Cover KTI
tidak tersedia
tidak tersedia
2015
STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL PADA NY. Y DI BPM LILIK AGUSTINA LAWANG
Lihat Detail KaryaSubjek: asuhan kebidanan, kehamilan, persalinan, bbl, nifas, neonatus, kb
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Diana, Citta. 2015. Asuhan Kebidanan PerinatalPada Ny โYโ Di Bidan Praktik
Mandiri Lilik Agustina, A.Md.Keb. Kecamatan Lawang Kabupaten
Malang, Laporan Tugas Akhir Kualitatif Studi Kasus, Program Stdi DIII
Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan Malang, Politehnik Kesehatan
Kemenkes Malang, Pembimbing (I) Ardi Panggayuh S. Kp., M.Kes.,
Pembimbing (II) Reni Wahyu Triningsih S.SiT. M.Kes.
Milineum Development Goals (MDGs) memiliki target utnuk menurunkan angka
kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) masing-masing sebesar 102 per
100.000 kelahiran hidup dan 23 per 1000 kelahiran hidup pada 2015, namun dewasa ini
AKI dan AKB di Indonesia belum mencapai angak tersebut dan masih mengalami
kenaikan. Continuity of care adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan
yang terus-menerus antara seorang wanita dan bidan. Melalui konsep asuhan yang
diberikan sesuai standar pelayanan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru
lahir dan keluarga berencana ini diharapkan bidan dapat menurunkan AKI dan AKB
melalui pendekatan manajemen kebidanan. Jenis penelitian atau desain penelitian yang
digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek
penelitian ini adalah NyโYโ usia 29 tahun dengan usia kehamilan 36 minggu, KSPR =
2. Dalam penelitian ini dilakukan kunjungan sebanyak 9 kali terdri asuhan kehamilan 3
kali kunjungan, persalinan dan bayi baru lahir satu kali kunjungan, nifas 3 kali
kunjungan, neonatus 2 kali kunjungan dan KB 2 kali kunjungan. Asuhan yang diberikan
disesuaikan dengan diagnosa dan masalah yang dialami oleh subjek. Selama dilakukan
asuhan perinatal, subjek penelitian dapat melewati masa kehamilan dengan lancar,
bersalin secara normal, melalui masa nifas bersama neonatus tanpa komplikasi serta
menjadi calon akseptor KB suntik 3 bulan. Pada penelitian berikutnya diharapkan
terlaksananya menejemen waktu yang lebih baik oleh peneliti, serta penempatan lahan
penelitian dapat diimabangi dengan jadwal maupun tempat praktik peneliti, sehingga
pengambilan data dan pelayanan berkelanjutan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Asuhan kebidanan berkelanjutan (Continuity of care) ini dapat memberikan pelayanan
dan pendampingan kepada klien dilapangan, sehingga dapat dipertimbangkan sebagai
salah satu metode asuhan kebidanan dimasa depan.
Kata kunci: asuhan kebidanan, kehamilan, persalinan, bbl, nifas, neonatus, kb