Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4511–4520 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2015

KUALITAS MENU, KESESUAIAN BAHAN MAKANAN DAN STANDAR PORSI DIET DM TIPE 2 DI RUMAH SAKIT ANGKATAN LAUT Dr. RAMELAN SURABAYA

Lihat Detail Karya
Penulis: Indah Kurnia Wati
NIM: 1203000018
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Bachyar Bakri
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Indah Kurnia Wati (2015). Kualitas Menu, Kesesuaian Jenis Bahan Makanan, dan Standar Porsi Diet DM tipe 2 di Rumkital Dr. Ramelan Surabaya Karya tulis Ilmiah, Program DIII Gizi Malang. Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (Dibawah bimbingan : Bachyar Bakri). Sub Departemen Gizi Rumkital Dr. Ramelan Surabaya menyelenggarakan makanan secara swakelola bagi pasien rawat inap VIP, kelas 1, kelas 2, dan kelas 3. Komposisi makanan yang disajikan adalah makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur, dan buah. Rata-rata pasien yang dilayani setiap harinya adalah 309 pasien. siklus menu yang digunakan adalah siklus menu 10 hari dengan tambahan siklus 11 untuk tanggal 31 dengan frekuensi makan 3 kali sehari 2 kali snack. Jenis penelitian ini termasuk jenis penelitian observasional, untuk mengetahui mengetahui kualitas menu, kesesuaian jenis bahan makanan, dan standar porsi diet DM tipe 2, dengan desain penelitian study kasus yaitu melakukan pengamatan tanpa memberikan perlakuan. Sampel penelitian ini adalah menu diet DM di Rumkital Dr. Ramelan Surabaya yang berjumlah 30 menu Diet DM. Jenis data yang dikumpulkan meliputi kualitas menu (pola dan variasi menu), kesesuaian jenis bahan makanan ,dan standar porsi diet DM tipe 2. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan dan penimbangan. Data yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis secara deskriptif kemudian disajikan dalam bentuk tabel. Hasil analisis menunjukkan kualitas (pola dan variasi) menu diet DM tipe 2 di RS belum sesuai dengan pola menu seimbang dan variasi beradasarkan warna, rasa, tekstur dan cara pengolahan. Kesesuaian jenis bahan makanan dan standar porsi untuk diet DM tipe 2 juga masih belum sesuai dengan bahan makanan yang dianjurkan dan standar porsi untuk diet DM. Penelitian ini menunjukan bahwa 67% pola menu tidak sesuai dengan pola menu seimbang, 33% pola menu simbang, 33% menu tidak bervariasi, dan 47% bahan makanan diet DM tidak sesuai anjuran, serta standar porsi RS yang tidak sesuai dengan standar porsi diet DM menurut Sunita Almatsier, 2010. Disarankan kepada pihak Sub Departemen Gizi di Rumkital Dr. Ramelan Surabaya untuk memperbaiki proses pemorsian makanan pokok (nasi), supaya pelaksanaaannya dapat menghasilkan porsi yang sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan maka dibuat mangkok untuk pemorsian menjadi 3 (tiga) variasi (volume 50 g, 100 g, dan 200 g) serta dibedakan warna mangkok (contoh : merah, biru, dan hijau) dan standar diet yang diguanakan harus sesuai standar. Kata Kunci : Kualitas Menu, Kesesuaian Jenis Bahan Makanan, Standar Porsi
Cover KTI
tidak tersedia
2015

LAPORAN HASIL PENELITIAN (HIBAH BERSAING)

Lihat Detail Karya
Penulis: ENI SUBIASTUTIK, M.Sc ; SUGIJATI, M.Kes. ; NI MADE ARMAWATI, M.M.
Program Studi: POLTEKKES MALANG
Dosen Pembimbing: Eni Subiastutik, M.Si ; Sugijati, M.Kes ; Ni Made Armawati, MM
Lihat Abstraksi
Saat ini wanita menganggap persalinan sebagai komponen utama yang terdiri dari nyeri dan kerja keras.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

LAPORAN PENELITIAN POLTEKKES KEMENKES MALANG TAHUN 2015

Lihat Detail Karya
Penulis: Jenie Palupi, S.Kp. M.Kes. ; Ida Prijatni, M.Kes. ; Surachmindari, SST, M.Pd
Program Studi: POLTEKKES MALANG
Dosen Pembimbing: Jenie Palupi, S.Kp. M.Kes. ; Ida Prijatni, M.Kes ; Surachmindari, SST, M.Pd
Lihat Abstraksi
Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mempelajari pengauh paparan asap rokok kretek terhadap abnormalisasi Pituitary mencit (Mus musculus).
Cover KTI
tidak tersedia
2015

Laporan Penelitian Poltekkes Kemenkes Malang tahun 2015

Lihat Detail Karya
Penulis: Iga Karnasih
Dosen Pembimbing: IGA. Karnasih
Lihat Abstraksi
Preeklampsia
Cover KTI
tidak tersedia
2015

LAPORAN RISET PEMBINAAN TENAGA KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES MALANG TAHUN 2015

Lihat Detail Karya
Penulis: HURUN AIN, S.Kep, Ns, M.Kep ; Drs. Samsul Bari, SST, M.Si
Program Studi: POLTEKKES MALANG
Dosen Pembimbing: HURUN AIN, S.Kep, Ns, M.Kep ; Drs. Samsul Bari, SST, M.Si
Lihat Abstraksi
Membedong merupakan tradisi turun-temurun sejak berabad-abad lalu yang dilakukan masyarakat Indonesia khususnya di Pulau Jawa.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

LAPORAN RISET PEMBINAAN TENAGA KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES MALANG TAHUN 2015

Lihat Detail Karya
Penulis: HURUN AIN, S.Kep, Ns, M.Kep ; Drs. Samsul Bari, SST, M.Si
Program Studi: POLTEKKES MALANG
Dosen Pembimbing: HURUN AIN, S.Kep, Ns, M.Kep ; Drs. Samsul Bari, SST, M.Si
Lihat Abstraksi
Membedong merupakan tradisi turun-temurun sejak berabad-abad lalu yang dilakukan masyarakat Indonesia khususnya di Pulau Jawa.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

MOTIVASI LANSIA HIPERTENSI UNTUK BEROBAT RUTIN DI PUSKESMAS RAMPAL CELAKET MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: WINDA DWI LISJAYANTI
NIM: 1201100102
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Dr. Susi Milwati, SKP.MPd, dan Lenni Saragih,SKM,M.Kes
Subjek: Hipertensi
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Motivasi Lansia Hipertensi untuk Berobat Rutin di Puskesmas Rampal Celaket Malang. Winda Dwi Lisjayanti (2015) Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Keperawatan Malang, Politeknik Kesehatan Malang. Pembimbing Utama Dr. Susi Milwati, SKP.MPd, (Pendamping) Lenni Saragih,SKM,M.Kes Kata Kunci: Motivasi, Lansia, Hipertensi, Berobat Rutin Motivasi didefinisikan sebagai kondisi internal yang membangkitkan kita untuk bertindak, mendorong kita mencapai tujuan tertentu, dan membuat kita tetap tertarik dalam kegiatan tertentu. Lansia yang mengalami hipertensi membutuhkan motivasi tinggi dalam upaya pencegahan dan pengobatan secara rutin. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui motivasi lansia hipertensi untuk berobat rutin di Puskesmas Rampal Celaket Malang. Metode yang digunakan adalah deskriptif survey dengan sampel berjumlah 31 responden sesuai dengan kriteria inklusi. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kunjungan lansia hipertensi yang berobat rutin sebanyak 81%. Hal ini dipengaruhi oleh faktor pelayanan sebesar 75%, dan faktor keluarga 65%. Sedangkan motivasi lansia untuk berobat rutin dipengaruhi oleh faktor intrinsik sebesar 65%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kunjungan lansia hipertensi yang berobat rutin dipengaruhi oleh motivasi intrinsik dan ekstrinsik diantaranya adalah cara pikir lansia untuk mengolah suatu informasi tentang pengontrolan tekanan darah, usaha peningkatan atau perbaikan kondisi lansia, peran keluarga yang mendukung pengobatan hipertensi, dan lingkungan yang dekat dari pelayanan kesehatan. Rekomendasi peneliti untuk peneliti selanjutnya adalah tidak hanya melakukan penilaian secara subjektif tentang dukungan keluarga melalui kuesioner tetapi melakukan wawancara secara langsung kepada keluarga.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

MUTU ORGANOLEPTIK DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA MIX JUS BUAH NAGA MERAH (Hylocereus Polyrhizus) APEL (Malus domestica) DAN KIWI (Actinidia deliciosa)

Lihat Detail Karya
Penulis: KEMALA DEWI PURBASARI
NIM: 1203000020
Program Studi: Polkesma Gizi
Dosen Pembimbing: Dr. Nur Rahman, STP., MP.
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Kemala Dewi Purbasari. Mutu Organoleptik dan Aktivitas Antioksidan Pada Mix Jus Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Apel (Malus domestica) Dan Kiwi (Actinidia deliciosa). Program Studi Diploma III Malang. Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. 2015. Dr. Nur Rahman, STP., MP. Hasil Riskesdas 2013 menunjukkan beberapa prevalensi penyakit degeneratif di Indonesia. Penyakit jantung koroner berdasarkan wawancara menurut provinsi menunjukkan angka prevalensi sebesar 1,5% pada populasi umur lebih dari atau sama dengan 15 tahun. Sedangkan prevalensi penyakit stroke adalah 12,1 per seribu penduduk. Data ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang menyukai gaya hidup bermalas-malasan (sedentari), dengan aktifitas fisik yang kurang serta konsumsi sayur dan buah masyarakat Indonesia setiap harinya masih sangat rendah. Salah satu cara mengambil manfaat dari buah dan sayur adalah dengan mengolahnya menjadi jus (Lim dan Yip, 2004). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui daya terima dan aktivitas antioksidan pada mix jus buah naga merah (Hylocereus Polyrhizus) dengan penambahan apel fuji dan kiwi sebagai minuman pencegahan penyakit degenerative. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dan menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan mengkombinasikan mix jus buah naga merah, apel dan kiwi. Sehingga diperoleh 4 taraf perlakuan, yaitu Po (100% buah naga), P1 (60% buah naga, 20% apel, 20% kiwi), P2 (50% buah naga, 30% apel, 20% kiwi) dan P3 (50% buah naga, 20% apel, 30% apel). Penelitian ini menggunakan uji statistik One Way Anova dan uji hedonic scale pada skala 1-4 pada tingkat kepercayaan 0,05. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2015. Hasil analisis statistik OneWay Anova pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan bahwa proporsi mix jus buah naga memberikan pengaruh yang signifikan (p = 0.000) terhadap aktivitas antioksidan. P2 (Proporsi kedua) merupakan proporsi terbaik yang menghasilkan mutu organoleptik yang dapat diterima panelis. Kata kunci :Mutu Organoleptik, Aktivitas Antioksidan, Mix jus buah naga merah, Apel, Kiwi
Cover KTI
tidak tersedia
2015

MUTU ORGANOLEPTIK DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA PENGEMBANGAN PRODUK JUS CAMPURAN BIT APEL WORTEL (Beta vulgaris, Pyrus malus, Daucus carota)

Lihat Detail Karya
Penulis: ALIFIA RIZKI PURYANI
NIM: 1203000079
Program Studi: D3 GIZI
Dosen Pembimbing: Dr. Nur Rahman, STP., MP
Subjek: jus campuran bit apel wortel, mutu organoleptik, aktivitas antioksidan
Cover KTI
tidak tersedia
2015

MUTU ORGANOLEPTIK DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA PENGEMBANGAN PRODUK JUS CAMPURAN BIT APEL WORTEL (Beta vulgaris, Pyrus malus, Daucus carota)

Lihat Detail Karya
Penulis: ALIFIA RIZKI PURYANI
NIM: 1203000079
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Dr. Nur Rahman, STP., MP
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI ALIFIA RIZKI PURYANI, 2015. Mutu Organoleptik dan Aktivitas Antioksidan pada Pengembangan Produk Jus Campuran Bit Apel Wortel (Beta vulgaris, Pyrus malus, Daucus carota). Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Dibawah bimbingan Dr. Nur Rahman, STP., MP. Stress oksidatif merupakan kondisi terjadinya peningkatan radikal bebas dan berhubungan dengan perkembangan penyakit degeneratif seperti kanker, diabetes mellitus dan kardiovaskuler. Radikal bebas dapat diatasi oleh antioksidan. Salah satu pangan sumber antioksidan tinggi yaitu umbi bit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji apakah umbi bit jika dikombinasikan dengan bahan lain (apel dan wortel) yang diolah dalam bentuk minuman jus dapat menghasilkan minuman dengan antioksidan yang tinggi dan mutu organoleptik yang baik. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dan menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan mengkombinasikan persentase umbi bit, apel dan wortel. Sehingga diperoleh 4 taraf perlakuan, yaitu Po (100% umbi bit), P1 (70% umbi bit, 15% apel, 15% wortel), P2 (60% umbi bit, 20% apel, 20% wortel) dan P3 (50% umbi bit, 25% apel, 25% wortel). Penelitian ini menggunakan uji statistik One Way Anova dan uji hedonic scale pada skala 1-4 pada tingkat kepercayaan 0,05. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi umbi bit, apel dan wortel pada produk jus memberikan pengaruh yang signifikan terhadap aktivitas antioksidan, mutu organoleptik warna, aroma dan rasa. Namun proporsi umbi bit, apel dan wortel memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap mutu organoleptik konsistensi. Pada penilaian perlakuan terbaik, didapatkan pada taraf perlakuan P3 dengan proporsi bit : apel : wortel sebesar 50% : 25% : 25% dengan nilai total 0,74. Saran dalam penelitian ini adalah perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk memperbaiki cita rasa dan aktivitas antioksidan jus sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam mengatasi masalah penyakit degeneratif. Kata Kunci : jus campuran bit apel wortel, mutu organoleptik, aktivitas antioksidan
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan