Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4701–4710 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN KADAR HEMOGLOBIN PADA PENDERITA PRE DAN POST OPERASI TRANS URETRA RESECTION PROSTAT (TUR-P) DI IRNA II RSU DR. SAIFUL ANWAR MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: MEIFRIDA PARDEDE
NIM: 1101100167
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Rudi Hamarno, S.Kep, Ns. M.Kep (Pendamping) Sri Mudayatiningsih, S.Kp., M.Kes.
Subjek: Kadar Hemoglobin, Pre-Post Operasi TUR-P
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Pardede, Meifrida (2014). Gambaran Kadar Hemoglobin pada Penderita Pre dan Post Operasi Trans Uretra Resection Prostat (TUR-P) di IRNA II RS. Saiful Anwar Malang. Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survey, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Rudi Hamarno, S.Kep, Ns. M.Kep (Pendamping) Sri Mudayatiningsih, S.Kp., M.Kes. Tindakan TURP dapat menyebabkan perdarahan baik pada saat operasi maupun pasca operasi yang dapat berakibat penurunan kadar hemoglobin dan bila keadaan ini berlanjut, bisa mengakibatkan syok dan kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran kadar hemoglobin pada penderita pre dan post operasi TUR-P di Irna II RSU Dr. Saiful Anwar Malang. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan jenis survey dengan 15 orang sebagai responden sesuai dengan kriteria inklusi. Penelitian ini dilaksanakan pada 30 Desember 2013 s.d 14 Januari 2014 bertempat di Irna II RSU Dr. Saiful Anwar Malang. Pengambilan data ini dilakukan dengan cara observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kadar Hemoglobin responden sebelum operasi dalam kategori normal sejumlah 80%, responden dengan kadar hemoglobin rendah sejumlah 20%, sedangkan kadar Hemoglobin responden setelah operasi dalam kategori rendah sejumlah 60%, responden dengan kadar hemoglobin normal sejumlah 40%. Rekomendasi untuk perawat agar lebih memperhatikan kadar hemoglobin pre dan post operasi TUR-P guna mencegah terjadinya risiko komplikasi pasca operasi. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya diharapkan penelitian ini dapat dijadikan data awal untuk dilakukan penelitian selanjutnya. Kata Kunci : Kadar Hemoglobin, Pre-Post Operasi TUR-P
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN KADER POSYANDU TENTANG KETERAMPILAN DAN PENGETAHUAN ANTROPOMETRI DI POSYANDU CENDRAWASIH IV DESA TOYOMARTO KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: YUNDA NUZULURROHMANA
NIM: 1103000121
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Ibnu Fajar dan I Dewa Nyoman Supariasa
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Yunda Nuzulurrohmana, 2014. Gambaran Kader Posyandu tentang Keterampilan dan Pengetahuan Antropometri di Posyandu Cendrawasih IV Desa Toyomarto Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Gizi Malang. Politeknik Kesehatan Malang. ( dibawah bimbingan : Ibnu Fajar dan I Dewa Nyoman Supariasa) Posyandu merupakan salah satu upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM) yang sudah sangat luas dikenal di masyarakat. Kegiatan posyandu sebagian dapat dilakukan oleh kader kesehatan yang terlatih. Pengetahuan dan ketrampilan kader dapat mempengaruhi kinerja kader. Ketrampilan kader kesehatan salah satu diantaranya meliputi kemampuan melakukan tahapan-tahapan penimbangan, dimana kader kesehatan biasanya melakukan kegiatan penimbangan belum sesuai dengan prosedur-prosedur pengukuran dari penimbangan kurang tepat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan ketrampilan kader dalam pengukuran antropometri. Jenis penelitian ini adalah penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain penelitian yang digunakan adalah case study. Instrumen utama yang digunakan adalah kuesioner dan checklist. Responden dalam penelitian ini adalah kader di posyandu Cendrawasih IV desa Toyomarto Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan kader 100% dalam kategori baik, sedangkan ketrampilan kader 60% dalam kategori terampil dan 40% dalam kategori tidak terampil. Kata kunci : Pengetahuan Kader, Ketrampilan Kader, Posyandu, Antropometri.
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU DENGAN LESI PRA KANKER SERVIKS DI PUSKESMAS KENDALSARI KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: RIRIN INDAH PERMATASARI
NIM: 1102100011
Program Studi: Poltekkes Kemenkes Malang
Dosen Pembimbing: Isman Amin, S.KM., M.Kes. ; Naimah, S.KM., M.Kes.
Subjek: ibu, kanker serviks
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Permatasari, Ririn Indah. 2014. Gambaran Karakteristik Ibu dengan Lesi Pra Kanker Serviks di Puskesmas Kendalsari Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I: Isman Amin, S.KM., M.Kes. Pembimbing II: Naimah, S.KM., M.Kes. Di Indonesia sekarang diperkirakan dalam setiap harinya terjadi 41 kasus baru kanker serviks, sedangkan pada tahun 2013 tercatat ada 747 orang perempuan di Kota Malang yang diketahui menderita kanker serviks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu dengan lesi pra-kanker serviks. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif survei dengan populasi ibu yang didiagnosa terkena lesi pra-kanker serviks melalui pemeriksaan IVA positif yakni berjumlah 29 responden, sampel yang diambil berjumlah 29 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data diambil sesuai dengan kriteria dan dikelola dalam bentuk persentase. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa dari 29 responden, yang mempunyai usia ≥35 tahun sebanyak 62,1 %, dengan paritas ≥3 sebanyak 20,7%, dengan riwayat usia pertama kali berhubungan seksual di usia ≤17 tahun sebanyak 31,0%, yang terpapar asap rokok >1jam/hari sebanyak 51,7%, yang mempunyai riwayat multipatner sebanyak 17,2%, dan dengan riwayat penggunaan KB hormonal >5 tahun sebanyak 80%. Kesimpulan hasil yang didapatkan bahwa variabel usia, penggunaan KB hormonal dan paparan asap rokok ditemukan pada responden sesuai dengan faktor resiko tinggi kejadian lesi pra-kanker serviks secara konsep teori. Diharapkan petugas kesehatan untuk secara berkala melakukan program deteksi dini kepada ibu dengan faktor resiko tersebut sehingga dapat membantu menurunkan angka kejadian kanker serviks. Kata kunci: Karakteristik ibu, Lesi pra-kanker serviks.
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN KEJADIAN EFEK SAMPING PADA AKSEPTOR SUNTIK DEPO MEDROXY PROGESTERONE ACETAT (DMPA) DI PONDOK BERSALIN RAMPAL CELAKET

Lihat Detail Karya
Penulis: RETNO AGUSTINA
NIM: 1102100029
Program Studi: Poltekkes Kemenkes Malang DIII Kebidanan
Dosen Pembimbing: Herawati M., SST., S.Psi., M.Pd., ; Didien Ika S., SST., M.Keb.
Subjek: akseptor DMPA
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Agustina, Retno. 2014. Gambaran Kejadian Efek Samping Pada Akseptor Suntik Depo Medroxy Progesterone Acetat (DMPA) di Pondok Bersalin Rampal Celaket Malang. Karya Tulis Ilmiah, Pembimbing Utama Herawati M., SST., S.Psi., M.Pd., Pembimbing Pendamping Didien Ika S., SST., M.Keb. Setiap metode kontrasepsi memiliki efek samping sendiri-sendiri, tidak satupun metode kontrasepsi yang aman dan efektif bagi semua akseptor, karena masing-masing mempunyai kesesuaian dan kecocokan setiap individu, disertai dengan kurangnya Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) dari petugas kesehatan mengenai efek samping yang mungkin timbul pada akseptor suntik DMPA, akan besar kemungkinan seorang akseptor mengalami drop out atau putus pakai. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran kejadian efek samping pada akseptor suntik Depo Medroxy Progesterone Acetat (DMPA) Di Pondok Bersalin Rampal Celaket. Penelitian ini adalah penelitian survey yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional, dengan jumlah populasi sebanyak 67 orang, Pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 58 orang yang memenuhi kriteria inklusi, dan tekhnik analisa data menggunakan presentase. Hasil dan kesimpulan yang diperoleh yaitu efek samping terbanyak yang terjadi pada Akseptor Suntik Depo Medroxy Progesterone Acetat (DMPA) Di Pondok Bersalin Rampal Celaket yaitu gangguan haid dengan jumlah 50 (86%) responden. Dan efek samping yang paling sedikit ditemui yaitu jerawat dan depresi dengan jumlah 3 (5%) responden. Kata Kunci : Efek Samping
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN KEJADIAN MIOMA UTERI PADA AKSEPTOR HORMONAL DI POLI OBG RSUD “KANJURUHAN” KEPANJEN KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NIDA FAHRUNNIZA
NIM: 1102100094
Program Studi: POLTEKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Heny Astutik, S.Kep.Ns, M.Kes. ; Moch. Gatot Heri Praptono, S.Kp
Subjek: mioma uteri,akseptor hormonal
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Fahrunniza, Nida. 2014. Gambaran Kejadian Mioma Uteri pada Akseptor Hormonal di Poli OBG RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah. Prodi DIII Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I: Heny Astutik, S.Kep.Ns, M.Kes. Pembimbing II: Moch. Gatot Heri Praptono, S.Kp Mioma Uteri merupakan tumor jinak otot rahim disertai jaringan ikatnya dengan salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah hormon estrogen dan progesteron. Kedua hormon ini dapat diperoleh dari alat kontrasepsi hormonal. Di Indonesia, angka kejadian Mioma Uteri ditemukan 2,39%-11,7% pada semua penderita ginekologi yang dirawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran kejadian Mioma Uteri pada akseptor hormonal di Poli OBG RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita yang terdiagnosa Mioma Uteri pada rekam medik periode bulan April dan Juni 2014, pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling sehingga dihasilkan 18 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan diolah dengan editing, coding, transferring, tabulating, dianalisa menggunakan analisa deskriptif. Hasil penelitian diperoleh bahwa 18 wanita dengan Mioma Uteri, akseptor hormonal progestin lebih banyak daripada akseptor hormonal kombinasi dengan prosentase 83,3 %. Ditinjau dari lama penggunaan kontrasepsi, wanita dengan Mioma Uteri yang menggunakan kontrasepsi kombinasi, 100 % menggunakannya selama > 3 tahun dan wanita dengan Mioma Uteri yang menggunakan kontrasepsi hormonal progestin, mayoritas menggunakannya selama > 3 tahun pula, dengan prosentase 73,4 %. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa wanita dengan Mioma Uteri lebih banyak menggunakan kontrasepsi progestin dengan lama penggunaan > 3 tahun. Berdasarkan penelitian ini, wanita yang mempunyai potensi penyakit Mioma Uteri atau mempunyai riwayat Mioma Uteri tidak dianjurkan untuk menggunakan kontrasepsi hormonal, terutama jenis progestin Kata kunci: Akseptor Hormonal, Mioma Uteri
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN KEJADIAN SERVISITIS PADA AKSEPTOR IUD DI BPM CAECILIA WINARSIH,AMd.Keb

Lihat Detail Karya
Penulis: VINDA RACHMA NOVARINDA
NIM: 1102100099
Program Studi: Poltekkes Kemenkes Malang DIII Kebidanan
Dosen Pembimbing: Hupitoyo,S.Kp. M.Kes. ; Jenny Js Sondakh, M.Clin.Mid
Subjek: servisitis,akseptor iud
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Novarinda Rachma, Vinda. 2014. Gambaran Kejadian Servisitis Pada Akseptor IUD Di BPM Caecilia Winarsih,Amd.Keb. Karya Tulis Ilmiah, Prodi DIII Kebidanan Malang, Pembimbing I : Hupitoyo,S.Kp. M.Kes. Pembimbing II : Jenny Js Sondakh, M.Clin.Mid Di Indonesia, IUD menempati urutan kedua pilihan masyarakat untuk golongan jenis kontrasepsi jangka panjang. IUD mempunyai dampak salah satunya adalah benang IUD dapat memicu terjadinya peradangan dan infeksi kronis seperti servisitis. Servisitis merupakan kasus infeksi genetalia yang paling sering terjadi dibandingkan dengan infeksi genetalia yang lainnya. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kejadian servisitis yang dialami oleh pemakai kontrasepsi IUD. Penelitian ini menggunakan desain diskriptif observasional. Populasi yang digunakan yaitu seluruh akseptor IUD di BPM Caecilia Winarsih,AMd.Keb. teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah sampel sesuai dengan kriteia inklusi sebanyak 30 orang. Hasil penelitian diolah dan dilakukan tabulasi data, didapatkan bahwa 66,6% responden mengalami servisitis dan 33,3% responden tidak mengalami servisitis. Dari yang mengalami servisitis 80% berusia > 35 tahun, 80% responden mempunyai anak antara 2-4 anak, 55% respoden menikah pada usia < 20 tahun, 90% responden menikah selama >10 tahun, 90% responden menggunakan IUD selama >2 tahun. Dengan demikian diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk mencari faktor determinan yang mempengaruhi terjadinya servisitis pada Akseptor IUD. Kata Kunci : Servisitis, Lama penggunaan IUD
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN KEPADATAN TULANG PADA KEHAMILAN TRIMESTER III BERDASARKAN RIWAYAT PEMBERIAN TABLET KALK DI PUSKESMAS KENDAL KEREP KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: PUTRI INDAH PURNAMASARI
NIM: 1102100060
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Dra.Susilaningsih, M.Kes. ; Jupriyono, S.Kp., M.Kes.
Subjek: Tulang, kehamilan, tablet
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Purnamasari Indah, Putri. 2014. Gambaran Kepadatan Tulang pada Kehamilan Trimester III Berdasarkan Riwayat Pemberian Tablet Kalk di Puskesmas Kendal Kerep Kota Malang Tahun 2014. Karya Tulis Ilmiah, Prodi DIII Kebidanan Malang, Pembimbing Utama : Dra.Susilaningsih, M.Kes. Pembimbing Pendamping : Jupriyono, S.Kp., M.Kes. Rendahnya hormon estrogen dapat menyebabkan penurunan kepadatan tulang dimana metabolisme kalsium menurun secara drastis yang dapat menyebabkan kerapuhan tulang pada ibu hamil trimester III apabila riwayat pemberian tablet kalk kurang baik karena dapat berdampak terhadap patah tulang pinggul. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran kepadatan tulang pada kehamilan trimester III berdasarkan riwayat pemberian tablet kalk di Puskesmas Kendal Kerep Kota Malang Tahun 2014. Penelitian menggunakan desain deskriptif. Populasi yang digunakan yaitu semua ibu hamil trimester III yang berjumlah 41 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling, dengan jumlah sampel yang sesuai kriteria inklusi sebanyak 30 orang. Pengambilan data menggunakan alat ukur BMD dan buku KIA. Hasil penelitian diolah dengan menggunakan rumus distribusi frekuensi dan tabulasi silang, didapatkan bahwa responden yang mempunyai riwayat pemberian tablet kalk baik sebagian besar responden kondisi kepadatan tulangnya termasuk dalam kategori normal yaitu 11 orang (64,7%) sedangkan, responden yang mempunyai riwayat pemberian tablet kalk kurang baik hampir seluruh responden kondisi kepadatan tulangnya termasuk dalam kategori osteopenia yaitu 12 orang (92,3%). Dengan demikian diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian dengan uji signifikan dan meneliti tentang faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap kepadatan tulang pada wanita hamil yang lebih spesifik. Kata Kunci : Kepadatan Tulang pada Kehamilan Trimester III, Riwayat Pemberian Tablet Kalk
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN KEPUASAN (DIMENSI EMPATHY) PADA IBU BALITA TENTANG PELAYANAN POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENDALSARI KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: CAESAR CAHYA ZAKKA ARMANSYAH
NIM: 1101100125
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Joko Wiyono,S.Kep, M.Kep, Sp.Kom, Erlina Suci Astuti,S.Kep, Ns, M.Kep.
Subjek: Kepuasan Ibu Balita, Pelayanan Posyandu
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Kepuasan (Dimensi Empathy) Pada Ibu Balita Tentang Pelayanan Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Kendalsari Kota Malang. Caesar Cahya Zakka Armansyah (2014). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survei, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Joko Wiyono,S.Kep, M.Kep, Sp.Kom, (Pembimbing) Erlina Suci Astuti,S.Kep, Ns, M.Kep. Kata kunci : Kepuasan Ibu Balita, Pelayanan Posyandu Pelayanan posyandu dibentuk untuk meningkatkan derajat kesehatan dan mengurangi angka kematian ibu dan balita. Peningkatan kepuasan ibu balita terhadap posyandu akan meningkatkat angka kunjungan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kepuasan (dimensi empathy) pada ibu balita tentang pelayanan Posyandu di RW 1 Kelurahan Tulusrejo Kecamatan Lowokwaru wilayah kerja Puskesmas Kendalsari Malang. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif survey. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling dengan 30 sampel. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner. Pengambilan data dilaksanakan pada tanggal 10-12 Juli 2014. Kesimpulan dalam penelitian ini didapatkan kepuasan dimensi empathy tentang komunikasi di Wilayah Kerja Puskesmas Kendalsari Kota Malang yaitu 53,3% merasa sangat puas dan 46,7% merasa puas, kepuasan dimensi empathy tentang kenyamanan di Wilayah Kerja Puskesmas Kendalsari Kota Malang yaitu 30% merasa sangat puas, 66,7% merasa puas, dan 3,33% merasa kurang puas, dan kepuasan dimensi empathy tentang pelayanan di Wilayah Kerja Puskesmas Kendalsari Kota Malang yaitu 40% merasa sangat puas dan 60% merasa puas. Rekomendasi dalam penelitian ini diharapkan dapat memperbaiki pelayanan posyandu untuk meningkatkan kepuasaan ibu balita.
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN LATAR BELAKANG MEROKOK PADA REMAJA DI SMAN 1 BANTUR KABUPATEN MALANG (DESKRIPTIF SURVEY)

Lihat Detail Karya
Penulis: ANDRI BACHTIAR RIFAI
NIM: 1101100086
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Farida Halis, S.Kp, M.Pd, (Pendamping) Kissa Bahari, S.Kep Ns, M.Kep.
Subjek: Remaja, Merokok
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Latar Belakang Merokok pada Remaja Di SMAN 1 Bantur Kabupaten Malang. Andri Bachtiar Rifai (2014) Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survey, Program Studi keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Malang. Pembimbing (Utama) Farida Halis, S.Kp, M.Pd, (Pendamping) Kissa Bahari, S.Kep Ns, M.Kep. Kata Kunci : Remaja, Merokok Remaja merupakan masa dimana untuk mencari jati dirinya. Upaya-upaya untuk menemukan jati diri tersebut tidak semua dapat berjalan sesuai harapan, proses pencapaiannya sangat dipengaruhi oleh kondisi sosio-emosional lingkungannya, terutama lingkungan keluarga dan teman sebaya, sehingga bila remaja mengalamai hambatan dalam proses pencarian jati diri tersebut, remaja cenderung untuk mencari pelarian salah satunya dengan merokok. Merokok merupakan sebuah kebiasaan yang dapat memberikan kenikmatan bagi si perokok, namun di lain pihak dapat menimbulkan dampak buruk baik bagi perokok itu sendiri maupun orang-orang di sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui latar belakang merokok pada remaja di SMAN 1 Bantur Kabupaten Malang. Desain penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif survey. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling dengan sampel 30 siswa SMAN 1 Bantur Kabupaten Malang yang merokok. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Kesimpulan dari hasil penelitian ini didapatkan 13 orang remaja merokok masing-masing dilatarbelakangi oleh keluarga dan teman, 12 orang remaja merokok dilatarbelakangi oleh kepribadian, dan 4 orang remaja merokok karena pengaruh iklan. Rekomendasi penelitian ini adalah diharapkan tidak terpengaruh oleh keluarga dan lingkungan sekitarnya untuk merokok, sehingga konsumsi merokok berkurang.
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN LINGKUP GERAK SENDI PADA PASIEN FRAKTUR FEMUR POST OPERASI ORIF SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN TINDAKAN LATIHAN RENTANG GERAK SENDI DI INSTALASI RAWAT INAP II BEDAH RUMAH SAKIT UMUM Dr. SAIFUL ANWAR MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: RELA SISWANTI
NIM: 1101100151
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing Utama: Joko Pitoyo, S.Kp, M.Kep, Pembimbing Pendamping: Tutik Herawati, S.Kp, MM
Subjek: Lingkup gerak sendi pasien post ORIF, latihan rentang gerak send,keperawatan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Siswanti. Rela. 2014. “Gambaran Lingkup Gerak Sendi Pada Pasien Fraktur Femur post Operasi ORIF sebelum dan Sesudah Dilakukan Tindakan Latihan Rentang Gerak Sendi di instalasi Rawat Inap II Bedah Rumah Sakit Umum Dr.Saiful Anwar Malang”. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Joko Pitoyo, S.Kp, M.Kep, Pembimbing Pendamping: Tutik Herawati, S.Kp, MM. Kata kunci : Lingkup gerak sendi pasien post ORIF, latihan rentang gerak sendi. Fraktur adalah hilangnya kontinuitas tulang yang bersifat total maupun sebagian. Lingkup gerak sendi merupakan rentang gerak yang dicapai seseorang dalam kondisi normal. Pada pasien fraktur femur post Orif mengalami ganguan lingkup gerak sendi, sehingga perlu dilakukan latihan rentang gerak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran lingkup gerak sendi pada pasien post ORIF sebelum dan sesudah dilakukan latihan rentang gerak sendi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Subyek penelitian ini adalah pasien fraktur femur post ORIF di Ruang 19 Rumah Sakit Umum Dr.Saiful Anwar Malang, dengan jumlah sampel 2 orang. Pengambilan data mengunakan lembar wawancara dan studi dokumentasi untuk menggali data dasar, dan mengunakan lembar observasi untuk mengobservasi lingkup gerak sendi sebelum dan sesudah latihan mengunakan alat ukur goniometer. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perubahan lingkup gerak sendi sebelum dan sesudah dilakukan latihan rentang gerak sendi (LRGS) dan perubahan sudut lingkup gerak sendi (LGS) meliputi gerakan fleksi, ekstensi, abduksi, dan adduksi, perubahan tercatat sejak hari pertama setelah diberikan latihan hingga hari ke tujuh. Rekomendasi dari hasil penelitian studi kasus ini untuk penelitian selanjutnya diharapkan untuk dapat melakukan penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan latihan rentang gerak sendi atau range of motion (ROM) pada pasien post operasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan