Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ ID | ๐Ÿ‡ฌ๐Ÿ‡ง EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4621โ€“4630 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2015

STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL PADA NY. Y DI BPM LILIK AGUSTINA LAWANG

Lihat Detail Karya
Penulis: CITTA DIANA
NIM: 1202100056
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: (I) Ardi Panggayuh S. Kp., M.Kes., (II) Reni Wahyu Triningsih S.SiT. M.Kes.
Subjek: asuhan kebidanan, kehamilan, persalinan, bbl, nifas, neonatus, kb
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Diana, Citta. 2015. Asuhan Kebidanan PerinatalPada Ny โ€œYโ€ Di Bidan Praktik Mandiri Lilik Agustina, A.Md.Keb. Kecamatan Lawang Kabupaten Malang, Laporan Tugas Akhir Kualitatif Studi Kasus, Program Stdi DIII Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan Malang, Politehnik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (I) Ardi Panggayuh S. Kp., M.Kes., Pembimbing (II) Reni Wahyu Triningsih S.SiT. M.Kes. Milineum Development Goals (MDGs) memiliki target utnuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) masing-masing sebesar 102 per 100.000 kelahiran hidup dan 23 per 1000 kelahiran hidup pada 2015, namun dewasa ini AKI dan AKB di Indonesia belum mencapai angak tersebut dan masih mengalami kenaikan. Continuity of care adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang terus-menerus antara seorang wanita dan bidan. Melalui konsep asuhan yang diberikan sesuai standar pelayanan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana ini diharapkan bidan dapat menurunkan AKI dan AKB melalui pendekatan manajemen kebidanan. Jenis penelitian atau desain penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah Nyโ€Yโ€ usia 29 tahun dengan usia kehamilan 36 minggu, KSPR = 2. Dalam penelitian ini dilakukan kunjungan sebanyak 9 kali terdri asuhan kehamilan 3 kali kunjungan, persalinan dan bayi baru lahir satu kali kunjungan, nifas 3 kali kunjungan, neonatus 2 kali kunjungan dan KB 2 kali kunjungan. Asuhan yang diberikan disesuaikan dengan diagnosa dan masalah yang dialami oleh subjek. Selama dilakukan asuhan perinatal, subjek penelitian dapat melewati masa kehamilan dengan lancar, bersalin secara normal, melalui masa nifas bersama neonatus tanpa komplikasi serta menjadi calon akseptor KB suntik 3 bulan. Pada penelitian berikutnya diharapkan terlaksananya menejemen waktu yang lebih baik oleh peneliti, serta penempatan lahan penelitian dapat diimabangi dengan jadwal maupun tempat praktik peneliti, sehingga pengambilan data dan pelayanan berkelanjutan dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Asuhan kebidanan berkelanjutan (Continuity of care) ini dapat memberikan pelayanan dan pendampingan kepada klien dilapangan, sehingga dapat dipertimbangkan sebagai salah satu metode asuhan kebidanan dimasa depan. Kata kunci: asuhan kebidanan, kehamilan, persalinan, bbl, nifas, neonatus, kb
Cover KTI
tidak tersedia
2015

STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL PADA Ny. โ€œAโ€ DI BPS ANIK ROHANJARWATI, A.Md.Keb

Lihat Detail Karya
Penulis: FARAIDYAH AYU NISA
NIM: 1202100038
Program Studi: Polkesma Kebidanan
Dosen Pembimbing: Wandi S.Kep.Ners.M.Pd. Didien Ika Setyarini S.Si.T.M.Keb.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Nisa, Faraidyah Ayu. 2015. Asuhan Kebidanan Perinatal pada Ny. โ€œAโ€ di BPS Anik Rohanjarwati, A.Md.Keb. Laporan Tugas Akhir. Prodi DIII Kebidanan Malang. Jurusan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I Wandi S.Kep.Ners.M.Pd. Pembimbing II Didien Ika Setyarini S.Si.T.M.Keb. Kata Kunci : Asuhan Kebidanan, Perinatal, Continuity Of Care Bidan yang menjadi tonggak utama dalam meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat berperan penting dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Pendampingan dari bidan mulai ibu hamil sampai nifas dan KB serta bayi juga bisa menurunkan angka kematian ibu dan bayi karena ibu dan bayi dipantau terus perkembangannya mulai dari pemeliharaan, pencegahan, deteksi kondisi abnormal ibu dan anak serta intervensi dan rujukan terhadap keadaan resiko tinggi dan kegawatdaruratan. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan asuhan secara komprehensif dengan prinsip continuity of care pada ibu hamil, bersalin, masa nifas, neonatus, masa interval menggunakan pendekatan manajemen kebidanan Varney. Metodologi penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yaitu ibu hamil dengan usia kehamilan 36 minggu yang mengalami serangkaian peristiwa mulai dari hamil, bersalin, masa nifas, masa interval dan bayi yang dilahirkan. Pengolahan data yang digunakan adalah pengolahan data kualitatif yang mendeskripsikan temuan-temuan dalam pengumpulan data yang dicocokkan dengan teori-teori yang telah ditulis dalam tinjauan pustaka. Setelah dilakukan asuhan kebidanan perinatal pada Ny. โ€œAโ€ didapatkan hasil bahwa tidak ada komplikasi yang dialami oleh Ny. โ€œAโ€ selama hamil, bersalin, nifas, sampai menggunakan kontrasepsi dan pertumbuhan bayi yang dilahirkan juga normal. Oleh karena itu, diharapkan bidan bisa mendampingi ibu sejak hamil, bersalin, masa nifas sampai masa interval dan neonatus agar angka kematian ibu dan bayi dapat diturunkan.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL PADA NY. โ€œLโ€ DI BPM SITI MAHMUDAH WAGIR

Lihat Detail Karya
Penulis: HANNYDAR PUTRININGTYAS
NIM: 1202100050
Program Studi: Polkesma Kebidanan
Dosen Pembimbing: Sri Rahayu, S.Kep., Ns., M.Kes. Isman Amin, S.KM., M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Putriningtyas, Hannydar. 2015. Studi Kasus Asuhan Kebidanan Perinatal pada Ny. L di BPM Siti Mahmudah, A.Md.Keb. Laporan Tugas Akhir, Program Studi DIII Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (I) Sri Rahayu, S.Kep., Ns., M.Kes. Pembimbing (II) Isman Amin, S.KM., M.Kes. Kata Kunci : hamil, bersalin, nifas, neonatus, KB Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) cenderung meningkat dalam 5 tahun terakhir. Bidan sebagai tenaga kesehatan yang berperan penting dalam penurunan AKI dan AKB mempunyai tugas pendampingan dan memberikan asuhan pada ibu hamil, bersalin, nifas, neonatus sampai dengan KB. Tujuan dari penelitian ini adalah mampu memberikan Asuhan Kebidanan secara komprehensif dan kontinyu sesuai Standar Pelayanan ibu hamil, bersalin, nifas, neonatus dan KB dengan Pendekatan Manajemen Kebidanan Varney. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian studi kasus ini adalah Ny. L yang mengalami serangkaian peristiwa hamil, bersalin, nifas, dan KB, disertai dengan bayi yang dilahirkannya. Penelitian ini dimulai dari pencarian ibu hamil fisiologis di wilayah kerja BPM Siti Mahmudah yang memenuhi kriteria, lalu dilakukan pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian dilakukan perencanaan Asuhan Kebidanan sampai dilaksanakan Asuhan Kebidanan sesuai dengan kebutuhan. Setelah selesai melakukan Asuhan dilanjutkan dengan pengumpulan data yang kemudian diolah sehingga mendapat suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa 1) Kehamilan yang terjadi, yaitu G2 P1001 Ab000 UK 36-37 minggu T/H/I puka letkep keadaan ibu dan janin baik dengan kehamilan normal SPR 2, 2) Persalinan yang terjadi, yaitu G2 P1001 Ab000 UK 37-38 minggu T/H/I puka letkep kala I fase laten keadaan ibu dan janin baik dengan ketuban pecah dini, 3) Nifas yang terjadi, yaitu P2002 Ab000 dengan 3 hari post partum keadaan ibu dan bayi baik, 4) Neonatus yang terjadi, yaitu Bayi Ny. L usia 3 hari dengan bayi baru lahir normal, 5) KB yang terjadi P2002 Ab000 dengan Akseptor Baru KB implan. Sampai kunjungan berakhir keadaan ibu serta bayi dalam keadaan sehat dan sejahtera. Dari penelitian ini diharapkan bidan dapat meningkatkan mutu pelayanan agar dapat memberikan asuhan yang lebih baik dan sesuai dengan standar asuhan kebidanan serta dapat megikuti perkembangan ilmu pengetahuan kesehatan agar dapat menerapkan semua asuhan kebidanan sesuai dengan teori.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL PADA NY. โ€œSโ€ DI BPM KARTINI, WAGIR, KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NOVIA AYU PERMATASARI HERMAWAN
NIM: 1202100079
Program Studi: Polkesma Kebidanan
Dosen Pembimbing: Jenny J.S. Sondakh, M.Clin.Mid.; Reni Wahyu Triningsih, S.ST., M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Hermawan, Novia Ayu Permatasari. 2015. Studi Kasus Asuhan Kebidanan Perinatal Pada Ny. S di BPM Kartini, Wagir, Kabupaten Malang. Laporan Tugas Akhir. Program Studi DIII Kebidanan Malang. Pembimbing I : Jenny J.S. Sondakh, M.Clin.Mid. Pembimbing II : Reni Wahyu Triningsih, S.ST., M.Kes. Angka kematian ibu pada tahun 2012 sebesar 359/100.000 kelahiran hidup. Hal ini jauh dari tujuan MDGs 2015. Continuity of care adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang secara terus-menerus antara seorang wanita dan bidan. Asuhan yang berkelanjutan berkaitan dengan kualitas pelayanan dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu, pelayanan yang berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana sangat diperlukan dalam upaya menurunkan AKB dan AKI. Dalam pelaksanaan studi kasus ini desain studi kasus yang digunakan adalah desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan kasus tunggal secara holistik untuk menggambarkan, menganalisa dan menginterpretasikan kondisi-kondisi berdasarkan data yang penulis dapat secara lebih mendalam tentang serangkaian asuhan yang diberikan kepada seorang ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir, dan KB. Subjek studi kasus ini adalah ibu hamil usia 38-39 minggu yang mengalami serangkaian peristiwa hamil, melahirkan, nifas, dan KB, disertai dengan bayi yang dilahirkannya. Dalam asuhan studi kasus ini dilakukan kunjungan sebanyak 13 kali terdiri dari asuhan kehamilan 4 kali kunjungan, proses persalinan satu kali kunjungan, nifas 5 kali kunjungan, neonatus 2 kali kunjungan dan KB 3 kali kunjungan. Asuhan yang diberikan disesuaikan dengan diagnosa dan masalah yang dialami oleh subjek. Setelah dilakukan asuhan, subjek mengalami komplikasi pada masa nifas yaitu mengalami eklampsia. Dilakukan rujukan sesuai dengan teori sistem rujukan. Kondisi subjek semakin membaik dan tidak mengalami keluhan lagi. Subjek telah menggunakan metode kontrasepsi yang diputuskan sendiri yakni KB suntik 3 bulan. Bayi dalam keadaan baik dan tidak mengalami tanda bahaya bayi baru lahir dan neonatus. Untuk studi kasus berikutnya diharapkan lebih sistematis dan efektif sehingga kekeliruan dapat dihindari. Serta bagi tempat penelitian (praktek) diharapkan dapat menyediakan kebutuhan alat dan bahan yang diperlukan untuk pemeriksaan pasien guna penatalaksanaan asuhan yang lebih baik dan efisien. Kata kunci: asuhan kebidanan, kehamilan, persalinan, bbl, nifas, neonatus, kb
Cover KTI
tidak tersedia
2015

STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL PADA NY. โ€œSโ€ DI BPM KARTINI, WAGIR, KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NOVIA AYU PERMATASARI HERMAWAN
NIM: 1202100094
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I : Jenny J.S. Sondakh, M.Clin.Mid. Pembimbing II : Reni Wahyu Triningsih, S.ST., M.Kes.
Subjek: asuhan kebidanan, kehamilan, persalinan, bbl, nifas, neonatus, kb
Lihat Abstraksi
Hermawan, Novia Ayu Permatasari. 2015. Studi Kasus Asuhan Kebidanan Perinatal Pada Ny. S di BPM Kartini, Wagir, Kabupaten Malang. Laporan Tugas Akhir. Program Studi DIII Kebidanan Malang. Pembimbing I : Jenny J.S. Sondakh, M.Clin.Mid. Pembimbing II : Reni Wahyu Triningsih, S.ST., M.Kes. Angka kematian ibu pada tahun 2012 sebesar 359/100.000 kelahiran hidup. Hal ini jauh dari tujuan MDGs 2015. Continuity of care adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang secara terus-menerus antara seorang wanita dan bidan. Asuhan yang berkelanjutan berkaitan dengan kualitas pelayanan dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu, pelayanan yang berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana sangat diperlukan dalam upaya menurunkan AKB dan AKI. Dalam pelaksanaan studi kasus ini desain studi kasus yang digunakan adalah desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan kasus tunggal secara holistik untuk menggambarkan, menganalisa dan menginterpretasikan kondisi-kondisi berdasarkan data yang penulis dapat secara lebih mendalam tentang serangkaian asuhan yang diberikan kepada seorang ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir, dan KB. Subjek studi kasus ini adalah ibu hamil usia 38-39 minggu yang mengalami serangkaian peristiwa hamil, melahirkan, nifas, dan KB, disertai dengan bayi yang dilahirkannya. Dalam asuhan studi kasus ini dilakukan kunjungan sebanyak 13 kali terdiri dari asuhan kehamilan 4 kali kunjungan, proses persalinan satu kali kunjungan, nifas 5 kali kunjungan, neonatus 2 kali kunjungan dan KB 3 kali kunjungan. Asuhan yang diberikan disesuaikan dengan diagnosa dan masalah yang dialami oleh subjek. Setelah dilakukan asuhan, subjek mengalami komplikasi pada masa nifas yaitu mengalami eklampsia. Dilakukan rujukan sesuai dengan teori sistem rujukan. Kondisi subjek semakin membaik dan tidak mengalami keluhan lagi. Subjek telah menggunakan metode kontrasepsi yang diputuskan sendiri yakni KB suntik 3 bulan. Bayi dalam keadaan baik dan tidak mengalami tanda bahaya bayi baru lahir dan neonatus. Untuk studi kasus berikutnya diharapkan lebih sistematis dan efektif sehingga kekeliruan dapat dihindari. Serta bagi tempat penelitian (praktek) diharapkan dapat menyediakan kebutuhan alat dan bahan yang diperlukan untuk pemeriksaan pasien guna penatalaksanaan asuhan yang lebih baik dan efisien. Kata kunci: asuhan kebidanan, kehamilan, persalinan, bbl, nifas, neonatus, kb
Cover KTI
tidak tersedia
2015

STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL PADA NY. โ€œYโ€ DI BPM YULIDA TIโ€™ANI, SST KECAMATAN SINGOSARI, KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DEVI RIONITA SARI
NIM: 1202100041
Program Studi: Polkesma Kebidanan
Dosen Pembimbing: (I) Sri Rahayu, S.Kep.Ns., M.Kes, (II) Budi Suharno, S.Kp., M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Rionita Sari, Devi. 2015. Asuhan Kebidanan Perinatal Pada Ny. โ€œYโ€ di BPM Yulida Tiโ€™ani, SST. Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Laporan Tugas Akhir. Prodi DIII Kebidanan Malang. Jurusan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (I) Sri Rahayu, S.Kep.Ns., M.Kes, Pembimbing (II) Budi Suharno, S.Kp., M.Kes. Menurut Kemenkes RI (2013), berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, AKI di Indonesia mencapai 359 per 100.000 kelahiran hidup (KH), lebih tinggi dari target MDGs 2015 yaitu 102 per 100.000 KH. SDKI 2012 juga menyebutkan, AKB di Indonesia masih berada 9 poin diatas target MDGs 23 per 1000 KH. Tingginya Angka Kematian Ibu dan Bayi, merupakan salah satu beban yang dipikul oleh profesi bidan. Peran strategis Bidan dalam pencapaian tujuan MDGs untuk menurunkan AKI dan AKB, tergambarkan pada pemberian pelayanan kebidanan yang berkesinambungan (continuity of care) dan paripurna. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan Asuhan Kebidanan secara Continuity of Care pada ibu sejak hamil, bersalin, nifas, KB, serta bayi yang dilahirkan dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan. Metodologi penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yaitu ibu hamil dengan usia kehamilan 36 minggu yang mengalami serangkaian peristiwa hamil, bersalin, nifas, dan KB, serta bayi yang dilahirkan. Penelitian dilakukan di BPM Yulida, SST. pada bulan Maret-Juli 2015. Setelah dilakukan asuhan kebidanan sejak kehamilan trimester III sampai ibu menggunakan KB pada Ny. โ€œYโ€ didapatkan hasil bahwa tidak ada komplikasi yang dialami oleh Ny. โ€œYโ€ beserta bayinya, namun ditemukan beberapa masalah fisiologis yaitu gangguan pola aktivitas sehubungan dengan nyeri pinggang bagian bawah pada kehamilan, gangguan rasa nyaman sehubungan after pain pada 6 jam post partum, produksi ASI sedikit pada 6 jam post partum dan 6 hari post partum, serta ikterus fisiologis hari ke-6 pada bayi Ny. โ€œYโ€. Setelah diberikan asuhan keempat masalah tersebut dapat diatasi. Oleh karena itu, dengan memberikan pelayanan kebidanan secara Continuity of Care dan paripurna oleh petugas kesehatan, adanya peran aktif wanita dan keluarga sebagai penerima asuhan, didukung dengan progam-program pemerintah, serta mempersiapkan mahasiswa kebidanan sebagai calon tenaga kesehatan, diharapkan AKI dan AKB di Indonesia dapat ditekan semaksimal mungkin. Kata Kunci : Asuhan Kebidanan, Perinatal, Continuity Of Care
Cover KTI
tidak tersedia
2015

SUBSTITUSI DAUN KELOR (Moringa oleifera) PADA NUGGET IKAN LELE (Clarias gariepinus) SEBAGAI MAKANAN TAMBAHAN SUMBER Fe BAGI ANAK SEKOLAH

Lihat Detail Karya
Penulis: EZHATY DIAH RIANI
NIM: 1203000031
Program Studi: Polkesma Gizi
Dosen Pembimbing: SULISTIASTUTIK
Lihat Abstraksi
ABSTRACT EZHATY DIAH RIANI. Substitusi Daun Kelor (Moringa oleifera) pada Nugget Ikan Lele (Clarias bratachus) sebagai Makanan Tambahan Sumber Fe bagi Anak Sekolah (di bawah bimbingan SULISTIASTUTIK) Prevalensi anemia pada anak sekolah secara global masih cukup tinggi. Salah satu solusi untuk menekan tingginya anemia karena defisiensi besi adalah dengan mengkonsumsi makanan yang kaya dengan zat besi seperti daun kelor serta mendorong asupan promotor absorbsi besi yaitu bahan makanan yang mengandung meat factor seperti ikan lele. Daun kelor dan ikan lele merupakan produk pangan lokal yang mudah diperoleh dan dapat dikembangkan sebagai alternatif makanan tambahan bagi anak sekolah. Salah satu makanan tambahan yang disukai anak sekolah adalah nugget. Dalam pengolahan, nugget ikan lele disubstitusi daun kelor untuk meningkatkan kadar zat besi dan meningkatkan penyerapan zat besi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh substitusi daun kelor terhadap nilai energi, mutu kimia (kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, kadar karbohidrat dan kadar zat besi) dan mutu organoleptik (warna, aroma, rasa dan tekstur) nugget ikan lele sebagai makanan tambahan sumber Fe bagi anak sekolah. Jenis penelitian eksperimental dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL). Taraf perlakuan adalah perbandingan ikan lele dan daun kelor yaitu P0 = (100:0), P1 = (85:15), P2 = (80:20), P3 = (75:25). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa substitusi daun kelor memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai energi, kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak dan kadar zat besi, serta tingkat penerimaan panelis terhadap warna, rasa dan tekstur namun memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap kadar karbohidrat dan tingkat penerimaan panelis terhadap aroma nugget ikan lele. Hasil penelitian menunjukkan bahwa taraf perlakuan P1 (85% daging ikan lele dan 15% daun kelor) merupakan taraf perlakuan terbaik dengan mengandung energi 294 Kalori, kadar air 44,1%, kadar abu 0,881%, kadar karbohidrat 28,9%, kadar protein 16%, kadar lemak 14,7 g dan kadar zat besi 5,2 g. Konsumsi 60 gram dapat memenuhi 31,2% kebutuhan zat besi anak sekolah usia 7-9 tahun dan mengkonsumsi 75 gram memenuhi 30% kebutuhan zat besi anak laki-laki usia 10-12 tahun dan 19,5% kebutuhan zat besi anak perempuan usia 10-12 tahun. Kata kunci : Anemia Defisiensi Besi, Daun Kelor, Ikan Lele, Nugget
Cover KTI
tidak tersedia
2015

TERAPI EDUKASI GFCF PADA ORANG TUA PENDERITA AUTIS

Lihat Detail Karya
Penulis: RINA ALFIANI
NIM: 1203000062
Program Studi: Polkesma Gizi
Dosen Pembimbing: Rinawati Basuki, M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRACT Rina Alfiani, 2015. Terapi Edukasi GFCG pada Orang Tua Penderita Autis. Dibawah bimbingan drg. Rinawati Basuki, M.Kes. Autis merupakan salah satu gangguan pada anak yang ditandai munculnya gangguan dan keterlambatan dalam bidang kognitif, komunikasi, dan interaksi sosial. Setiap tahun prevalensi penderita autis di Indonesia mengalami peningkatan. Salah satu upaya preventif bagi penderita autis yaitu melalui terapi makanan. Terapi makanan yang biasa diterapkan adalah diet GFCF atau menghindari produk makanan dan minuman yang mengandung gluten dan kasein. Tujuan penelitian ini adalah untuk penataalaksanaan Terapi Edukasi Diet Gluten Free Casein Free Pada Penderita Autis. Jenis penelitian adalah penelitian observasional analitik dengan desain case studies pada penderita Autis.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah melakukan pengamatan selama 3 bulan dan setelah pemberian edukasi edukasi tentang diet Gluten Free Casein Free terdapat perubahan dalam perilaku subjek penelitian, yaitu kosa kata yang dapat diucapkan oleh subjek penelitian semakin banyak, dan nafsu makan subjek penelitian semakin bertambah. Walaupun begitu pembatasan diet yang telah dilakukan dengan ketat tidak secara langsung menyembuhkan, namaun secara signifikan dapat mengurangi gejala. Kata kunci : Terapi Edukasi, Diet Gluten Free Casein Free, Autis
Cover KTI
tidak tersedia
2015

TERAPI GIZI PADA PASIEN RAWAT INAP GASTROENTERITIS DISERTAI BRONKIOLITIS DI RUANG ANAK MELATI RUMAH SAKIT SOEDARSONO PASURUAN

Lihat Detail Karya
Penulis: ARISTA LUMBARIN PANGESTU
NIM: 1203000088
Program Studi: Polkesma Gizi
Dosen Pembimbing: Sutomo Rum Teguh K., SKM, M.Kes
Lihat Abstraksi
ABSTRACT Nama : Arista Lumbarin Pangestu Program studi : Diploma III Ahli Gizi Judul Karya Tulis Ilmiah :Terapi Gizi Pada Pasien Rawat Inap Gastroenteritis disertai Bronkiolitis di Ruang Anak Melati Rumah Sakit Soedarsono Pasuruan Pembimbing : Sutomo Rum Teguh K., SKM, M.Kes Gastroenteritis adalah keadaan dimana terjadinya infeksi pada usus yang menyebabkan keadaan feses bayi encer dan/atau berair dengan frekuensi lebih dari 3 kali dalam 1 hari yang kadang disertai mual dan muntah, sedangkan bronkiolitis adalah penyakit infeksi respiratorius bawah akut yang ditandai dengan adanya inflamasi pada bronkiolus, yang terjadi pada anak dibawah 2 tahun. Umumnya, penyebab infeksi yang paling sering adalah Respiratory Syncytial Virus (RSV) yang menyerang saluran napas bawah. Terapi gizi diindikasikan untuk pasien yang berisiko mengalami malnutrisi, di mana dukungan gizi yang diberikan selama perawatan bertujuan menurunkan risiko terjadinya malnutrisi pada pasien, serta dapat menunjang kesembuhan pasien dan mengembalikan kualitas hidup pasien. Pada konteks ini peneliti bertujuan untuk memberikan terapi gizi tanpa adanya perlakuan, yaitu dengan membandingkan kesesuain terapi yang diberikan oleh pihak rumah sakit. Desain penelitian ini merupakan laporan studi kasus, dengan menggunakan purposive sampling dimana subyek yang diambil berdasarkan pertimbangan. Subyek penelitian adalah bayi perempuan berusia 8 bulan. Kriteria subyek adalah penderita gastroenteritis dengan komplikasi bronkiolitis di Rumah Sakit Soedarsono Pasuruan. Fokus penelitian adalah terapi gizi yang diberikan pada pasien gastroenteritis disertai bronkiolitis. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan wawancara serta observasi, selanjutnya data dianalisis menjadi data deskriptif dan tabulasi. Hasil penelitian didapatkan terapi gizi yang diberikan mengalami keberhasilan, dilihat dari keadaan pasien yang kian membaik serta terjadinya peningkatan berat badan selama perawatan inap. Namun kesesuain porsi yang diberikan oleh pihak rumah sakit belum sesuai dengan kebutuhan makan bayi. kata kunci : terapi gizi, gastroenteritis, anak
Cover KTI
tidak tersedia
2015

TINGKAT KONSUMSI ENERGI DAN PROTEIN SERTA STATUS GIZI ANAK DENGAN DEMAM TIFOID DI RUANG RAWAT INAP ANAK RSUD Dr.R. SOEDARSONO PASURUAN

Lihat Detail Karya
Penulis: DWI RAFELLIA TRISNA
NIM: 1203000092
Program Studi: Polkesma Gizi
Dosen Pembimbing: Rinawati Basuki.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Dwi Rafellia Trisna, 2015. Tingkat Konsumsi Energi dan Protein serta Status Gizi Anak dengan Demam Tifoid di Ruang Rawat Inap Anak RSUD Dr. R Soedarsono Pasuruan. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Rinawati Basuki. Penyakit menular masih merupakan salah satu masalah kesehatan utama di negara berkembang, salah satunya adalah demam tifoid. Penyakit ini sangat erat kaitannya dengan sanitasi lingkungan yang kurang, hygiene pribadi serta perilaku masyarakat yang tidak mendukung untuk hidup sehat (Saraswati, 2012). Menurut Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2012 kejadian demam tifoid di daerah jawa timur terdapat 483 kasus. Menurut Departemen Kesehatan RI penyakit ini menduduki urutan kedua sebagai penyebab kematian pada kelompok umur 5-14 tahun di daerah perkotaan. Di RSUD Dr R Soedarsono Pasuruan secara umum secara umum tingkat konsumsi anak dengan penyakit infeksi dalam katagori kurang, dan status gizinya kurang. Tujuan umum adalah mengetahui tingkat konsumsi energi dan status gizi pada pasien anak di RSUD Dr. R Soedarsono Pasuruan. Tujuan khususnya adalah mengetahui identitas pasien, menganalisis data subjektif (riwayat gizi sekarang dan dahulu), menganalisis data objektif antropometri untuk menilai status gizi, fisik kinik, laboratorium, menganalisis kebutuhan energi dan protein pasien, menganalisis terapi diet rumah sakit,menganalisis tingkat konsumsi dan protein. Jenis peneitian ini adalah observasional dengan menggunakan rancangan penelitian case study. Karakteristik pasien adalah pasien 01 jenis kelamin laki-laki dan pasien 02 jenis kelamin perempuan, kedua pasien masih duduk di kelas 5 SD, di diagnosa mengalami demam tifoid dan demam berdarah. Data yang diambil meliputi karakteristik pasien, data antropometri awal dan akhir, data biokimia awal dan akhir, data fisik kinis awal dan akhir, riwayat gizi meliputi riwayat gizi dahulu dan sekarang, asupan pasien serta tingkat konsumsi pasien. Cara pengumpulan data melalui wawancara, melihat buku status pasien dan pemeriksaan laboratorium. Hasil penelitian : perkembangan antropometri tidak ada perkembangan, terjadi penurunan pada nilai biokimia dan kondisi fisik klinis sudah mulai membaik, asupan energi dan protein mengalami peningkatan, tingkat konsumsi energi dan protein pasien juga baik, status gizi tidak ada perkembangan (tetap) yaitu dengan gizi kurang. Kata kunci : demam tifoid, asupan, tingkat konsumsi, status gizi.
Chatbot Perpustakaan
๐Ÿ“š

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo ๐Ÿ‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
โ€ข cara menjadi anggota perpustakaan
โ€ข cara cek plagiarisme
โ€ข Jam buka perpustakaan