S tidak mengalami penurunan tekanan darah, penurunan frekuensi nadi 12 x/menit dan penurunan frekuensi pernafasan 2 x/menit. Rekomendasi dalam penelitian studi kasus ini adalah agar responden dapat melakukan relaksasi autogenik secara mandiri dan rutin.
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN RESPON TIME TRIASE DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT DR. SAIFUL ANWAR MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: RIANTO
NIM: 1101100136
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing Utama Lenni Saragih, SKM, M.Kes, Pendamping Roni Yuliwar, S Kep, Ns, M Ked
Subjek: IGD, Respon Time, Triase,keperawatan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran respon time triase di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar Malang. Rianto (2013). Karya Tulis Ilmiah Diskriptif Obsevasional. Program Studi Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Malang, Pembimbing Utama Lenni Saragih, SKM, M.Kes, Pendamping Roni Yuliwar, S Kep, Ns, M Ked. Kata Kunci : IGD, Respon Time, Triase Instalasi Gawat Darurat merupakan tempat layanan kesehatan yang memberikan penanganan pada kasus-kasus kegawatdaruratan untuk mencegah kecacatan dan kematian pada pasien life treathening/potential life treathening dengan prinsip Time Saving is Life Saving. Salah satu indicator pelayanan IGD adalah respon time triase yang bertujuan untuk memberikan penaganan cepat dan meningkatkan kehidupan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran respon time triase pada pasien prioritas 1, 2, dan 3. Metode penelitian : deskriptif observasional dengan 14 subjek penelitian, dilaksanakan di IGD Rumah Sakit Dr Saiful Anwar Malang. Observasi dilakukan saat perawat melakukan proses triase berdasarkan Standar Operasional Prosedur IGD dengan tiga kali pengamatan pada setiap katagori. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam melakukan respon time triase pada pasien prioritas 1 sebesar 100% perawat tidak sesuai dengan SOP. Respon time triase pada pasien prioritas 2 bahwa sebesar 57% perawat sesuai dengan SOP dan 43% tidak sesuai. Sedangkan respon time triase pada pasien prioritas 3 menunjukan bahwa sebesar 100% perawat sesuai dengan SOP. Kesimpulan : ketidak sesuaian hasil penelitian disebabkan beberapa faktor antara lain : kurangnya pengetahuan, belum adanya sosialisasi SOP, minimalnya kualifikasi triase, dan lemahnya supervisi. Rekomendasi : perlunya sosialisasi dan peninjauan kembali SOP triase, peningkatan kualifikasi perawat triase, dan supervisi secara periodik.
Cover KTI
tidak tersedia
2014

Gambaran Sikap Ibu Hamil Tentang Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi Di RW 6 Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Kotalama, Kedungkandang, Kota Malang.

Lihat Detail Karya
Penulis: PUTRI FERDIANTI
NIM: 102100016
Program Studi: POLTEKES KEMENKES MALANG DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Herawati Mansur, SST., M.Pd., M.Psi. ; Erni Dwi Widyana, SST., M.Kes.
Subjek: Hamil, persalinan, komplikasi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Ferdianti, Putri. 2014. Gambaran Sikap Ibu Hamil Tentang Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi Di RW 6 Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Kotalama, Kedungkandang, Kota Malang. Pembimbing I : Herawati Mansur, SST., M.Pd., M.Psi. Pembimbing II : Erni Dwi Widyana, SST., M.Kes. Salah satu program pemerintah dalam penurunan AKI adalah Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Meskipun program P4K sudah diterapkan oleh tenaga kesehatan, diperlukan sikap yang mendukung program dari ibu hamil itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran sikap ibu hamil tentang Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi di RW 6 Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Kotalama, Kedungkandang, Kota Malang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berada di RW 6 Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Kotalama, Kota Malang pada bulan Juni 2014. Sampel dalam penelitian ini semua ibu hamil yang ada di RW 06 wilayah kerja Puskesmas Pembantu Kotalama bulan Juni 2014 berjumlah 29 ibu hamil, dan teknik sampling yang digunakan yaitu teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisa data menggunakan skor T dan perhitungan presentase pada tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian dari 29 responden, sebagian besar responden di RW 06 Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Kotalama, mempunyai sikap negatif yang artinya tidak mendukung program yaitu 55,17%, sedangkan hampir setengah dari responden yaitu 44,83% sikap ibu hamil positif yang artinya mendukung program. Hal ini dikarenakan sebagian besar ibu hamil berpendidikan SD, pengalaman dimasa lalu serta kurangnya informasi secara menyeluruh. Dari penelitian tersebut diharapkan adanya sosialisasi program secara menyeluruh dengan melihat latar belakang yang ada dilingkungan tenaga kesehatan itu sendiri. Kata Kunci : Sikap Ibu Hamil, P4K
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN STATUS GIZI DAN PROSES PENYEMBUHAN LUKA POST OPERASI APENDIKTOMI LAPARATOMI DI IRNA II(R 15)RSUD DR.SAIFUL ANWAR MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ROKIM
NIM: 1101100156
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing : (Utama) Djoko Wiyono, SKp, M.Kep, Sp.Kom. (Pendamping) Setyo Harsoyo,SKM,M.Kes
Subjek: Status Gizi, Penyembuhan Luka Post Operasi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Status Gizi dan Proses Penyembuhan Luka Paska operasi apendiktomi laparatomi di ruang 15 bedah anak RSSA Malang.Rokim (2014) .Karya Tulis Ilmiah Desskriptif Explotatif, Program Studi Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing : (Utama) Djoko Wiyono, SKp, M.Kep, Sp.Kom. (Pendamping) Setyo Harsoyo,SKM,M.Kes. Malnutrisi berat mempengaruhi morbiditas karena terganggunya penyembuhan luka dan menurunnya daya tahan tubuh terhadap infeksi. Pada pasien bedah ada beberapa faktor yang menyebabkan malnutrisi. Dua faktor utama adalah kurangnya asupan makanan dan proses radang keadaan ini dapat terlihat pada penurunan kadar serum albumin .Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang gambaran asupan gizi dan protein terhadap status gizi pasien dalam proses penyembuhan luka post operasi Apendiktomi laparatomi Metode Penelitian ini merupakan penelitian diskriftif exploratif. jumlah responden 11 anak dengan menggunakan total sampling. pengambilan data dengan cara observasi terbuka,pengkajian gizi,luka post operasi,nilai kadar serum albumin. Ditemukan prevalensi paling tinggi secara berturut-turut pada kelompok usia 6-12 tahun menunjukkan tingginya prevalensi appendiksitis akut pada usia muda. Komplikasi perforasi adalah 54,5% dengan persentase perforasi paling tinggi adalah pada kelompok usia 6 - 12 tahun (50%), dan diikuti kelompok usia >1 tahun dan 2 - 5 tahun (17%). Rawat inap lebih dari 7 hari merupakan lama rawat inap untuk kelompok pasien dengan appendiksitis perforasi. Hitung kadar albumin umumnya menunjukkan menurun setelah dilakukan operasi, tapi hasil hitung kadar albumin tidak menggambarkan derajat severitas appendiksitis.Saran bagi perawat hendaknya meningkatkan pengetahuan dalam menejemen perawatan luka,menjaga keseterilan alat-alat untuk merawat luka,dan juga perawat ruangan hendaknya memberikan pendidikan kesehatan tentang pentingnya menjaga status gizi. Kata Kunci : Status Gizi, Penyembuhan Luka Post Operasi.
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN TEKANAN DARAH LANSIA YANG MENGALAMI HIPERTENSI SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN SENAM TAI CHI DI UPT PSLU BLITAR

Lihat Detail Karya
Penulis: AJENG MARI’ATUL NUR A. K. A
NIM: 1101100012
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Lenni Saragih, SKM, M.Kes, (Pendamping) Sugianto Hadi, SKM, MPH.
Subjek: Hipertensi, Senam Tai Chi, Tekanan darah
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Tekanan Darah Lansia Yang Mengalami Hipertensi Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Senam Tai Chi Di UPT PSLU Blitar. Ajeng Mari’atul Nur A. K. A (2014) Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Malang. Pembimbing (Utama) Lenni Saragih, SKM, M.Kes, (Pendamping) Sugianto Hadi, SKM, MPH. Kata Kunci: Hipertensi, Senam Tai Chi, Tekanan darah Senam Tai Chi suatu bentuk latihan kesehatan fisik, keseimbangan jiwa dan mental yang memberikan dampak positif terhadap penurunan tekanan darah jika dilakukan dengan baik dan benar serta dengan frekwensi latihan 3 kali dalam seminggu. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah gambaran tekanan darah lansia yang mengalami hipertensi seesudah melakukan senam Tai Chi . Metode penelitian: Studi kasus deskripsi observasi dengan subyek studi sebanyak 3 orang lansia dengan tekanan darah sistol > 140 mmHg dan tekanan darah diastol > 90 mmHg, usia > 60 tahun, berjenis kelamin laki-laki ataupun perempuan. Pada lansia I dari hasil observasi tekanan darah awalnya 160/ 100 mmHg dan tekanan darah akhir 155/ 80 mmHg. Tekanan darah awal lansia II 190/ 120 mmHg dan tekanan darah akhir 160/100 mmHg. Pada lansia III tekanan darah awal responden 160/ 100 mmHg dan tekanan darah di akhir latihan senam Tai Chi 150/ 70 mmHg. Hasil studi kasus yang didapat bahwa sesudah melakukan senam Tai Chi ketiga subyek penelitian mengalami penurunan tekanan darah. Rekomendasi dari hasil penelitian adalah latihan senam Tai Chi yang teratur dengan teknik yang baik dan benar mampu menurunkan tekanan darah pada klien hipertensi dan menekan angka kejadian hipertensi.
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI SEBELUM DAN SESUDAH SENAM LANSIA DI YAYASAN GRIYA KASIH SILOAM KOTA MALANG (Deskriptif Survey)

Lihat Detail Karya
Penulis: DANI ARISYANDI
NIM: 1101100006
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Rudi Hamarno, S.Kep, Ns, M.Kep, (pendamping) Joko Pitoyo, S.Kp, M.Kep.
Subjek: Hipertensi, Senam Lansia, Tekanan Darah
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi Sebelum dan Sesudah Senam Lansia di Yayasan Griya Kasih Siloam Kota Malang. Dani Arisyandi (2014) Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survey, Program Studi Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Malang. Pembimbing (Utama) Rudi Hamarno, S.Kep, Ns, M.Kep, (pendamping) Joko Pitoyo, S.Kp, M.Kep. Kata Kunci: Hipertensi, Senam Lansia, Tekanan Darah. Senam lansia adalah bentuk latihan fisik ringan untuk perawatan kesehatan usia lanjut, yang memiliki dampak positif pada penurunan tekanan darah jika dilakukan dengan cara yang baik dan benar secara teratur sesuai dengan standar. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi sebelum dan sesudah sanam. Metode penelitian: deskriptif survey dengan 6 responden yang mengalami hipertensi 140-160 mmHg sistolik dan diastolik 90-110 mmHg dengan usia 55-70 tahun melakukan senam secara berkelanjutan sebanyak 6 kali pertemuan selama 2 minggu pada tanggal 26 Maret sampai dengan 6 April 2014. Hasil rata-rata akhir penurunan tekanan darah sistolik 1,91 mmHg dan tekanan darah diastolik 1,41 mmHg. Rekomendasi dari penelitian ini adalah latihan yang baik secara teratur dan benar sesuai dengan standar mampu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi dan menekan kejadian hipertensi.
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN IBU RISIKO MELAHIRKAN DENGAN USIA KURANG DARI 20 TAHUN YANG AKAN MENGHADAPI PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JANTI KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: BAIS DWI ARMANDA
NIM: 1101100069
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I Dra. Goretti Maria Sindarti, M.Kes. Pembimbing II Sri Mudayatiningsih, S.Kp, M.Kes.
Subjek: Ibu hamil, kecemasan, risiko melahirkan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Armanda, Bais Dwi (2014). Gambaran Tingkat Kecemasan Ibu Risiko Melahirkan Dengan Usia Kurang Dari 20 Tahun yang Akan Menghadapi Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Janti Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus. Program Studi Keperawatan, Jurusan Keperawatan Malang. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I Dra. Goretti Maria Sindarti, M.Kes. Pembimbing II Sri Mudayatiningsih, S.Kp, M.Kes. Kata Kunci : Ibu hamil, kecemasan, risiko melahirkan. Ibu hamil yang berusia kurang dari 20 tahun merupakan ibu hamil berisiko, karena pertumbuhan organ reproduksinya belum sempurna. Risiko saat persalinan, adanya nyeri kontraksi, dapat menyebabkan kecemasan. Kecemasan yang tidak terkontrol dan berlebihan, akan mempengaruhi proses persalinan menjadi tidak lancar, terutama yang keadaan emosianalnya masih labil. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan ibu risiko melahirkan dengan usia kurang dari 20 tahun, di wilayah kerja Puskesmas Janti Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Populasinya adalah ibu hamil dengan usia kurang dari 20 tahun yang akan menghadapi proses persalinan. Jumlah subyek penelitian sebanyak 2 orang. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2014. Pengambilan data melalui wawancara terpimpin. Instrumen penelitian menggunakan lembar wawancara yang berisi pertanyaan tentang tanda-tanda kecemasan. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk tekstural. Didapatkan bahwa subyek penelitian pertama mengalami kecemasan berat, dengan hasil score kecemasan adalah 28, dan subyek penelitian kedua mengalami kecemasan ringan, dengan hasil score kecemasan adalah 12. Rekomendasi peneliti yang dapat diberikan yaitu Puskesmas diharapkan melakukan sosialisasi tentang pencegahan pernikahan pada usia dini dan pencegahan terjadinya kehamilan pada usia kurang dari 20 tahun.
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN TINGKAT PENDAPATAN KELUARGA DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI POSYANDU ANGGREK I-VI, WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIPTOMULYO, KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NUR MUKARROMAH
NIM: 1102100067
Program Studi: POLTEKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pratiwi B.sc, S.Pd, M.Biomed. ; Ika Yudianti, M.Keb.
Subjek: keluarga, asi eksklusif
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Mukarromah, Nur, 2014. Gambaran Tingkat Pendapatan Keluarga dan Pemberian ASI Eksklusif di Posyandu Anggrek I-VI Wilayah Kerja Puskesmas Ciptomulyo, Kota Malang, Karya Tulis Ilmiah. Pembimbing Utama : Pratiwi B.sc, S.Pd, M.Biomed. Pembimbing Pendamping : Ika Yudianti, M.Keb. Pemberian ASI eksklusif merupakan cara optimal untuk memberi makan pada bayi mulai dari saat lahir sampai usia 6 bulan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif adalah faktor sosial budaya, kesadaran akan pentingnya ASI eksklusif, pelayanan kesehatan dan petugas kesehatan yang belum sepenuhnya mendukung program pemberian ASI eksklusif, gencarnya promosi susu formula dan alasan ibu bekerja. Faktor sosial ekonomi berkaitan dengan pemberian ASI eksklusif adalah pendapatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran tingkat pendapatan keluarga dan pemberian ASI eksklusif di posyandu Anggrek I-VI wilayah kerja puskesmas Ciptomulyo, Kota Malang. Desain penelitian menggunakan desain deskriptif, populasinya sebanyak 35 bayi usia 7-12 bulan. Sampling menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 responden yang seluruhnya telah memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner wawancara, kemudian dianalisa menggunakan tabel silang (crosstab). Hasil penelitian tersebut didapatkan adanya perbedaan pemberian ASI eksklusif dan ASI tidak eksklusif pada keluarga dengan tingkat pendapatan di atas UMK dan di bawah UMK. Hasil penelitian yang diperoleh adalah ASI eksklusif 22,9% dan ASI tidak eksklusif 40% dengan tingkat pendapatan di bawah UMK. Sedangkan pada tingkat pendapatan di atas UMK, didapatkan ASI eksklusif 14,3% dan ASI tidak eksklusif 22,9%. Berdasarkan hal di atas hendaknya menjadi bahan pertimbangan perlunya meningkatkan peran petugas kesehatan untuk memberikan informasi dan motivasi dalam pentingnya pemberian ASI eksklusif sehingga bisa mensukseskan program pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Kata Kunci : Tingkat Pendapatan, Pemberian ASI Eksklusif
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PERAWATAN LUKA PERINEUM DI BPM GALUH, M.Kes KECAMATAN SUKUN KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: FIRDA FIRAMITA ADAM
NIM: 1102100081
Program Studi: POLTEKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Dra. Susilaningsih, M.Kes., Ardi Panggayuh, S.Kp.M.Kes.
Subjek: IIBU NIFAS,PERAWATAN LUKA PERINEUM
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Adam, Firda Firamita, 2014. ”Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas Terhadap Perawatan Luka Perineum Di BPM Galuh Krisdianto, M.Kes Kecamatan Sukun Kota Malang”. Karya Tulis Ilmiah.Program Studi DIII Kebidanan Malang Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Pembimbing Utama : Dra. Susilaningsih, M.Kes. Pembimbing Pendamping : Ardi Panggayuh, S.Kp.M.Kes. Infeksi masa nifas masih merupakan penyebab tertinggi AKI yaitu 307/100.000 kelahiran hidup. Diperkirakan 60% kematian akibat kehamilan dan 40% terjadi karena infeksi masa nifas.Ibu Postpartum yang mengalami luka perineum rentan terhadap terjadinya infeksi, karena luka perineum yang tidak dijaga dengan baik sangat berpengaruh terhadap kesembuhan luka perineum. Infeksi masa nifas dapat dicegah salah satunya yaitu dengan menambah pengetahuan tentang perawatan luka perineum yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka perineum di BPM Galuh Krisdianto, M.Kes Kota Malang. Desain penelitian ini menggunakan desain deskriptif, populasi seluruh ibu nifas yang ada di BPM Galuh Krisdianto Kota Malang periode Maret – Mei 2014, jumlah sampel sebanyak 30 orang, teknik yang digunakan yaitu Total Sampling dengan alat ukur kuesioner.Hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel, penyajian data diolah dengan menggunakan proporsi dan memperoleh Hasil Tingkat Pengetahuan Responden Pada Tingkat Tahu Tentang Perawatan Luka Perineum beberapa responden memiliki pengetahuan baik (10%), berpengetahuan cukup (80%), dan berpengetahuan kurang (10%). Tingkat Pengetahuan Responden Pada Tingkat Paham responden memiliki pengetahuan baik (40%), berpengetahuan cukup (43,3%), dan berpengetahuan cukup (16,7%). Tingkat Pengetahuan Responden Pada Tingkat Aplikasi memiliki pengetahuan baik (33,3%), dan berpengetahuan cukup (36,7%), dan pengetahuan kurang (30%). Dari hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi tenaga kesehatan untuk melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang perawatan luka perineum yang benar. Kata Kunci : Ibu Nifas, Pengetahuan, Perawatan Luka Perineum
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI PERKEMBANGAN ANAK USIA 1 TAHUN DI KELURAHAN BANDULAN KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ERLY PUSPA WANTI
NIM: 1102100055
Program Studi: POLTEKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pratiwi, B.Sc, S.Pd, M.Biomed. Heny Astutik, S.Kep, Ns, M.Kes
Subjek: PERKEMBANGAN ANAK
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Wanti, Erly Puspa, 2014. Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Stimulasi Perkembangan Anak Usia 1 Tahun di Kelurahan Bandulan Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Jurusan Kebidanan Malang Program Studi DIII Kebidanan Malang. Pembimbing Utama : Pratiwi, B.Sc, S.Pd, M.Biomed. Pembimbing Pendamping : Heny Astutik, S.Kep, Ns, M.Kes Kualitas anak pada masa kini merupakan penentu kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di masa yang akan datang. Jumlah balita di Indonesia sangat besar yaitu sekitar 10 persen dari seluruh populasi, maka sebagai calon generasi penerus bangsa, kualitas tumbuh kembang balita di Indonesia perlu mendapat perhatian serius. Peran aktif orang tua sangat penting terhadap perkembangan anak terutama tentang stimulasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang stimulasi perkembangan anak usia 1 tahun. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan populasi yaitu semua ibu yang memiliki anak usia 1 tahun di Posyandu RW1 Kelurahan Bandulan Kota Malang dan sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu yang memiliki anak usia 1 tahun di Posyandu RW1 Kelurahan Bandulan Kota Malang serta telah memenuhi kriteria inklusi yaitu sejumlah 28 responden. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan ibu tentang stimulasi perkembangan anak usia 1 tahun dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Porposive Sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Data yang terkumpul dilakukan pengolahan data dengan editing, coding, scoring, transfering, tabulating. Teknik analisa data menggunakan analisa univariat presentase. Hasil penelitian menunjukkan Pengetahuan ibu tentang stimulasi perkembangan anak usia 1 tahun di Kelurahan Bandulan Kota Malang paling banyak mempunyai pengetahuan kurang (60,7%) dan memiliki pengetahuan cukup ( 35,7%) serta paling sedikit responden memiliki pengetahuan baik (3,6%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut diharapkan tenaga kesehatan lebih aktif dalam rangka meningkatkan pengetahuan ibu-ibu tentang pentingnya stimulasi perkembangan anak usia 1 tahun melalui peningkatan frekuensi bimbingan dan penyuluhan pada ibu-ibu atau juga melakukan kunjungan rumah jika memang diperlukan. Kata kunci : Anak usia 1 tahun, Pengetahuan, Stimulasi perkembangan
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan