Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4591–4600 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2015

STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL DI BPM I GUSTI AYU KARNINGSIH A.Md.Keb. SAWOJAJAR KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: JACQUELINE REINHART
NIM: 1202100083
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Heny Astutik, S.Kep., Ners., M.Kes. , Afnani Toyibah, A.Per., Pen., M.Pd.
Subjek: asuhan kebidanan, perinatal, continuity of care.
Lihat Abstraksi
Reinhart Jacqueline, 2015, Studi Kasus Asuhan Kebidanan Perinatal di BPM I Gusti Ayu Karningsih A.Md.Keb. Sawojajar Kota Malang, Program Studi DIII Kebidanan Malang Poltekkes Kemenkes Malang, pembimbing (1) Heny Astutik, S.Kep., Ners., M.Kes. pembimbing (2) Afnani Toyibah, A.Per., Pen., M.Pd. Kata kunci: asuhan kebidanan, perinatal, continuity of care. Parameter untuk mengukur tingkat kesejahteraan dan kesehatan suatu negara adalah Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi. Angka kematian bayi di Kabupaten Malang pada tahun 2006 cukup tinggi, yakni mencapai 214 jiwa. Angka tersebut menurun pada tahun 2007 mencapai 153 jiwa, dan pada tahun 2008 mencapai 147 jiwa (DINKES Malang, 2009). Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan asuhan kebidanan kehamilan fisiologis, persalinan, nifas, bayi baru lahir/neonatus dan KB pada Ny.”S” di BPM I Gusti Ayu Karningsih. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yaitu jenis prospektif dengan metode observasional. Subyek penelitian dalam studi kasus ini adalah Ny.”S” dengan kehamilan normal, usia kehamilan trimester III, yang mengalami serangkaian peristiwa hamil, melahirkan, nifas dan keluarga berencana disertai dengan bayi yang dilahirkannya. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa panduan pengkajian, lembar observasi, buku KIA, Kartu Skor Poedji Rochjati dan Kartu Akseptor KB. Pengolahan data dilakukan dengan mendiskripsikan temuan-temuan dalam pengumpulan data dan dikonfirmasi dengan teori-teori. Asuhan kebidanan yang diberikan pada ibu hamil, bersalin, nifas dan keluarga berencana serta neonatus telah sesuai dengan teori dan manajemen asuhan. Masalah yang dialami oleh subyek penelitian dalam batas normal dan telah teratasi setelah diberikan penatalaksanaan yang sesuai dengan teori. Diharapkan asuhan yang diberikan bidan tidak hanya kepada ibu hamil saja tetapi juga kepada keluarga ibu hamil karena keluarga juga turut ambil bagian dalam terlaksananya asuhan yang diberikan. Semoga asuhan kebidanan komprehensif ini dapat menjadi acuan dalam pelayanan asuhan kebidanan.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL Ny F DI BPM SRI SUKAWATI AMD.KEB JUNREJO BATU

Lihat Detail Karya
Penulis: Erfina Aribawani
NIM: 1202100030
Program Studi: Polkesma Kebidanan
Dosen Pembimbing: Jupriyono, S.Kp., M.Kes, Sri Rahayu, S.Kep., Ns, M.Kes
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Aribawani, Erfina, 2015, Asuhan Kebidanan Perinatal Ny F di BPM Sri Sukawati AMd.Keb Junrejo, Batu, Program Studi DIII Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Malang, Pembimbing (I) Jupriyono, S.Kp., M.Kes, Pembimbing (II) Sri Rahayu, S.Kep., Ns, M.Kes Tingginya angka kematian ibu dan kematian perinatal di Indonesia adalah angka tertinggi di antara negara ASEAN. Sehingga perlu peran bidan dalam penyelesaian masalah menggunakan pendekatan upaya kesehatan secara continuity of care yang dilakukan pada ibu maupun pada bayi. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk melakukan pengkajian, menentukan diagnosa, perencanaan asuhan, pelaksanaan asuhan, serta evaluasi hasil asuhan kebidanan dengan menggunakan pendekatanstudi kasus. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subyek penelitian ini adalah ibu hamil mulai usia kehamilan 37-38 minggu yang mengalami serangkaian peristiwa hamil, melahirkan, nifas, perencanaan KB serta bayi yang dilahirkannya sampai usia 28 hari. Pendokumentasian hasil asuhan menerapkan pendekatan manajemen kebidanan menurut metode varney, dilanjutkan menggunakan catatan perkembangan meliputi subjektif, objektif, analisa dan penatalaksanaan (SOAP). Asuhan kebidanan dilakukan dengan frekuensi 9 kali yaitu 3 kali saat kehamilan trimester III, bersalin 1 kali, nifas/neonatus 3 kali dan KB 2 kali. Dengan hasil pengkajian Ny F GIII P1001 Ab100 Uk 37-38 minggu, Tunggal, Hidup, Intrauterin, keadaan ibu dan janin baik dengan kehamilan normal. Proses persalinan berlangsung normal pada usia kehamilan 40-41 minggu. Bayi lahir spontan, menangis kurang kuat, bergerak kurang aktif, berwarna kulit kemerahan dan dilakukan perangsangan pada bayi, jenis kelamin perempuan dan berat badan lahir 4500 gram dengan APGAR SCORE 1”7 / 5”8 / 10”10. Dalam kasus ini bayi lahir dengan dinamakan makrosomia yakni berat badan lahir melebihi batas normal. Proses masa nifas berjalan sesuai masa nifas serta tidak terjadi komplikasi pada bayi. Setiap kunjungan pada asuhan masa nifas selalu diikuti asuhan pada neonatus pula. Setalah dilakukan asuhan 2 kali Ny F menggunakan KB suntik 3 bulanan. Dapat disimpulkan setelah dilakukan asuhan kebidanan keadaan ibu dan bayi dalam keadaan sehat. Dari studi kasus ini, diharapkan dapat dijadikan acuan dalam meningkatkan pelayanan asuhan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan KB secara continuity of care. Kata Kunci: Asuhan Kebidanan, Kehamilan, Persalinan, Bayi Baru Lahir, Nifas, Keluarga Berencana, Continuity Of Care
Cover KTI
tidak tersedia
2015

STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL NY. Y DI BPM LILIK AGUSTINA LAWANG

Lihat Detail Karya
Penulis: CITTA DIANA
NIM: 1202100056
Program Studi: Polkesma Kebidanan
Dosen Pembimbing: (I) Ardi Panggayuh S. Kp., M.Kes., (II) Reni Wahyu Triningsih S.SiT. M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Diana, Citta. 2015. Asuhan Kebidanan PerinatalPada Ny “Y” Di Bidan Praktik Mandiri Lilik Agustina, A.Md.Keb. Kecamatan Lawang Kabupaten Malang, Laporan Tugas Akhir Kualitatif Studi Kasus, Program Stdi DIII Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan Malang, Politehnik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (I) Ardi Panggayuh S. Kp., M.Kes., Pembimbing (II) Reni Wahyu Triningsih S.SiT. M.Kes. Milineum Development Goals (MDGs) memiliki target utnuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) masing-masing sebesar 102 per 100.000 kelahiran hidup dan 23 per 1000 kelahiran hidup pada 2015, namun dewasa ini AKI dan AKB di Indonesia belum mencapai angak tersebut dan masih mengalami kenaikan. Continuity of care adalah pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang terus-menerus antara seorang wanita dan bidan. Melalui konsep asuhan yang diberikan sesuai standar pelayanan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana ini diharapkan bidan dapat menurunkan AKI dan AKB melalui pendekatan manajemen kebidanan. Jenis penelitian atau desain penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah Ny”Y” usia 29 tahun dengan usia kehamilan 36 minggu, KSPR = 2. Dalam penelitian ini dilakukan kunjungan sebanyak 9 kali terdri asuhan kehamilan 3 kali kunjungan, persalinan dan bayi baru lahir satu kali kunjungan, nifas 3 kali kunjungan, neonatus 2 kali kunjungan dan KB 2 kali kunjungan. Asuhan yang diberikan disesuaikan dengan diagnosa dan masalah yang dialami oleh subjek. Selama dilakukan asuhan perinatal, subjek penelitian dapat melewati masa kehamilan dengan lancar, bersalin secara normal, melalui masa nifas bersama neonatus tanpa komplikasi serta menjadi calon akseptor KB suntik 3 bulan. Pada penelitian berikutnya diharapkan terlaksananya menejemen waktu yang lebih baik oleh peneliti, serta penempatan lahan penelitian dapat diimabangi dengan jadwal maupun tempat praktik peneliti, sehingga pengambilan data dan pelayanan berkelanjutan dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Asuhan kebidanan berkelanjutan (Continuity of care) ini dapat memberikan pelayanan dan pendampingan kepada klien dilapangan, sehingga dapat dipertimbangkan sebagai salah satu metode asuhan kebidanan dimasa depan. Kata kunci: asuhan kebidanan, kehamilan, persalinan, bbl, nifas, neonatus, kb
Cover KTI
tidak tersedia
2015

STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL PADA NY “N” DI BPM DWI ASTUTIK PETUNG SEWU KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: MELYNDA MAULUDIYA
NIM: 1202100092
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (I) Jenny J.S. Sondakh, M. Clin. Mid, Pembimbing (II) Tarsikah, S. SiT., M. Keb
Subjek: Asuhan Kebidanan, Perinatal, Continuity Of Care
Lihat Abstraksi
Mauludiya, Melynda. 2015. Asuhan Kebidanan Perinatal Pada Ny. “N” di BPM Dwi Astutik Petung Sewu Kabupaten Malang. Laporan Tugas Akhir Deskriptif Studi Kasus, Program Studi DIII Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (I) Jenny J.S. Sondakh, M. Clin. Mid, Pembimbing (II) Tarsikah, S. SiT., M. Keb Kata Kunci: Asuhan Kebidanan, Perinatal, Continuity Of Care Masalah kesehatan Ibu dan Anak (KIA) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Hal ini dikarenakan masih tingginya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Indonesia. AKI pada tahun 2007 sebanyak 228 per 100.000 kelahiran hidup dan pada tahun 2012 AKI tercatat mengalami kenaikan yang signifikan yaitu sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup. Dan untuk AKB tahun 2007 pencapaian sebesar 34 per 1000 kelahiran hidup sedangkan pada tahun 2012 mencapai 32 per 1000 kelahiran hidup. Dalam hal ini upaya untuk mengatasi terjadnya peningkatan AKI dan AKB dengan cara yaitu melaksanakan asuhan secara berkelanjutan atau continuity of care. Tujuannya untuk memberikan asuhan kebidanan secara continuity of care pada ibu hamil, bersalin, nifas, Neonatus, dan KB dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan.Desain penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan kasus tunggal secara holistic. Studi kasus ini menggambarkan keadaan ibu mulai dari hamil, melahirkan, neonatus, nifas hingga keluarga berencana. Hasil asuhan kebidanan yang di berikan mulai dari trimester III, persalinan, nifas, neonatus dan KB didapatkan bahwa ibu mengalami serangkaian perinatal mulai dari hamil sampai dengan KB dengan keadaan normal, namun disertai masalah fisiologi yang dapat terjadi pada masa perinatal. Sehingga dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa studi kasus ini adalah asuhan kebidanan continuity of care yaitu pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang secara terus-menerus antara seorang wanita dan bidan. Asuhan yang berkelanjutan berkaitan dengan kualitas pelayanan dari waktu ke waktu. Secara tradisional, perawatan yang berkesinambungan idealnya membutuhkan hubungan terus-menerus antara pasien dengan tenaga kesehatan. Dalam hal ini dapat mengurangi terjadi tingginya AKI dan AKB.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL PADA NY “N” DI BPM DWI ASTUTIK PETUNG SEWU KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: MELYNDA MAULUDIYA
NIM: 1202100092
Program Studi: Polkesma Kebidanan
Dosen Pembimbing: Jenny J.S. Sondakh, M. Clin. Mid, Tarsikah, S. SiT., M. Keb
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Mauludiya, Melynda. 2015. Asuhan Kebidanan Perinatal Pada Ny. “N” di BPM Dwi Astutik Petung Sewu Kabupaten Malang. Laporan Tugas Akhir Deskriptif Studi Kasus, Program Studi DIII Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (I) Jenny J.S. Sondakh, M. Clin. Mid, Pembimbing (II) Tarsikah, S. SiT., M. Keb Kata Kunci: Asuhan Kebidanan, Perinatal, Continuity Of Care Masalah kesehatan Ibu dan Anak (KIA) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Hal ini dikarenakan masih tingginya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Indonesia. AKI pada tahun 2007 sebanyak 228 per 100.000 kelahiran hidup dan pada tahun 2012 AKI tercatat mengalami kenaikan yang signifikan yaitu sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup. Dan untuk AKB tahun 2007 pencapaian sebesar 34 per 1000 kelahiran hidup sedangkan pada tahun 2012 mencapai 32 per 1000 kelahiran hidup. Dalam hal ini upaya untuk mengatasi terjadnya peningkatan AKI dan AKB dengan cara yaitu melaksanakan asuhan secara berkelanjutan atau continuity of care. Tujuannya untuk memberikan asuhan kebidanan secara continuity of care pada ibu hamil, bersalin, nifas, Neonatus, dan KB dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan.Desain penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan kasus tunggal secara holistic. Studi kasus ini menggambarkan keadaan ibu mulai dari hamil, melahirkan, neonatus, nifas hingga keluarga berencana. Hasil asuhan kebidanan yang di berikan mulai dari trimester III, persalinan, nifas, neonatus dan KB didapatkan bahwa ibu mengalami serangkaian perinatal mulai dari hamil sampai dengan KB dengan keadaan normal, namun disertai masalah fisiologi yang dapat terjadi pada masa perinatal. Sehingga dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa studi kasus ini adalah asuhan kebidanan continuity of care yaitu pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang secara terus-menerus antara seorang wanita dan bidan. Asuhan yang berkelanjutan berkaitan dengan kualitas pelayanan dari waktu ke waktu. Secara tradisional, perawatan yang berkesinambungan idealnya membutuhkan hubungan terus-menerus antara pasien dengan tenaga kesehatan. Dalam hal ini dapat mengurangi terjadi tingginya AKI dan AKB.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

Studi Kasus Asuhan Kebidanan Perinatal Pada Ny. H di BPM Siti Rugayah Pakisjajar

Lihat Detail Karya
Penulis: Candra Nur Fitria
NIM: 1202100077
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Pembimbing (I) Jupriyono, S.Kp.M.Kes, Pembimbing (II) Heny Astutik, S.Kep.Ners, M.Kes
Subjek: Hamil, Bersalin, Nifas, Neonatus, Keluarga Berencana
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Fitria, Candra Nur. 2015. Studi Kasus Asuhan Kebidanan Perinatal Pada Ny. H di BPM Siti Rugayah Pakisjajar. Laporan Tugas Akhir Deskriptif Studi Kasus, Program Studi DIII Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (I) Jupriyono, S.Kp.M.Kes, Pembimbing (II) Heny Astutik, S.Kep.Ners, M.Kes Kata Kunci : Hamil, Bersalin, Nifas, Neonatus, Keluarga Berencana Tingginya AKI dan AKB di Indonesia menuntut bidan dalam mengoptimalkan perannya sebagai pelaksana untuk melakukan asuhan kebidanan secara berkesinambungan “continuity of care”. Asuhan ini dilakukan untuk mengikuti semua perkembangan ibu dan bayi sehingga dapat dipantau secara terus-menerus serta dapat melakukan deteksi dini jika ada kelainan sehingga diharapkan tidak terjadi kematian ibu maupun bayi. Tujuan asuhan kebidanan ini adalah menerapkan asuhan kebidanan secara continuity of care pada ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan KB dengan pendekatan manajemen kebidanan varney. Desain penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata tertulis atau lisan dan perilaku yang diamati untuk mendapatkan data yang mengandung makna. Asuhan dimulai dari kehamilan sampai ibu menggunakan alat kontrasepsi, selama asuhan Ny.H keadaan ibu dan bayi sehat namun ditemukan masalah fisiologis pada kehamilan, persalinan, nifas dan dilakukan intervensi sesuai kebutuhan sehingga masalah dapat teratasi, pada masa neonatus dan masa interval KB tidak ditemukan masalah maupun komplikasi. Saran yang dapat penulis berikan adalah disaranakan ibu melakukan kunjungan hamil, nifas secara rutin, memperhatikan nutrisi dan melakukan senam hamil serta senam nifas. Saran bagi tenaga kesehatan diharapkan dapat melakukan upaya promotif dan preventif seperti mengadakan penyuluhan, KIE personal dan memberikan leaflet mengenai masalah yang terjadi pada kehamilan sampai KB.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL PADA NY C DI BPM KARTINI KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: KHUROTUL AINI NOVITASARI
NIM: 1202100060
Program Studi: Polkesma Kebidanan
Dosen Pembimbing: Herawati Mansur, SST.,S.Psi.,M.Pd. Jupriyono, S.Kp.,M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Novitasari, Khurotul Aini.2015. Studi Kasus Asuhan Kebidanan Perinatal pada Ny. C Di BPM Kartini, Kabupaten Malang. Laporan Tugas Akhir. Poltekkes Kemenkes Malang. Jurusan Kebidanan. Program Studi D III Kebidanan Malang. Pembimbing utama: Herawati Mansur, SST.,S.Psi.,M.Pd. Pembimbing Pendamping: Jupriyono, S.Kp.,M.Kes. Berdasarkan SDKI pada tahun 2012, Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup dan Angka Kematian Bayi (AKB) sebesar 32 per 1.000 kelahiran hidup. Sehingga diperlukan pemberian asuhan kebidanan berkelanjutan dimulai sejak masa hamil, bersalin, bayi baru lahir, nifas, neonatus hingga klien memutuskan untuk ber KB. Tujuan dari studi kasus ini adalah mampu memberikan asuhan pelayanan kebidanan secara berkelanjutan sesuai standar pelayanan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan secara holistik dan berkelanjutan. Desain penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek studi kasus ini adalah Ny C dengan usia kehamilan 38-39 minggu dengan SPR = 6. Pelaksanaan studi kasus ini dilakukan kunjungan sebanyak 12 kali terdiri dari asuhan kehamilan 3 kali kunjungan, persalinan dan bayi baru lahir 1 kali kunjungan, nifas 3 kali kunjungan, neonatus 3 kali kunjungan dan KB 2 kali kunjungan. Pengumpulan data asuhan kebidanan dilakukan dengan cara wawancara, observasi, pengukuran, dokumentasi. Instrumen dalam penelitian studi kasus ini meliputi format pengkajian dan lembar observasi. Hasil pengolahan data ditulis menggunakan manajemen kebidanan. Hasil pengkajian studi kasus didapatkan data Ny C usia 29 tahun GIIIP1001Ab100 UK 38-39 minggu dengan kehamilan normal. Proses persalinan berlangsung pada usia kehamilan 40-41 minggu dan berjalan normal. Bayi lahir normal dengan berat 3500 gram. Proses masa nifas berjalan normal. Ny C masih menggunakan KB MAL setelah 6 bulan baru menggunakan KB suntik 3 bulan. Dapat disimpulkan bahwa continuity of care sangat penting dilakukan untuk memastikan kondisi ibu dan bayi dalam keadaan baik, mendeteksi terjadinya komplikasi pada ibu dan bayi, meningkatkan kualitas kesehatan serta mengurangi AKI dan AKB. Dari studi kasus yang di atas, diharapkan menjadi acuan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Kata kunci: Asuhan Kebidanan, Kehamilan, Persalinan, Bayi Baru Lahir, Nifas, Neonatus, Kb
Cover KTI
tidak tersedia
2015

STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL PADA NY E DI BPM BIBIT KECAMATAN SUKUN KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SHINDY AYU WIDYASWARA
NIM: 1202100091
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Hupitoyo,S.Kp.,M.Kes, Pembimbing (Pendamping) Ika Yudianti, S.ST, M.Keb
Subjek: AKI, AKB, Continuity of care, ibu dan bayi
Lihat Abstraksi
Shindy Ayu Widyaswara,2015,Studi Kasus Asuhan Kebidanan Perinatal Pada Ny E di BPM Bu Bibit Kecamatan Sukun Kota Malang, Program Studi DIII Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan Malang, Pembimbing (Utama) Hupitoyo,S.Kp.,M.Kes, Pembimbing (Pendamping) Ika Yudianti, S.ST, M.Keb Indonesia memiliki AKI dan AKB yang masih tergolong tinggi dibandingkan negara lain dikawasan ASEAN seperti Malaysia dan Thailand. Salah satu upaya dalam menurunkan AKI dan AKB yaitu melaksanakan asuhan kebidanan secara continuity of care/asuhan secara berkelanjutan. Tujuan penelitian pada studi kasus ini adalah memberikan asuhan kebidanan secara continuity of care kepada ibu pada masa kehamilan, masa persalinan, masa nifas sampai dengan masa interval yaitu KB dan neonatus dengan menggunakan manajemen kebidanan. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subyek penelitian ini adalah satu ibu hamil yaitu Ny E. Metode Pengumpulan data yang digunakan yaitu studi dokumentasi, wawancara dan observasi. Kesimpulan dari penelitian studi kasus ini adalah ibu kooperatif dengan asuhan yang diberikan sehingga ibu dan bayi dalam kondisi sehat. Rekomendasi penelitian studi kasus ini adalah ibu diharapkan untuk tetap menerapkan asuhan yang telah diberikan terutama pada masa nifas,masa interval yaitu KB dan neonatus sehingga ibu dapat mendeteksi secara dini terjadinya komplikasi dan segera memeriksakan dirinya jika mengalami keluhan – keluhan ke pelayanan kesehatan terdekat. Kata Kunci : AKI, AKB, Continuity of care, ibu dan bayi
Cover KTI
tidak tersedia
2015

STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL PADA NY K DI BPM YULIDA TI’ANI DESA LANGLANG KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DHIKA NOVITA SARI
NIM: 1202100078
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I : Heny Astutik, S.Kep.Ners, M.Kes. Pembimbing II : Jupriyono, S.Kp. M.Kes.
Subjek: Asuhan Kebidanan, perinatal, Continuity Of Care
Lihat Abstraksi
Novita Sari,Dhika.2015. Studi Kasus “Asuhan Kebidanan Perinatal pada Ny K di BPM Yulida Ti’ani di Desa Langlang Kecamatan Singosari Kabupaten Malang”. Program Studi D III Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang. Pembimbing I : Heny Astutik, S.Kep.Ners, M.Kes. Pembimbing II : Jupriyono, S.Kp. M.Kes. Masalah Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Hal ini dikarenakan masih tingginya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) yang ada di Indonesia. Peningkatan angka kematian ibu yang terjadi saat ini yaitu sekitar 359 per 100.000 kelahiran hidup. Angka ini lebih besar jika dibandingkan dengan pencapaian pada tahun 2007 yaitu sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup. Salah satu upaya untuk mencegah dan mengatasi terjadinya peningkatan AKI dan AKB adalah memberikan asuhan kebidanan perinatal secara continuity of care. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan asuhan kebidanan secara continuity of care pada ibu hamil, bersalin, BBL, nifas, neonatus dan KB dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan varney serta pendokumentasian menggunakan manajemen kebidanan SOAP. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan bentuk studi kasus. Jenis penelitian ini adalah prospektif dengan metode observasional. Hasil asuhan kebidanan yang diberikan pada subyek penelitian mulai dari ibu hamil trimester III, bersalin, nifas sampai dengan KB didapatkan bahwa ibu mengalami serangkaian masa perinatal mulai dari kehamilan, bersalin, nifas dan KB secara fisiologis, namun disertai beberapa masalah-masalah fisiologis yang dapat terjadi selama masa perinatal. Setelah diberikan asuhan kebidanan secara continuity of care selama 61 hari pada subyek penelitian didapatkan bahwa masalah-masalah yang terjadi dapat teratasi. Kesimpulan pada studi kasus ini adalah asuhan kebidanan secara continuity of care merupakan asuhan secara berkelanjutan yang mana asuhan ini dapat mencegah dan mengurangi terjadinya peningkatan AKI dan AKB, hal ini dikarenakan asuhan kebidanan secara continuity of care dapat memberikan pemantauan guna untuk mencegah terjadinya suatu komplikasi dan kegawatdaruratan. Kata kunci : Asuhan Kebidanan, perinatal, Continuity Of Care
Cover KTI
tidak tersedia
2015

STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL PADA NY L DI BPM LILIK AGUSTINA, A.Md.Keb KECAMATAN LAWANG, KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: JULIA WIDINATA
NIM: 1202100011
Program Studi: Polkesma Kebidanan
Dosen Pembimbing: (1) Ardi Panggayuh, S.Kp., M.Kes , (2) Ika Yudianti, SST., M.Keb.
Lihat Abstraksi
ABSTRAKS Widianata, Julia. 2015, Asuhan Kebidanan Perinatal padaNy. L di BPM Lilik Agustina, A.Md.Keb Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Program Studi DIII Kebidanan Malang Poltekkes Kemenkes Malang, pembimbing (1) Ardi Panggayuh, S.Kp., M.Kes , pembimbing (2) Ika Yudianti, SST., M.Keb. Asuhan kebidanan secara berkesinambungan (continuity of care) merupakan asuhan yang diberikan oleh bidan mulai dari masa hamil, bersalin dan melahirkan, masa nifas dan neonatus serta KB. Konsep continuity of care sangat penting untuk mendeteksi dini adanya komplikasi, sehingga pencegahan atau penanganan dini dapat segera diberikan. Deteksi dini komplikasi ini dapat berperan penting dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Asuhan kebidanan continuity of care ini dapat berjalan lebih maksimal bila didukung dengan konsep parthnership, baik sesama bidan maupun petugas kesehatan lain. Karena dalam melakukan asuhan continuity of care, ada beberapa hal yang menjadikan kendala dalam melakukan asuhan kebidanan. Tujuan umum dari penyusunan Laporan Tugas Akhir ini adalah untuk memberikan asuhan kebidanan secara continuity of care. Sedangkan tujuan khususnya yakni melakukan pengkajian, menyusun diagnosis dan masalah, merencanakan asuhan kebidanan secara kontinyu, melaksanakan rencana asuhan, melakukan evaluasi dan mendokumentasikan asuhan kebidanan. Jenis penelitian yang digunakan yakni deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yakni berusaha menggambarkan kehdupan dan tindakan manusia. Subjek penelitian yakni ibu hamil dengan usia kehamilan 36-37 minggu yang mengalami peristiwa hamil, melahirkan, nifas dan KB, disertai bayi yang dilahirkannya. Kriteria subjek yang lain yakni kehamilan fisiologis, usia 20-35 tahun dan bersedia menjadi responden. Peneliti menggunakan metode wawancara, observasi dan studi dokumentasi untuk pengambilan data. Selama dilakukan asuhan kebidanan, subjek tidak mengalami komplikasi, hanya penyulit pada persalinan yang tidak berlanjut hingga masa nifas. Bayi yang dilahirkan dalam keadaan sehat hingga asuhan neonatus ketiga. Diharapkan asuhan kebidanan continuity of care dapat selalu diterapkan dan masyarakat pun dapat kooperatif serta berperan aktif pada saat pemberian asuhan. Kata kunci : asuhan kebidanan, perinatal, asuhan kebidanan kehamilan, persalinan, nifas, neonatus dan KB.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan