Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4401–4410 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN KECEMASAN PADA ANAK PRASEKOLAH YANG DILAKUKAN TINDAKAN INFASIF(INFUS) DENGAN HOSPITALISASI DI RSUD KEPANJEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: FAIZ PRIANATA
NIM: 1201100043
Program Studi: D3 KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Wahyuningsri, S.Pd., M.Kes.
Subjek: Kecemasan, Anak Usia Prasekolah, Tindakan Infasif(Infus), Hospitalisasi
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN KECEMASAN PADA ANAK PRASEKOLAH YANG DILAKUKAN TINDAKAN INFASIF(INFUS) DENGAN HOSPITALISASI DI RSUD KEPANJEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: FAIZ PRIANATA
NIM: 1201100043
Program Studi: Polkesma Keperawatan
Dosen Pembimbing: Dr.Atty Yudiernawati, S.Kep, Mpd; Erlina Suci A., S.Kep, M.Kep
Lihat Abstraksi
Prianata, Faiz (2015). Gambaran Kecemasan Pada Anak Usia Prasekolah Yang Dilakukan Tindakan Infasif(Infus) Dengan Hospitalisasi Di RSUD Kanjuruhan Kab. Malang Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survey, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Dr.Atty Yudiernawati, S.Kep, Mpd (Pendamping) Erlina Suci A., S.Kep, M.Kep Kata Kunci: Kecemasan, Anak Usia Prasekolah, Tindakan Infasif(Infus), Hospitalisasi. Hospitalisasi adalah masalah yang pertama kali yang dihadapi anak saat menjalani perawatan di rumah sakit. Dampak hospitalisasi terjadi karena beberapa stressor antara lain perpisahan, loss of Control, dan tindakan injury seperti pemasangan infus, injeksi yang menyebab kan nyeri . Tujuan dari penelitian ini adalah Mengidentifikasi kecemasan pada anak prasekolah yang dilakukan tindakan infasif (infus) di RSUD Kepanjen Malang. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan jenis survey dengan 30 orang sebagai responden sesuai dengan teknik accidental sampling yang digunakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari - Maret 2015 bertempat di RSUD Kepanjen Kab. Malang. Pengambilan data ini dilakukan dengan lembar observasi dan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki nilai rata-rata kecemasan menurut teori HARS kategori Kecemasan Sedang (67%).Rekomendasi dalam penelitian ini adalah hendaknya perawat di ruangan dapat mengurangi dampak hospitalisasi anak dengan memberikan terapi pengalihan dan dapat mengambil tindakan pencegahan dari timbulnya kecemasan anak.. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya agar fokus terhadap pengaruh tindakan distraksi relaksasi untuk menurunkan efek hospitalisasi pada anak.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN KECERDASAN EMOSI PADA USIA REMAJA DI SMA TAMAN HARAPAN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ROSA SEPTY HARTANTI
NIM: 1201100101
Program Studi: Polkesma Keperawatan
Dosen Pembimbing: Dr.Atti Yudiernawati,S.Kp,M.pd, ; Rossyana Septyasih,S.kp,M.Pd.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Kecerdasan Emosi Pada Usia Remaja di SMA Taman Harapan Malang. Rosa septy Hartanti (2015). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survey, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (Utama) Dr.Atti Yudiernawati,S.Kp,M.pd, (Pendamping) Rossyana Septyasih,S.kp,M.Pd. Kecerdasan emosional merupakan salah aspek yang perlu dikembangkan pada anak sejak usia dini terutama masa remaja karena hal ini yang mendasari untuk dapat menyesuaikan diri dengan suasana hati individu yang lain atau dapat berempati,remaja tersebut akan memiliki emosi yang baik dan lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan serta pergaulan sosialnya dan memiliki ketahanan dalam menghadapi kegagalan, mengendalikan emosi dan menunda kepuasan serta mengatur keadaan jiwa. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan kecerdasan emosional pada usia remaja di SMA Taman Harapan Malang . Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan jenis survei dengan 39 orang sebagai responden sesuai dengan kriteria inklusi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret 2015 bertempat di SMA Taman Harapan Malang. Pengambilan data menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosi pada usia remaja di SMA Taman Harapan Malang dikategorikan cukup baik (92%) ditunjukkan dengan (87%) responden memiliki kecerdasan emosi intra pribadi yang cukup baik dan (79%) responden memiliki kecerdasan emosional antar pribadi yang cukup baik. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya adalah meneliti tentang perbedaan kecerdasan emosi antara anak usia remaja yang bersekolah di SMA swasta dengan anak usia remaja yang bersekolah di SMA Negeri. Kata kunci : Kecerdasan emosi, Remaja.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN KEJADIAN HIPERMENOREA PADA AKSEPTOR IMPLAN DI DESA PERMANU WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAKISAJI

Lihat Detail Karya
Penulis: INDRA EKA YUNAINI
NIM: 1002100065
Program Studi: PROGRAM STUDI D III KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Naimah, SKM., M. Kes. Jupriyono, S. Kp., M.Kes
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Yunaini, IE. 2013. Gambaran Kejadian Hipermenorea pada Akseptor Implan di Desa Permanu Wilayah Kerja Puskesmas Pakisaji. Karya Tulis Ilmiah. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Program Studi Kebidanan Malang. Pembimbing I : Naimah, SKM., M. Kes. Pembimbing II : Jupriyono, S. Kp., M.Kes. Implan merupakan salah satu metode kontrasepsi yang diterapkan di Indonesia dalam upaya menurunkan jumlah penduduk. Metode kontrasepsi ini memiliki banyak kelebihan tapi disisi lain juga memiliki banyak kekurangan, salah satunya yaitu terjadinya efek samping berupa gangguan menstruasi seperti terjadinya perdarahan yang lebih dari 8 hari atau lebih banyak dan dapat disertai gumpalan darah atau yang sering disebut hipermenorea yang bisa menimbulkan kecemasan bagi akseptornya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran kejadian hipermenorea pada akseptor implan di Desa Permanu Wilayah Kerja Puskesmas Pakisaji. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi penelitian ini yaitu semua akseptor implan di Desa Permanu Wilayah Kerja Puskesmas Pakisaji periode Februari 2010 - Februari 2013 sejumlah 34 orang. Berdasarkan teknik purposive sampling di peroleh sampel sebanyak 31 akseptor. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara terpimpin kemudian data diolah dan dianalisa dengan menggunakan prosentase yang kemudian disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Berdasarkan analisa deskriptif hasil penelitian menunjukkan bahwa dari seluruh responden 67,7% pernah mengalami hipermenorea dan 32,3% tidak pernah mengalami hipermenorea. Dari seluruh responden yang mengalami hipermenorea sebanyak 76,2% mengalami hipermenorea pada 0-1 tahun pemakaian dan 23,8% mengalami hipermenorea > 1 tahun pemakaian. Dengan demikian diharapkan agar petugas kesehatan mampu mengatasi keluhan akseptor yang berhubungan dengan hipermenorea. Kata Kunci : Akseptor Implan, Hipermenorea
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN KEJADIAN KASUS KETUBAN PECAH DINI PADA IBU MELAHIRKAN KURANG DARI 20 TAHUN SAMPAI DENGAN LEBIH DARI 35 TAHUN DI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI BLITAR (DESKRIPTIF SURVEY)

Lihat Detail Karya
Penulis: ASTRI NOVITASARI
NIM: 1201100038
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing: (1) Dra.G.M Shindarti, M.Kes, (2) Tutik Herawati, S.Kp, M.M.
Subjek: Ketuban Pecah Dini, Usia Ibu Melahirkan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Kejadian Kasus Ketuban Pecah Dini Pada Ibu Melahirkan Kurang Dari 20 Tahun Sampai Dengan Lebih Dari 35 Tahun Di Ruang Cempaka RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar. Astri Novitasari (2015) Karya Tulis Ilmiah Deskriptive Survei, Program Studi Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: (1) Dra.G.M Shindarti, M.Kes, (2) Tutik Herawati, S.Kp, M.M. Kata Kunci : Ketuban Pecah Dini, Usia Ibu Melahirkan Ketuban pecah dini merupakan salah satu dari komplikasi persalinan yang menyebabkan kematian nomor enam pada ibu bersalin. Sebagian besar ketuban pecah dini yang terjadi pada umur kehamilan diatas 37 minggu sebesar 60-70%, sedangkan pada umur kehamilan kurang 36 minggu sebesar 30-40% pada tahun 2013. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasikan kejadian kasus ketuban pecah dini pada ibu melahirkan usia kurang dari 20 tahun sampai dengan lebih dari 35 tahun di Ruang Cempaka RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar. Penelitian ini menggunakan desain descriptive survey dengan populasi dan sampel sebanyak 42 responden menggunakan teknik consequtive sampling. Penelitian ini dilakukan selama satu bulan dari tanggal 1-28 Februari 2015 menggunakan instrument berupa kuesioner dengan metode wawancara terstruktur. Dari hasil pengolahan data pada penelitian ini dengan prosentase didapatkan hasil yaitu sebagai berikut kejadian kasus Ketuban Pecah Dini pada ibu dengan usia kurang dari 20 tahun sebanyak 4 responden (10%), usia 20-35 tahun sebanyak 30 responden (71%), dan usia lebih dari 35 tahun sebanyak 8 responden (19%). Diharapkan melalui hasil penelitian ini tenaga kesehatan untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya terkena paparan zat karsinogen (asap rokok), hubungan suami istri yang baik saat hamil, pembatasan aktivitas, kebutuhan gizi saat hamil serta peningkatan personal hygiene pada masa kehamilan pada calon ibu untuk mengantisipasi adanya infeksi.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN KEKUATAN KONTRAKSI PADA IBU INPARTU PRIMI GRAVIDARUM YANG MENDAPATKAN AIR GULA DI KAMAR BERSALIN RSUD NGUDI WALUYO WLINGI, BLITAR

Lihat Detail Karya
Penulis: FERI DWI SETYAWAN
NIM: 1201100080
Program Studi: Polkesma Keperawatan
Dosen Pembimbing: Dra. Goretti Maria Sindharti,M.Kes, Farida Halis, S.Kp., M.Pd
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Feri Dwi Setyawan (2015). Gambaran Kekuatan Kontraksi Pada Ibu Inpartu Primi Gravidarum Yang Mendapatkan Air Gula Dikamar Bersalin RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Blitar. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Dra. Goretti Maria Sindharti,M.Kes, (Pendamping) Farida Halis, S.Kp., M.Pd Kata Kunci : Air gula, Persalinan, Kontraksi , waktu persalinan Persalinan merupakan suatu proses pengeluaran janin, plasenta serta membran melalui jalan lahir, faktor yang berpengaruh dalam persalinan diantaranya power (kekuatan kontraksi) menurut ahli his kala I fase aktif kuat ada 4 kali dalam 10 menit durasi 40 detik waktu kala-I 12-13 jam. Saat proses persalinan ibu memerlukan energi tambahan sedikitnya 700-1100 kkl, untuk memenuhi energi tersebut di penuhi dengan konsumsi air gula 350 g dalam 1 L air. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran kekuatan kontraksi pada ibu inpartu primi gravidarum yang mendapatkan air gula. Metode penelitian menggunakan rancangan dekriptif dengan tehnik setudi dokumentasi, wawancara dan observasi langsung. Subjek penelitian subjek 1 (Ny DF 24 tahun) dan subjek 2 (Ny NF 21 tahun). Hasil dari penelitian ini kontraksi his pada kala I dan II pada kedua subjek sangat bagus his terus meningkat baik jumlah dan durasi, serta waktu kala I dan II yang relatif lebih cepat dibandingkan teori paka pada Subjek 1 kala I, 9 ½ jam kala II, 37 menit dan Subjek 2 kala I 10,25 jam dan kala II, 48 menit . Kesimpulan air gula baik untuk memenuhi energi dan stamina ibu saat proses persalinan. Rekomendasi Bagi pihak rumah sakit dapat membudayakan pemberian air gula pada pasien yang akan melahirkan.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN KEMAMPUAN MELAKSANAKAN INJEKSI INSULIN MANDIRI PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI POLI DALAM RSUD “KANJURUHAN” KEPANJEN KABUPATEN MALANG (DESKRIPTIF SURVEY)

Lihat Detail Karya
Penulis: ROFIAH DAROJATINNISA
NIM: 1201100036
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Roni Yuliwar, S.Kep, Ns, M.Ked dan Maria Diah, C.T, S.Kep, Ns, M.Kep, Sp.MB
Subjek: INSULIN,INJEKSI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Kemampuan Melaksanakan Injeksi Insulin Mandiri pada Pasien Diabetes Melitus di RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang. Rofiah Darojatinnisa (2015). Karya Tulis Ilmiah, Program Studi D-III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Roni Yuliwar, S.Kep, Ns, M.Ked (Pendamping) Maria Diah, C.T, S.Kep, Ns, M.Kep, Sp.MB. Kata Kunci : Kemampuan melaksanakan injeksi insulin mandiri, diabetes melitus. Diebetes melitus merupakan penyakit yang ditandai dengan hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Salah satu poin dari pilar penatalaksanaan diabetes melitus adalah melalui terapi farmakologi yaitu terapi insulin yang dilakukan secara mandiri oleh pasien di rumah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran penderita diabetes melitus dalam melakukan injeksi insulin mandiri di poli dalam RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diabetes melitus yang kontrol di poli dalam RSUD Kanjuruhan pada tanggal 1-21 Januari 2015 dengan jumlah responden 33 orang. Pengambilan data secara purposive sampling menggunakan lembar kuisioner dan observasi, dianalisa dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil observasi penelitian ini menunjukkan kemampuan responden melakukan injeksi insulin mandiri 42% dalam kategori baik, 55% kategori cukup dan 3% dalam kategori kurang. Hal tersebut disebabkan beberapa faktor antara lain penyuluhan kesehatan tentang insulin, pengetahuan pasien, tingkat pendidikan, usia dan motivasi. Untuk meningkatkan kemampuan responden atau penderita diabetes melitus yang menggunakan insulin injeksi, diperlukan metode demonstrasi injeksi insulin secara benar dan efektif dari petugas kesehatan. Untuk peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian tentang pengaruh peran keluarga dalam pelaksanaan injeksi insulin mandiri di rumah.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN KEPATUHAN DALAM MELAKSANAKAN DIET PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENDALKEREP KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: MOH. AS’AD CHOIRUL UMAM
NIM: 1201100081
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Tavip Dwi W. S.Kep, Ns, M.Kes
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TB DI PUSKESMAS CIPTOMULYO KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: WULAN NUR BAITI
NIM: 1201100077
Program Studi: Polkesma Keperawatan
Dosen Pembimbing: Sugianto Hadi, SKM., MPH, Tavip Dwi Wahyuni, S.Kep Ns. M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita TB Di Puskesmas Ciptomulyo. Wulan Nur Baiti (2015) Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi Diploma III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Sugianto Hadi, SKM., MPH, (Pendamping) Tavip Dwi Wahyuni, S.Kep Ns. M.Kes. Kata Kunci: Kepatuhan minum obat, Penderita TB Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan Mycobacterium Tuberculosis. Sebagian besar menyerang paru yang menjadi masalah kesehatan masyarakat dimana penularannya melalui inhalasi droplet yang tidak disadari oleh penderita, dan salah satu penyebab kematian sehingga perlu dilaksanakan program penanggulangan TB secara berkesinambungan khususnya kepatuhan dalam minum obat TB. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepatuhan minum obat pada penderita TB di Puskesmas Ciptomulyo Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif studi kasus. Kesimpulan menunjukkan bahwa kedua penderita memiliki semangat sembuh dan kepatuhan minum obat yang tinggi, ditunjukkan dengan hasil sputum BTA di akhir pengobatan yang sama-sama negatif. Penderita pertama memiliki semangat dan patuh program pengobatan setelah mengalami kegagalan di pengobatan kategori 1, kemudian memiliki semangat dan patuh minum obat sejak awal pengobatan kategori 2. Saran bagi pemegang program TB diharapkan lebih jelas dan lengkap ketika menjelaskan tentang aturan-aturan pengobatan baik untuk penderita maupun PMO, selain itu agar lebih kreatif dalam menarik minat penderita sehubungan dengan peran perawat sebagai edukator, bagi PMO diharapkan selalu memberikan dukungan dan motivasi bagi keluarganya agar tidak drop out dalam minum obat.Rekomendasibagipenelitiselanjutnya agar membuat pedoman wawancara secara lengkap dan melatih diri untuk menstimulasi responden bercerita panjang lebar tentang kepatuhan minum obat tanpa menunggu pertanyaan selanjutnya dari peneliti.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN KESEIMBANGAN TUBUH PADA LANSIA YANG MENGIKUTI SENAM DI PERSATUAN OLAHRAGA PERNAFASAN INDONESIA (PORPI) RANTING IJEN KOTA MALANG (Deskriptif Survei)

Lihat Detail Karya
Penulis: RIZQI ARDI OCTAVYAN
NIM: 1201100105
Program Studi: Polkesma Keperawatan
Dosen Pembimbing: Sugianto Hadi, SKM, MPH, Tavip Dwi W., S.Kep, Ns, M.Kes
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Gambaran Keseimbangan Tubuh pada Lansia yang Mengikuti Senam di PORPI Ranting Ijen Kota Malang. Rizqi Ardi Octavyan (2015) Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Keperawatan Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing Utama Sugianto Hadi, SKM, MPH, (Pendamping) Tavip Dwi W., S.Kep, Ns, M.Kes Kata kunci: Keseimbangan tubuh, Lansia, Senam Keseimbangan tubuh merupakan kemampuan seseorang untuk mengontrol bagian-bagian dari tubuh dalam mempertahankan suatu posisi. Lansia mengalami kemunduruan fisik yang dapat mempengaruhi keseimbangan tubuh dan meningkatkan resiko jatuh, sehingga memerlukan latihan seperti senam guna meningkatkan keseimbangan tubuhnya. Tujuan penelitian mengetahui gambaran keseimbangan tubuh pada lansia yang mengikuti senam di PORPI Ranting Ijen Kota Malang. Desain penelitian deskriptif survei menggunakan metode tes keseimbangan Tinetti & Gait Balance, observasi dan kuesioner dengan subyek penelitian 40 orang, yaitu lansia yang mengikuti senam saat hari itu. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (77,5%) lansia dikategorikan memiliki keseimbangan baik. Hal ini didukung oleh beberapa aspek diantaranya: lansia yang mengikuti senam lebih dari 1 tahun sebagian besar (77,5%) mempunyai keseimbangan baik, sebagian besar (75%) lansia mengikuti senam 3x seminggu, sebanyak 72,5% mempunyai keseimbangan baik dan sebanyak 2,5% mempunyai keseimbangan sedang, lebih baik dibanding lansia yang hanya 2x seminggu atau 1x seminggu mengikuti senam.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan