Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4441–4450 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG DIET DIABETES DAN KESTABILAN KADAR GULA DARAHPADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI PUSKESMAS RAMPAL CELAKET KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NITA TRI SEPTIANA
NIM: 1201100017
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Rudi Hamarno, S.Kep., Ns., M.Kep, (Pendamping) Fiashriel Lundy, S.Kep., Ns., M.Kes
Subjek: Pengetahuan, Diet Diabetes, Kestabilan Kadar Gula Darah. ,keperawatan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Pengetahuan tentang Diet Diabetes dan Kestabilan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Rampal Celaket. Nita Tri Septiana (2015). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survey, Program Studi D-III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Rudi Hamarno, S.Kep., Ns., M.Kep, (Pendamping) Fiashriel Lundy, S.Kep., Ns., M.Kes. Kata Kunci: Pengetahuan, Diet Diabetes, Kestabilan Kadar Gula Darah. Pengetahuan tentang diet diabetes merupakan hasil tahu penderita DM tentang pengelolaan makanan sebagai salah satu dasar dalam pelaksanaan program diet untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran pengetahuan tentang diet diabetes dan kestabilan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Rampal Celaket. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif survey dengan 20 orang responden sesuai dengan kriteria inklusi. Penelitian ini dilaksanakan pada 16 Februari – 21 Maret 2015 yang bertempat di Wilayah Kerja Puskesmas Rampal Celaket. Pengambilan data penelitian dilakukan menggunakan lembar kuesioner dan lembar observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan tentang diet diabetes dalam kategori cukup baik (50%), kurang baik (30%) dan kategori baik (20%). Sedangkan kestabilan kadar gula darah dalam kategori tidak stabil (60%) dan kategori stabil (40%). Hasil tersebut mengindikasi bahwa pengetahuan tentang diet diabetes penting dimiliki oleh pasien DM agar kestabilan kadar gula darah tetap terkontrol dengan baik. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah melakukan peningkatan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan tentang diet diabetes sehingga pengendalian kadar gula darah tetap dalam kondisi stabil. Rekomendasi bagi peneliti selanjutnya adalah dapat menindaklanjuti penelitian dengan mengobservasi kadar gula darah puasa (GDP) dan HbA1C untuk mendapatkan hasil kestabilan gula darah yang lebih akurat.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA SEBELUM DAN SESUDAH MENDAPATKAN PENYULUHAN DI PUSKESMAS WAGIR

Lihat Detail Karya
Penulis: VERONICA RENY SILVI LESTANTI
NIM: 1201100103
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Tutik Herawati, S.Kp, MM. dan Sri Mudayatiningsih, S.Kp, M.Kes
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran pengetahuan tentang preeklampsia pada ibu hamil primigravida sebelum dan sesudah mendapatkan penyuluhan di puskesmas Wagir. Veronica Reny Silvi Lestanti (2015) Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survei, Program Studi D-III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (utama) Tutik Herawati, S.Kp, MM. Pembimbing (pendamping) Sri Mudayatiningsih, S.Kp, M.Kes Kata Kunci: Pengetahuan, Preeklampsia, Ibu hamil primigravida Preeklampsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang sering terjadi pada ibu hamil primigravida, sehingga ibu hamil primigravida harus memiliki pengetahuan tentang preeklampsia. Pengetahuan tentang preeklampsia dalam penelitian ini mencakup 3 ranah yaitu C1 (tahu), C2 (paham), dan C3 (penerapan). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang preeklampsia sebelum dan sesudah mendapatkan penyuluhan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 4 – 23 Mei 2015. Jenis penelitian adalah deskriptif survey dengan 30 responden. Pengambilan data menggunakan lembar kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan, pengetahuan responden sebelum penyuluhan pada tingkat C1(tahu) setengah dari responden (50%) berpengetahuan kurang, pada tingkat C2 (paham) sebagian besar (86,7%) berpengetahuan kurang dan pada tingkat C3 (penerapan) setengah dari responden (50%) berpengetahun cukup. Kemudian pengetahuan responden sesudah mendapatkan penyuluhan, pada tingkat C1 (tahu) seluruh responden (100%) berpengetahuan baik, pada tingkat C2 (paham) hampir setengah responden (40%) berpengetahuan baik, dan pada tingkat C3 (penerapan) sebagian besar (70%) berpengetahuan baik. Hasil penelitian sesudah dilakukan penyuluhan mengalami peningkatan lebih baik dibandingkan sebelum penyuluhan. Rekomendasi dari penelitian ini untuk responden supaya ibu hamil berinisiatif mencari informasi seputar preeklampsia untuk dijadikan tindakan preventif dalam mencegah terjadinya preeklampsia. Untuk puskesmas agar secara berkala memberikan penyuluhan tentang preeklampsia maupun komplikasi kehamilan yang lebih umum. Untuk peneliti selanjutnya supaya meneliti komplikasi kehamilan secara umum dan melakukan uji validitas dan reabilitas terlebih dahulu untuk pengambilan data.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PELAKSANAAN CUCI TANGAN PERAWAT DI RUANG ANYELIR RUMAH SAKIT ISLAM UNISMA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: NANDA KARTIKASARI
NIM: 1201100016
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Dr. Susi Milwati, S Kp., M. Pd., (Pendamping) Roni Yuliwar, S Kep. Ns., M. Ked.
Subjek: Cuci Tangan, Pengetahuan, Sikap, Pelaksanaan,keperawatan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Kartikasari, Nanda (2015). Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Pelaksanaan Cuci Tangan Perawat di Ruang Anyelir Rumah S akit Islam UNISMA Malang. Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survei, Program Studi D-III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Dr. Susi Milwati, S Kp., M. Pd., (Pendamping) Roni Yuliwar, S Kep. Ns., M. Ked. Cuci tangan perawat merupakan salah satu faktor pencegah Hospital Acquired Infection (HAIs). Tujuan penelitian adalah mengetahui Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Pelaksanaan Cuci Tangan Perawat di Rumah Sakit Islam UNISMA Malang. Desain penelitian adalah penelitian deskriptif survei dengan 8 orang responden sesuai kriteria inklusi dan ekslusi. Penelitian ini dilaksanakan pada 9—30 Maret 2015 di Ruang Anyelir Rumah Sakit Islam UNISMA Malang. Pengambilan data menggunakan observasi dan kuesioner. Hasil penelitian pengetahuan perawat kriteria baik sebesar 100% (8 orang responden), sikap perawat tentang cuci tangan kriteria sikap positif sebesar 75% (6 responden) dan pelaksanaan cuci tangan perawat kategori tidak kompeten adalah 87% (7 responden). Rekomendasi dalam penelitian adalah pengetahuan yang baik dan sikap yang mendukung tidak berhubungan dengan pelaksanaan. Kata Kunci: Cuci Tangan, Pengetahuan, Sikap, Pelaksanaan
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN PENGETAIIUAN DAN SIKAP PEROKOK AKTIF TENTANG KANKER PARU DI RW III, KELURAIIAN SUKUN (DESKRIPTIF SURVET)

Lihat Detail Karya
Penulis: PAULO IKHO SATRIA
NIM: 120110006s
Dosen Pembimbing: Ngesti W. Utami, S.Kp, M.Pd. ; Drs. M. Z. Rachman, SST., M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Pengetahuan dan Sikap Perokok Ahif tentang Kanker Paru di RW III, Kelurahan Sukun, Paulo Ikho Satria (2015) Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survei, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Ngesti W. Utami, S.Kp, M.Pd. Pembimbing (Pendamping) Drs. M. Z. Rachman, SST., M.Kes. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Perokok Aktif, Kanker Paru Kanker paru adalah salah satu masalah kesehtan yang disebabkan oleh rokok, namun hal itu tidak membuat jumlah perokok aktif menurun. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan perokok aktif tentang bahaya rokok serta kurangnya cara mereka menyikapi batraya rokok. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengetahuan dan sikap perokok aktif tentang kanker paru di RW III Kelurahan Sukun. Desain penelitian ini adalatr deskriptif survey dengan jumlah responden 5l perokok yang diambil secara Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan 47% memiliki pengetahuan cukup tentang kanker paru, 35o/o memiliki pengetahuan kurang dan sebesar 18% berpengetahuan baik, hal tersebut berbanding lurus dengan sikap responden tentang kanker paru, yaitu 65% bersikap positif (peduli dengan kanker paru) dan 35% bersikap negative (tidak peduli dengan kanker paru). Rekomendasi penelitian ini adalah responden sebaiknya lebih meningkatkan pengetahuan tentang kanker paru dan hendaknya menyadari bahwa merokok itu berbahaya, terutama kanker paru sebagai akibat dari merokok.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN PENYEMBUHAN LUKA ULKUS KAKI DIABET YANG MENGKONSUMSI DAUN BINAHONG DI LAMONGAN

Lihat Detail Karya
Penulis: LAVINIA
NIM: 1201100012
Program Studi: D3 KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Joko Pitoyo, S.Kp., M.Kep.
Subjek: Penyembuhan Luka, Ulkus Kaki Diabet, Daun Binahong
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN PENYEMBUHAN LUKA ULKUS KAKI DIABET YANG MENGKONSUMSI DAUN BINAHONG DI LAMONGAN

Lihat Detail Karya
Penulis: LAVINIA
NIM: 1201100012
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I : Joko Pitoyo, S.Kp, M.Kep. Pembimbing II : Dr. Tri Johan A.Y., S.Kp, M.Kep.
Subjek: Penyembuhan Luka, Ulkus Kaki Diabet, Daun Binahong
Lihat Abstraksi
Lavinia. 2015. Gambaran Penyembuhan Luka Ulkus Kaki Diabet Yang Mengkonsumsi Daun Binahong Di Lamongan. Karya Tulis Ilmiah. Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing I : Joko Pitoyo, S.Kp, M.Kep. Pembimbing II : Dr. Tri Johan A.Y., S.Kp, M.Kep. Kata kunci : Penyembuhan Luka, Ulkus Kaki Diabet, Daun Binahong Penyembuhan luka adalah proses fisiologis terpadu yang melibatkan lapisan-lapisan jaringan dan kapasitas mereka untuk regenerasi dan menentukan mekanisme perbaikan luka.Ulkus kaki diabet adalah luka atau kerusakan jaringan yang mendalam terkait dengan neuropati dan angiopati di ekstremitas bawah pada pasien diabetes melitus. Daun Binahong adalah tanaman asli Amerika Selatan yang tumbuh menjalar dan mampu hidup belasan tahun, serta memiliki manfaat untuk mengobati luka dan merawat luka menahun/borok. Tempat alternatif yang menggunakan daun binahong sebagai obat untuk penderita ulkus kaki diabetik adalah alternatif Bina Karya Lamongan. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan penyembuhan luka ulkus kaki diabet yang mengkonsumsi daun binahong di Lamongan. Metode penelitian ini adalah studi kasus observasional deskriptif dengan subjek penelitian berjumlah 1 orang. Prosedur penelitian dilakukan dengan cara observasi yang dilakukan selama 2 minggu dalam 4 kali pertemuan. Hasil penelitian didapatkan bahwa terjadi perubahan yang lebih baik dengan skor awal yang didapat dari 34 menjadi 31, jumlah jaringan nekrotik >50% dan <75% dari dasar luka, jaringan granulasi merah terang terisi <75% dan >25% dan jumlah eksudat sedikit. Rekomendasi peneliti dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka ulkus kaki diabet agar proses penyembuhan luka dapat diobservasi secara menyeluruh.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN PERAN LANSIA DALAM KELUARGA DI RW 05 KELURAHAN SAMAAN KOTA MALANG Deskriptif Survei

Lihat Detail Karya
Penulis: HANA PUTRI RINADI
NIM: 1201100086
Program Studi: Polkesma Keperawatan
Dosen Pembimbing: Lenni Saragih, SKM, M.Kes, Joko Wiyono, S.Kp M.Kep, Sp.Kom.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Peran Lansia Dalam Keluarga di RW 05 Kelurahan Samaan Kota Malang. Hana Putri Rinadi (2015). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif dengan Desain Penelitian Deskriptif Survey, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing utama, Lenni Saragih, SKM, M.Kes, Pembimbing Kedua Joko Wiyono, S.Kp M.Kep, Sp.Kom. Usia lanjut merupakan tahap akhir perkembangan pada daur kehidupan manusia. Pada lansia terjadi perubahan yang meliputi perubahan fisik, perubahan mental, perubahan psikososial. Dalam mengatasi masalah-masalah yang terjadi sebagai akibat perubahan yang dialami lansia, dibutuhkan adanya peran kakek nenek untuk penyesuaian diri terhadap perubahan tersebut. Peran kakek-nenek merupakan serangkaian perilaku lansia yang diharapkan dapat menjadi pengawal, hakim, partisipan aktif serta menciptakan keterkaitan antara masa lalu dengan sekarang serta masa yang akan datang baik secara formal maupun informal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran peran lansia dalam keluarga. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 6-9 April 2015 dengan metode penelitian deskriptif survey. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Teknik sampling pada penelitian ini adalah Total Sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 71 responden. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa peran yang baik pada nenek adalah peran sahabat, peran penghibur, peran pengawal dan peran partisipan aktif. Peran kakek dalam keluarga yang baik adalah peran penengah. Sedangkan peran penengah pada nenek kurang baik. Rekomendasi hasil penelitian disarankan kakek lebih mendekatkan diri dengan cucunya, tidak menyibukkan dirinya sendiri sehingga lansia laki-laki bisa menjadi penghibur bagi cucunya, nenek menjalankan perannya sebagai sahabat yaitu sering memberi saran kepada anak atau cucu dan tempat bercerita saat ada masalah. Kata kunci: Lansia, Keluarga, Peran Lansia
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) SISWA KELAS TIGA DALAM PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) DI SDN MOJOLANGU 2 MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Achmad Tirmidzi
NIM: 1201100054
Program Studi: D3 KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Wahyuningsri, S.Pd., M.Kes.
Subjek: Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), Siswa, Trias UKS
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN MH KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: YANUAR SUKMA FEBRIANTO
NIM: 1201100100
Program Studi: Polkesma Keperawatan
Dosen Pembimbing: Pembimbing (Utama) Budi Susatia, SKp, M.Kes, (Pendamping) Dr. Susi Milwati,SKP.MPd
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pada Santri Di Pondok Pesantren MH Kota Malang. Yanuar Sukma Febrianto (2015) Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Malang, Pembimbing (Utama) Budi Susatia, SKp, M.Kes, (Pendamping) Dr. Susi Milwati,SKP.MPd Kata Kunci : PHBS, Pondok Pesantren, Santri Perilaku hidup bersih dan sehat adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang dapat menolong diri sendiri dibidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Pondok pesantren selain dikenal sebagai tempat belajar santri dalam mendalami ilmu agama Islam, beberapa pondok pesantren selama ini juga dikenal bermasalah dari aspek sanitasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Gambaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Santri di Pondok Pesantren MH Kota Malang. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif survey yang dilakukan dengan instrumen kuesioner dan observasi. Subyek penelitian ini adalah 100 santri laki-laki usia 16-30 tahun yang sudah tinggal di pondok lebih dari 6 bulan. Hasil penelitian menunjukan perilaku mencuci tangan dengan air bersih mengalir dan sabun 60% baik, perilaku menggunakan jamban sehat 57% baik, perilaku mengkonsumsi sayur dan buah 54% baik, kebiasaan membuang sampah dan limbah 60% cukup baik, melakukan aktivitas fisik setiap hari 62% tergolong kurang baik, hanya 25% yang tidak merokok di dalam Pondok. Kesimpulan penelitian adalah PHBS pada Pondok Pesantren MH cukup baik. Peneliti menyarankan peneliti selanjutnya untuk dilakukan penelitian yang mengkaji dan menganalisis kualitas PHBS pada Pondok Pesantren yang dipengaruhi oleh faktor sarana prasarana dan aturan yang ada pada Pondok Pesantren.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) REMAJA SEKOLAH MENENGAH KEJURUHAN DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN KEBON AGUNG KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: RIRIS ARIFATUR RINI
NIM: 1201100107
Program Studi: Polkesma Keperawatan
Dosen Pembimbing: Tri Anjaswarni SKp.,M.Kep. ; Tutik Herawati,SKp.,MM.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Remaja Sekolah Menengah Kejuruhan Di Lingkungan Pondok Pesantren Kebon Agung Kabupaten Malang. Riris Arifatur Rini (2015). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survey. Program Studi D III Keperawatan Malang Jurusan Keperawatan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I Tri Anjaswarni SKp.,M.Kep. Pembimbing II Tutik Herawati,SKp.,MM. Kata Kunci: Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang dipraktekkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseoramg/ keluarga dapat menolong dirinya sendiri dibidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi gambaran perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) remaja sekolah Menengah Kejuruhan di Lingkungan Pondok Pesantren Kebon Agung Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif survey. Populasi adalah semua siswa kelas X-XII dengan jumlah sampel 54 siswa diambil dengan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner kemudian data diolah secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian didapatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) remaja di lingkungan Pondok Pesantren Kebon Agung Kabupaten Malang adalah hampir seluruhnya baik 47 (87.4%) dan 7 (12.96%) cukup baik. Rekomendasi bagi pihak Sekolah/Pondok Pesantren adalah mengintegrasikan program PHBS dan bekerjasama dengan dinas kesehatan terkait untuk meningkatkan PHBS bagi siswa dan warga sekolah.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan