Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ ID | ๐Ÿ‡ฌ๐Ÿ‡ง EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 4361โ€“4370 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2015

ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN (CONTINUITY OF CARE) PADA NY. โ€œRโ€ DI BPM Yulida Tiโ€™ani Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang

Lihat Detail Karya
Penulis: ANA RODIYAH
NIM: 1202100067
Program Studi: Polkesma Kebidanan
Dosen Pembimbing: Rita Yulifah,S.Kp,M.Kes., Suprapti,SST,M.Kes
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Rodiyah, Ana. 2015. Studi Kasus Asuhan Kebidanan Berkelanjutan (continuity of care) Pada Ny. R di BPM Yulida Tiโ€™ani, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Laporan Tugas Akhir, Studi Kasus, Program Studi DIII Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (I) Rita Yulifah,S.Kp,M.Kes., Pembimbing (II) Suprapti,SST,M.Kes Milineum Development Goals (MDGs) atau tujuan pembangunan Milineum menargetkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) masing-masing sebesar 102 per 100.000 kelahiran hidup dan 23 per 1000 kelahiran hidup pada 2015, namun saat ini AKI dan AKB di Indonesia masih jauh dari harapan tersebut. Asuhan Kebidanan Berkelanjutan diharapkan dapat menurunkan AKI dan AKB di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan secara berkelanjutan pada ibu hamil, bersalin, nifas, neonatus, dan KB dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan dalam Kepmenkes no No. 938/Menkes/SK/VII/2007. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Ny.R dengan kehamilan 36 minggu dengan SPR = 2, penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan studi kasus. Alat ukur yang digunakan format pengkajian data, lembar observasi, alat pemeriksaan fisik (tensi meter, metline, funandoskop), serta buku KIA Ny.M. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Kehamilan Ny.R GIIP1001Ab000 usia kehamilan 36-37 Minggu, Keadaan ibu dan janin baik 2). Untuk persalinan yaitu GII P1001 Ab000 usia kehamilan 39-40 minggu dengan persalinan normal, 3). Bayi Baru Lahir Ny.R, neonatus cukup bulan dengan keadaan baik, 4). Nifas Ny.R dengan 6 jam postpartum dengan persalinan normal, 5). KB yaitu P2002Ab 000 calon akseptor kontrasepsi KB Pil. Dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang penerapan asuhan kebidanan berkelanjutan (Continuity Of Care). Berdasarkan hasil asuhan yang diterapkan diperoleh Ny R dan bayi selamat dan sehat. Kata Kunci: Kebidanan, Asuhan, Berkelanjutan
Cover KTI
tidak tersedia
2015

ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL PADA NY. A DI BPM SRI SUKAWATI KOTA BATU

Lihat Detail Karya
Penulis: DEVI AYU WULANSARI
NIM: 1202100059
Program Studi: Polkesma Kebidanan
Dosen Pembimbing: Herawati Mansur, SST, S.Psi., M.Pd., Ardi Panggayuh, S.Kp., M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Wulansari, Devi Ayu. 2015. Studi Kasus Asuhan Kebidanan Perinatal Pada Ny. A di BPM Sri Sukawati, Kota Batu. Laporan Tugas Akhir. Poltekkes Kemenkes Malang. Jurusan Kebidanan. Prodi DIII Kebidanan Malang. Pembimbing (I): Herawati Mansur, SST, S.Psi., M.Pd., Pembimbing (II): Ardi Panggayuh, S.Kp., M.Kes. Asuhan kebidanan secara berkelanjutan dimulai dari masa hamil, persalinan, bayi baru lahir, nifas, neonatus dan KB penting dilakukan untuk membantu dalam program penurunan AKI dan AKB. Tujuan dilakukan studi kasus ini untuk menerapkan asuhan kebidanan yang komprehensif pada ibu hamil, ibu bersalin, bayi baru lahir, ibu nifas, dan KB sesuai dengan standar asuhan dengan menggunakan pendekatan managemen kebidanan secara holistik dan berkelanjutan. Desain yang digunakan dalam studi kasus ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subyek studi kasus adalah Ny A dengan usia kehamilan 35-36 minggu dengan SPR=10. Pengumpulan data asuhan kebidanan dilakukan dengan cara wawancara, observasi, pengukuran, rekam medik dan dokumentasi. Instrumen dalam penelitian studi kasus ini meliputi format pengkajian dan lembar observasi. Hasil pengolahan data ditulis menggunakan manajemen kebidanan. Hasil pengkajian studi kasus didapatkan data Ny A usia 28 tahun GII PI00I Ab000 UK 36 minggu dengan kehamilan normal. Proses persalinan berlangsung pada usia kehamilan 38-39 minggu dan berjalan dengan normal. Bayi yang dilahirkan normal dengan berat lahir 3400 gram. Proses masa nifas berjalan normal. Ny A memilih menggunakan KB suntik 3 bulan. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan studi kasus ini kurang berhasil karena penulis tidak mengikuti secara langsung proses persalinan yang dialami Ny. A, oleh karena itu dalam pelaksanaan continuity of care sangat penting dilakukan kerjasama dengan petugas kesehatan lainnya. Kata Kunci : Asuhan Kebidanan, Kehamilan, Persalinan, Bayi Baru Lahir, Nifas, Neonatus, KB
Cover KTI
tidak tersedia
2015

ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL PADA NY. โ€œNโ€ DI BPM LILIK AGUSTINA KEC. LAWANG KAB. MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AULIA ROSE DEWI
NIM: 1202100039
Program Studi: Polkesma Kebidanan
Dosen Pembimbing: Naimah, SKM., M.Kes. Hupitoyo, S.Kp., M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Dewi, Aulia Rose. 2015. Studi Kasus Asuhan Kebidanan Perinatal Pada Ny. N Di BPM Lilik Agustina Kec. Lawang Kab. Malang. Laporan Tugas Akhir, Jurusan Kebidanan, Program Studi DIII Kebidanan Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (I) Naimah, SKM., M.Kes. Pembimbing (II) Hupitoyo, S.Kp., M.Kes. Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) cenderung meningkat dalam 5 (lima) tahun terakhir. Bidan sebagai tenaga kesehatan yang memiliki posisi penting dalam menurunkan AKI dan AKB, diharapkan mampu dan terampil dalam memberikan pelayanan yang berkesinambungan dan paripurna kepada ibu dan bayi baru lahir sehingga asuhan kebidanan secara continuity of care penting dilakukan untuk mencegah komplikasi. Tujuan studi kasus ini yaitu memberikan asuhan kebidanan secara continuity of care pada ibu hamil, bersalin, nifas, neonatus dan KB menggunakan pendekatan manajemen kebidanan. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subyek studi kasus ini adalah ibu hamil trimester III usia kehamilan minimal 36 minggu di BPM Lilik Agustina yang mengalami serangkaian peristiwa hamil, melahirkan, nifas dan KB serta bayi yang dilahirkan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Data yang didapat dianalisis secara deskriptif menggunakan prinsip-prinsip manajemen asuhan kebidanan menurut Kepmenkes RI no. 938/Menkes/VII/2007. Hasil pengkajian studi kasus didapatkan data Ny. N GII P1001 Ab000 UK 37-38 minggu, janin tunggal hidup intrauterin, letak kepala, punggung kanan, dengan kehamilan resiko rendah SPR 2 dan sampai akhir kehamilan kondisi kehamilan ibu normal. Proses melahirkan berlangsung normal, bayi langsung menangis, warna kemerahan dan gerak aktif. Masa nifas berjalan normal. Setelah masa nifas Ny.N memutuskan untuk menggunakan KB IUD. Sehingga didapatkan setelah dilakukan asuhan kebidanan keadaan ibu dan bayi dalam keadaan sehat. Dari studi kasus yang dilakukan diharapakan bagi ibu hamil untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai masalah yang timbul dalam masa kehamilan sehingga ibu dapat mempersiapkan diri dan dapat mengatasi kemungkinan masalah fisiologis yang mungkin terjadi dan bidan diharapkan menginformasikan dan memberikan pelayanan mengenai pentingnya tes laboratorium. Kata Kunci : hamil, bersalin, nifas, neonatus, KB, continuity of care
Cover KTI
tidak tersedia
2015

ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL PADA NY.R DI BPM SITI RUGAYAH, DESA PAKISJAJAR, KECAMATAN PAKIS, KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AJENG LILIS NURDIAWATI
NIM: 1202100065
Program Studi: Polkesma Kebidanan
Dosen Pembimbing: Herawati Mansur, S.ST., M.Psi.,M.Pd, Erni Dwi W, SST, M.Kes
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Nurdiawati, Ajeng Lilis. 2015. Asuhan Kebidanan Perinatal pada Ny.R Di BPM Siti Rugayah, AMd.Keb desia Pakisjajar, kecamatan Pakis, kabupaten Malang. Laporan Tugas Akhir Deskriptif Kualitatif Studi Kasus, Program Studi DIII Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (I) Herawati Mansur, S.ST., M.Psi.,M.Pd, Pembimbing (II) Erni Dwi W, SST, M.Kes Penyebab kematian maternal menurut kemenkes di Indonesia adalah perdarahan (42%), eklamsia (13%), komplikasi abortus (11%), infeksi (10%), dan persalinan lama (9%). Hasil studi pendahuluan pada bulan Februari 2014 di desa Pakisjajar, kecamatan Pakis didapatkan pada tahun 2013 tercatat 1 orang neonatal meninggal, 28 orang ibu hamil dengan resiko tinggi, 2 orang perdarahan nifas, dan 4 orang partus lama. Tujuan studi kasus ini dilakukan untuk melakukan pengkajian, menentukan diagnosa, perencanaan asuhan, pelaksanaan asuhan dan evaluasi hasil asuhan kebidanan dengan menggunakan pendekatan menajemen kebidanan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian studi kasus ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bersifat continuity of care. Subyek penelitian ini adalah Ny.R dengan kehamilan 36 minggu dengan kehamilan resiko tinggi. Pengumpulan data asuhan kebidanan dilakukan dengan cara wawancara, observasi, rekam medik dan dokumentasi. Instrumen dalam penelitian studi kasus ini meliputi lembar wawancara yang terdiri dari format pengkajian, lembar penapisan ibu bersalin dan lembar penapisan KB hormonal, dan lembar observasi. Pengolahan data menggunakan pencatatan, pengklasifikasian, dan editing. Hasil penelitian didapatkan diagnosa yaitu 1). Kehamilan yang terjadi yaitu G2P1001Ab000 UK 38-39 minggu, T/H/I, letkep, puki, keadaan ibu dan janin baik dengan kehamilan resiko tinggi, 2). Persalinan yaitu P2002Ab000 dengan inpartu kala IV, 3). Bayi Baru Lahir Ny. R usia 1 hari dengan bayi baru lahir normal, 4). Nifas dan Neonatus yang terjadi pada bayi Ny. R usia 5 minggu dengan keadaan bayi baik, 5). KB yaitu P2002Ab000 calon akseptor kontrasepsi implan. Dari penelitian ini diharapkan ibu dapat mengikuti dan melaksanakan informasi dan penjelasan yang diberikan oleh petugas, sehingga ibu dapat mengatasi masalah-masalah yang terjadi pada masa perinatal. Kata Kunci : Kehamilan, Persalinan, Nifas, Neonatus, Keluarga Berencana.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

Asuhan Kebidanan Perinatal Pada Ny.โ€Wโ€ di BPM Sunarsih Yudawati, Wagir

Lihat Detail Karya
Penulis: Ekki Novita Dewi Pramesti
NIM: 1202100080
Program Studi: Polkesma Kebidanan
Dosen Pembimbing: Naimah, SKM., M.Kes. Hupitoyo, S.Kp., M.Kes.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Pramesti, Ekki Novita Dewi, 2015, Asuhan Kebidanan Perinatal Pada Ny.โ€Wโ€ di BPM Sunarsih Yudawati, Wagir, Program Studi D III Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang, Pembimbing (1): Naimah, SKM., M.Kes. Pembimbing (II): Hupitoyo, S.Kp., M.Kes. Kata Kunci : Asuhan Kebidanan, Kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir, KB Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator penting dalam menilai tingkat derajat kesehatan masyarakat disuatu Negara. Sehingga untuk menangani masalah tersebut yaitu dengan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak salah satunya adalah melaksanakan asuhan secara berkelanjutan atau continuity of care. Tujuan studi kasus dilakukan untuk memberikan asuhan kebidanan secara continuity care kepada ibu hamil, bersalin, nifas, BBL dan KB dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dalam studi kasus ini akan diberikan asuhan kebidanan mulai dari hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana secara continuity of care. Subjek penelitian adalah Ny.โ€Wโ€ dengan usia kehamilan 37-38 minggu dengan KSPR=2. Pengumpulan data asuhan kebidanan dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dokumentasi, pengukuran, rekam medis. Instrumen dalam penelitian ini meliputi panduan wawancara, format pengkajian, dan lembar observasi. Hasil pengolahan data ditulis menggunakan manajemen kebidanan SOAP note dengan mengacu pada KepMenkes RI no.369 tahun 2007 tentang standar asuhan kebidanan. Hasil pengkajian didapatkan Ny.โ€Wโ€ usia 27 tahun GII P1001 Ab000 UK 37-38 minggu, T/H/I, letak kepala, punggung kanan dengan keadaan ibu dan janin baik. Proses persalinan berlangsung pada usia kehamilan 37-38 minggu dengan dan berjalan dengan normal. Bayi lahir langsung menangis, jenis kelamin laki-laki dengan berat lahir 2850 gram. Proses masa nifas berjalan normal sesuai dengan masa nifas, Ny.โ€Wโ€ memilih menggunakan KB suntik 3 bulan. Asuhan yang diberikan disesuaikan dengan masalah dan kebutuhan Ny.โ€Wโ€. Sehingga dapat disimpulkan setelah dilakukan asuhan kebidanan keadaan ibu dan bayi sehat. Dari studi kasus ini, diharapkan menjadi acuan dalam meningkatkan pelayanan asuhan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan KB secara continuity care.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

DENSITAS ENERGI MAKANAN KAITANNYA DENGAN STATUS GIZI MAHASISWA JURUSAN GIZI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: IVE NOWITASARI
NIM: 1203000073
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Etik Sulistyowati.
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Ive Nowitasari, 2015. Densitas Energi Makanan kaitannya dengan Status Gizi Mahasiswa Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemeterian Kesehatan Malang. Dibimbing oleh: Etik Sulistyowati. Densitas energi (Kepadatan energi) adalah jumlah energi atau kalori dalam berat makanan tertentu dan umumnya disajikan sebagai jumlah kalori dalam gram (kkal/g). Makanan dengan kepadatan energi yang lebih rendah memberikan sedikit kalori per gram dibandingkan makanan dengan kepadatan energi yang lebih tinggi. Nilai densitas energi dipengaruhi oleh komposisi makanan. Konsumsi makanan dengan densitas energi tinggi secara berlebihan berkontribusi dalam peningkatan asupan energi total yang dapat mempengaruhi berat badan dan berakibat pada peningkatan Indeks Massa Tubuh (IMT).Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran densitas energi makanan yang berkaitan dengan status gizi Mahasiswa Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Malang. Secara khusus bertujuan untuk mengetahui karakteristik responden meliputi umur, jenis kelami, status gizi, makanan kesukaan, asupan makanan, serta kaintan densitas energi dengan status gizi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan design cross sectional. Populasi yang digunakan adalah seluruh mahasiswa tingkat A dan B tahun 2012/2013 Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pengambilan data dilakukan dengan teknik simple random sampling dengan kriteria inklusi. Pengolahan data dilakukan dengan analisa deskriptif (tabel distribusi), analisa hubungan densitas energi makanan dengan status gizi dengan menggunakan uji statistik Chisquare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden uaitu 60% menyukai makanan yang cenderung berdensitas energi tinggi (makanan yang berlemak dan mengandung banyak gula serta rendah serat. Kecenderungan responden yang mengkonsumsi makanan berdensitas tinggi memiliki status gizi overweight dan responden yang mengkonsumsi makanan berdensitas rendah memiliki status gizi normal, namun hal ini tidak sesuai dengan uji statistik chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%(p=0,051) menunjukkan adanya pengaruh tetapi tidak signifikan. Saran yang diberikan kepada masyarakat khususnya remaja perlu dilakukan edukasi tentang densitas energi agar remaja lebih memperhatikan asupan makanan yang berdensitas energi tinggi yang akan berdampak pada kejadian obesitas maupun penyakit degeneratif. Kata Kunci: Karakteristik Remaja, Densitas Energi Makanan, Status Gizi
Cover KTI
tidak tersedia
2015

Efektifitas Stimulasi Titik Meredian Pericardium 6 Terhadap Tingkatan Emesis Gravidarum Pada Primigravida

Lihat Detail Karya
Penulis: Finta Isti Kundarti
Dosen Pembimbing: Finta Isti Kundarti
Lihat Abstraksi
Mual muntah terjadi pada 60-80% primigadiva dan 40-60% multigradiva.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

EMOSI PADA LANJUT USIA SEBELUM DAN SETELAH DILAKUKAN RELAKSASI AUTOGENIK YANG TINGGAL DI GRIYA KASIH SILOAM MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ANGGA ANGGRIAWAN
NIM: 1201100011
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I: Isnaeni DTN, SKM., M.Kes, Pembimbing II : Sugianto Hadi, SKM., MPH.
Subjek: Emosi, Lanjut Usia, Relaksasi Autogenik,keperawatan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Anggriawan, Angga. 2015. Emosi pada Lanjut Usia Sebelum dan Setelah Dilakukan Relaksasi Autogenik yang Tinggal Di Griya Kasih Siloam Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing I: Isnaeni DTN, SKM., M.Kes, Pembimbing II : Sugianto Hadi, SKM., MPH. Kata kunci : Emosi, Lanjut Usia, Relaksasi Autogenik. Lanjut usia adalah bagian dari proses tumbuh kembang. Disetiap tahapan kehidupan ini akan berbeda baik itu secara biologis yang meliputi pertumbuhan dan perkembangan hingga aspek psikologis seperti perasaan dan emosional. Semakin bertambah usia seseorang maka seluruh tubuhnya akan mengalami perubahan dalam dirinya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perubahan kondisi emosi sebelum dan setelah dilakukan relaksasi autogenik pada lanjut usia yang tinggal di Griya Kasih Siloam Malang. Metode penelitian menggunakan deskriptif eksplanatif dimana data diperoleh dan dikumpulkan dari hasil wawancara dan observasi baik sebelum dan setelah dilakukan relaksasi autogenik. Penelitian ditekankan pada emosi lanjut usia yang mendapatkan relaksasi autogenik. Subyek penelitian adalah Oma S yang berusia 72 tahun dan Oma H yang berusia 68 tahun. Hasil penelitian perubahan emosi adanya penurunan tekanan darah 10 โ€“ 20 mmHg pada sistole maupun diastole, denyut nadi/jantung 10 โ€“ 20 x/menit, pernapasan 1 โ€“ 4 x/menit. Untuk pupil mata, liur/mukosa bibir, bulu roma, dan otot sebelum dan sesudah diberikan relaksasi autogenik tetap dalam batas normal. Rekomendasi bagi penelitian selanjutnya supaya melakukan uji validitas dan realibilitas ketika akan menggunakan instrumen pengukuran emosi pada lanjut usia.
Cover KTI
tidak tersedia
2015

ESTIMASI PERHITUNGAN KEBUTUHAN ENERGI DENGAN BERBAGAI RUMUS PERHITUNGAN KEBUTUHAN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2

Lihat Detail Karya
Penulis: SARI DWI UTAMI
NIM: 1203000043
Program Studi: Polkesma Gizi
Dosen Pembimbing: Etik Sulistyowati.
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Sari Dwi Utami. 2015. Estimasi Perhitungan Kebutuhan Energi Dengan Berbagai Rumus Perhitungan Kebutuhan Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Malang. Dibimbing Oleh: Etik Sulistyowati. Latar Belakang: Penyakit Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit degeneratif dengan jumlah penderita yang cukup tinggi. Riset Kesehatan Dasar 2013 menunjukkan bahwa rata-rata prevalensi diabetes mellitus di Jawa Timur mencapai 2,5%. Perencanan diet tetap merupakan pengobatan yang utama pada penatalaksanaan diabetes. Salah satu prinsip utama dalam penatalaksanaan diet Diabetes Melitus adalah tepat jumlah. Diet tepat jumlah dilakukan dengan menggunakan perhitungan kebutuhan energi yang sesuai untuk penderita diabetes melitus. Energi basal dapat diukur menggunakan calorimetry sebagai Gold standard namun penggunaan calorimetry hanya dilaksanakan dalam kondisi laboratorium, dan perlu pelaksana yang sudah terlatih (Watson, 2009). Oleh karena itu digunakan alternatif untuk mengestimasi rerata energi. menggunakan rumus yang berbeda, namun dari berbagai rumus perhitungan tersebut belum diketahui rumus perhitungan mana yang paling mendekati dengan kebutuhan energi penderita Diabetes Melitus yang sesungguhnya. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian Observasional Analitic dengan desain Study Cases. Penelitian dilakukan pada 17 Februari 2015 โ€“ 6 Juli 2015 di wilayah kerja Puskesmas Cisadea Kota Malang. Besar sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data dengan pengukurn dan wawancara berupa data karakteristik responden, antropometri, diagnosa, dan hasil perhitungan kebutuhan energi. Data dianalisis secara deskritif dan uji statistik Kruskall Wallis. Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa rata-rata perhitungan kebutuhan energi dengan metode Askandar terdapat perbedaan dengan metode Perkeni dan Harris Benedict. Uji Statistik didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dari ketiga rumus perhitungan dalam menentukan kebutuhan energi (p-value= 0,00). Uji Mann Whitney menunjukkan rumus perhitungan Askandar terdapat perbedaan, sedangkan rumus perhitungan Perkeni dan Harris Benedict tidak terdapat perbedaan. Hasil analisis menunjukkan rumus perhitungan yang mendekati persentase tingkat konsumsi energi kategori normal (90 โ€“ 119%) yaitu rumus perhitungan Perkeni meskipun masih dalam kategori defisit (82,5%). Saran: Untuk itu, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai hasil estimasi perhitungan kebutuhan energi dengan kriteria karakteristik sampel yang sama dan penentuan kebutuhan energi dengan Calorimetry. Kata kunci: Estimasi perhitungan kebutuhan energi, Diabetes Melitus tipe 2
Cover KTI
tidak tersedia
2015

FAKTOR KONVERSI (F) LAUK NABATI DARI BERAT MENTAH KE BERAT MASAK DI RSUD Dr. R. SOEDARSONO PASURUAN

Lihat Detail Karya
Penulis: FEBY ARDILANI RENATA
NIM: 1203000059
Program Studi: Polkesma Gizi
Dosen Pembimbing: I Komang Suwita
Lihat Abstraksi
ABSTRAKSI Feby Ardilani Renata 1203000059. Faktor Konversi (F) Lauk Nabati Dari Berat Mentah ke Berat Masak di RSUD Dr. R. Soedarsono Pasuruan. Program Studi Diploma III Gizi Malang Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. 2015. (Dibawah bimbingan: I Komang Suwita). Status gizi merupakan salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dalam meningkatkan kualitas hidup manusia. Penilaian status gizi secara tidak langsung adalah survey konsumsi makanan, dengan menggunakan Daftar Konversi Mentah Masak (DKMM). Kendala dalam survey konsumsi makanan salah satunya adalah tidak semua bahan makanan tercantum dalam daftar konversi. Kesalahan menggunakan nilai konversi bahan makanan dapat berakibat pada kesalahan penilaian konsumsi pangan dan gizi yang akhirnya terjadi kesalahan dalam penentuan status gizi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor konversi berat mentah masak lauk nabati. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan desain penelitian yang digunakan yaitu observasional. Tempat penelitian yang dilakukan di Instalasi Gizi RSUD Dr. R. Soedarsono Pasuruan. Bahan penelitian yang digunakan adalah tahu fantasi, tahu kotak bumbu kuning, tempe kotak bumbu kuning, oseng-oseng tempe. Hasil penelitian faktor konversi pada empat hasil pengolahan lauk nabati berbeda-beda. Faktor konversi pada oseng-oseng tempe sebesar 0,8, faktor konversi pada tempe kotak bumbu kuning sebesar 0,7, faktor konversi pada tahu fantasi sebesar 0,86, dan faktor konversi pada tahu kotak bumbu kuning sebesar 1,375. Semakin kecil susut masak suatu bahan makanan semakin kecil pula faktor konversinya (F<1). Sebaliknya, semakin besar susut masak suatu bahan makanan semakin besar pula faktor konversinya (F>1). Kata kunci : Faktor Konversi (F), Berat Mentah Masak, Lauk Nabati, RSUD Dr. R. Soedarsono Pasuruan.
Chatbot Perpustakaan
๐Ÿ“š

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo ๐Ÿ‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
โ€ข cara menjadi anggota perpustakaan
โ€ข cara cek plagiarisme
โ€ข Jam buka perpustakaan