Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4541–4550 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2015

PENGETAHUAN ORANG TUA DALAM MEMILIH ALAT PERMAINAN YANG AMAN UNTUK TOODLER (1-3 TAHUN) DI TAMAN POSYANDU RW.05 KELURAHAN TUNJUNGSEKAR KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: CHRISTIEN AYU PUTRI SETYOWATI
NIM: 1201100090
Program Studi: Polkesma Keperawatan
Dosen Pembimbing: Rossyana Septyasih, S.Kp.M.Pd, Widya Warastuti, S.Kep.M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Pengetahuan Orang Tua dalam Memilih Alat Permainan yang Aman untuk Toodler (1-3 Tahun) di Taman Posyandu RW.05 Kelurahan Tunjungsekar Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Christien Ayu Putri Setyowati (2015). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif survey, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Rossyana Septyasih, S.Kp.M.Pd, Pembimbing (Pendamping) Widya Warastuti, S.Kep.M.Kes. Kata Kunci: Pengetahuan, Alat Permainan yang Aman, Toodler (1-3 Tahun). Alat permainan mempunyai fungsi dalam membantu proses tumbuh kembang pada anak khususnya pada masa toodler (1-3 tahun). Beberapa alat permainan dapat menimbulkan cedera pada anak saat bermain, karena itu dibutuhkan pengetahuan orang tua saat memilih alat permainan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengetahuan orang tua dalam memilih alat dan jenis permainan yang aman serta fungsi bermain pada toodler (1-3 tahun). Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif survey dengan alat ukur pengumpulan data angket yang bersifat pertanyaan tertutup. Subyek penelitian ada 35 responden yang mempunyai anak toodler (1-3 tahun). Hasil dari penelitian mengenai pengetahuan orang tua dalam memilih alat yang aman untuk toodler (1-3 tahun) adalah sebagian besar pengetahuan orang tua baik sebanyak 24 orang (69%), pengetahuan orang tua tentang memilih alat dan jenis permainan yang aman sesuai dengan toodler (1-3 tahun) adalah sebagian besar baik sebanyak 28 orang (80%) dan pengetahuan orang tua mengenai fungsi bermain adalah sebagian besar baik sebanyak 24 orang (69%). Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya diharapkan peneliti sampai pengetahuan tingkat aplikasi tentang memilih alat permainan yang aman saat bermain di dalam dan di luar rumah.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

PENILAIAN MUTU FISIK DAN MUTU KIMIA MINYAK SEBAGAI MEDIA PENGGORENGAN LAUK HEWANI (BANDENG GORENG) DAN LAUK NABATI (TAHU GORENG) PADA PENYELENGGARAAN MAKANAN DI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI KABUPATEN BLITAR

Lihat Detail Karya
Penulis: MARIYATUL FITRIYAH
NIM: 1203000051
Program Studi: Polkesma Gizi
Dosen Pembimbing: Maryam Razak STP, MSi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Mariyatul Fitriyah, 2015. Penilaian Mutu Fisik Dan Mutu Kimia Minyak Sebagai Media Penggorengan Lauk Hewani (Bandeng Gorenga) dan Lauk Nabati (Tahu Goreng) pada Penyelenggaraan Makanan di Rsud Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar. Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Maryam Razak STP, MSi. Minyak goreng merupakan salah satu bahan makanan pokok yang dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Minyak memiliki titik didih yang tinggi, sehingga minyak biasanya digunakan untuk menggoreng makanan di mana bahan makanan yang digoreng akan kehilangan sebagian besar air yang dikandungnya atau menjadi kering. Ketika bahan makanan digoreng menggunakan minyak panas maka akan banyak reaksi kompleks terjadi di dalam minyak dan pada saat itu minyak mengalami kerusakan. Minyak yang digunakan berkali-kali hingga rusak dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis mutu fisik (titik didih dan titik asap) dan mutu kimia (bilangan peroksida, bilangan asam dan kadar asam lemak bebas) minyak yang digunakan sebagai media penggorengan lauk hewani dan lauk nabati pada penyelenggaraan makanan di RSUD Ngudi Waluyo Kabupaten Blitar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental untuk melihat mutu fisik dan mutu kimia minyak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak media penggorengan lauk hewani bandeng goreng mengalami penurunan titik didih dan titik asap setelah proses penggorengan. Sedangkan minyak media penggorengan lauk nabati tahu goreng menunjukkan titik didih dan titik asap yang lebih rendah saat sebelum penggorengan. Mutu kimia minyak media penggorengan mengalami penurunan setelah proses penggorengan dilihat dari kenaikan bilangan peroksida, bilangan asam dan kadar asam lemak bebasnya yang meningkat. Diperlukan adanya SOP tentang batas frekuensi penggorengan, cara penyimpanan dan cara mencegah oksidasi minyak di berbagai instansi penyelenggaraan makanan. Kata kunci : Mutu minyak, Sebelum Penggorengan, Setelah Penggorengan.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

PERAN ORANG TUA DALAM PENERAPAN TOILET LEARNING PADA ANAK TODDLER DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINGOSARI KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: EVI RAHMAH ISTIQOMAH
NIM: 1201100045
Program Studi: D3 KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Wahyuningsri, S.Pd., M.Kes.
Subjek: Peran Orang Tua, Toilet Learning, Anak Toddler
Cover KTI
tidak tersedia
2015

PERAN ORANG TUA DALAM PENERAPAN TOILET LEARNING PADA ANAK TODDLER DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINGOSARI KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: EVI RAHMAH ISTIQOMAH
NIM: 1201100045
Program Studi: Polkesma Keperawatan
Dosen Pembimbing: Wahyuningsri, S.Pd, M.Kes, Widya Warastuti S.Kep, M.Kes
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Istiqomah, Evi Rahmah (2015). Peran Orang Tua Dalam Penerapan Toilet Learning Pada Anak Toddler Di Wilayah Kerja Puskesmas Singosari Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survey, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Pertama) Wahyuningsri, S.Pd, M.Kes, Pembimbing (kedua) Widya Warastuti S.Kep, M.Kes Pembelajaran toilet learning pada anak toddler oleh orang tua adalah hal yang penting, karena toilet learning merupakan salah satu tugas perkembangan anak toddler. Anak dapat mengalami kegagalan untuk melakukan toilet learning secara mandiri dengan benar jika tidak mendapat pendidikan atau pendampingan dari orang tua. Untuk mencegah kegagalan dalam toilet learning, maka peran orang tua sangat dibutuhkan secara formal maupun informal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui peran orang tua dalam penerapan toilet learning pada anak toddler di wilayah kerja Puskesmas Singosari kabupaten Malang. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif survey dengan 30 orang sebagai responden. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2015 bertempat di posyandu Kemuning XI Singosari. Pengambilan data ini dilakukan dengan cara pembagian angket pada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam penerapan toilet learning pada anak toddler di wilayah kerja Puskesmas Singosari dikategorikan peran orang tua baik dan peran orang tua cukup baik masing-masing 43%. Hasil penelitian mengenai peran formal orang tua dalam penerapan toilet learning pada anak toddler di wilayah kerja puskesmas singosari dikategorikan cukup baik yaitu 47%, sedangkan hasil penelitian peran orang tua informal dikategorikan baik yaitu 77%. Rekomendasi pada penelitian ini adalah memberikan pengetahuan kepada orang tua tentang pentingnya peran orang tua dalam penerapan toilet learning pada anak toddler. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya adalah mengembangkan penelitian peran orang tua dalam penerapan toilet learning pada anak usia toddler dengan mengobservasi langsung untuk penerapan toilet learning yang dilakukan orang tua, atau menghubungkan peran orang tua dalam penerapan toilet learning dengan faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya. Kata Kunci : Peran Orang Tua, Toilet Learning, Anak Toddler
Cover KTI
tidak tersedia
2015

Peran Orang Tua Dalam Penerapan Toilet Learning Pada Anak Toddler Di Wilayah Kerja Puskesmas Singosari Kabupaten Malang

Lihat Detail Karya
Penulis: Evi Rahmah Istiqomah
NIM: 1201100045
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Pertama) Wahyuningsri, S.Pd, M.Kes, Pembimbing (kedua) Widya Warastuti S.Kep, M.Kes
Subjek: Peran Orang Tua, Toilet Learning, Anak Toddler
Lihat Abstraksi
Istiqomah, Evi Rahmah (2015). Peran Orang Tua Dalam Penerapan Toilet Learning Pada Anak Toddler Di Wilayah Kerja Puskesmas Singosari Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survey, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Pertama) Wahyuningsri, S.Pd, M.Kes, Pembimbing (kedua) Widya Warastuti S.Kep, M.Kes Pembelajaran toilet learning pada anak toddler oleh orang tua adalah hal yang penting, karena toilet learning merupakan salah satu tugas perkembangan anak toddler. Anak dapat mengalami kegagalan untuk melakukan toilet learning secara mandiri dengan benar jika tidak mendapat pendidikan atau pendampingan dari orang tua. Untuk mencegah kegagalan dalam toilet learning, maka peran orang tua sangat dibutuhkan secara formal maupun informal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui peran orang tua dalam penerapan toilet learning pada anak toddler di wilayah kerja Puskesmas Singosari kabupaten Malang. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif survey dengan 30 orang sebagai responden. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2015 bertempat di posyandu Kemuning XI Singosari. Pengambilan data ini dilakukan dengan cara pembagian angket pada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam penerapan toilet learning pada anak toddler di wilayah kerja Puskesmas Singosari dikategorikan peran orang tua baik dan peran orang tua cukup baik masing-masing 43%. Hasil penelitian mengenai peran formal orang tua dalam penerapan toilet learning pada anak toddler di wilayah kerja puskesmas singosari dikategorikan cukup baik yaitu 47%, sedangkan hasil penelitian peran orang tua informal dikategorikan baik yaitu 77%. Rekomendasi pada penelitian ini adalah memberikan pengetahuan kepada orang tua tentang pentingnya peran orang tua dalam penerapan toilet learning pada anak toddler. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya adalah mengembangkan penelitian peran orang tua dalam penerapan toilet learning pada anak usia toddler dengan mengobservasi langsung untuk penerapan toilet learning yang dilakukan orang tua, atau menghubungkan peran orang tua dalam penerapan toilet learning dengan faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya. Kata Kunci : Peran Orang Tua, Toilet Learning, Anak Toddler
Cover KTI
tidak tersedia
2015

PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM UPAYA MITIGASI BENCANA BANJIR DI RW 06 KELURAHAN ORO-ORO DOWO KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NOVYA ZHIAN AULIA PUTRI
NIM: 1201100114
Program Studi: D3 KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dyah Widodo, S.Kp., M.Kes.
Subjek: Peran serta masyarakat, Upaya mitigasi bencana banjir
Cover KTI
tidak tersedia
2015

PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM UPAYA MITIGASI BENCANA BANJIR DI RW 06 KELURAHAN ORO-ORO DOWO KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NOVYA ZHIAN AULIA PUTRI
NIM: 1201100114
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Dyah Widodo,S.Kp,M.Kes Rony Yuliwar S.Kep,Ns,M.Ked.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Peran Serta Masyarakat dalam Upaya Mitigasi Bencana Banjir di RW 06 Kelurahan Oro-oro Dowo Kota Malang. Novya Zhian Aulia Putri (2015). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif dengan Desain Penelitian Deskriptif Survei, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (utama), Dyah Widodo,S.Kp,M.Kes Pembimbing (Pendamping) Rony Yuliwar S.Kep,Ns,M.Ked. Kata kunci : Peran serta masyarakat, Upaya mitigasi bencana banjir Penyebab banjir di wilayah Kota Malang yaitu masalah nonteknis kawasan dan kebiasaan masyarakat setempat. Sehingga diperlukanlah upaya-upaya yang dapat mengurangi resiko terjadinya banjir, terutama pada daerah-daerah rawan banjir dan daerah bantaran sungai. Upaya-upaya yang dilakukan tidak sebatas dari peran pemerintah saja tetapi diperlukan pula peran serta masyarakat. Upaya-upaya pada tahap pra bencana erat kaitannya dengan istilah mitigasi bencana. Mitigasi bencana mencakup perencanaan dan pelaksanaan tindakan-tindakan untuk mengurangi resiko-resiko dampak bencana sebelum bencana itu terjadi, termasuk pengurangan resiko jangka panjang. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi peran serta masyarakat dalam upaya mitigasi bencana banjir di RW 06 Kelurahan Oro-oro Dowo Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif survei. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 59 responden. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 9-15 Juni 2015 di wilayah RW 06 Kelurahan Oro-oro Dowo Kota Malang. Hasil penelitian ini diperoleh 81% (48 responden) dikategorikan kurang, dan 19% (11 responden) dikategorikan cukup dalam upaya mitigasi bencana banjir. Sehingga peran serta masyarakat di RW 06 Keluharan oro-oro dowo masih tergolong kurang. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya, peneliti dapat menggunakan factor-faktor yang berbeda yaitu pengaruh pengetahuan terhadap peran serta masyarakat dalam upaya mitigasi bencana banjir.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

PERENCANAAN MENU, KUALITAS MAKANAN, DAN STANDAR PORSI PADA PENYELENGGARAAN MAKANAN DI PONDOK PESANTREN AN NAHDLIYAH KARANGPLOSO MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ANGGI WIJI LESTARI
NIM: 1203000032
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Bachyar Bakri
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Lestari, Anggi Wiji. 2015. Perencanaan Menu, Kualitas Makanan, dan Standar Porsi Pada Penyelenggaraan Makanan di Pondok Pesantren An Nahdliyah Karangploso Malang. (Di bawah bimbingan Bachyar Bakri). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penanganan sistem penyelenggaraan makanan oleh pihak pengolah di Pondok Pesantren An Nahdliyah Karangploso yang pernah diteliti sebelumnya, yaitu dari segi ketenagaan, fasilitas, dan sistem pengolahannya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan menu, kualitas makanan, dan standar porsi di Pondok Pesantren An Nahdliyah Karangploso Kabupaten. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasi deskriptif dengan desain penelitiannya adalah cross sectional study dan penelitian dilakukan selama 7 hari yaitu 23 Februari sampai 1 Maret 2015 di Pondok Pesantren An Nahdliyah Karangploso Malang. Populasi penelitian ini adalah 14 menu yang disajikan pada penyelenggaraan makanan di Pondok Pesantren AnNahdliyah Karangploso Kabupaten Malang selama 7 hari. Metode pengumpulan data adalah dengan wawancara dan observasi. Data tentang gambaran umum dan perencanaan menu diperoleh dengan cara wawancara. Sedangkan data tentang kualitas makanan dan standar porsi diperoleh dengan cara observasi. Data yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis. Data gambaran umum disajikan dalam bentuk narasi. Data perencanaan menu, kualitas makanan, dan standar porsi diolah dan dianalisis secara deskriptif kemudian diklasifikasikan. Hasil observasi menunjukkan bahwa mutu sistem penyelenggaraan makanan di Pondok Pesantren An Nahdliyah Karangploso ditinjau dari segi perencanaan menu masuk dalam kategori cukup (67%), kualitas makanan masuk dalam kategori cukup (64%), dan standar porsi makanan tidak ada yang sesuai. Dari hasil penelitian dapat disarankan kepada pengelola penyelenggaraan makanan di Pondok Pesantren An Nahdliyah Karangploso untuk memperhatikan sistem penyelenggaraan makanan baik dari segi perencanaan menu, kualitas makanan, dan standar porsi sesuai dengan ketentuan dan standar. Kata kunci : Analisis perencanaan menu, kualitas makanan, dan standar porsi
Cover KTI
tidak tersedia
2015

PERILAKU CUCI TANGAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SDN PERCOBAAN 2 MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NUR HANIFAH
NIM: 1201100070
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Rossyana Septyasih, S.Kp, M.Pd, dan Erlina Suci Astuti, S.Kp, Ns, M.Kep.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Perilaku Cuci Tangan Pada Anak Usia Sekolah di SDN Percobaan 2 Malang. Nur Hanifah (2015) Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survei, Program Studi D III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: (1) Rossyana Septyasih, S.Kp, M.Pd, (2) Erlina Suci Astuti, S.Kp, Ns, M.Kep. Kata Kunci: Anak Usia Sekolah, Perilaku, Cuci Tangan Anak usia sekolah merupakan anak yang berumur 6-18 tahun yang memiliki masa pertumbuhan yang masih sangat cepat dan aktif belajar. Pada masa sekolah anak akan mengalami perubahan dalam berperilaku. Cuci tangan merupakan hal yang sangat berpengaruh pada kesehatan anak usia sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku cuci tangan yang meliputi pengetahuan dan tindakan cuci tangan pada saat sebelum dan sesudah makan/jajan, sesudah dari kamar mandi, dan setelah bermain pada anak usia sekolah di SDN Percobaan 2 Malang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif suvei dengan sampel sebanyak 32 responden. Penelitian ini dilakukan mulai tanggal 4 April 2015 menggunakan instrument berupa kuisioner dan lembar observasi. Hasil pengolahan data didapatkan bahwa perilaku cuci tangan pada anak usia sekolah baik meliputi, domain perilaku (pengetahuan) tentang cuci tangan (96%) baik, dan domain perilaku (tindakan) tentang cuci tangan (37%) baik, (37%) cukup baik. Diharapkan melalui hasil penelitian ini anak usia sekolah mampu meningkatkan motivasi dan menerapkan perilaku cuci tangan yang baik dengan bantuan guru serta teman sebaya.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI TATANAN RUMAH TANGGA RW 04 KELURAHAN POLEHAN KOTA MALANG (DESKRIPTIF SURVEY)

Lihat Detail Karya
Penulis: AISYAH NUR IZZATI
NIM: 1201100063
Program Studi: Polkesma Keperawatan
Dosen Pembimbing: Isnaeni DTN, SKM, M.Kes, Joko Wiyono, SKP, M.Kep Sp.Kom
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Tatanan Rumah Tangga RW 04 Kelurahan Polehan Kota Malang. Aisyah Nur Izzati (2015) Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survei, Program Studi Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: (1) Isnaeni DTN, SKM, M.Kes (2) Joko Wiyono, SKP, M.Kep Sp.Kom Kata Kunci : Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Rumah Tangga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat merupakan upaya untuk memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat dengan membuka jalur komunikasi, memberikan informasi dan melakukan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku guna membantu masyarakat mengenali dan mengatasi masalahnya sendiri sehingga masyarakat sadar, mau, dan mampu mempraktikkan PHBS melalui pendekatan pimpinan (Advokasi), bina suasana (Sosial Support), dan pemberdayaan masyarakat (Empowerment) (Depkes RI, 2009). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Tatanan Rumah Tangga RW 04 Kelurahan Polehan Kota Malang. Metode dari penelitian ini menggunakan survei dengan kunjungan ke rumah keluarga lalu melakukan wawancara terpimpin dan observasi, penyajian data dalam penelitian ini menggunakan tabel, diagram, dan narasi. Subyek dari penelitian ini adalah kepala keluarga/pasangan keluarga di RW 04 Kelurahan Polehan Kota Malang yang berjumlah 85 keluarga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Tatanan Rumah Tangga RW 04 Kelurahan Polehan Kota Malang baik. Bagi peneliti selanjutnya, dapat menindaklanjuti penelitian tentang gambaran pengetahuan masyarakat tentang bahaya merokok di dalam rumah.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan