Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4721–4730 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN PERAWATAN PAYUDARA MASA HAMIL DAN KEBERHASILAN INISIASI MENYUSU DINI PRIMIPARA DI BPM “S” TUNGGUL WULUNG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NOVIA AMLITA
NIM: 1102100052
Program Studi: POLTEKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Sri Sahayu S.Kep, Ns, M.Kes. ; Wandi, S.Kep, Ns, M.Pd
Subjek: payudara, hamil
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Amlita, Novia. 2014. Gambaran Perawatan Payudara Masa Hamil pada Keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini Primipara di BPM "S" Tunggulwulung Kota Malang tahun 2014. Karya Tulis Ilmiah. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Program Studi D III Kebidanan Malang. Pembimbing I : Sri Sahayu S.Kep, Ns, M.Kes. Pembimbing II : Wandi, S.Kep, Ns, M.Pd Inisiasi menyusu dini (IMD) adalah pemberian air susu ibu sedini mungkin setelah bayi lahir, bayi diletakkan tengkurap di dada ibu setidaknya 1 jam sampai bayi menyusu sendiri. Salah satu faktor yang mempengaruhi pelaksanaan IMD adalah kolostrum tidak keluar dan bayi tidak dapat menyusu. Hal ini dapat dicegah pada masa kehamilan dengan perawatan payudara. Salah satu manfaat perawatan payudara adalah mengatasi puting susu datar atau terbenam agar menyembul keluar sehingga siap disusukan pada bayinya dan mempersiapkan produksi ASI termasuk kolostrum. Pada studi pendahuluan didapatkan bahwa dari 4 ibu melahirkan primipara 3 diantaranya tidak berhasil dilakukan IMD sedangkan 1 lainnya berhasil, dari 3 yang tidak berhasil 2 ibu tidak melakukan perawatan payudara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perawatan payudara pada saat hamil dan keberhasilan IMD pada primipara. Desain penelitian menggunakan studi deskriptif. Populasinya adalah seluruh ibu melahirkan primipara di BPM “S” pada bulan Juli 2014 yang berjumlah 9 orang. Teknik sampling menggunakan total sampling. Pengumpulan data dengan lembar checklist untuk mengobservasi pelaksanaan IMD dan kuesioner untuk pelaksanaan perawatan payudara pada masa hamil. Analisa data menggunakan presentase. Dari data didapatkan sebagian besar ibu tidak melakukan perawatan payudara selama hamil (56%) dan sebagian besar ibu bersalin pelaksanaan IMDnya berhasil (67%). Dalam penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden yang berhasil pada pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) pada masa hamilnya melakukan perawatan payudara 4 orang (44%), dan yang paling sedikit adalah responden yang tidak berhasil pelaksanaan IMD dan tidak melakukan perawatan payudara pada masa hamilnya yaitu tidak ada (0%). Kata Kunci : Perawatan Payudara, Inisiasi Menyusu Dini, Primipara
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN PERKEMBANGAN PERSONAL SOSIAL BALITA DENGAN MENGGUNAKAN VSMS (VINELAND SOCIAL MATURITY SCALE) DI KB-TK MUSLIMAT NU 09 BARENG KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: EKA FAJAR TRISTYANI
NIM: 1102100022
Program Studi: POLTEKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Suprapti, S.ST., M.Kes.; Isman Amin, SKM., M.Kes.
Subjek: BALITA, VSMS
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Tristyani, Eka Fajar.2014. Gambaran Perkembangan Personal Sosial Balita dengan menggunakan VSMS (Vineland Social Maturity Scale) di KB-TK Muslimat NU 09 Bareng Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah, Prodi DIII Kebidanan Malang Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I : Suprapti, S.ST., M.Kes. Pembimbing II : Isman Amin, SKM., M.Kes. Perkembangan kepribadian atau tingkah laku sosial merupakan aspek yang berhubungan dengan kemampuan mandiri, bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungannya. Perkembangan kepribadian atau personal sosial meningkat pesat pada usia 0-5 tahun“Golden period” karena pada tahun-tahun ini seorang anak mengenali berbagai macam fakta di lingkungannya yang akan mempengaruhi terbentuknya kepribadian pada periode selanjutnya yaitu remaja dan dewasa. Suatu skala pengukuran yang baik untuk perkembangan personal sosial adalah skala maturitas sosial dari Vineland (Vineland Social Maturity Scale). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perkembangan personal sosial balita dengan menggunakan VSMS (Vineland Social Maturity Scale) di KB-TK Muslimat NU 09 Bareng Kota Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasionaldengan populasi sebanyak 28 orang dan jumlah sampel sebanyak 28 balita beserta orangtua. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Instrumen penelitian menggunakan Vineland Social Maturity Scale (VSMS),data di analisa berdasarkan pengklasifikasian kategori skor VSMS. Dari hasil penelitian diketahui bahwa perkembangan personal sosial balita di KB-TK Muslimat NU 09 Bareng Kota Malang 53,6% di atas rata-rata; 7,1% sesuai rata-rata dan 39,3% berada dibawah rata-rata, dapat disimpulkan bahwa perkembangan personal sosial mengalami perbedaan antara balita satu dengan yang lain dapat dikarenakan oleh faktor jenis kelamin, urutan anak, pendidikan dan pekerjaan orangtua. Kata Kunci : Balita, Perkembangan Personal Sosial, VSMS
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN PERUBAHAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR SUNTIK DEPO MEDROXYPROGESTERONE ACETATE (DMPA) DI BPM SRI SULAMI, Amd.Keb., KELURAHAN BURING, KECAMATAN KEDUNGKANDANG, KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DWI PERMATASARI AGUSTININGSIH
NIM: 1102100030
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Herawati Mansur, SST., M.Pd., M.Psi.. ; Tatarini Ika Pipitcahyani, SST., M.Kes.
Subjek: berat badan,akseptor suntik
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Agustiningsih, Dwi Permatasari. 2014. Gambaran Perubahan Berat Badan pada Akseptor Suntik Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) di BPM Sri Sulami, Amd.Keb., Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi D III Kebidanan Malang, Politehnik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (1): Herawati Mansur, SST., M.Pd., M.Psi.. Pembimbing (2): Tatarini Ika Pipitcahyani, SST., M.Kes. Perubahan berat badan merupakan efek samping tersering dari penggunaan DMPA, Data Dinkes kota Malang tahun 2010 menyebutkan bahwa jumlah kasus efek samping penggunaan KB suntik DMPA dari 965 akseptor terdiri dari : 12% spotting, 23% amenorrhea, 2% pusing/ sakit kepala, 1% mual/ muntah, dan 62% perubahan berat badan. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan berat badan merupakan efek samping tersering. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui gambaran perubahan berat badan pada akseptor suntik DMPA di BPM Sri Sulami, Amd.Keb., Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang menggambarkan perubahan berat badan pada akseptor suntik DMPA. Populasi adalah seluruh akseptor suntik Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) di BPM Sri Sulami, Amd.Keb., Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang yang berjumlah 54 orang dengan jumlah sampel berjumlah 48 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Tehnik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan instrumen yang digunakan adalah lembar kuisioner penelitian, timbangan detecto, dan kartu akseptor. Berdasarkan hasil penelitian dari 48 responden di dapatkan bahwa sebagian besar responden mengalami peningkatan berat badan yakni sebesar 87.5%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan DMPA berpengaruh pada peningkatan berat badan yang dialami akseptor. Saran bagi akseptor yang mengalami peningkatan berat badan diharapkan tidak menggunakan KB suntik DMPA melebihi waktu maksimal penggunaan KB hormonal yaitu 5 tahun untuk menghindari peningkatan berat badan berkelanjutan. Kata Kunci: Akseptor Suntik DMPA, Berat Badan
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN PERUBAHAN PSIKOLOGIS PADA IBU HAMIL DI BPS NY “S” DESA TANGGUNG KECAMATAN TUREN KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ARIF YULINDA
NIM: 1102100076
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Isman Amin, S.KM., M.Kes.; Tarsikah, S.Si.T., M.Keb.
Subjek: psikologis, ibu hamil
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Yulinda, Arif. 2014. Gambaran Perubahan Psikologis Pada Ibu Hamil di BPS Ny. “S” Desa Tanggung Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah. Poltekkes Kemenkes Malang. Pembimbing Utama : Isman Amin, S.KM., M.Kes. Pembimbing Pendamping : Tarsikah, S.Si.T., M.Keb. Kehamilan merupakan krisis maturasi yang dapat menimbulkan stress. Perubahan yang terjadi pada ibu hamil umumnya akan berdampak pada psikologis. Akibatnya, setiap ibu hamil akan menunjukkan ketakutan dan kecemasannya dengan cara yang berbeda. Jika ketakutan dan kecemasan tersebut telah melewati ambang batas, hal ini dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, yang terburuk adalah keguguran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perubahan psikologis pada ibu hamil trimester I, II dan III di BPS Ny. ”S” Desa Tanggung Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, dengan populasinya 47 ibu hamil dan sampel 42 responden ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik pengambilan sampel Propotionate Stratified Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala psikologis Azwar (2013). Data diolah menggunakan distribusi frekuensi dan dianalisa menggunakan kriteria kategorisasi pusat terkendali Azwar (2013). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 42 responden, didapatkan bahwa 85,71% ibu hamil trimester I mengalami perubahan psikologis, 100% ibu hamil trimester II mengalami perubahan psikologis, dan 80,95% ibu hamil trimester III mengalami perubahan psikologis. Hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan masukan bagi ibu hamil agar secara rutin memeriksakan kehamilannya dan menyampaikan semua keluhan kepada petugas kesehatan. Kata Kunci : Ibu Hamil, Perubahan Psikologis
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN PERUBAHAN PSIKOLOGIS PADA IBU HAMIL TRIMESTER I YANG MENGALAMI EMESIS GRAVIDARUM DI BPS SUKEMI JILAN TUNGGUL WULUNG

Lihat Detail Karya
Penulis: AMELIA OKTAVIANI
NIM: 1102100077
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Siti Sundari, B.Sc, SE., M.Kes.; Jenny J.S Sondakh, M.Clin. Mid
Subjek: PERUBAHAN PSIKOLOGIS, HAMIL, EMESIS GRAVIDARIUM
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Oktaviani, Amelia. 2014. Gambaran Perubahan Psikologis Pada Ibu Hamil Trimester I yang Mengalami Emesis Gravidarum di BPS Sukemi Jilan Tunggul Wulung. Karya Tulis Ilmiah. Pembimbing Utama : Siti Sundari, B.Sc, SE., M.Kes. Pembimbing Pendamping : Jenny J.S Sondakh, M.Clin. Mid Mual (nausea) dan muntah (morning sickness) adalah gejala yang wajar dan sering didapatkan pada kehamilan tribulan I. Terjadinya mual muntah ini berhubungan dengan perubahan psikologis ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perubahan psikologis pada ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum. Penelitian dilakukan di wilayah kerja BPS Sukemi Jilan yang terdapat sampel 23 ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum. Desain penelitian adalah deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran antara variabel yang terkait. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester I. Sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel 23 orang. Perubahan psikologis yang terjadi yang paling banyak dialami adalah perasaan tidak nyaman selama hamil, perhatian ibu yang berlebih terhadap body image, dan sulit tidur. Responden mengalami perubahan psikologis sebanyak 47,9%, sedangkan yang tidak mengalami perubahan psikologis sebanyak 52,1%. Saran dari peneliti adalah karya tulis ilmiah ini bisa digunakan sebagai referensi tenaga kesehatan maupun mahasiswi kebidanan untuk memberikan konseling yang tepat pada ibu hamil trimester I. Kata kunci : Emesis Gravidarum, Perubahan Psikologis, Ibu hamil trimester I
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN PERUBAHANHEMODINAMIK PADA PASIEN SEKSIO SESAREA DENGAN ANESTESISUB ARACHNOID BLOCK DI IBSRSUD Dr.SAIFUL ANWAR MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: MOH. MAKSUM
NIM: 1101100141
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Tavip Dwi Wahyuni,S.Kep,Ns,M.Kes,(Pendamping) Rudi Hamarno, S.Kep, Ns, M.Kep.
Subjek: Perubahan hemodinamik,anestesi Sub Arachnoid Block seksio sesarea,keperawatan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran perubahan hemodinamik pada pasien seksio sesarea dengan anestesi sub arachnoid block Di IBS RSUD Dr.Saiful Anwar Malang. MohMaksum (2013) Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survei, Program Studi D III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Malang. Pembimbing (Utama) Tavip Dwi Wahyuni,S.Kep,Ns,M.Kes,(Pendamping) Rudi Hamarno, S.Kep, Ns, M.Kep. Kata Kunci: Perubahan hemodinamik,anestesi Sub Arachnoid Block seksio sesarea Anestesi subarachnoid block sering menyebabkan terjadinya hipotensi dan perubahan jumlah denyut nadi sehingga diperlukan evaluasi pra anestesi yang baik dan lengkap. Tujuan penelitian adalah mengetahui tekanan darah, denyut nadi sebelum pemberian anestesi Sub Arahnoid Block, selama, dan setelah operasi, serta menganalisa gambaran perubahan hemodinamik setelah dilakukan anestesi Sub Arachnoid Block di IBS RSUD Dr.Saiful Anwar Malang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif survei, jumlah sampel 20 responden, teknik pengambilan sampel accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan pre anestesi sub arachnoid blocktekanan darah dan denyut nadi responden normal(100%), baik tekanan sistolik maupun tekanan diastolik. Setelah 5 menit sampai 15 menit terjadi penurunan tekanan darah /hipotensi(65%). Pada menit 20 sampai menit 30 setelah anestesi sub arachnoid blocktekanan darah dan denyut nadi kembali normal(100%). Kesimpulan penelitian adalah terjadi penurunan tekanan darah (hipotensi) dan perubahan irama denyut nadi (Takikardi, bradikardi) khususnya pada menit ke-5 sampai 15 yaitu tekanan sistolik turun 20- 40 mmhg, diastolik turun antara 5-15 mmhg dari tekanan darah sebelum anestesi, , Sedangkan denyut nadi terjadi perubahan menjadi (takikardi, bradikardi). Tekanan darah dan denyut nadi stabil pada menit ke-20 setelah anestesi sub arachnoid block. Disarankan agar perawat anestesi melakukan observasi dan monitor tekanan darah, denyut nadi, dan respirasi setiap 5 menit, karena pada 15 menit pertama terjadi penurunan tekanan darah dan perubahan denyut nadi.
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN POLA KONSUMSI SAYURAN PADA KLIEN DENGAN BATU SALURAN KEMIH di RSUD Dr.SAIFUL ANWAR MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ACHMAD MUSLIK
NIM: 1101100137
Program Studi: D-III Keperawatan Malang
Dosen Pembimbing: Djoko Setyono
Subjek: keperawatan
Lihat Abstraksi
Gambaran Pola Konsumsi Sayuran pada Klien dengan Batu Saluran Kemih di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Achmad Muslik (2014). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survey, Program Studi Keperawatan, Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Malang, Pembimbing: (Utama) Djoko Setyono, SKM, M.Kes, (Pendamping) Sugianto Hadi, SKM,MPH. Kata Kunci: Pola konsumsi, Sayuran berwarna hijau Mengkonsumsi bahan makanan kaya kalsium, oksalat, purin dan garam secara berlebihan dapat memperbesar risiko menderita batu ginjal. Konsumsi berlebihan makanan tersebut menjadi penyebab utama terbentuknya batu ginjal kalsium (oksalat atau fosfat), batu magnesium amonium fosfat, batu asam urat, dan batu sistin, bahan tersebut banyak terkandung dalam sayuran berwarna hijau. Tujuan penelitian untuk mengetahui jenis dan jumlah sayuran berwarna hijau: sawi, so/daun mlinjo, brokoli, daun singkong, dan bayam yang banyak dikonsumsi klien di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Desain penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif survey, hasil penelitian menunjukkan klien yang suka mengkonsumsi sayuran 81,82%, yang tidak suka sayuran 18,18%. Jenis sayuran sawi 36,36%, bergantian 31,82%, tidak pernah 18,18%, daun singkong 13,64%. Jumlah konsumsi sayuran yang berwarna hijau, sering 31.82%, kadang-kadang 27.27%, tidak pernah 18.18%, selalu 13.64%, jarang mengkonsumsi 9.09%. Rekomendasi terhadap klien, mengkonsumsi sayuran yang berwarna hijau sebaiknya tidak berlebihan dan disertai minum air putih yang cukup minimal 2000 ml perhari serta olah raga, hal ini akan mengurangi terjadinya batu saluran kemih, sedangkan untuk peneliti selanjutnya bisa diteliti hubungan antara konsumsi sayuran berwarna hijau dengan terjadinya salah satu jenis batu saluran kemih.
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN POLA KONSUMSI SAYURAN PADA KLIEN DENGAN BATU SALURAN KEMIH di RSUD Dr.SAIFUL ANWAR MALANG (Penelitian Deskriptif Survey)

Lihat Detail Karya
Penulis: ACHMAD MUSLIK
NIM: 1101100137
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing: (Utama) Djoko Setyono, SKM, M.Kes, (Pendamping) Sugianto Hadi, SKM,MPH.
Subjek: keperawatan,Pola konsumsi, Sayuran berwarna hijau
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Pola Konsumsi Sayuran pada Klien dengan Batu Saluran Kemih di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Achmad Muslik (2014). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survey, Program Studi Keperawatan, Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Malang, Pembimbing: (Utama) Djoko Setyono, SKM, M.Kes, (Pendamping) Sugianto Hadi, SKM,MPH. Kata Kunci: Pola konsumsi, Sayuran berwarna hijau Mengkonsumsi bahan makanan kaya kalsium, oksalat, purin dan garam secara berlebihan dapat memperbesar risiko menderita batu ginjal. Konsumsi berlebihan makanan tersebut menjadi penyebab utama terbentuknya batu ginjal kalsium (oksalat atau fosfat), batu magnesium amonium fosfat, batu asam urat, dan batu sistin, bahan tersebut banyak terkandung dalam sayuran berwarna hijau. Tujuan penelitian untuk mengetahui jenis dan jumlah sayuran berwarna hijau: sawi, so/daun mlinjo, brokoli, daun singkong, dan bayam yang banyak dikonsumsi klien di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Desain penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif survey, hasil penelitian menunjukkan klien yang suka mengkonsumsi sayuran 81,82%, yang tidak suka sayuran 18,18%. Jenis sayuran sawi 36,36%, bergantian 31,82%, tidak pernah 18,18%, daun singkong 13,64%. Jumlah konsumsi sayuran yang berwarna hijau, sering 31.82%, kadang-kadang 27.27%, tidak pernah 18.18%, selalu 13.64%, jarang mengkonsumsi 9.09%. Rekomendasi terhadap klien, mengkonsumsi sayuran yang berwarna hijau sebaiknya tidak berlebihan dan disertai minum air putih yang cukup minimal 2000 ml perhari serta olah raga, hal ini akan mengurangi terjadinya batu saluran kemih, sedangkan untuk peneliti selanjutnya bisa diteliti hubungan antara konsumsi sayuran berwarna hijau dengan terjadinya salah satu jenis batu saluran kemih.
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN POLA NUTRISI PADA PASIEN KANKER SERVIKS POST KEMOTERAPI DI RUANG 9 RSU DR SAIFUL ANWAR MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ARI NURYANTI
NIM: 1101100164
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Dra. Goretti Maria Sindarti M.Kes (Pendamping) Sri Mudayatiningsih S.Kp, M.Kes.
Subjek: Pola nutrisi, Kanker Serviks, Kemoterapi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Nuryanti, Ari (2014). Gambaran Pola Nutrisi Pada Pasien Kanker Serviks Post- Kemoterapi Di Ruang 9 RS. Saiful Anwar Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survey, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Dra. Goretti Maria Sindarti M.Kes (Pendamping) Sri Mudayatiningsih S.Kp, M.Kes. Kemoterapi adalah pemberian obat anti kanker yang bertujuan membunuh sel kanker, dampak pemberian kemoterapi berupa mual dan muntah yang berkepanjangan sehingga dapat mengganggu kebutuhan zat gizi.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran pola nutrisi pasien kanker serviks post kemoterapi seri 1—5 di ruang 9 RSU Dr Saiful Anwar Malang. Penelitian deskriptif survey dengan 30 orang responden sesuai dengan kriteria inklusi. Penelitian ini dilaksanakan pada 2—9 Januari2014 bertempat di Ruang 9 RSU Dr. Saiful Anwar Malang. Pengambilan data ini dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Pada post kemoterapi seri 1 dan 2 terjadi kecenderungan penurunan berat badan, hal ini disebabkan penurunan nafsu makan, sedangkan pada post kemoterapi seri ke-3 terjadi peningkatan berat badan karena perbaikan nafsu makan, dan pada post-kemoterapi seri 4 dan 5 memiliki pola nutrisi yang baik berupa peningkatan berat badan. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah menjaga status gizi secara optimal untuk mencegah terjadinya prognosis yang buruk akibat pemberian kemoterapi. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya untuk meneliti tentang pola nutrisi pasien post- kemoterapi dengan lebih rinci dalam meninjau program diet yang dikonsumsi. Kata Kunci :Pola nutrisi, Kanker Serviks, Kemoterapi.
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN PROSES PENYEMBUHAN LUKA INFEKSI YANG DIBERSIHKAN DENGAN H2O2 3% KOMBINASI NaCl 0,9 % DI RUANG 14 RSU Dr. SAIFUL ANWAR MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: KHOIRUL HUDA
NIM: 1101100134
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Dr.Tri Johan AY, S.kp. M.Kep (Pendamping) Sri Mudayatiningsih S.Kp. M.Kes
Subjek: Proses Penyembuhan Luka, Luka Infeksi, H2O2 3% Kombinasi NaCl 0,9%,keperawatan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Huda, Khoirul (2014). Gambaran Proses Penyembuhan Luka Infeksi yang Dibersihkan dengan H2O2 3% Kombinasi NaCl 0,9% di Ruang 14 RS. Saiful Anwar Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Dr.Tri Johan AY, S.kp. M.Kep (Pendamping) Sri Mudayatiningsih S.Kp. M.Kes Kata Kunci :Proses Penyembuhan Luka, Luka Infeksi, H2O2 3% Kombinasi NaCl 0,9% Perawatan pembersihan luka bertujuan untuk mengeluarkan debris organik maupun anorganik sebelum menggunakan balutan, Larutan H2O2 3% telah lama dikenal dan digunakan di bidang medis. Pemakaiannya adalah sebagai larutan pencuci luka dan debriding agent. Dilaporkan bahwa H2O2 3% memiliki efek bakterisidal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran proses penyembuhan luka infeksi fase inflamasi yang dibersihkan dengan H2O2 3% kombinasi NaCl 0,9 %. Penelitian studi kasus dengan 3 responden sesuai dengan kriteria inklusi. Penelitian ini dilaksanakan pada 08—21 Januari 2014 bertempat di ruang 14 RSU Dr. Saiful Anwar Malang. Pengambilan data ini dilakukan dengan cara observasi. Hasil penelitian pada subyek I, observasi perawatan ke-3 mengalami penyembuhan, subyek II observasi perawatan ke-4 terjadi proses penyembuhan, subyek III, observasi perawatan ke-3 terjadi proses penyembuhan. Rekomendasi dalam penelitian ini untuk pembersihan atau perawatan luka infeksi dapat menggunakan H2O2 3 % kombinasi NaCl 0,9 % untuk mempercepat proses penyembuhan luka karena bersifat bakterisida dan dapat mengangkat eksudat sehingga mempercepat proses penyembuhan luka. Selain itu, H 2 0 2 3 % harganya murah dan mudah didapat. Rekomendasi untuk penelitian berikutnya agar meneliti secara analitik tentang pengaruh penggunaan H 2 0 2 3% kombinasi NaCl 0,9% dalam mempengaruhi proses penyembuhan luka infeksi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan