Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4691–4700 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2014

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA KREBET KECAMATAN BULULAWANG KABUPATEN MALANG – JAWA TIMUR

Lihat Detail Karya
Penulis: DEVI AYU HEDIANTI
NIM: 1103000058
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Ir. Astutik Pudjirahaju, M.Si. dan I Dewa Nyoman Supariasa, MPS.
Subjek: asi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Devi Ayu Hedianti. 2014. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif di Desa Krebet Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang – Jawa Timur”. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Ir. Astutik Pudjirahaju, M.Si. dan I Dewa Nyoman Supariasa, MPS. Sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, ibu-ibu yang tidak berhasil menyusui bayinya atau bahkan menghentikan menyusui lebih dini dengan berbagai alasan. Hal tersebut dilakukan karena ketidaktahuan ibu akan manfaat ASI yang begitu besar baik untuk ibu maupun anak. Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan yang terbaik untuk bayi usia 0 – 6 bulan dan tidak dapat digantikan oleh makanan atau minuman apapun. Pemerintah Indonesia mempunyai target program pemberian ASI eksklusif sebesar 75%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif di Desa Krebet Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang – Jawa Timur. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan besar sampel 32 orang. Pengumpulan data dilakukan pada bulan April – Mei 2014. Hasil penelitian menunjukkan pemberian ASI eksklusif di Desa Krebet hanya mencapai 31,2%. Hasil analisis statistik Regresi Logistik Binary Berganda pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan (p<0,05) antara keterampilan menyusui dengan pemberian ASI eksklusif. Kata Kunci : ASI Eksklusif
Cover KTI
tidak tersedia
2014

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI IRNA IV RUMAH SAKIT SAIFUL ANWAR MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: BERNADET DWI
NIM: 1101100143
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Tutik Herawati S.Kp.Ns. MM., (Pendamping) Ibu Widya Warastuti, S.Kep, M.Kes
Subjek: Faktor-faktor pemberian ASI, ASI Ekslusif,keperawatan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Dwi, Bernadet (2014). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ibu dalam Pemberian Asi Eksklusif di IRNA IV Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survey, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Tutik Herawati S.Kp.Ns. MM., (Pendamping) Ibu Widya Warastuti, S.Kep, M.Kes. ASI Eksklusif merupakan kebutuhan nutrisi bayi yang memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan kecerdasan, mudah dicerna dan diserap oleh pencernaan bayi, fenomena yang terjadi di masyarakat menunjukan bahwa pengetahuan masyarakat tentang ASI eksklusif masih kurang, terutama pada masyarakat desa dikarenakan akses informasi. Penelitian deskriptif survey dengan 30 responden sesuai kriteria inklusi. Dilaksanakan 5—10 Januari 2014 di IRNA IV RS. Saiful Anwar Malang. Pengambilan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner dan wawancara. Setengah dari responden (50%) variabel pengetahuan dan pendidikan cukup berpengaruh, sebagian besar responden (90%) variabel pekerjaan cukup berpengaruh, dan seluruh responden (100%) variabel sosial budaya berpengaruh terhadap pemberian ASI Eksklusif. Rekomendasi penelitian bagi ibu menyusui untuk mencari informasi tentang ASI Ekslusif yang dapat dipercaya, karena dengan memperoleh informasi secara benar memberikan motivasi kepada ibu menyusui untuk memberikan ASI secara eksklusif kepada bayinya. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya diharapkan meneliti gambaran pengetahuan dan sikap ibu menyusui tentang pemberian ASI Eksklusif sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang ASI Eksklusif Kata Kunci : Faktor-faktor pemberian ASI, ASI Ekslusif.
Cover KTI
tidak tersedia
2014

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN DAN KETIDAKPATUHAN PASIEN GAGAL GINJAL DALAM MENJALANI HEMODIALISA DI RSUD DR. SAIFUL ANWAR MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: BETI KUSUMAWATI
NIM: 1101100162
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Dr. Susi Milwati, S.Kp., M.Pd (Pendamping) Lenni Saragih, S.KM., M.Kes.
Subjek: Faktor Kepatuhan, Faktor Ketidakpatuhan, Pasien Gagal Ginjal, Hemodialisa
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Kusumawati, Beti (2014). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan dan Ketidakpatuhan Pasien Gagal Ginjal dalam Menjalani Hemodialisa di Ruang HD RSUD dr. Saiful Anwar. Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survey, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Dr. Susi Milwati, S.Kp., M.Pd (Pendamping) Lenni Saragih, S.KM., M.Kes. Gagal ginjal kronis merupakan kegagalan fungsi ginjal yang berlangsung perlahan dan tak dapat pulih Hemodialisa adalah teknologi pengganti untuk mengeluarkan sisa-sisa metabolisme atau racun dari peredaran darah manusia melalui membran semi permeabel melalui proses difusi, osmosis dan ultra filtrasi. Kepatuhan pada penderita gagal ginjal kronik dalam menjalani hemodialisa penting untuk diperhatikan, ditemukan banyak kejadian pasien gagal ginjal yang kurang patuh dalam menjalani hemodialisa. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi kepatuhan dan ketidakpatuhan pasien gagal ginjal dalam menjalani hemodialisa di ruang HD RSUD dr. Saiful Anwar. Penelitian deskriptif survey dengan 48 responden. Pengambilan data dengan wawancara dan observasi . Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 40 patuh, dan 8 tidak patuh dalam menjalani hemodialisa. Mayoritas kepatuhan dikarenakan faktor sikap dan perilaku. Mayoritas ketidakpatuhan dikarenakan faktor usia, lama hemodialisa, keterlibatan keluarga, dan keterlibatan petugas. Rekomendasi kepada perawat untuk memberikan pemahaman pentingnya pengetahuan, perilaku dan dukungan sosial keluarga tentang hemodialisa pada pasien gagal ginjal. Kata Kunci : Faktor Kepatuhan, Faktor Ketidakpatuhan, Pasien Gagal Ginjal, Hemodialisa
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN ANGKA KEJADIAN PENYAKIT PENYEBAB UTAMA KEMATIAN BALITA (USIA 2 BULAN - 5 TAHUN) SETELAH PENERAPAN MTBS DI PUSKESMAS DINOYO

Lihat Detail Karya
Penulis: NURMUFIDA
NIM: 1102100042
Program Studi: POLTEKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Surachmindari, SST., M.Pd., ; II Jupriyono, S.Kp., M.Kes
Subjek: penyakit, balita
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Nurmufida. 2014. Gambaran Angka Kejadian Penyakit Penyebab Utama Kematian Balita (Usia 2 Bulan - 5 Tahun) Setelah Penerapan MTBS di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah, Prodi DIII Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang, Pembimbing I Surachmindari, SST., M.Pd., Pembimbing II Jupriyono, S.Kp., M.Kes. MTBS adalah pengelolaan balita sakit dengan memadukan tindakan kuratif, promotif, dan preventif (Hidayat, 2008). Penyakit yang ditatalaksana dalam MTBS adalah penyakit penyebab utama kematian balita dimana hampir 70% disebabkan oleh penyakit pneumonia, diare, malaria, campak, dan gizi buruk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran angka kejadian penyakit penyebab utama kematian balita (usia 2 bulan – 5 tahun) setelah penerapan MTBS di Puskesmas Dinoyo. Populasi semua balita sakit yang datang berobat ke Puskesmas Dinoyo periode tahun 2010 – Juli 2014 sebanyak 14.697 responden. Teknik sampling dengan purposive sampling. Sampel sebanyak 11.025 balita yang telah memenuhi kriteria inklusi yaitu kasus balita sakit berusia 2 bulan – 5 tahun yang tercatat di Puskesmas Dinoyo tahun 2010 – Juli 2014 dan telah didiagnosis menderita salah satu / lebih dari 5 penyakit penyebab utama kematian balita. Berdasarkan analisa deskriptif, selama tahun 2010 – Juli 2014 total terjadi kasus pneumonia sebanyak 804 kasus, total penyakit diare sebanyak 567 kasus, total penyakit campak sebanyak 4 kasus, dan total status gizi buruk sebanyak 64 kasus dimana semua penyakit di atas mengalami penurunan hingga Juli 2014. Sedangkan total penyakit malaria sebanyak 0 kasus. Dari hasil penelitian ini diharapkan petugas kesehatan dapat meningkatkan penatalaksanaan balita sakit berlandaskan MTBS dalam upaya menurunkan angka kesakitan & kematian balita. Kata Kunci : MTBS, Penyakit Penyebab Utama Kematian Balita
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN DIRI (BODY IMAGE) REMAJA YANG MENGALAMI ACNE VULGARIS DI SMAN 1 BANTUR KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: BAGUS AGUNG WIBOWO
NIM: 1101100093
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Abdul Hanan, S.Kep, Ns. M.Kes., (Pendamping) Tri Anjaswarni, S.Kp., M.Kep.
Subjek: Gambaran Diri (Body Image), Remaja, Jerawat (Acne Vulgaris)
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Agung Bagus Wibowo (2014). Gambaran Diri (Body Image) Remaja Yang Mengalami Acne Vulgaris di SMAN 1 Bantur Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Abdul Hanan, S.Kep, Ns. M.Kes., (Pendamping) Tri Anjaswarni, S.Kp., M.Kep. Gambaran diri adalah sikap individu terhadap tubuhnya baik disadari atau tidak disadari meliputi persepsi masa lalu atau sekarang mengenai ukuran, bentuk, fungsi, penampilan dan potensi tubuh. Jerawat dapat menjadi masalah psikologis bagi remaja, terlebih pada mereka yang memiliki sikap yang negatif terhadap jerawatnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran diri (body image) remaja yang mengalami acne vulgaris di SMAN 1 Bantur Malang. Penelitian dilakukan pada tanggal 14 Mei 2014. Sampel dipilih berdasarkan total sampling dengan jumlah responden 32 responden. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif survey yang dilakukan dengan membagikan kuesioner. Hasil dari penelitian ini didapatkan sebanyak 28 orang (87%) mengalami gambaran diri positif. Dan sebanyak 4 orang (13%) mengalami gambaran diri negatif. Dari hasil penelitian tersebut diharapkan siswa SMAN 1 Bantur Malang tetap mempertahankan dan meningkatkan gambaran diri positif yang dimilikinya untuk meningkatkan rasa percaya diri agar menjadi pribadi yang positif. Bagi remaja yang memiliki gambaran diri yang negatif hendaknya merubah persepsi atau cara berpikir bahwa mempunyai jerawat bukanlah yang memalukan dan bukan menjadi alasan untuk menghambat bersosialisasi dengan orang lain, dan bukan penghambat suatu prestasi. Kata Kunci : Gambaran Diri (Body Image), Remaja, Jerawat (Acne Vulgaris).
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN DUKUNGAN SOSIAL SUAMI PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DENGAN EMESIS GRAVIDARUM DI DESA LANGLANG KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG TAHUN 2014

Lihat Detail Karya
Penulis: RETNANING DWI ASTUTI
NIM: 1102100088
Program Studi: Poltekkes Kemenkes Malang DIII Kebidanan
Dosen Pembimbing: Surachmindari, SST., M.Pd, ; Afnani Toyibah, A.Per.Pen., M.Pd.
Subjek: suami, ibu hamil
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Astuti, Retnaning Dwi. 2014. Gambaran Dukungan Sosial Suami pada Ibu Hamil Trimester I dengan Emesis Gravidarum di Desa Langlang Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah Poltekkes Kemenkes Malang. Jurusan Kebidanan. Program Studi D III Kebidanan Malang. Pembimbing I Surachmindari, SST., M.Pd, Pembimbing II Afnani Toyibah, A.Per.Pen., M.Pd. Kehamilan adalah masa yang dimulai dari proses pembuahan sampai sebelum janin lahir. Perubahan fisiologis dan psikologis pada awal kehamilan dapat menyebabkan gejala mual muntah (emesis gravidarum). Penatalaksanaan emesis gravidarum dapat dilakukan melalui pendekatan psikologis yaitu dengan pemberian dukungan sosial. Berdasarkan studi pendahuluan terdapat 32 ibu hamil trimester I dan 27 ibu hamil diantaranya mengeluhkan mual muntah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dukungan sosial suami pada ibu hamil trimester I dengan emesis gravidarum. Desain penelitian adalah deskriptif. Populasi berjumlah 25 orang dengan menggunakan Total Sampling. Sampel berjumlah 25 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisa data menggunakan analisa data deskriptif. Hasil penelitian didapatkan dukungan sosial suami tinggi 76% dan rendah 24%. Dukungan emosional tinggi 60%, rendah 40%. Dukungan penghargaan tinggi 60%, rendah 40%. Dukungan instrumental tinggi 52%, rendah 48%. Dukungan informatif tinggi 68%, rendah 32%. Dari hasil penelitian, menunjukkan masih banyak dukungan suami dalam kategori rendah, sehingga diharapkan bagi petugas kesehatan untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang manfaat dukungan sosial dengan melibatkan suami secara langsung. Kata Kunci : ibu hamil trimester I, dukungan sosial, emesis gravidarum
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN GEJALA PERIMENOPAUSE PADA AKSEPTOR PIL ORAL KOMBINASI DI BPM “D” DESA PETUNGSEWU KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: TRI ANISCA DILLYANA
NIM: 1102100047
Program Studi: Poltekkes Kemenkes Malang DIII Kebidanan
Dosen Pembimbing: Herawati Mansur, SST., M.Pd., M.Psi. ; Naimah, SKM, M.Kes.
Subjek: gejala perimenopause, akseptor pil
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Dillyana, Tri Anisca. Gambaran Gejala Perimenopause Pada Akseptor Pil Oral Kombinasi di BPM “D” Desa Petungsewu Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah Poltekkes Kemenkes Malang. Jurusan Kebidanan. Program Studi D III Kebidanan Malang. Pembimbing Utama : Herawati Mansur, SST., M.Pd., M.Psi. Pembimbing Pendamping : Naimah, SKM, M.Kes. Masa perimenopause merupakan masa peralihan antara pramenopause dan pascamenopause. Pada masa ini, mulai terjadi penurunan hormon estrogen yang diiringi dengan naiknya hormon gonadotropin secara perlahan dan akan mengakibatkan beberapa keluhan yang kerap terjadi selama masa perimenopause. Pil oral kombinasi yang mengandung dosis estrogen rendah dapat mengurangi terjadinya gejala perimenopause. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Agustin (2010), gejala perimenopause pada akseptor hormonal dapat berkurang. Tujuan penelitian mengetahui gambaran gejala perimenopause pada akseptor pil oral kombinasi. Desain penelitian menggunakan deskriptif. Populasi berjumlah 37 orang dengan menggunakan Total Sampling. Sampel berjumlah 37 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar pedoman wawancara. Analisa data menggunakan analisa data deskriptif. Hasil penelitian didapatkan tentang gejala hot flushes 24,3%, keringat malam 21,6%, perubahan pola menstruasi 10,8%, kering pada vagina 16,2%, gangguan tidur 21,6%, dan perubahan mood dan daya ingat 18,9%. Dari hasil penelitian, gejala perimenopause masih dialami oleh responden. Penggunaan kontrasepsi pil oral kombinasi bukanlah faktor dominan yang dapat mengurangi gejala perimenopause. Kata kunci : akseptor, gejala perimenopause, pil oral kombinasi
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN HARGA DIRI KELUARGA PASIEN YANG MENDERITA GANGGUAN JIWA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAGIR MALANG (DESKRIPTIF SURVEY)

Lihat Detail Karya
Penulis: ACHMAD SETIO NUR ARIFIN MUCHLIS
NIM: 1101100057
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing Utama Farida Halis DK, SKp. MPd. Pembimbing Pendamping Tri Anjaswarni, SKp, M.Kep.
Subjek: Harga Diri, keluarga, Gangguan Jiwa
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Harga Diri Keluarga Pasien yang Menderita Gangguan Jiwa Di Wilayah Kerja Puskesmas Wagir Malang. Achmad Setio Nur Arifin Muchlis (2014). Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama Farida Halis DK, SKp. MPd. Pembimbing Pendamping Tri Anjaswarni, SKp, M.Kep. Kata Kunci : Harga Diri, keluarga, Gangguan Jiwa Harga diri merupakan penilaian individu terhadap hasil yang dicapai dengan menganalisis seberapa banyak kesesuaian tingkah lakunya dengan ideal dirinya. Harga diri diperoleh dari diri sendiri dan orang lain termasuk keluarga yang dicintai . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran harga diri keluarga pasien yang menderita gangguan jiwa di wilayah kerja puskesmas wagir malang. Metode penelitian ini adalah deskriptif survey. Populasinya adalah keluarga yang mempunyai anggota keluarga yang menderita gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Wagir Malang sejumlah 116 keluarga. Tehnik pengambilan sampelnya menggunakan simple random sampling dan mengambil 25 % dari total populasi sehingga didapat responden sebanyak 25 orang. Variabelnya adalah harga diri, instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Setelah data didapat maka dianalisa deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil penelitian di Puskesmas Wagir Malang dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden (84%) memiliki harga diri yang tinggi, dan sebagian kecil responden (16%) memiliki harga diri rendah. Rekomendasi peneliti yang diberikan adalah diharapkan untuk puskesmas dan keluarga agar memaksimalkan potensi keluarga untuk memfasilitasi, membantu pasien dalam proses adaptasi dalam rangka proses pearwatan dirumah maupun di masyarakat sehingga dapat meningkatkan harga diri keluarga pasien yang menderita gangguan jiwa.
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN IVA ( INSPEKSI VISUAL DENGAN ASAM ASETAT) PADA AKSEPTOR KB HORMONAL DI PUSKESMAS KENDALSARI KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NINA IKE IRA KURNIAWATI
NIM: 1102100108
Program Studi: POLTEKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Herawati Mansur, S.ST., S.Psi., M.Pd. ; Ika Yudianti, S.ST., M.Keb
Subjek: iva,akseptor kb
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Kurniawati, Nina Ike Ira, 2014. Gambaran Hasil Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) pada Akseptor KB Hormonal di Puskesmas Kendalsari Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah. Pembimbing Utama : Herawati Mansur, S.ST., S.Psi., M.Pd. Pembimbing Pendamping : Ika Yudianti, S.ST., M.Keb Salah satu faktor presdiposisi kanker leher rahim adalah penggunaan kontrasepsi hormonal, penggunaan lebih dari 5 tahun dapat meningkatkan resiko terkena kanker serviks hingga dua kali lipat. Salah satu cara untuk mendeteksi dini kanker leher rahim yaitu dengan Pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) yaitu melihat dengan mata telanjang leher rahim setelah memulas leher rahim dengan larutan asam asetat 3-5 %. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan IVA pada akseptor KB hormonal di Puskesmas Kendalsari Kota Malang. Desain penelitian Deskriptif, populasi berjumlah 27 orang akseptor KB hormonal dengan pemakaian > 5 tahun yang menjalani pemeriksaan IVA pada bulan April-Mei 2014. Teknik sampling menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah sampel 22 orang yang sesuai dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data menggunakan lembar wawancara dan lembar observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian didapatkan hasil IVA negatif dan IVA positif terbanyak berasal dari akseptor yang menggunakan suntik kombinasi 63,63 % dan 27,27 %, demikian pula hasil IVA radang terbanyak berasal dari akseptor pil kombinasi (50 %) . Maka dari itu, akseptor KB hormonal, terutama pengguna kontrasepsi suntik kombinasi dan pil kombinasi hendaknya lebih berhati-hati, terutama terhadap pra kanker leher rahim dengan rutin menjalani pemeriksaan IVA. Kata kunci : hasil pemeriksaan IVA, akseptor KB hormonal
Cover KTI
tidak tersedia
2014

GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN TES INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) PADA WANITA PEKERJA PABRIK ROKOK“J”DI KECAMATAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NUR VENNY RATNASARI
NIM: 1102100015
Program Studi: POLTEKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Afnani Toyibah, A.Per., Pen., M.Pd. ; Naimah, SKM., M.Kes.
Subjek: IVA, Wanita
Lihat Abstraksi
Ratnasari, Nur Venny, 2014. Gambaran Hasil Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat pada Wanita Pekerja Pabrik Rokok “J” di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah. Poltekkes Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Afnani Toyibah, A.Per., Pen., M.Pd. Pembimbing Pendamping: Naimah, SKM., M.Kes. Kanker serviks adalah keganasan yang terjadi pada leher rahim. Penyebab utamanya adalah Human Papiloma Virus (HPV). Salah satu faktor pencetus kanker serviks yaitu merokok/terpapar bahan atau asap rokok. Pekerja pabrik rokok merupakan kelompok resiko tinggi terhadap kanker serviks, yang dimungkinkan mereka terpapar bahan kimia pada rokok yang mengandung bahan-bahan karsinogenik (penyebab kanker), sehingga perlu dilakukan pemeriksaan IVA pada wanita pekerja pabrik rokok. Tujuan penelitian adalah mengetahui gambaran hasil pemeriksaan IVA pada wanita pekerja pabrik rokok “J” Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif. Populasi adalah seluruh wanitapekerjapabrikrokok“J”, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang yang sudah menikah dan berusia > 35 tahun sejumlah 64 orang, dengan sampel sebanyak 39 orang, diambil dengan teknik simple random sampling dan memenuhi kriteria inklusi. Data yang diperoleh kemudian diinterpretasikan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil pemeriksaan IVA yang dilakukan didapatkan sebanyak 77% responden IVA Negatif, 18% responden IVA radang, 5% responden IVA positif, dan tidak ada responden dengan hasil IVA kanker.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil pemeriksaan terbanyak ditemukan IVA Negatif. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pekerja pabrik rokok untuk melakukan pemeriksaan IVA. Kata Kunci : Hasil Pemeriksaan IVA, Wanita Pekerja Pabrik Rokok
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan